Home / Umum / Kesehatan / Apa Yang Dimaksud Dengan Hemoglobin

Apa Yang Dimaksud Dengan Hemoglobin

Di dunia kesehatan hemoglobin merupakan istilah yang sering sekali digunakan dan tentunya tidak asing lagi. Akan tetapi, bagi masyarakat umum istilah hemoglobin sangatlah asing dan bahkan bisa saja tidak mengetahui maknanya. Untuk itulah pada posting kali ini saya akan mencoba untuk mengulas Apa yang dimaksud dengan hemoglobin secara umum sehingga bagi masyarakat umum yang ingin mengetahui lebih lanjut Apa yang dimaksud dengan hemoglobin bisa mendapatkannya pada ulasan berikut ini.

Apa Yang Dimaksud Dengan Hemoglobin

Apa yang dimaksud dengan hemoglobin?

HB atau hemoglobin adalah sebuah gabungan yang berasal dari 2 kata yaitu heme berarti besi dan globin yang berarti protein. Warna darah yang menjadi merah disebabkan karena adanya kadar hemoglobin pada darah tersebut. Secara umum dan secara normal, kadar HB yang ada pada darah manusia yang sudah berumur dewasa dan berjenis kelamin laki-laki adalah 13 sampai dengan 18 g/dl dan pada wanita adalah 12 sampai dengan 16 g/dl. Apabila kadar HB yang ada pada darah manusia kurang dari kadar tersebut akan membuat sebuah kondisi dimana disebut anemia. Rata-rata, para penderita anemia akan mengeluhkan adanya rasa Kelelahan yang hebat.

Baca Juga:   Fungsi Utama Hati Di Dalam Tubuh Manusia

Fungsi dari hemoglobin

Secara umum, hemoglobin pada darah manusia akan memiliki peran dan fungsi sebagai berikut:

  1. Fungsi yang pertama, hemoglobin akan mampu untuk mengambil O2 atau oksigen dari paru-paru, lalu akan membawanya lewat aliran darah serta mensuplai Kanya atau mendistribusikannya pada semua jaringan yang ada di tubuh.
  2. Mengambil karbon dioksida atau CO2 yang berasal dari seluruh jaringan tubuh ke paru-paru
  3. Mampu untuk menyeimbangkan kondisi asam basa pada tubuh
  4. Hemoglobin adalah sebuah sumber bilirubin yang nantinya akan diubah menjadi urobilin

Kelainan-kelainan yang bisa disebabkan karena hemoglobin

Seperti yang sudah disampaikan di depan bahwa apabila pada darah manusia memiliki kadar hemoglobin yang cukup rendah akan disebut sebagai anemia, maka akan memberikan beberapa gejala di bawah ini:

  1. Rasa lemah
  2. Kelelahan yang cukup berat
  3. Pada saat berolahraga memiliki nafas yang pendek
  4. Jantung yang selalu berdebar-debar

Apabila pada darah memiliki kandungan HB atau hemoglobin kurang dari 8g/dl maka kondisi tersebut akan disebut sebagai kondisi anemia gravior ataupun anemia yang sangat hebat. Apabila kondisi anemia gravior tersebut terjadi dengan cara yang tiba-tiba, misalnya pada saat terjadi kelahiran, terjadi kecelakaan ataupun tindakan operasi, maka akan membutuhkan proses transfusi darah segar. Sebagai catatan, ketika pemberian transfusi darah sebanyak 1 kantong atau satu labu yang berisi kurang lebih 250 cc Darah segar akan meningkatkan kadar hemoglobin dalam darah sebanyak 1g/dl.

Baca Juga:   Kelebihan Dan Kekurangan Termometer Digital Dibandingkan Termometer Analog

Secara umum, donor darah yang bisa dilakukan mengambil cadangan darah dari instansi Palang Merah atau PMI. Darah darah yang ada di PMI tersebut sebelumnya tentu sudah melewati proses pengolahan sebelum didistribusikan ke rumah sakit yang memerlukannya. Proses transfusi darah tentunya harus disesuaikan antara si penerima darah dengan darah yang hendak ditransfusikan. Golongan darah tersebut harus disesuaikan yang rata-rata menggunakan golongan darah rhesus atau Abo.

Penyebab munculnya anemia

Berikut ini adalah sejumlah kondisi yang bisa menyebabkan terjadinya anemia atau kurangnya hemoglobin dalam darah

  1. Penderita mengalami kekurangan pada sejumlah nutrisi baik itu vitamin ataupun zat besi
  2. Penderita mengkonsumsi obat-obat khusus maupun racun
  3. Penderita yang mengalami penyakit kanker
  4. Terjadinya kecelakaan lalu lintas yang menyebabkan kehilangan banyak darah
  5. Proses operasi
  6. Adanya gangguan pada produksi sel darah merah yang disebabkan karena adanya leukemia
  7. Penderita yang mengalami penyakit menahun seperti penyakit hati, gagal ginjal, rheumatoid arthritis, serta kanker

Secara umum, terdapat hemoglobin A pada orang dewasa di kondisi normal, hemoglobin F pada janin yang secara berangsur-angsur akan turun kadarnya di bulan pertama sejak kelahirannya. Ada sebutan penyakit yang bernama thalassemia di mana penyakit tersebut merupakan penyakit kondisi hemoglobin F meningkat. Pada kondisi hemoglobin S terdapat di penyakit darah yang disebut cycle Cell anemia yang merupakan sebuah penyakit anemia hemolitik tahunan.

Baca Juga:   Fungsi Utama Vitamin Paling Penting Pada Tubuh

Demikianlah ulasan singkat mengenai Apa yang dimaksud dengan hemoglobin. Mudah-mudahan, bagi anda yang bekerja di dunia kesehatan atau yang sedang mendapatkan tugas untuk mencari referensi tentang hemoglobin dapat memanfaatkan Ulasan ini sebagai referensi ataupun bahan rujukan untuk memenuhi kebutuhan tersebut. Mudah-mudahan artikel ini bisa bermanfaat dan berguna bagi pengunjung sekalian. Terima kasih dan selamat beraktivitas.

Tentang Admin

Menulis merupakan bagian dari aktivitas Admin InaneSia.com disamping beberapa pekerjaan utama harian sebagai IT Networking, Programming, Graphich Design, Content Writer, Teknisi Elektronika, Teknisi Komputer dan Pengajar bidang Multimedia pada salah satu SMK. Hobi Otomotif dan Bertani adalah bagian penghilang kejenuhan dari rutinitas sehari-hari. Admin berkomitmen untuk bisa memberikan yang terbaik bagi pembaca. Salam hangat dari saya, Admin InaneSia.com

Artikel menarik lainnya

Cara Mengukur Tinggi Badan Anak

Cara Mengukur Tinggi Badan Anak Dengan Paling Mudah Dan Cepat

Ada sebuah iklan yang berbunyi ” tumbuh itu keatas bukan kesamping”, dimana slogan dari perkembangan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *