Home / Umum / Kesehatan / 3 Fungsi Utama Ginjal Pada Tubuh Manusia Yang Wajib Dipahami

3 Fungsi Utama Ginjal Pada Tubuh Manusia Yang Wajib Dipahami

Ketemu lagi dengan saya di mana Pada kesempatan kali ini penulis akan mencoba membahas tentang 3 fungsi utama ginjal. Di dalam dunia kesehatan, fungsi utama ginjal adalah untuk mengekskresikan berbagai macam zat sisa dari metabolisme yang didalamnya mengandung nitrogen Apa contohnya adalah amonia. Amonia itu sendiri merupakan hasil dari pemecahan protein serta berbagai macam garam, lewat proses pembusukan mikroba atau deaminasi pada usus.

3 Fungsi Utama Ginjal Pada Tubuh Manusia

Disamping itu, fungsi ginjal yang utama adalah untuk mengekskresikan berbagai macam zat yang berlebihan dari sisi jumlah, contohnya adalah Vitamin yang sudah larut di dalam air serta mempertahankan kadar cairan ekstraseluler dengan cara mengeluarkan air jika terlalu berlebihan dan juga akan mempertahankan tingkat keseimbangan basa dan asam. Adapun hasil dari ekskresi ginjal adalah berupa urine.

Struktur bagian ginjal

Adapun bentuk ginjal adalah seperti kacang merah, dengan jumlah sepasang serta berada di dorsal kiri dan kanan tulang belakang yang berada di sekitar pinggang. Adapun bobot dari ginjal itu sendiri memiliki Kisaran 0,5% dari berat tubuh manusia serta memiliki panjang kurang lebih 10 cm. Pada setiap menitnya, sekitar 20% sampai dengan 25% darah akan dipompa oleh bagian jantung yang mengalir menuju bagian ginjal tersebut.

Bagian-bagian ginjal

Tiga bagian utama dari ginjal terdiri atas:

  1. Bagian luar atau korteks
  2. Sumsum ginjal atau medula
  3. Rongga ginjal atau pelvis renalis

Bagian korteks pada ginjal cukup banyak mengandung nefron, kurang lebih sekitar 100 juta sehingga bagian permukaan dari kapiler ginjal menjadi cukup luas, sehingga pesan dari zat buang akan menjadi lebih banyak. Masing-masing nefron terbagi atas Badan malpighi dan juga saluran tubulus yang cukup panjang. Di bagian Badan malpighi ada bagian kapsul Bowman yang bentuknya seperti piala atau mangkok yang berupa selaput sel pipih. Kapsul Bowman tersebut berfungsi membungkus glomerulus.

Baca Juga:   Cara Mengukur Berat Badan Ideal Online

Bentuk dari glomerulus yaitu seperti jalinan kapiler arterial. Pembuluh tubulus yang berada pada bagian Badan malpighi merupakan tubulus proksimal yang bergulung berdekatan dengan kapsul Bowman, di mana di bagian dinding pada selnya terdapat sangat banyak mitokondria. Sementara itu, tubulus yang kedua merupakan tubulus distal.

Di bagian rongga ginjal, bermuara bagian pembuluh pengumpul. Bagian rongga ginjal tersebut akan dihubungkan oleh bagian ureter yang bentuknya berupa saluran ke bagian kantong kemih atau sering dikenal dengan istilah vesika urinaria dimana memiliki fungsi sebagai wadah untuk menampung secara sementara urine sebelum dikeluarkan dari tubuh. Dari bagian kantong kemih tersebut, urine nantinya akan dikeluarkan dari dalam tubuh lewat saluran yang dikenal dengan Istilah uretra.

Tiga fungsi utama ginjal

Berdasarkan proses terbentuknya urine di dalam ginjal, maka di dalam ginjal akan terjadi proses augmentasi, proses reabsorbsi dan proses filtrasi. Semua proses tersebut tentunya akan menghasilkan urine. Berikut adalah pembahasannya.

1. Proses filtrasi atau penyaringan

Proses filtrasi akan terjadi pada bagian kapiler glomerulus kapsul Bowman. Di glomerulus akan tersedia sejumlah sel endotelium kapiler yang memiliki pori atau podosit, sehingga akan lebih memudahkan proses Fitrasi atau penyaringan. Sejumlah faktor yang berguna untuk memudahkan proses filtrasi atau penyaringan yaitu permeabilitas dan tekanan hidrolik yang cukup tinggi pada bagian glomerulus. Selain fitrasi atau penyaringan, pada glomerulus juga akan terjadi pengikatan kembali sejumlah sel darah, keping darah dan sebagian besar komponen Protein plasma.

Baca Juga:   Sistem Kerja Saraf Pada Manusia

Berbagai macam bahan berukuran kecil yang terlarut di dalam plasma, contohnya adalah urea, garam lain, bikarbonat, klorida, natrium, asam amino dan glukosa akan melewati Saringan tersebut serta akan dijadikan sebagai bagian dari endapan. Hasil filtrasi atau penyaringan pada glomerulus nantinya berupa Urine primer atau fitrat glomerulus di mana komposisinya serupa dengan darah, namun tidak terkandung protein. Di dalam Filtrat glomerulus juga masih bisa ditemukan kalium, natrium, glukosa, asam amino serta beberapa garam lainnya.

2. Proses reabsorbsi atau penyerapan kembali

Rina manusia volumenya hanyalah sekitar 1% dari Filtrat glomerulus. Oleh sebab itu, 99% dari Filtrat glomerulus akan kembali direabsorpsi dengan aktif pada bagian tubulus kontortus proksimal dan nantinya akan terjadi penambahan sejumlah zat sisa serta zat urea di bagian tubulus kontortus distal.

Berbagai macam substansi yang sekiranya masih berfungsi pada bagian Urine primer, contohnya adalah asam amino dan glukosa akan dikembalikan ke aliran darah lewat pembuluh kapiler yang ada di sekitar pembuluh. Asam amino dan glukosa akan kembali diabsorpsi di tubulus proksimal beserta tubulus distal. Disamping itu, cairan yang ada pada bagian fitrat glomerulus nantinya akan diserap kembali lewat proses osmosis.

Adapun proses penyerapan air terjadi pada bagian tubulus distal, pembuluh pengumpul dan lengkung henle. Substansi-substansi yang tidak berguna, kelebihan zat garam serta sejumlah bahan yang lainnya pada Filtrat dikeluarkan pada urine. Setiap harinya, tabung ginjal akan mereka absorpsi 178 lebih air, 150 gram glukosa dan 1200 gram garam.

Baca Juga:   Cara Menanggulangi DBD Dengan Benar

Sejumlah besar dari berbagai macam zat tersebut akan direabsorpsi beberapa kali. Setelah proses reabsorpsi terjadi, maka bagian tubulus akan memproduksi urine sekunder dimana komposisinya sangatlah jauh berbeda dengan Urine primer. Pada bagian urine sekunder, sejumlah zat yang masih dibutuhkan tentunya tidak akan ditemukan lagi. Bahkan sebaliknya, konsentrasi sejumlah zat sisa metabolisme tubuh yang memiliki sifat racun akan bertambah, contohnya adalah ureum dari angka 0.03% Di dalam urine primer bisa mencapai 2% di dalam urine sekunder.

3. Augmentasi

Di proses augmentasi, urine sekunder yang berasal dari lengkung henle akan dimasukkan ke dalam tubulus distal. Pada bagian tubulus distal, urine akan mengalami proses augmentasi, yakni sebuah proses penambahan zat yang tidak lagi dibutuhkan di dalam tubuh ke dalam tubulus kontortus distal. Adapun komposisi urine yang nantinya dikeluarkan melalui ureter yaitu 2,5% urea, 1,5% garam, 96% air serta sisanya yakni substansi lain apa contohnya adalah pigmen empedu yang memiliki fungsi untuk memberikan warna serta bau pada urine.

Demikianlah penjabaran singkat mengenai tiga fungsi utama ginjal yang bisa saya bahas Pada kesempatan kali ini. Mudah-mudahan, dengan membaca artikel ini, pengetahuan anda tentang kesehatan, contohnya adalah kesehatan ginjal semakin bertambah dan bisa semaksimal mungkin menjaga kondisi ginjal supaya tetap berfungsi dengan baik.

Tentang Admin

Menulis merupakan bagian dari aktivitas Admin InaneSia.com disamping beberapa pekerjaan utama harian sebagai IT Networking, Programming, Graphich Design, Content Writer, Teknisi Elektronika, Teknisi Komputer dan Pengajar bidang Multimedia pada salah satu SMK. Hobi Otomotif dan Bertani adalah bagian penghilang kejenuhan dari rutinitas sehari-hari. Admin berkomitmen untuk bisa memberikan yang terbaik bagi pembaca. Salam hangat dari saya, Admin InaneSia.com

Artikel menarik lainnya

Fungsi Utama DNA

Fungsi Utama DNA Pada Makhluk Hidup

Pada dasarnya, fungsi utama DNA dibedakan menjadi dua berdasarkan fungsi biologis. Pada fungsi yang pertama, …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *