Home / Pertanian / Budidaya / Cara Budidaya Tanaman Hortikultura Dengan Mudah Dan Praktis

Cara Budidaya Tanaman Hortikultura Dengan Mudah Dan Praktis

Apakah sekarang ini anda sedang mencari cara budidaya tanaman hortikultura secara mudah dan praktis untuk di praktekkan di rumah? Namun sebelumnya apakah anda mengerti apa yang dimaksud dengan tanaman hortikultura tersebut? Untuk itulah mari kita bahas terlebih dahulu sebenarnya apa itu tanaman hortikultura. Tanaman hortikultura merupakan sebuah istilah untuk proses budidaya tanaman yang dilakukan di kebun. Kata hortikultura itu sendiri sebenarnya berasal dari bahasa latin yang berasal dari kata hortus yang berarti tanaman di kebun dan kultural atau colere yang memiliki arti budidaya.

Cara Budidaya Tanaman Hortikultura

Dari asal kata itu lah maka apabila kedua kata tersebut digabung maka tentunya akan membentuk sebuah kata menjadi hortikultura yang memiliki arti sebuah cara membudidaya tanaman yang dilakukan di kebun. Hortikultura itu sendiri merupakan sebuah budidaya yang dilakukan untuk beberapa jenis tanaman yang lebih spesifik, khususnya di indonesia. Ada beberapa jenis tanaman yang bisa di budidaya menggunakan metode hortikultura ini yaitu jenis tanaman sayuran, tanaman buah, tanaman bunga dan juga beberapa jenis tanaman obat-obatan.  4 jenis tanaman inilah yang biasanya dilakukan menggunakan metode hortikultura.

Berikut ini adalah contoh 4 jenis tanaman yang bisa dibudidaya menggunakan teknik hortikultura:

1. Tanaman buah-buahan

Tanaman buah-buahan yang bisa dibudidayakan juga terdiri dari berbagai macam jenis. Beberapa contoh tanaman buah-buahan yang bisa dibudidayakan adalah tanaman anggur, tanaman mangga, tanaman pepaya, tanaman pisang, tanaman nanas, tanaman jeruk, dan tanaman jambu.

2. Tanaman obat-obatan

Budidaya tanaman obat-obatan biasa disebut juga dengan apotek hidup. Jenis tanaman obat-obatan yang masuk kedalam jenis tanaman hortikultura adalah tanaman kumis kucing, tanaman jahe, tanaman kapulaga, tanaman lengkuas dan tanaman kunyit.

Baca Juga:   Cara Budidaya Tanaman Palawija Jagung Manis

3. Tanaman sayuran

Beberapa jenis tanaman sayuran yang termasuk kedalam tanaman hortikultura ini adalah tanaman kubis, tanaman bayam, tanaman kangkung dan juga beberapa jenis tanaman sayuran lainnya.

4. Tanaman hias

Jenis tanaman hortikultura yang masuk ke dalam kategori tanaman hias ini rata-rata terdiri dari jenis tanaman bunga. Sebagai contoh tanaman hortikultura ini adalah tanaman bunga tulip, tanaman bunga anggrek bulan, tanaman bunga mawar, tanaman bunga melati dan berbagai macam jenis tanaman bunga yang lainnya.

Setelah anda mengetahui berbagai macam jenis tanaman yang masuk ke dalam tanaman hortikultura, maka pada tahapan berikutnya adalah pembahasan bagaimana cara membudidaya tanaman hortikultura tersebut secara mudah dan juga praktis sehingga proses pertumbuhan dan pemanenan hasil dari budidaya tanaman hortikultura tersebut bisa lebih cepat dilakukan.

Cara Budidaya Tanaman Hortikultura

1. Tahapan perawatan tanaman

Proses perawatan tanaman pada budidaya tanaman hortikultura ini dibedakan menjadi beberapa kategori. Proses perawatan yang dilakukan pada tanaman hortikultura yang memiliki ciri batang keras, seperti pada tanaman buah-buahan yang memiliki karakteristik berbuah musiman dan juga tahunan dilakukan dalam 3 bagian perawatan, yakni proses perawatan sebelum tanaman berbuah, proses perawatan pada saat berbuah dan proses perawatan setelah berbuah.

2. Proses perawatan sebelum berbuah

Proses perawatan yang dilakukan sebelum tanaman berbuah yaitu dilakukan proses pembersihan segala macam jenis rumput liar atau gulma yang tumbuh disekitar tanaman buah tersebut. Proses pemupukan, penyiraman dan juga pengendalian hama serta penyakit secara rutin dilakukan sebelum tanaman buah ini berbuah. Tujuannya adalah supaya kebutuhan nutrisi dari tanaman buah ini bisa tercukupi sehingga nantinya buah yang dihasilkan menjadi lebih maksimal.

Baca Juga:   Cara Budidaya Tanaman Hias Dengan Mudah Dan Cepat

Pada proses ini, usahakan untuk tidak melukai bagian batang maupun akar. Karena, apabila hal tersebut terjadi maka tentunya akan sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan dari tanaman buah itu sendiri. Apabila terpaksa ada bagian batang yang terluka apa yang maka anda bisa melakukan perawatan dengan cara menutup luka pada batang tersebut memakai lilin maupun plastik agar bagian tersebut tidak dimasuki oleh penyakit tanaman buah.

3. Proses perawatan pada saat berbuah

Proses perawatan sebelum berbuah dengan proses perawatan setelah berbuah hampir lah sama. Letak perbedaan pada proses perawatan ini adalah pada saat berbuah proses pemupukan tidak perlu dilakukan. Proses pemupukan yang dilakukan pada saat berbuah justru akan mengganggu tanaman buah itu sendiri.tahapan paling penting pada proses perawatan ini adalah membersihkan berbagai macam rumput liar dan gulma disekitar tanaman. Apabila ada penyakit dan hama yang menyerang silahkan lakukan proses pemberantasan secepatnya. Apabila terpaksa anda ingin memberikan tambahan nutrisi pada media tanam, maka anda bisa menggunakan popok apa yang namun harus menggunakan popok yang memiliki unsur k lebih tinggi.

4. Proses perawatan setelah berbuah

Proses perawatan setelah berbuah ini dilakukan dengan cara membuang atau memangkas tangkai bekas sebuah. Silahkan anda potong ataupun katakan agar bagian tanaman tersebut bisa tumbuh kembali dengan normal. Pangkas pula ranting-ranting yang sudah tua supaya bagian tersebut bisa tumbuh kembali. Istilahnya adalah proses peremajaan batang dan ranting.

Baca Juga:   Cara Budidaya Tanaman Buah Menggunakan Teknik Tabulampot

5. Tahapan pemupukan tanaman

Pada saat anda hendak melakukan pemupukan tanaman, maka sangat disarankan untuk memupuk tanaman dimana kondisi tanah disekitar tanaman dalam keadaan basah. Tujuannya adalah supaya tanaman lebih mudah untuk beradaptasi dengan popok sekaligus popok tersebut bisa lebih mudah terserap oleh tanaman. Jenis pupuk yang cocok digunakan adalah jenis pupuk p dan pupuk n maupun pupuk k.untuk menjaga kualitas dari media tanam, anda juga bisa menambahkan jenis pupuk organik dan juga pupuk kompos.

6. Proses pengendalian penyakit dan hama penyerang

Proses pengendalian berbagai macam hama dan penyakit haruslah dilakukan setiap saat baik dari awal tanah maupun pada saat perawatan serta proses setelah pemanenan. Tahapan paling umum di dalam proses pengendalian hama dan penyakit adalah dengan menyemprotkan cairan insektisida baik pada pohon ataupun pada daun sebelum tanaman berbuah. Jangan sekali-kali melakukan penyemprotan insektisida pada saat tanaman berbuah, karena hal tersebut akan sangat berbahaya apabila cairan insektisida tersebut menempel pada buah yang nantinya bisa ikut terkonsumsi.

Itulah beberapa cara budidaya tanaman hortikultura yang mudah dan praktis di mana acara tersebut tentunya bisa anda gunakan sebagai bahan rujukan dan bahan referensi untuk belajar mengembangkan budidaya tanaman hortikultura baik di pekarangan rumah maupun di kebun. Metode di atas tentunya bisa anda terapkan untuk seluruh jenis tanaman hortikultura mulai dari tanaman obat-obatan, tanaman buah-buahan, tanaman hias dan juga tanaman sayuran. Mudah-mudahan artikel diatas bermanfaat, terima kasih dan selamat mencoba.

Artikel menarik lainnya

Cara budidaya tanaman hidroponik sawi

Cara budidaya tanaman hidroponik sawi menggunakan botol bekas

Bagi anda pastinya sudah tidak asing lagi dengan sayuran sawi ini, terlebih bagi para pecinta …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *