Home / Pertanian / Budidaya / Cara Budidaya Tanaman Jahe Pada Pada Pot di Pekarangan Rumah

Cara Budidaya Tanaman Jahe Pada Pada Pot di Pekarangan Rumah

Cara Budidaya Tanaman Jahe ini tingkat keberhasilnnya sangat dipengaruhi oleh kondisi suhu yang hangat, kondisi pencahayaan, kondisi kelembaban udara dan kandungan nutrisi yang ada didalam tanah. Apabila pada area tanam yang akan anda gunakan didalam budidaya tanaman jahe bisa menjamin ketersediaan syarat diatas, maka anda bisa memaksimalkan hasil panen pada kegiatan penanaman jahe, baik di pekarangan rumah maupun di kebun dan anda bisa lebih berhemat karena tidak perlu lagi membeli jahe dipasaran.

Cara Budidaya Tanaman Jahe Pada Pada Pot di Pekarangan Rumah

Artikel yang inanesia.com tulis pada kesempatan kali ini adalah membahas mengenai Cara Budidaya Tanaman Jahe yang bisa anda terapkan di sekitar rumah, baik di pekarangan, dirumah bagian belakang, dikebun samping rumah, ditaman atau bahkan di pot.

Cara Budidaya Tanaman Jahe

Berikut ini adalah tahapan demi tahapan bagaimana Cara Budidaya Tanaman Jahe yang bisa anda jadikan sebagai panduan dasar didalam menanam tanaman jahe, tentunya dengan metode yang sangat mudah dan murah.

Alat dan bahan yang harus disiapkan untuk budidaya tanaman jahe adalah pot dengan ukuran besar, pupuk kompos dan akar jahe sebagai bibitnya. Untuk mendapatkan bibit tanaman jahe, anda bisa memperolehnya dengan cara membelinya pada toko tanaman yang ada di kota anda. Usahakan untuk mendapatkan akar jahe yang masih dalam kondisi segar.

Sebelum anda mulai proses penanaman jahe, silahkan anda bersihkan akar jahe, lalu silahkan lanjutkan dengan merendam akar jahe tersebut dalam waktu 1 malam didalam air. Setelah direndam sekitar satu malam, dipagi harinya silahkan anda tanam di pot. Carilah pot tanaman yang memiliki ukuran lebar kurang lebih 30 cm. Ukuran tersebut merupakan ukuran yang sangat pas untuk budidaya tanaman jahe.

Baca Juga:   Cara budidaya tanaman hidroponik sawi menggunakan botol bekas

Silahkan anda masukan campuran tanah yang sudah digemburkan dengan pupuk kompos. Perbandingan pupuk kompos adalah paling sedikit 20% sampai dengan 30% dari total keseluruhan naman yang akan digunakan. Silahkan anda siram tanah yang sudah dimasukan tadi secara tepat, jangan sampai meluber atau banjir di sekitar pot tanam tersebut.

Tahap menanamannya adalah dengan cara mengambil akar jahe yang sudah direndam dalam satu malam, lalu silahkan ditanam dengan posisi tepat dibagian bawah permukaan tanah paling atas. Usahakan untuk tidak menanam akar jahe dengan jarak yang terlalu dekat dengan akar yang lain. Jangan pula menanam akar jahe terlalu dalam karena akan menyebabkan akar jahe sulit untuk tumbuh. Posisikan bagian tunas atau bagian kuncup jahe menghadap atas .

Setelah proses penanaman selesai, maka tahapan berikutnya adalah penyiraman ulang. Silahkan anda siram ulang tanaman jahe, namun dengan jumlah air yang sedikit saja. Lanjutkan dengan menempatkan pot tanaman jahe yang bisa terkena cahaya matahari. Usahakan suhu disekitar tanaman jahe berkisar antara 23 sampai dengan 26 derajat celcius.

Proses pengairan tanaman jahe yang sudah tumbuh perlu dilakukan secara teratur. Hal tersebut dikarenakan tanaman jahe merupakan salah satu jenis tanaman yang membutuhkan air cukup banyak. Jangan sampai tanaman jahe kekurangan air, karena hal tersebut bisa menjadikan tanaman jahe tumbuh kerdil.

Baca Juga:   Cara Budidaya Tanaman Sahang Atau Lada Hitam dan Putih

Ciri-ciri tanaman jahe yang sudah tumbuh dengan subur dan sehat antara lain bisa tumbuh sampai memiliki tinggi dari 2 mater sampai dengan 4 meter. Selain itu, tanaman jahe memiliki daun sempit dengan warna mengkilap serta memiliki ukuran kurang lebih 30 cm. Apabila ada tanaman jahe yang dibuarkan dalam waktu 2 tahun lebih dan tidak dicabut, maka tanaman jahe tersebut akan bisa berbunga dan memiliki warna hijau agak kekuningan.

Cara merawat tanaman jahe

Berikut ini adalah langkah demi langkah yang bisa anda dilakukan dalam proses perawatan tanaman jahe:

1. Perawatan tanah

Anda bisa memberikan pemupukan susulan secara berkala untuk menjaga kualitas nutrisi tanah, misalnya 6 bulan sekali atau lebih cepat apabila kondisi tanaman jahe daunnya sudah terlihat menguning. Gunakan selalu jenis pupuk kompos agar kegemburan tanah tetap terjaga.

2. Kondisi cahaya

Supaya tanaman jahe bisa tumbuh dan berkembang dengan cepat, maka dibutuhkan kondisi cahaya yang cukup juga. Kebanyakan, tanaman jahe akan beradaptasi dengan pohon yang besar jika tumbuh di alam liar. Dengan menggunakan model seperti itu, maka tanaman jahe bisa mendapatkan cahaya matahari secara tidak langsung.

3. Kondisi suhu

Tanaman jahe membutuhkan suhu ideal di daerah tropis, yaitu dikisaran 23 derajat sampai engan 36 derajat celcius. Tanaman jahe akan sulit tumbuh dengan baik apabila suhu ada diluar suhu tersebut. Untuk itulah, suhu disekitar tanaman jahe harus sangat dijaga agar tidak keluar dari range suhu yang sudah ditentukan.

Baca Juga:   Cara Budidaya Tanaman Jengkol Di Area Perkebunan

4. Kondisi kelembaban

Tanaman jahe adalah salah satu jenis tanaman yang bisa tumbuh pada kondisi kelembaban tinggi. Dalam kondisi itu, maka tanaman jahe ini akan sulit berkembang dialam yang sangat terbuka dan dalam suhu yang tinggi. Untuk memaksimalkan hal tersebut, maka tentunya anda bisa menempatkan pot tanaman jahe pada tempat yang lembab, teduh dan kondisinya hangat.

5. Proses penyiraman

Pada kondisi tanam aktif, tanaman jahe sangat membutuhkan pasokan air dalam jumlah yang banyak. Untuk itulah anda harus memastikan ketersediakan pasokan air yang cukup. Namun, hal tersebut juga tidak berarti anda harus menyirami tanaman jahe setiap hari. Karena hal tersebut ditakutkan hanya akan menyebabkan genangan air yang bisa membuat nutrisi tanah hilang.

Ketika anda bisa mempraktekan Cara Budidaya Tanaman Jahe Pada Pada Pot di Pekarangan Rumah, maka anda akan mendapatkan potensi tanaman jahe yang anda budidaya akan bisa tumbuh dengan gemuk, segar serta cepat. Dengan begitu, anda bisa lebih mudah dan cepat didalam menikmati hasil jerih payah anda. Selamat mencoba, semoga berhasil.

Artikel menarik lainnya

Cara budidaya tanaman hidroponik sawi

Cara budidaya tanaman hidroponik sawi menggunakan botol bekas

Bagi anda pastinya sudah tidak asing lagi dengan sayuran sawi ini, terlebih bagi para pecinta …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *