Home / Pertanian / Budidaya / Cara Budidaya Tanaman Cabe Lewat Benih Biji

Cara Budidaya Tanaman Cabe Lewat Benih Biji

Apakah anda salah satu penggemar masakan pedas dan ingin mengetahui Cara Budidaya Tanaman Cabe Lewat Benih Biji? Tentunya pada kesempatan kali ini, inanesia.com akan berbagi pengetahuan dengan anda mengenai cara budidaya tanaman cabei yang diawali dari proses pembenihan menggunakan biji cabe. Tutotial mengenai cara bertanam tanaman cabe ini merupakan hasil pengalaman yang pernah penulis miliki pada saat belajar membudidaya tanaman cabe. Jenis tanaman cabe yang pernah dibudidaya oleh penulis adalah jenis cabe rawit yang terkenal rasa pedasnya.

Cara Budidaya Tanaman Cabe

Pada tutorial kali ini saya akan memulai menjabarkan Cara Budidaya Tanaman Cabe Lewat Benih Biji tersebut dimulai dari proses persiapan. Persiapan yang dilakukan tentunya mengacu pada persiapan terbaik untuk bibit cabe sehingga nantinya diharapkan hasil yang didapat juga terbaik.

Cara Budidaya Tanaman Cabe Lewat Benih Biji untuk jenis cabe rawit diawali dengan tahapan sebagai berikut:

  1. Melakukan pembenihan tanaman cabe rawit
  2. Melakukan penyemaian tanaman cabe rawit
  3. Melakukan penanaman bibit tanaman cabe rawit
  4. Melakukan perawatan tanaman cabe rawit

Ke 4 point diataslah yang akan dijadikan dasar proses budidaya tanaman cabe lewat benih biji. Untuk lahan tanam dari tanaman cabe itu sendiri bisa memfaatkan polybag atau pot. Apabila anda memiliki lahan yang cukup luas, maka anda bisa memanfaatkan lahan disekitar rumah anda.

Tahapan pembuatan benih tanaman cabe rawit

Pada dasarnya, bibit tanaman cabe rawit sudah banyak dijual di toko pertanian. Namun, apabila kita ingin belajar bagaimana cara membuat benih bibit tanaman cabe rawit, maka kita bisa mempraktekannya sendiri. Apalagi jika anda ingin belajar mengembangkan budidaya tanaman cabe rawit untuk dijadikan sebuah usaha, maka tentunya Cara membuat benih cabe rawit sangat diperlukan.

Adapun hal-hal yang wajib diperhatikan ketika anda ingin membuat bibit tanaman cabe rawit agar didapat kualitas yang bagus adalah sebagai berikut:

  1. Hindari proses pembuatan benih bibit cabe rawit yang sebelumnya sudah terkena minyak goreng, misalnya adalah cabe yangdisertakan pada bungkus makanan yang digoreng.
  2. Lebih baik anda langsung membeli cabe rawit yang dijual di warung atau penjual sayur. Hal tersebut dikarenakan jenis cabe rawit yang dijual oleh mereka rata-rata sudah dalam kondisi merah matang.
  3. Jika anda sudah memiliki tanaman cabe rawit, maka sangat bagus anda gunakan buah yang sudah matang dari tanaman cabe rawit tersebut. Ciri dari cabe rawit yang sudah matang adalah memiliki warna merah tua.
  4. Gunakan cabe rawit yang bagus kondisinya dan tidak terserang penyakit, misalnya kering atau busuk sebagian.
Baca Juga:   Cara Budidaya Tanaman Sayuran Didekat Rumah

Untuk mendapatkan bibit cabe rawit yang berkualitas tinggi, anda bisa mengambil bagian tengah dari cabe rawit dengan cara memotongnya menjadi 3 bagian dan mengambil bagian tengahnya saja. Setelah itu, silahkan anda pisahkan biji cabe rawit dari kulitnya.

Setelah anda menyelesaikan tahapan diatas, anda sudah memiliki biji benih cabe rawit. Pada tahap berikutnya, silahkan anda persiapkan sebuah wadah, bisa berupa gelas, baskom atau ember. Silahkan anda isi dengan air hangat.

Pada tahap berikutnya, silahkan anda ambil bawang merah sebanyak satu siung. Gunakan alat menumbuk untuk menghaluskan bawang merah tersebut. Lanjutkan dengan mencampurkan tumbukan bawang merah tersebut dengan air hangat yang ada didalam wadah.

Tahap berikutnya, silahkan anda tambahkan biji cabe rawit yang sebelumnya sudah anda persiapkan. Setelah tahap ini, anda cukup merendam saja biji cabe merah tersebut kurang lebih selama 1 malam.

Pada pagi harinya, biji cabe rawit merah yang anda rendam akan ada yang tenggelam dan ada yang melayang bahkan mengapung. Silahkan anda ambil biji cabe rawit yang tenggelam karena biji cabe rawit yang tenggelam tersebut yang berkualitas bagus. Sementara yang melayang atau terapung silahkan anda buang saja.

Silahkan anda tiriskan biji cabe rawit yang tenggelam tadi beberapa waktu hingga kering. Setelah itu, sambil menunggu bibit biji cabe rawit siap, silahkan anda persiapkan lahan untuk melakukan penyemaian biji cabe rawit tersebut.

Tahap berikutnya, silahkan anda lakukan penjemuran bibit cabe rawit yang sudah ditiriskan tadi, namun cukup diangin-anginkan saja, jangan langsung dibawah terik matahari langsung. Setelah biji cabe rawit benar-benar kering, anda sekarang sudah memiliki benih bibit cabe rawit yang benar-benar siap untuk dilakukan penyemaian.

Bagaimana cara melakukan penyemaian bibit cabe jenis cabe rawit?

Tahapan selanjutnya adalah belajar menyemai benih bibit cabe rawit karena kita sudah memiliki bibit cabe merah tersebut. Mungkin muncul dipikiran kita, kenapa tidak langsung ditanam pada pot atau polybag? Jawabannya adalah karena belum tentu semua bibit cabe rawit bisa tumbuh dengan baik, bahkan pada beberapa kondisi, ada juga bibit cabe rawit yang tidak bisa tumbuh. Tujuan dari menyemai bibit cabe rawit adalah untuk mendapatkan bibit cabe rawit yang bisa tumbuh dengan subur dan baik serta terhindar dari berbagai macam jenis cacat dan terserang penyakit. Disamping itu, dengan menyemai bibit cabe rawit, kita bisa memilih dan menyeleksi bibit cabe rawit yang kuat untuk bisa dipindah ke media tanam berikutnya, misalnya adalah ke pot atau polybag.

Baca Juga:   Cara Budidaya Tanaman Hias Dengan Mudah Dan Cepat

Cara menyemai bibit cabe rawit dengan cepat dan mudah bisa menggunakan teknik dibawah ini:

  1. Tahap pertama, silahkan anda persiapkan beberapa lembar tisu, kemudian gunakan air untuk membasahi tisu tersebut.
  2. Silahkan anda tebarkan beberapa bibit cabe rawit dibagian atas kertas tisu.
  3. Silahkan anda tutup bagian bibit cabe rawit yang sudah disebar tadi dengan tisu yang sudah dibasahi dengan air.
  4. Silahkan anda masukan bibit cabe rawit yang ada didalam tisu pada box atau wadah dan dalam posisi tertutup dengan rapat.
  5. Silahkan anda tunggu kurang lebih 3 hari sampai bibit cabe rawit tersebut tumbuh atau berkecambah.
  6. Setelah dipastikan bibit cabe merah berkecambah dengan baik, silahkan anda tunggu lagi beberapa hari sampai bibit cabe merah tumbuh cukup tinggi kurang lebih 5 sampai 10 cm.
  7. Selanjutnya, anda bisa memindahkan bibit cabe rawit yang sudah tumbuh tadi ke media tanam, seperti pot atau polybag.

Langkah diatas memang terlihat lebih ribet, namun bibit bace rawit yang didapat bisa lebih bagus dan kuat. Memang anda bisa saja dengan mudah membeli bibit cabe rawit yang banyak dijual dipasaran. Namun, apabila anda bisa mencoba membuat bibit cabe rawit sendiri, kenapa tidak? Selain anda bisa berkrasi teknik teknik baru mengenai cara membuat bibit cabe rawit, anda juga bisa membuat bibit cabe rawit dengan jumlah yang cukup banyak untuk lahan yang cukup luas.

Apabila anda menginginkan untuk membuat bibit cabe rawit yang lebih simpel, ada beberapa langkah yang bisa anda tempuh. Berikut ini adalah tekniknya:

  1. Tahap pertama, silahkan anda tebarkan beberapa biji cabe rawit yang sudah anda miliki langsung ke media tanam, bisa ke pot maupun polybag, lalu silahkan urug dengan tanah, namun yang tipis saja.
  2. Selanjutnya, silahkan anda taruh media tanam tersebut pada tempat yang tidak langsung terkena sinar matahari dan air hujan secara langsung.
  3. Jaga juga agar bibit cabe rawit tersebut aman dari pemangsa seperti ayam dan hewan lainnya.
  4. Silahkan anda lakukan penyiraman secara rutin dan berkala pada sore hari setiap hari. Gunakan alat semprot untuk menyiramnya, jangan langsung di grujug menggunakan gayung, karena hal tersebut akan membuat biji bibit cabe rawit menjadi buyar.
  5. Setelah anda menunggu 3 sampai 5 hari, biasanya akan terlihat bibit cabe rawit sudah mulai tumbuh. Setelah 7 hari akan terlihat bibit dari cabe rawit akan mulai terlihat berdiri.
  6. Dari tahap ini, bibit cabe rawit sudah siap untuk ditanam pada media lainnya.
Baca Juga:   Cara budidaya tanaman hidroponik sawi menggunakan botol bekas

Bagaimana cara membudidaya tanaman cabe rawit pada polybag?

  1. Langkah pertaman tentu adalah menyiapkan wadah atau polybagnya. Usahakan yang memiliki ukuran cukup besar, misalnya yang ber garis tengah 30 centi meter,
  2. Silahkan masukan tanah gembur kedalam polybag. Jangan lupa campurkan juga dengan pupuk kandang dan pupuk kompos. Untuk takarannya, silahkan gunakan feeling anda. Secara stardart, perbandingannya adalah 2:1, 2 untuk tanah dan 1 untuk pupuk.
  3. Silahkan anda ambil bibit cabe rawit yang terlihat kuat dan subur serta mempunyai banyak daun. Ambil bibit cabe rawit yang memiliki daun kurang lebih 5 sampai dengan 6 helai.
  4. Apabila anda mengambil bibit cabe rawit dari penyemaian plastik, maka silahkan anda lepaskan plastiknya. Namun, apabila anda mengambil dari penyemaian tanah, usahakan anda tidak merusak bagian akar dari bibit cabe rawit. Anda bisa mengikutsertakan sedikit tanah yang ada dibagian akar untuk menjaga kondisi akarnya.
  5. Sangat disarankan untuk memindah bibit cabe rawit pada saat kondisi tidak terlalu panas, bisanya dipagi hari atau di sore hari.
  6. Langkah terakhir, silahkan anda lakukan pengurugan pada lubang yang digunakan untuk menanam bibit cabe rawit. Gunakan tanah urung yang sebelumnya anda gunakan di media semai.
  7. Selesai dan anda cukup melakukan perawatan berkala pada tanaman cabe rawit tersebut.

Sekian tutorial mengenai Cara Budidaya Tanaman Cabe Lewat Benih Biji yang bisa saja anda coba praktekan untuk mengisi waktu kosong anda atau bahkan sebagai panduan bagi anda yang ingin mengembangkan usaha budidaya tanaman cabe rawit. Semoga saja hasil yang anda dapatkan dari budidaya tanaman cabe rawit bisa maksimal dan anda bisa mendapatkan keutungan yang besar. Terima kasih dan selamat mencoba.

Tentang Admin

Menulis merupakan bagian dari aktivitas Admin InaneSia.com disamping beberapa pekerjaan utama harian sebagai IT Networking, Programming, Graphich Design, Content Writer, Teknisi Elektronika, Teknisi Komputer dan Pengajar bidang Multimedia pada salah satu SMK. Hobi Otomotif dan Bertani adalah bagian penghilang kejenuhan dari rutinitas sehari-hari. Admin berkomitmen untuk bisa memberikan yang terbaik bagi pembaca. Salam hangat dari saya, Admin InaneSia.com

Artikel menarik lainnya

Cara budidaya tanaman hidroponik sawi

Cara budidaya tanaman hidroponik sawi menggunakan botol bekas

Bagi anda pastinya sudah tidak asing lagi dengan sayuran sawi ini, terlebih bagi para pecinta …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *