Home / Umum / Kode Etik / Apa saja Isi kode etik jurnalistik ? Inilah Penjelasannya

Apa saja Isi kode etik jurnalistik ? Inilah Penjelasannya

Setiap orang pastinya Mengetahui pekerjaan seorang jurnalistik atau wartawan. Wartawan juga bekerja mengikuti dari aturan-aturan atau kode etik jurnalistik yang berlaku. Ada kode etik jurnalistik yang diterapkan untuk wartawan surat kabar, ada juga kode etik jurnalistik yang diterapkan pada wartawan di radio maupun televisi. Dari sekian banyak kode etik jurnalistik yang ada maka ada pula kode etik jurnalistik yang bersifat umum dan mengikat pada semua jurnalistik maupun wartawan di Indonesia. Lalu, Apa saja isi kode jurnalistik secara umum? Berikut ini adalah ulasannya.

Apa saja Isi kode etik jurnalistik  Inilah Penjelasannya

Isi kode etik jurnalistik

Sebelum membahas mengenai Apa saja isi dari kode etik jurnalistik, maka alangkah baiknya kita memahami terlebih dahulu bahwa dibuatnya sebuah kode etik jurnalistik memiliki kewajiban untuk selalu dilaksanakan dan ditaati serta bertujuan supaya setiap wartawan ataupun jurnalis bisa bekerja di dalam menjalankan kegiatan jurnalistik secara profesional.

Banyak aturan-aturan maupun kode etik jurnalistik yang wajib dilaksanakan oleh jurnalis maupun wartawan supaya pekerjaan-pekerjaan yang dilakoninya bisa berjalan lebih baik dan lebih benar serta pada akhirnya akan membawa kebaikan bersama baik dari sisi jurnalis maupun wartawan dan juga dari sisi penikmat berita yang dihasilkan.

Baca Juga:   Pengertian Kode Etik Profesi

Di bawah ini adalah Sejumlah kode etik jurnalistik yang merupakan saduran dari sejumlah sumber yang tentunya sudah terpercaya. Silakan anda Simak.

  1. Setiap wartawan di negara Indonesia wajib Membuat berita yang berimbang, akurat, bersikap Netral atau independen serta tidak memiliki itikad yang tidak baik
  2. Setiap wartawan di negara Indonesia harus menempuh tehnik-tehnik yang profesional di dalam bekerja melaksanakan tugas Sebagai wartawan atau jurnalis
  3. Setiap wartawan di negara Indonesia tentunya harus selalu melakukan uji kebenaran dari informasi yang didapat, membuat berita secara berimbang, tidak mencampuradukkan antara opini dan fakta yang menghakimi serta selalu menerapkan asas asas praduga tidak bersalah pada isi informasi
  4. Setiap wartawan di negara Indonesia dilarang untuk membuat informasi dan berita sadis, berita fitnah, berita cabul serta berita bohong
  5. Setiap wartawan di negara Indonesia dilarang untuk menyiarkan maupun menyebutkan identitas dari korban kejahatan asusila serta dilarang untuk menyebutkan identitas anak yang menjadi pelaku dari tindakan kejahatan maupun asusila
  6. Setiap wartawan di negara Indonesia dilarang untuk menerima suap serta menyalahgunakan profesi yang dimilikinya
  7. Setiap wartawan di negara Indonesia mempunyai hak tolak guna memberikan perlindungan kepada setiap narasumber yang tidak berkenan untuk diketahui keberadaan maupun identitasnya, informasi latar belakang yang dimilikinya, menghargai adanya ketentuan embargo Serta adanya off the record yang lainnya Sesuai dengan kesepakatan yang sudah dibuat sebelumnya
  8. Setiap wartawan di negara indonesiatidak menyiarkan ataupun tidak menulis sejumlah informasi dan berita dengan dasar diskriminasi ataupun prasangka kepada seseorang berdasarkan perbedaan jenis kelamin, perbedaan agama, perbedaan warna kulit, perbedaan ras, perbedaan suku, serta perbedaan merendahkan orang yang sakit, orang miskin, orang yang lemah serta orang yang cacat jasmani.
  9. Setiap wartawan di negara Indonesia wajib untuk menghormati setiap hak narasumber mengenai kehidupan pribadinya, kecuali beberapa bagian yang berkaitan dengan kepentingan publik
  10. Setiap wartawan di negara Indonesia wajib segera merawat, mencabut serta memperbaiki informasi dan berita yang tidak akurat atau yang keliru dan disertakan pula permintaan maaf kepada pendengar, pembaca dan juga pemirsa
  11. Setiap wartawan di negara Indonesia wajib untuk melayani hak koreksi dan juga hak jawab secara profesional
Baca Juga:   Contoh Kode Etik Jurnalistik

Pemberian penilaian kepada setiap wartawan maupun jurnalis tentunya diserahkan kepada dewan pers. Dewan pers berhak untuk memberikan penilaian terhadap sejumlah pelanggaran-pelanggaran dari kode etik jurnalistik yang dilakukan oleh wartawan. Disamping itu, setiap pelanggaran dan pemberian sanksi dari kode etik jurnalistik juga dilakukan oleh perusahaan pers maupun organisasi wartawan yang ada.

Demikianlah beberapa penjabaran mengenai Apa saja isi kode etik jurnalistik yang sekarang ini masih berlaku dan tentunya masih disepakati oleh semua wartawan di berbagai media baik media cetak maupun Media elektronik. Mudah-mudahan, sekelumit informasi sederhana ini bisa berguna dan bermanfaat untuk pengunjung sekalian di dalam menambah wawasan serta ilmu pengetahuan di bidang jurnalistik. Terima kasih dan selamat beraktivitas, Salam sukses untuk Anda semuanya.

Tentang Admin

Menulis merupakan bagian dari aktivitas Admin InaneSia.com disamping beberapa pekerjaan utama harian sebagai IT Networking, Programming, Graphich Design, Content Writer, Teknisi Elektronika, Teknisi Komputer dan Pengajar bidang Multimedia pada salah satu SMK. Hobi Otomotif dan Bertani adalah bagian penghilang kejenuhan dari rutinitas sehari-hari. Admin berkomitmen untuk bisa memberikan yang terbaik bagi pembaca. Salam hangat dari saya, Admin InaneSia.com

Artikel menarik lainnya

Sejumlah Sanksi Pelanggaran Kode Etik

Sejumlah Sanksi Pelanggaran Kode Etik

Sanksi pelanggaran kode etik wajib untuk diperlakukan manakala terjadi pelanggaran kode etik. Hal tersebut memiliki …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *