Home / Umum / Sosial / Apa Yang Dimaksud Dengan Sistem Internasional

Apa Yang Dimaksud Dengan Sistem Internasional

Kedengarannya, sistem internasional bukanlah merupakan sebuah kata yang asing bagi kita semuanya. Namun demikian, apabila kita ditanya apa yang dimaksud dengan sistem internasional, maka Kadangkala kita akan merasa kebingungan untuk menjawabnya. Hal tersebut dikarenakan selama ini kita hanya sebatas mendengar saja kata sistem internasional, namun belum memaknai arti kata dari sistem internasional itu sendiri.

Apa Yang Dimaksud Dengan Sistem Internasional

Tentunya, banyak manfaat yang bisa didapatkan ketika kita memahami pengertian dari sistem internasional. Minimal kita sudah mampu untuk mendefinisikan arti kata dari sistem internasional sehingga setidaknya kita juga tahu maksud dari kata tersebut. Untuk membantu anda di dalam memahami apa yang dimaksud dengan sistem internasional, maka ijinkan saya pada posting kali ini akan membahas materi mengenai Apa yang dimaksud dengan sistem internasional.

Apa yang dimaksud dengan sistem internasional?

Mungkin, kita bisa menganalogikan bahwa sebuah negara hampir sama dengan yang namanya manusia. Negara tentunya mempunyai Free Will, mempunyai keinginan untuk bisa saling bekerjasama, kadangkala terjadi sebuah konflik pada saat memperebutkan sesuatu, kadang Mengalami penurunan, kadang Kala pula mengalami peningkatan. Sejumlah tingkah laku pada suatu negara yang cukup acak tersebut tentunya sudah diatur pada sebuah sistem yang dinamakan dengan sistem internasional.

Baca Juga:   Biografi Tentang Orang Tua

Secara sederhana, sistem internasional bisa diartikan sebagai sebuah sistem yang berfungsi untuk mengatur berbagai macam hubungan antarnegara dan antar bangsa. Akan tetapi, guna bisa memahaminya lebih dalam, maka kita wajib untuk mengetahui terlebih dahulu kata system.Sejarah Dasar, kata sistem memiliki arti sebagai sebuah kumpulan dari komponen-komponen yang saling berinteraksi dan saling berkomunikasi sehingga mampu membentuk sebuah kesatuan yang cukup Kompleks. Apabila arti kata tersebut digabungkan dengan kata konsep sistem internasional, maka bisa disebut bahwa komponen-komponen pembentuk sistem internasional adalah bangsa dan negara.

Pada sistem internasional, masing-masing bangsa dan negara wajib untuk saling berkomunikasi dan berinteraksi antara satu dengan yang lainnya lewat sejumlah perjanjian yang sudah disepakati oleh tiap-tiap bangsa dan negara tersebut. Kemampuan di dalam pembuatan sebuah perjanjian hanya bisa dikerjakan oleh setiap negara yang memiliki sejumlah kapabilitas, sebagai contohnya adalah besarnya tingkat ekonomi, kekuasaan politik, teknologi, serta militer yang kuat. Munculnya perjanjian di antara negara-negara yang sudah disepakati oleh setiap pihak tersebutlah yang akan menciptakan sebuah komunikasi dan interaksi sehingga sebuah sistem internasional bisa berjalan.

Baca Juga:   Contoh Peraturan Di Rumah Untuk Anak

Seperti yang sudah disampaikan pada bagian atas bahwa sistem internasional hanya bisa berjalan manakala terdapat satu atau lebih bangsa atau negara yang memiliki kapabilitas yang dapat menciptakan perjanjian di antara negara tersebut. Oleh karena itulah maka pada sistem internasional bisa dipastikan ada sebuah negara yang dijadikan pemimpin maupun hegemon untuk bangsa dan negara yang lainnya. Bagi negara yang berperan sebagai hegemon, maka mereka wajib untuk bisa lebih menekankan pada pemakaian soft power daripada hard power. Hal tersebut tentunya dikarenakan pemakaian hard power hanya akan menaikkan biaya serta bisa mengurangi adanya Simpati dari negara-negara lain dari adanya aksi negara hegemon tersebut.

Apabila dilihat dari jumlah hegemon, maka sistem internasional bisa dikategorikan menjadi tiga, diantaranya adalah:

1. Sistem internasional multipolar

Pada sistem internasional multipolar, ada banyak bangsa atau negara yang memiliki kemampuan untuk menjadi hegemon. Tiap-tiap negara tersebut tentunya mempunyai kekuatan yang sama besar sehingga bisa dikatakan bahwa proses pembagian masing-masing kekuatan akan terbagi dengan kereta.

Baca Juga:   Contoh Peraturan Di Rumah

2. Sistem internasional bipolar

Pada sistem internasional bipolar hanya ada dua bangsa yang bisa dijadikan sebagai hegemon. Tentunya kedua bangsa atau negara tersebut mempunyai kekuatan yang cukup seimbang serta mempunyai kepentingan nasional yang biasanya saling berlawanan

3. Sistem internasional unipolar

Pada sistem internasional unipolar, hanya ada satu negara atau bangsa hegemon. Negara atau bangsa hegemon tersebutlah yang memiliki power paling kuat dibandingkan dengan negara-negara lain yang tergabung di dalamnya, yang mana negara tersebut tentunya bisa menentukan proses perjalanan dari sistem internasional yang ada

Cukup mudah dipelajari bukan penjabaran mengenai Apa yang dimaksud dengan sistem internasional di atas? Harapan penulis, mudah-mudahan anda sudah memiliki gambaran umum definisi dan pengertian dari sistem internasional, sehingga wawasan dan pengetahuan anda di bidang kebangsaan semakin meningkat. Terima kasih dan semoga bermanfaat

Artikel menarik lainnya

Contoh Peraturan Di Rumah Untuk Anak

Contoh Peraturan Di Rumah Untuk Anak

Di rumah tentunya ada peraturan yang dibuat untuk seluruh anggota keluarga, ada pula aturan yang …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *