Home / Pertanian / Budidaya / Cara budidaya tanaman hidroponik sawi menggunakan botol bekas

Cara budidaya tanaman hidroponik sawi menggunakan botol bekas

Bagi anda pastinya sudah tidak asing lagi dengan sayuran sawi ini, terlebih bagi para pecinta sayuran. Salah satu jenis sayuran yang cukup digemari oleh masyarakat masyarakat adalah sawi. Dengan kondisi seperti itu, maka tentunya cukup banyak petani yang mencoba membudidaya tanaman hidroponik sawi, terlebih permintaan sawi dipasaran sekarang ini cukuplah besar. Anda tentunya bisa mencoba untuk membudidaya tanaman sawi. Apabila anda tidak memiliki lahan, maka anda tetap bisa mencoba untuk budidaya tanaman hidroponik sawi, karena model budidaya hidroponik sawi tidaklah membutuhkan lahan yang cukup besar.

Cara budidaya tanaman hidroponik sawi

Cara budidaya tanaman hidroponik sawi sangatlah mudah untuk dilakukan. Termasuk media tanam yang dibutuhkannya pun termasuk cukup mudah untuk didapatkan disekitar kita. Pada dasarnya, sistem budidaya tanaman hidroponik terdiri dari berbagai macam jenis, namun kali ini saya akan mencoba membahas mengenai cara budidaya hidroponik model wick. Bisa dikatakan, model budidaya hidroponik wick termasuk mudah untuk dikerjakan, oleh sebab itu, maka anda bisa mencoba mempraktekannya di rumah.

Salah satu jenis sayuran yang cukup banyak dikonsumsi masyarakat indonesia adalah jenis sawi hijau. Hal tersebut dibuktikan dengan cukup banyaknya hasil olahan sayuran berbahan dasar sawi hijau yang terdapat pada restoran maupun warung makan. Sawi hijau termasuk ke dalam salah satu jenis sayuran yang memiliki nutrisi cukup banyak dan juga kondisi teksturnya yang sangat lembut.

Sayuran sawi hijau ini memiliki nama ilmiah brassica juncea. Berbagai macam jenis manfaat dimiliki oleh sayuran yang satu ini, salah satunya adalah manfaat untuk kesehatan. Hal tersebut tentu sangat masuk akal karena kandungan nutrisi yang dimiliki oleh sawi hijau ini sangatlah banyak. Dengan mengkonsumsi sawi hijau secara rutin maka anda bisa memiliki antibodi serta antioksidan dari berbagai macam serangan penyakit, salah satunya adalah penyakit flu.

Baca Juga:   Cara Budidaya Tanaman Tomat Paling Mudah Dalam Pot

Baiklah, mari kita simak bagaimana cara budidaya tanaman hidroponik sawi yang bisa anda lakukan di pekarangan rumah dengan memanfaatkan botol bekas yang sudah banyak tersedia di sekitar rumah anda.
Beberapa hal media tanam yang perlu dipersiapkan untuk menanam sawi hijau dengan teknik hidroponik

Supaya kita bisa melakukan budidaya tanaman hidroponik sawi dengan memanfaatkan botol bekas, maka tentunya kita harus melakukan persiapan mengenai media tanam dan tempatnya terlebih dahulu. Berikut ini adalah beberapa bahan yang perlu anda persiapkan untuk mendukung aktivitas anda, yaitu:

  1. 1 buah pisau yang tajam
  2. Sumbu yang bisa terbuat dari kain ataupun yang sejenisnya
  3. Botol bekas, bisa mengambil dari merk aqua
  4. Abu bekas bakaran sekam
  5. Larutan nutrisi
  6. 1 buah pipa paralon

Langkah-langkah budidaya tanaman hidroponik sawi memakai botol bekas:

  1. Tahapan pertama silahkan anda belah jadi dua botol aqua. Kedua bagian botol aqua tersebut akan dipakai untuk tempat menanam tanaman sawi
  2. Untuk potongan botol bagian bawah, anda bisa membuat sebuah lubang pada bagian dasar botol, kemudian masukkan sumbu sampai separuh bagian diluar dan juga separuh bagian di dalam botol.
  3. Berikutnya, abu sekam yang sudah dipersiapkan silahkan anda masukkan ke dalam botol tersebut.
  4. Untuk potongan foto bagian atas, anda bisa langsung memasukkan sumbudan abu sekam yang sudah anda persiapkan.
  5. Langkah berikutnya, silahkan anda buat lubang pada paralon dengan ukuran sebesar botol aqua, lalu silakan anda masukkan botol yang sudah dilengkapi sumbu pada lubang paralon yang sudah anda buat tersebut.
  6. Pada tahap berikutnya, silahkan anda tambahkan nutrisi pada paralon tersebut, lalu silahkan anda diamkan kurang lebih selama 2 hari
  7. Tahapan terakhir, silakan anda topang paralon tersebut dengan menggunakan alat yang dibuat dengan bahan dasar besi, kayu atau bahan lainnya.
    Tahapan pembuatan bibit tanaman sawi hijau

Bibit sawi hijau terlebih dahulu perlu kita semen sebelum kita lakukan penanaman pada media hidroponik. Tahapannya dimulai dari proses pembuatan bedengan untuk melakukan penyemaian bibit sawi hijau dimana piringan tersebut terbuat dari campuran antara pupuk kompos dengan tanah dengan memakai perbandingan 2:1. Sebelum anda menggunakan bedengan tersebut untuk menyemai bibit tanaman sawi hijau, maka anda harus membiarkan media tersebut sekitar beberapa hari supaya pupuk kompos bisa berubah menjadi unsur yang dapat menyuburkan tanah.

Baca Juga:   Cara Budidaya Tanaman Padi Agar Hasil Melimpah

Tahapan berikutnya, silakan anda buat lobang dengan kedalaman 3 cm, lalu silahkan anda masukkan bibit sawi hijau ke dalam lubang tersebut. Silahkan anda lakukan penutupan lubang tanam tersebut dengan menggunakan tanah, lalu silahkan anda lakukan penyiraman setiap hari secara teratur supaya bibit sawi hijau bisa tumbuh dan berkualitas. Proses pemindahan bibit tanaman sawi hijau bisa anda lakukan setelah tanaman sawi tersebut memiliki daun sekitar 2 sampai 3 helai.

Tahapan perawatan dan penanaman tumbuhan sawi hijau dengan teknik hidroponik

1. Tahapan penanaman sawi hijau

Apabila bibit dan juga lahan tanam sawi hijau secara hidroponik sudah siap, maka anda bisa memulai proses penanaman tanaman sawi hijau menggunakan botol botol yang sebelumnya sudah anda persiapkan. Silakan anda persiapan bibit sawi hijau yang sudah berakar, lalu silahkan anda pindahkan ke botol yang sudah disiapkan. Hati-hati di dalam memindah bibit tanaman sawi hijau, lakukan dengan perlahan untuk menjaga supaya akar dari tanaman sawi hijau tidak banyak yang terputus.

2. Tahapan perawatan sawi hijau

Apabila sawi hijau sudah ditanam pada media tanam menggunakan botol, maka proses perawatan harus anda kerjakan dengan baik dan benar. Tahapannya ternyata cukup simpel dan mudah, anda hanya perlu memasukkan larutan nutrisi baru pada setiap hari di awal penanaman. Di tahap berikutnya pemberian nutrisi tidak harus dilakukan setiap hari. Namun jenis nutrisi yang diberikan adalah jenis nutrisi spesial untuk tanaman hidroponik.

Baca Juga:   Cara Budidaya Tanaman Jahe Merah Pada Polybag

Proses perawatan juga perlu anda lakukan pada tahap berikutnya apabila tanaman sawi mengalami serangan hama maupun penyakit. Cara yang perlu dilakukan juga cukup mudah hape yaitu anda cukup melakukan penyemprotan memakai insektisida maupun pestisida yang pas untuk jenis hama dan penyakit yang menyerang. Tanaman sawi hijau yang dibudidaya dengan model sistem wick ini akan tetap tumbuh subur layaknya tanaman sawi hijau yang langsung ditanam pada tanah. Hanya saja, guna mendapatkan hasil secara maksimal maka tentu sangat disarankan untuk melakukan perawatan secara khusus.

3. Waktu pemanenan sawi hijau yang dibudidaya menggunakan sistem hidroponik

Tanaman sawi hijau yang dibudidaya menggunakan sistem hidroponik bisa dipanen lebih cepat dibandingkan dengan tanaman sawi hijau yang ditanam langsung pada tanah. Setelah mencapai umur 3 bulan, tanaman sawi hijau bisa dipanen. Model pemanenan tanaman sawi hijau yang di budidaya menggunakan sistem hidroponik adalah anda cukup mencabut tanaman sawi yang sudah besar dari botol. Lakukan secara perlahan-lahan.

Apabila anda bisa membudidaya tanaman sawi secara hidroponik dalam jumlah yang cukup banyak, maka tentunya anda akan mendapatkan keuntungan yang cukup banyak pulang karena proses pemanenan bisa dilakukan lebih cepat dan lebih sederhana serta lebih singkat. Disamping itu, kebutuhan akan lahan penanaman juga tidak terlalu luas sehingga metode budidaya hidroponik untuk tanaman sawi ini bisa dikerjakan dengan lebih simpel dan lebih praktis.

Demikianlah tutorial singkat tentang cara budidaya tanaman hidroponik untuk sawi dengan memanfaatkan botol bekas yang bisa dipastikan mudah untuk didapat. Mudah-mudahan, tutorial ini bisa bermanfaat untuk anda yang sekarang ini sedang mengembangkan metode budidaya secara hidroponik dan tentunya anda bisa mendapatkan keuntungan sebesar besarnya. Terima kasih dan selamat mencoba, semoga anda sukses di dalam mengembangkan budidaya tanaman hidroponik.

Artikel menarik lainnya

Cara Budidaya Tanaman Bonsai

Cara Budidaya Tanaman Bonsai Bercita rasa Tinggi

Belajar Cara Budidaya Tanaman Bonsai perlu untuk ditekuni karena peluang bisnis budidaya tanaman yang satu …

2 Komentar

  1. mau tanya apakah setiap akar tanaman harus selalu terendam air atau tidak….????

    • Tamanan mendapatkan nutrisi dari air sehingga akar tamanan harus selalu didalam air. Terima kasih atas kunjungannya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *