Home / Umum / Kode Etik / 16 Pasal Pasal Kode Etik Jurnalistik Paling Baru

16 Pasal Pasal Kode Etik Jurnalistik Paling Baru

Kemerdekaan di dalam menyampaikan serta mengeluarkan pendapat baik secara tulisan maupun lisan merupakan salah satu bentuk perwujudan dari kemerdekaan negara Republik Indonesia. Hal tersebut sudah diamanatkan di dalam undang-undang Dasar 1945 pasal 28. Untuk itulah, maka salah satu bentuk Kemerdekaan pers merupakan salah satu bagian yang harus dihormati oleh seluruh pihak.

16 Pasal Pasal Kode Etik Jurnalistik Paling Baru

Seperti yang sudah kita ketahui bersama bahwa negara Indonesia merupakan negara yang memiliki dasar hukum di mana hal tersebut sudah diamanatkan di dalam UUD 1945, sehingga hal tersebut juga erat kaitanya dengan dunia jurnalistik di mana semua wartawan wajib untuk menegakkan Kemerdekaan pers, menjunjung tinggi konstitusi, mencerdaskan kehidupan bangsa, memajukan kesejahteraan umum, memperjuangkan ketertiban dunia, mematuhi segala macam norma profesi kewartawanan.

Berdasarkan latar belakang di atas, berkaitan dengan kepentingan penegakan dari integritas, martabat, harga serta mutu Wartawan Indonesia maka dibuatlah kode etik jurnalistik yang wajib untuk dilaksanakan dan ditaati oleh seluruh jurnalis di Indonesia. Kode etik jurnalistik tersebut tentunya dibuat atas dasar kode etik jurnalistik yang sudah dibuat oleh PWI atau Persatuan Wartawan Indonesia dan juga aliansi jurnalis independen atau AJI.

16 Pasal Pasal Kode Etik Jurnalistik Paling Baru

Di bawah ini adalah enam belas pasal-pasal kode etik jurnalistik yang bisa anda Laksanakan dan anda taati sebagai salah satu bentuk pengabdian diri di dunia jurnalistik

Baca Juga:   Kode Etik Periklanan Secara Umum

Bab 1 tentang kepribadian dan integritas

Pasal 1

Seluruh seluruh Wartawan Indonesia wajib untuk beriman serta bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, taat kepada UUD Negara, berjiwa Pancasila, menjunjung tinggi martabat serta hak manusia dan lingkungannya, berjiwa ksatria, percaya dalam mengemban profesinya, serta mengabdi kepada lingkungan bangsa dan negara.

Pasal 2

Seluruh Wartawan Indonesia dengan bijaksana dan penuh rasa tanggung jawab mampu mempertimbangkan perlu atau tidaknya di dalam menyiarkan gambar atau tulisan, berita yang bisa membahayakan keamanan dan keselamatan negara, menyinggung perasaan agama, kesatuan dan persatuan bangsa, keyakinan dan kepercayaan sebuah golongan yang dilindungi oleh UUD 1945.

Pasal 3

Seluruh Wartawan Indonesia dilarang memberitakan atau menyiarkan gambar dan tulisan yang menyesatkan, berita, sadis serta sensasi yang berlebihan, cabul, Fitnah, serta memutarbalikkan fakta.

Pasal 4

Seluruh Wartawan Indonesia dilarang untuk menerima imbalan di dalam menyiarkan maupun tidak menyiarkan gambar dan tulisan, berita yang bisa merugikan ataupun menguntungkan seseorang dan juga suatu pihak.

Bab 2 tentang cara pemberitaan

Pasal 5

Seluruh Wartawan Indonesia wajib untuk menyiarkan berita secara adil dan berimbang, menyiarkan berita sesuai dengan fakta apa yang mengutamakan kecepatan dan kecermatan. Tulisan yang disiarkan memiliki implementasi yang bisa disajikan dengan jelas.

Pasal 6

Seluruh Wartawan Indonesia wajib untuk menjunjung tinggi dan menghormati kehidupan pribadi dengan cara tidak menyiarkan gambar, tulisan maupun berita yang bisa merugikan perasaan sosial seseorang, nama baik, terkecuali apabila menyangkut kepentingan masyarakat umum.

Baca Juga:   Contoh Kode Etik Jurnalistik

Pasal 7

Seluruh Wartawan Indonesia pada saat menyiarkan berita yang berkaitan dengan adanya proses peradilan dan pelanggaran hukum wajib untuk menghormati asas praduga tidak bersalah, jujur, prinsip adil, serta penyajian yang berimbang.

Pasal 8

Seluruh Wartawan Indonesia ketika membuat berita tentang kejahatan Susila dilarang untuk menyebutkan identitas serta nama korban. Menyebutkan identitas dan nama pelaku dari kejahatan yang masih berada dibawah umur sangatlah dilarang.

Pasal 9

Seluruh Wartawan Indonesia wajib untuk menulis judul pemberitaan yang mencerminkan dari isi berita yang hendak disiarkan

Bab 3 tentang sumber berita

Pasal 10

Seluruh Wartawan Indonesia menempuh langkah terhormat dan sopan di dalam mendapatkan bahan berita berupa tulisan maupun gambar dimana selalu menyebutkan sumber identitas pada saat menyiarkannya

Pasal 11

Seluruh Wartawan Indonesia segera melakukan ralat ataupun mencabut terhadap sejumlah pemberitaan yang dinyatakan tidak akurat serta wajib untuk memberikan kesempatan hak jawab dalam porsi yang proposional kepada objek maupun sumber berita

Pasal 12

Seluruh Wartawan Indonesia wajib untuk melakukan penelitian terhadap kebenaran isi dari berita serta memperhatikan kompetensi dan kredibilitas dari sumber berita yang diambil

Pasal 13

Seluruh Wartawan Indonesia dilarang mengutip berita, melakukan sejumlah tindakan plagiat, dilarang mengutip gambar dan tulisan tanpa diiringi dengan menyebutkan Sumber berita

Baca Juga:   Inilah Pengertian kode etik keperawatan Terbaik

Pasal 14

Seluruh Wartawan Indonesia wajib untuk mencantumkan dan menyebutkan Sumber berita terkecuali Apabila ada permintaan dari yang bersangkutan untuk tidak disebutkan identitas dan namasepanjang hal tersebut menyangkut data atau fakta dan bukan opini. Jika identitas atau nama sumber berita tidak Tampilkan, maka tentunya seluruh tanggung jawab terletak pada wartawan yang menyiarkan berita tersebut.

Pasal 15

Seluruh Wartawan Indonesia wajib untuk mentaati segala macam hal terkait dengan Embargo sejumlah bahan latar belakang serta tidak melakukan penyerangan data dan informasi yang berasal dari sumber berita yang tidak dimasukkan sebagai bagian dari bahan berita dan atas kesepakatan yang sudah dibuat dengan sumber berita untuk tidak menyiarkan keterangan secara off the record.

Bab 4 tentang kekuatan dari kode etik jurnalistik

Pasal 16

Seluruh Wartawan Indonesia wajib untuk memiliki kesadaran sepenuhnya tentang penataan dari kode etik jurnalistik, terutama berdasarkan pada hati nurani masing-masing wartawan.

Demikianlah ulasan singkat mengenai 16 pasal-pasal kode etik jurnalistik dimana pasal kode etik jurnalistik tersebut merupakan ringkasan dari kode etik jurnalistik yang selama ini sudah diterapkan oleh sejumlah wartawan-wartawan Indonesia, terutama yang sudah memiliki profesi di media yang cukup besar. Terima kasih dan selamat beraktivitas.

Artikel menarik lainnya

Fungsi dan Manfaat Kode Etik Guru

Fungsi dan Manfaat Kode Etik Guru

Manfaat kode etik guru sangatlah baik apabila diterapkan dengan serius dan sungguh-sungguh. Seorang guru di …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *