Home / Umum / Usaha / Beginilan Proses Perhitungan Gaji PNS

Beginilan Proses Perhitungan Gaji PNS

Dari jaman dahulu kala sampai dengan zaman sekarang ini, masih sangat banyak masyarakat Indonesia yang berlomba-lomba untuk bisa bekerja menjadi PNS. Hal tersebut dikarenakan PNS memberikan harapan kesejahteraan yang lebih baik dibandingkan dengan pekerjaan lainnya. Selain memiliki gaji yang tinggi, PNS juga mendapatkan tunjangan hari tua merupa gaji pensiunan yang tetap akan mereka dapatkan manakala mereka sudah tidak bekerja lagi. Lalu, Tahukah Anda Bagaimana perhitungan gaji PNS secara umum?

Beginilan Proses Perhitungan Gaji PNS

Perhitungan gaji PNS

Untuk memberikan pemahaman kepada anda Bagaimana perhitungan gaji PNS maka ijinkan pada kesempatan yang baik ini saya akan mencoba sedikit mengulas Bagaimana cara menghitung gaji PNS sehingga bagi Anda yang kebetulan bekerja sebagai PNS, maka anda bisa mendapatkan informasi secara detail dari gaji PNS yang anda terima tersebut. Demikian juga bagi Anda yang bukan bekerja di jajaran PNS, maka anda juga tetap bisa mengetahui komponen apa saja yang merupakan gaji dari PNS.

Selain mendapatkan gaji pokok apa PNS juga tentunya mendapatkan berbagai macam tunjangan yang berfungsi untuk mendukung supaya kinerja yang dimilikinya semakin baik dan semakin meningkat, terutama dari sisi profesionalisme, anti pungutan liar dan anti suap serta kemampuan di dalam meningkatkan sejumlah pelayanan kepada masyarakat umum.

Komponen dari gaji PNS:

1. Komponen pertama dari gaji PNS yaitu gaji pokok.

Gaji pokok merupakan gaji utama yang diterima oleh PNS dan dibayar dengan besaran sesuai golongan serta lama kerja menjadi seorang PNS. Hal ini bisa disimpulkan bahwa gaji PNS yang diterima oleh masing-masing orang tentunya akan berbeda. Gaji dari PNS akan semakin besar manakala golongan dari PNS tersebut semakin tinggi. Selain itu, semakin lama masa kerja dari PNS, maka hal tersebut juga akan berimbas kepada semakin besarnya gaji pokok yang akan diterima oleh PNS tersebut.

Baca Juga:   Perhitungan Gaji Dan Upah karyawan

Gaji pokok yang akan diterima oleh PNS adalah 80% dari total gaji pokok yang seharusnya mereka dapatkan. Salah satu contohnya, PNS yang masuk ke dalam golongan II/a dengan masa kerja 0 tahun akan mendapatkan honor sebesar rp1.926.000 per bulan yang diambil berdasarkan peraturan pemerintah nomor 30 tahun 2015

2. Komponen kedua dari gaji PNS adalah tunjangan suami atau tunjangan istri.

Tunjangan tersebut tentunya didapat bagi mereka para PNS yang sudah menikah, baik mempunyai istri maupun mempunyai suami yang diakui oleh negara. Besarnya nominal dari tunjangan suami atau tunjangan istri adalah 10% dari gaji pokok yang mereka terima. Apabila terjadi perceraian atau pasangan meninggal dunia, maka secara otomatis tunjangan tersebut juga akan hilang.

3. Komponen yang ketiga adalah tunjangan anak.

Besarnya nominal dari tunjangan anak yang diterima oleh PNS adalah 2% untuk setiap anak. Tunjangan tersebut diberikan kepada PNS yang memiliki tanggungan untuk membiayai hidup bagi anak-anaknya dengan jumlah maksimal 2 orang dengan adanya ketentuan yaitu:

  1. Apabila anak angkat maka wajib untuk melampirkan surat Hak asuh yang berasal dari pengadilan
  2. Apabila anak tiri atau anak kandung harus melampirkan bukti berupa surat kenal lahir atau akta kelahiran
  3. Umur maksimal anak yang sedang sekolah adalah 21 tahun. Sementara itu, bagi yang sudah kuliah maka umur maksimal nya adalah 25 tahun yang dibuktikan dengan surat keterangan kuliah.
Baca Juga:   Apa Yang Dimaksud Dengan Hotel

4. Komponen yang keempat adalah tunjangan beras.

Tunjangan beras tersebut berhak diterima oleh PNS dan besarnya disesuaikan dengan jumlah keluarga yang ditanggung. Sebagai contoh, apabila ada seorang PNS yang mempunyai dua orang anak dan istri, maka jumlah jiwa yang dihitung adalah tarif beras dikalikan 4 orang. Tentunya, terdapat perbedaan angka untuk tarif beras sesuai dengan region atau wilayah kerja dari PNS yang bersangkutan.

5. Komponen yang kelima adalah tunjangan pajak.

Tunjangan pajak berhak didapat oleh PNS yang memiliki golongan III dan golongan IV. Secara umum, tunjangan pajak ini tidak berpengaruh terhadap total gaji yang nantinya akan diterima oleh PNS. Hal tersebut disebabkan karena total jumlah potongan pajak hampir sama dengan jumlah tunjangan pajak sehingga hanya bersifat keluar dan masuk saja.

6. Komponen yang ke enam adalah Tunjangan struktural.

Tunjangan struktural tersebut didapat oleh PNS yang masuk ke dalam jajaran para pejabat negara yang berada pada wilayah eselon V, IV, III, II dan I di mana jumlah yang didapat tentunya akan terus mengalami peningkatan berdasarkan eselon.

7. Komponen yang ke tujuh adalah tunjangan fungsional.

Tunjangan fungsional tersebut didapat oleh PNS yang mempunyai fungsi spesial dan tentunya cukup berbeda dengan yang namanya tunjangan struktural. Salah satu contoh dari tunjangan fungsional adalah guru, petugas kesehatan, petugas masyarakat dan lain sebagainya. Nominal gaji yang diterima tentunya menyesuaikan dengan grade serta ketentuan dari masing-masing lembaga maupun Kementerian. Bagi PNS tidak diperkenankan untuk menerima tunjangan fungsional dan Tunjungan struktural sekaligus.

8. Komponen yang ke delapan adalah tunjangan Hakim.

Sesuai dengan namanya bahwa tunjangan Hakim ini akan didapat bagi mereka yang bekerja seorang PNS yang menjalankan fungsinya sebagai Hakim.

Baca Juga:   Perhitungan Gaji Untuk Pengajuan KPR

9. Tunjangan Pulau terpencil dan tunjangan Papua.

Tunjangan tersebut didapat bagi mereka para PNS yang memiliki tugas di wilayah pulau Papua maupun di Pulau terluar dengan jarak akses yang cukup jauh.

10. Tunjangan umum.

Tunjangan umum didapat oleh mereka PNS maupun CPNS yang tidak mendapatkan tunjangan fungsional dan tunjangan struktural. Besarnya adalah Rp185.000 untuk golongan III dan rp180.000 untuk golongan II

Potongan gaji PNS

Disamping banyaknya tunjangan yang didapat, gaji PNS juga akan dilakukan pemotongan pada beberapa Sisi di antaranya adalah:

  1. Iuran wajib pegawai di mana besarnya adalah 10% dari tunjangan istri ditambah gaji pokok ditambah tunjangan anak. Fungsi dari Iuran wajib pegawai tersebut adalah sebagai iuran pensiun dan juga iuran BPJS.
  2. Taperum merupakan salah satu jenis tabungan Perumahan umum yang dapat diambil pada bapertarum dimana memiliki fungsi Untuk meringankan para PNS di dalam membeli rumah
  3. Sewa rumah dinas diberikan kepada mereka para PNS yang tinggal di rumah dinas. Gaji tersebut akan disetorkan langsung kepada kas negara sebagai PNBP

Perlu kita ketahui bersama bahwa Dasar proses pembayaran untuk setiap PNS tentunya berbeda-beda, tergantung dari sk yang ditandatangani oleh masing-masing pejabat yang berwenang. Mudah-mudahan, informasi singkat mengenai komponen perhitungan gaji PNS yang sudah diulas pada artikel ini mampu memberikan gambaran kepada anda tentang proses perhitungan gaji PNS secara umum sekaligus gambaran besaran dari gaji yang diterima oleh para PNS tersebut. Terima kasih dan selamat beraktivitas.

Artikel menarik lainnya

Arti Dari Reservasi Pada Beberapa Konteks

Arti Dari Reservasi Pada Beberapa Konteks

Apakah anda mengetahui apa arti dari reservasi? Mungkin saja, sebagian dari Anda yang sedang membaca …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *