Home / Elektronika / 4 Cara Menyambung Kabel Listrik Paling Umum di PLN

4 Cara Menyambung Kabel Listrik Paling Umum di PLN

Halo pengunjung setia Inanesia.com. Apa kabar Anda hari ini? Di hari yang baik ini saya akan mencoba untuk membahas 4 cara menyambung kabel listrik paling umum di PLN. Tentunya pada saat mengerjakan instalasi listrik layaknya memasang meteran listrik tentunya dibutuhkan sejumlah keterampilan di bidang kelistrikan. Salah satu hal yang perlu didalami oleh para teknisi listrik adalah cara menyambung kabel listrik rumah.

4 Cara Menyambung Kabel Listrik Paling Umum di PLN

Akan tetapi, ternyata cara menyambung kabel listrik yang baik bisa dilakukan dengan berbagai macam cara. Oleh sebab itulah, maka tidak ada salahnya apabila kita belajar bagaimana cara menyambung kabel listrik yang benar Sehingga nantinya instalasi pengkabelan pada rumah kita akan semakin baik dan pada akhirnya akan mengamankan kelistrikan Rumah Kita Sendiri.

Jenis-jenis kabel listrik

Sebelum kita membahas Lebih detail tentang cara menyambung kabel listrik paling umum di PLN, alangkah baiknya kita mengenal berbagai macam jenis kabel listrik yang sering digunakan oleh masyarakat pada instalasi rumah mereka.Secara umum, tentunya kita sudah cukup familiar dengan kabel. Bahkan bentuknya pun kita sudah memahaminya.

Mungkin saja, kita sudah pernah melihat jenis kabel yang memiliki inti tunggal maupun inti serabut. Disamping itu, kadangkala ada kabel yang memiliki inti lebih dari satu dan masing-masing inti tersebut sudah terlindungi oleh lapisan isolasi.

Selain itu, ada pula jenis kabel yang hanya mempunyai satu saja lapisan isolasi, namun juga ada yang memiliki dua lapisan isolasi. Tentunya, hal tersebut yang akan membedakan berbagai macam jenis kabel secara umum, dan tentunya beberapa kondisi seperti itu wajib untuk kita pahami pada saat hendak melakukan penyambungan kabel listrik di rumah.

1. Jenis kabel NYA

Jenis kabel yang paling umum digunakan pada instalasi rumah adalah jenis kabel NYA. Jenis kabel tersebut paling banyak digunakan pada instalasi di perumahan. Hal tersebut disebabkan karena kabel jenis Nja memiliki harga relatif lebih murah. Pada proses instalasinya, rata-rata digunakan kabel yang memiliki ukuran 1,5 MM dan 2,5 mm. Adapun ciri-ciri dari kabel NYA yaitu mempunyai inti tunggal dimana lapisan isolasinya terbuat dari PVC.

Bagian lapisan isolasi dari pelindung kabel NYA tersebut pada umumnya hanya terdiri atas 1 lapisan saja. Akibatnya adalah seringkali lapisan isolasi kabel Anda cukup mudah mengalami kerusakan, terutama oleh hewan pengerat seperti tikus serta memiliki kecenderungan tidak tahan terhadap air.

Baca Juga:   Sistem Kerja GPS Sebenarnya Sederhana

Oleh sebab itulah, pemakaian dari kabel NYA tersebut disarankan untuk memakai pipa conduit pada proses instalasinya supaya lapisan isolasi pada kabel tidak cepat rusak serta Lebih aman. Adapun pilihan warna untuk bagian isolasi dari kabel NYA terdiri atas 4 pilihan, yaitu warna hitam, warna biru, warna kuning dan warna merah.

2. Jenis kabel NYM

Kabel jenis NYM sering dipakai pada instalasi listrik di gedung gedung maupun di rumah. Kabel jenis enzim tersebut mempunyai sejumlah inti, contohnya adalah dua Inti atau Empat Inti. Di samping itu terdapat pula lapisan isolasi pelindung yang jumlahnya mencapai 2 lapisan. Oleh sebab itulah, kabel enzim ini memiliki kualitas yang lebih baik dibandingkan dengan kabel NYA. Adapun warna dari isolasi kabel enzim tersebut bisa berwarna abu-abu maupun berwarna putih. Namun, harga kabel jenis enzim ini lebih mahal dibandingkan dengan jenis kabel NYA.

3. Jenis kabel NYAF

Adapun kabel jenis NYAF tersebut kerap kali dipakai pada instalasi panel-panel Listrik yang memerlukan tingkat fleksibilitas kabel cukup tinggi sehingga kabel tersebut sangat cocok serta amat mudah dipakai pada instalasi yang memerlukan jalur kelengkungan maupun belokan yang cukup tajam. Inti dari kabel NYAF tersebut tersusun atas serabut tembaga yang memperoleh perlindungan dari lapisan isolasi. Kabel jenis NYAF tersebut harus dipakai pada kondisi lingkungan yang kering serta bebas dari udara yang lembab.

Berbagai macam cara menyambung kabel listrik rumah yang baik

Setelah kita memahami berbagai macam jenis kabel listrik yang sering dipakai, maka Mari kita lanjutkan untuk mempelajari sejumlah teknik cara menyambung kabel listrik rumah dengan baik sehingga bisa kita terapkan pada saat melakukan instalasi listrik sederhana. Berikut ini adalah beberapa cara menyambung kabel listrik di rumah dengan baik dan benar

1. Jenis sambungan ekor babi atau pigtail

Sambungan jenis ini adalah salah satu sambungan kabel listrik yang sangat sederhana. Adapun cara menyambung kabel listrik tersebut merupakan teknik yang paling mudah dan juga paling cepat.

Menyambung kabel listrik dengan menggunakan teknik ekor babi atau pigtail adalah dengan mempersiapkan terlebih dahulu kedua kabel yang hendak disambung, Kemudian dari setiap kabel tersebut dikupas bagian lapisan isolasinya sampai kurang lebih 2 cm atau 3 cm sampai dengan terlihat bagian inti kabelnya. Adapun langkah menyambungkannya yaitu dengan cara mempertemukan kedua bagian inti kabel tersebut dengan model saling menyilang.

Baca Juga:   Sistem Kerja AC Central Dan Komponennya

Selanjutnya, kedua ujung dari kabel tersebut dipelintir sampai memutar beberapa kali sampai dengan kedua kabel Tersebut bisa menyatu dan sulit untuk diputar lagi. Akibat dari Gerakan memutar yang melingkar tersebut akan membuat kabel memiliki lingkaran layaknya ekor babi. Sambungan jenis ini adalah salah satu metode sambungan yang paling sering digunakan.

2. Jenis sambungan Bell hanger

Adapun cara menyambung kabel dengan menggunakan jenis sambungan Bell hanger merupakan teknik penyambungan kabel dengan metode di pontir. Pada sambungan Bell Hanger ini, kita harus mengupas terlebih dahulu lapisan isolasi kabel sedikit lebih panjang. Setelah berhasil dikupas, bagian inti dari masing-masing kabel yang hendak disambungkan dibengkokkan kurang lebih 1,5 cm membentuk huruf L. Setelah kedua ujung kabel yang akan disambungkan membentuk huruf L, selanjutnya kedua ujung kabel tersebut bisa saling dikaitkan dengan cara berlawanan. Kemudian, ujung dari kedua kabel tersebut dipuntir sampai selesai.

Sambungan jenis Bell Hanger juga termasuk ke dalam jenis sambungan sederhana, dan masih jarang yang menggunakan teknik sambungan tersebut. Hanya saja, pada beberapa kondisi masih banyak teknisi listrik yang memakai metode sambungan kabel jenis Bell Hanger ini. Jenis sambungan kabel Bell hanger memiliki kecenderungan memakan waktu lebih lama Apabila dibandingkan dengan jenis sambungan ekor babi atau pigtail.

3. Jenis sambungan Western Union

Langkah pertama didalam menyambung menggunakan model Western Union adalah dengan cara mengupas bagian lapisan isolasi sampai kelihatan bagian inti kabel sedikit agak panjang. Panjang dari kupasan kabel tersebut kurang lebih 5 cm sampai dengan 7 cm. Selanjutnya, kedua kabel tersebut kita tempelkan dengan cara menyilang menyerupai simbol tambah yang mana ujung dari salah satu kabel diletakkan kurang lebih 2 cm dari ujung nya di mana pada bagian titik persilangan Memiliki panjang yang berbeda.

Selanjutnya, bagian ujung kabel yang memiliki panjang 2 cm tadi kita coba puntir sendiri sampai dengan melingkari kabel satunya lagi sampai selesai dan membentuk layaknya huruf Y. Selanjutnya, bagian kabel yang tersisa dari kedua ujung kabel tersebut kita puntir secara bersamaan.

Jenis sambungan Western Union ini masuk ke dalam kategori sambungan sederhana serta mudah untuk dipelajari. Hanya saja, proses pengerjaan pada saat maintenent maupun repair tentu akan membutuhkan waktu yang cukup lama sehingga jenis sambungan ini cukup jarang yang memakainya.

Baca Juga:   Cara Menyolder Kabel Fleksibel Pada Laptop

4. Jenis sambungan bolak-balik

Adapun teknik atau cara menyambung dengan model bolak-balik adalah dengan cara mengupas isolasi dari kabel dengan panjang yang berbeda-beda. Satu kabel dikupas kulitnya dengan panjang sekitar 3 cm, kemudian kabel yang satunya lagi dikupas kulitnya dengan panjang kurang lebih 5 cm hingga 7 cm. Itu, maka kedua ujung dari kabel tersebut sudah siap untuk disambungkan.

Tahap pertama, Ya silakan Anda posisikan kabel dengan cara menyilang dan membentuk seperti Huruf X dengan bagian kedua ujung kabel tersebut dibuat secara sejajar dan sama panjang. Hal tersebut akan membuat kabel yang sebelumnya dikupas panjang akan terlihat lebih panjang pada bagian pangkalnya yang sudah dikupas. Setelah kita menyilang kabel tersebut seperti Huruf X, silakan Anda lanjutkan untuk memuntir kedua ujung kabel tersebut secara bersamaan.

Setelah proses pemuntiran selesai, maka biasanya akan ada bagian inti yang tersisa yang tidak terlilit. Tentunya, bagian pangkal yang cukup panjang tersebut bisa kita lakukan dengan cara berlawanan sekitar 180 derajat sampai Terbentuk garis lurus. Selanjutnya, bagian pangkal yang telah dibengkokkan secara perlawanan tersebut bisa diputar kembali pada kedua ujung kabel yang sebelumnya sudah di puntir.

5. Jenis sambungan Britania

Adapun jenis sambungan kabel Britania tersebut biasanya digunakan untuk menyambung kabel yang memiliki ukuran diameter cukup besar dimana rata-rata kita akan merasa kesulitan untuk memuntir inti dari kabel yang hendak disambung tersebut.

Langkah untuk melakukan penyambungan kabel secara Britania adalah dengan cara mengupas bagian isolasi dari kabel sampai kelihatan bagian intinya. Dari tahapan tersebut, anda bisa menyiapkan beberapa potongan kabel yang panjangnya Beberapa cm yang sudah dikupas sampai Dengan bagian yang tersisa hanyalah intinya saja dan dipakai sebagai lilitan untuk mengikat.

Selanjutnya, pada ujung kedua kabel yang hendak disambungkan tersebut sedikit dibuat bengkok, kemudian ditempatkan dengan cara perlawanan, sehingga bagian yang bengkok tersebut akan berlawanan menghadap keluar. Selanjutnya, kita bisa tempatkan inti kabel yang berfungsi sebagai lilitan pengikat Dengan cara memuntir secara berkeliling pada kabel yang saling ditempatkan tadi.

Demikianlah penjabaran saya tentang cara menyambung kabel listrik yang baik dan benar sehingga biaya tagihan listrik akan bisa semakin ditekan dan pemakaian dari berbagai macam peralatan elektronika bisa lebih dihemat. Mudah-mudahan berguna dan bermanfaat untuk pengunjung sekalian. Terima kasih dan selamat beraktifitas.

Artikel menarik lainnya

Cara Mengukur Ampere Dengan Multitester

Cara Mengukur Ampere Dengan Multitester Paling Mudah

Bagi yang sudah Mahir di dunia elektronika maupun kelistrikan tentu tidak akan memiliki masalah tentang …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *