Home / Umum / Usaha / Apa Yang Dimaksud Dengan Transaksi

Apa Yang Dimaksud Dengan Transaksi

Kata transaksi seringkali kita dengar pada berbagai macam aktivitas jual beli ataupun dalam aktivitas serah terima. Kata transaksi tersebut sebenarnya bukanlah merupakan kata yang asing bagi kita. Hanya saja, diantara kita pastinya masih ada yang bingung Apa yang dimaksud dengan transaksi. Begitu juga mengenai pengertian dan definisi dari kata transaksi tersebut, kadangkala ada yang masih bingung. Untuk itulah ulasan Pada kesempatan kali ini perlu anda baca sampai tuntas Sehingga anda akan mendapatkan jawaban mengenai Apa yang dimaksud dengan transaksi tersebut.

Apa Yang Dimaksud Dengan Transaksi

Apa yang dimaksud dengan transaksi?

Pada sejumlah aktivitas transaksi, minimal diperlukan dua orang atau dua pihak yang berbeda dan tentunya masing-masing saling membutuhkan. Sejumlah aktivitas dari transaksi rata-rata juga melibatkan adanya berbagai macam produk ataupun berbagai macam hal tertentu yang dipunyai oleh salah satu maupun kedua belah pihak.

Setiap hari, manusia sebenarnya selalu memiliki aktivitas transaksi baik itu transaksi kekuasaan, transaksi jual beli, transaksi di dunia perbankan dan sejumlah transaksi yang lainnya. Walaupun transaksi-transaksi sering dikerjakan oleh manusia, namun ternyata memang masih banyak yang belum memahami makna kata dari transaksi tersebut. Lalu, apa yang dimaksud dengan transaksi? Berikut ini adalah ulasannya.

Baca Juga:   Perhitungan Gaji Dan Upah karyawan

Arti kata dari transaksi merupakan segala macam kegiatan dan aktivitas yang dilakukan oleh minimal dua orang dan bisa juga lebih yang bisa menimbulkan sejumlah perubahan terhadap posisi keuangan serta kepemilikan dari sebuah produk dan kekayaan diantara kedua belah pihak yang saling melakukan transaksi tersebut. Rata-rata transaksi berkaitan erat dengan sejumlah urusan keuangan serta juga urusan kepemilikan dari sebuah produk baik produk jasa maupun produk barang.

Sebuah transaksi bisa dikerjakan baik oleh individu perorangan maupun oleh sebuah organisasi kelompok. Selain itu, transaksi juga bisa berlangsung dari dalam pihak organisasi ke pihak luar dari perorangan atau organisasi tersebut.

Jenis-jenis transaksi

1. Transaksi eksternal

Transaksi eksternal merupakan sebuah transaksi yang dilakukan antara pihak eksternal sebuah perusahaan atau organisasi dengan pihak internal. Tentunya transaksi eksternal ini berbeda dengan transaksi internal yang tidak memerlukan adanya keterlibatan pihak eksternal sebuah perusahaan sama sekali. Transaksi eksternal memerlukan adanya keterlibatan pihak eksternal dari sebuah perusahaan yang berperan sebagai Mitra transaksi. Sejumlah contoh dari transaksi eksternal yaitu proses penjualan produk perusahaan, proses perdagangan pasokan bahan baku, serta proses pembayaran sebuah piutang usaha, dan lain sebagainya.

Baca Juga:   Apa Yang Dimaksud Dengan Housekeeping

2. Transaksi internal

Transaksi internal merupakan sebuah transaksi yang dilakukan oleh sebuah organisasi maupun oleh perusahaan secara internal. Tentunya, transaksi internal cukup melibatkan sejumlah pihak internal yang berada di dalam organisasi tersebut tanpa harus melibatkan adanya pihak eksternal organisasi sama sekali. Sejumlah contoh dari transaksi internal yaitu pengalokasian beban usaha, penghapusan piutang usaha, dan lain sebagainya.

3. Bukti transaksi

Pada setiap transaksi yang dilakukan atau dikerjakan di dalam perusahaan maupun organisasi, rata-rata sudah dilengkapi dengan adanya bukti transaksi. Ada beberapa pengelompokan dari bukti transaksi di sebuah perusahaan atau organisasi sebagai bentuk dari pertanggungjawaban proses transaksi yang dilakukan. Di bawah ini adalah dua macam bukti transaksi, diantaranya adalah:

Bukti transaksi eksternal

  1. Bukti transaksi eksternal adalah sebuah bukti proses transaksi yang dilakukan antara pihak eksternal perusahaan dengan pihak internal perusahaan. Tentunya akan berbeda bentuk dari bukti transaksi eksternal di mana beberapa contohnya adalah kuitansi, faktur dan nota.
  2. Bukti transaksi internal adalah sebuah bukti proses pencatatan terhadap setiap kegiatan transaksi yang dilakukan perusahaan atau organisasi. Bukti transaksi internal rata-rata Berbentuk berkas laporan ataupun memo dari serah terima antara bagian.
Baca Juga:   Kelebihan Dan Kekurangan Air Asia

Itulah sekelumit penjabaran mengenai Apa yang dimaksud dengan transaksi. Bisa disimpulkan bahwa proses transaksi bisa terjadi baik dalam kegiatan jual beli apa ya serah terima barang dan sejumlah aktivitas lainnya. Tentunya, kata transaksi tersebut memiliki pengertian yang cukup umum sehingga kata tersebut bisa diterapkan pada beberapa bagian pekerjaan yang memiliki Maksud berbeda. Semoga bermanfaat dan terima kasih.

Artikel menarik lainnya

Beginilan Proses Perhitungan Gaji PNS

Beginilan Proses Perhitungan Gaji PNS

Dari jaman dahulu kala sampai dengan zaman sekarang ini, masih sangat banyak masyarakat Indonesia yang …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *