Home / Pertanian / Budidaya / Cara Budidaya Tanaman Melon Agar Hasil Panen Melimpah

Cara Budidaya Tanaman Melon Agar Hasil Panen Melimpah

Tentunya dibutuhkan cara budidaya tanaman melon yang benar supaya hasil panen yang nantinya didapat bisa melimpah. Dengan memiliki hasil panen tanaman melon yang melimpah maka tentunya peluang bisnis dari budidaya tanaman yang satu ini bisa lebih maksimal. Di samping jumlahnya yang melimpah, tentunya diharapkan kualitas dari buah melon itu sendiri bisa lebih baik. Dengan memperoleh hasil yang melimpah dan memiliki kualitas yang baik pada buah melon, tentu para petani akan merasa lebih senang karena hasil jerih payah pada saat melakukan budidaya tanaman melon ini terbayarkan. Setelah itu tentunya para petani akan lebih semangat didalam membudidaya tanaman melon ini.

Cara Budidaya Tanaman Melon Agar Hasil Panen Melimpah

Cara budidaya tanaman melon supaya hasil yang didapat melimpah serta memiliki kualitas yang baik tentunya cukup sulit untuk dilakukan. Dibutuhkan pengetahuan serta ketekunan dan ketelatenan di dalam membudidaya tanaman melon. Untuk itulah pada artikel kali ini akan saya coba untuk membahas tahapan demi tahapan bagaimana cara budidaya tanaman melon supaya hasil panen melimpah dan memiliki kualitas maksimal. Tulisan yang saya angkat pada kesempatan kali ini merupakan hasil riset yang dilakukan oleh beberapa petani sehingga tentu sudah terbukti hasilnya.

Di bawah ini adalah garis besar tahapan demi tahapan bagaimana cara budidaya tanaman melon yang tentunya bisa anda gunakan sebagai bahan acuan dan bahan referensi di dalam bercocok tanam tanaman melon ini.

1. Syarat-syarat lokasi penanaman melon

Sebelum anda membudidaya tanaman melon, alangkah baiknya anda mengetahui beberapa syarat yang harus terpenuhi mengenai lokasi di mana anda hendak menanam tanaman melon. Tanaman melon bisa tumbuh dengan baikpada area yang memiliki ketinggian antara 200 meter diatas permukaan laut sampai dengan 2000 meter diatas permukaan laut. Suhu yang dimiliki pada area sekitar nya berkisar antara 12 derajat celcius sampai dengan 27 derajat celcius. Selain itu, ketinggian curah hujan yang paling tepat berkisar antara 2000 sampai dengan 3000 mm per tahun.

Baca Juga:   Cara Budidaya Tanaman Palawija Jagung Manis

Untuk kondisi cahaya matahari sekitar 10 jam perhari sampai dengan 12 jam perhari. Tentunya kondisi tanah harus mendukung dan mengandung banyak unsur organik serta memiliki ph antara 6 sampai dengan 6,8. Untuk tingkat kelembaban tanah ada di kisaran 70% sampai 80%.

2. Tahap pengelolaan lahan tanam budidaya melon

Tanaman melon ini bisa ditanam baik pada polybag, pot maupun langsung pada tanah. Sebelum digunakan untuk proses menyemai ataupun menanam tanaman melon, lahan tanam yang akan digunakan haruslah disterilkan dahulu. Setelah itu, proses penggemburan tentunya dibutuhkan supaya tanah tidak padat atau keras. Buatlah parit yang diatur secara berjajar kemudian ditutup dengan memakai plastik. Supaya kondisi lahan tanam bisa kaya akan nutrisi, maka tanah bisa dicampur kan dengan kompos atau pupuk kandang.

3. Tahap penyemaian tanaman melon

Proses budidaya tanaman melon yang memakai polybag terlebih dahulu dilakukan peninggian bibit tanaman melon dari ukuran 30 cm sampai dengan 40 cm. Politik yang digunakan tentunya boleh dikumpulkan terlebih dahulu. Polybag bola berbentuk persegi panjang dan bagian tepinya diberikan penyekat. Bibit tanaman melon yang sudah tumbuh berkecambah bisa langsung dipindahkan pada polybag yang sudah disiapkan. Bibit tanaman melon yang ada di polibag tentunya harus dilakukan penyiraman secara rutin, biasanya dilakukan pada sore hari dan pada pagi hari. Gunakan air yang jernih, hindari penggunaan air yang keruh.

4. Proses penanaman tanaman melon

Bibit tanaman melon bisa dipindahkan ke lahan tanam apabila sudah mencapai umur 2 minggu. Tentunya anda bisa menanam tanaman melon ini dengan jarak sesuai dengan lubang yang sudah dibuat. Kedalaman lubang untuk menanam tanaman melon ini dibuat sekitar 10 cm sampai dengan 15 cm. Hal yang sama juga berlaku untuk penanaman melon yang dilakukan pada polybag. Tahap berikutnya adalah dengan melakukan proses penyiraman secara teratur supaya tanaman melon bisa mendapatkan pasokan air yang cukup sehingga nantinya proses pertumbuhan akan berjalan dengan baik.

Baca Juga:   Cara Budidaya Tanaman Cabe Lewat Benih Biji

5. Proses memelihara budidaya tanaman melon

Beberapa proses yang perlu dilakukan pada tahapan budidaya tanaman melon ini meliputi proses penyiangan, proses penyulaman, proses pengendalian hama serta penyakit dan juga proses pemupukan. Proses-proses tersebutlah yang harus dikerjakan secara rutin pada proses perawatan sampai dengan proses buah melon dipanen. Proses pemangkasan bagian tunas dan menyeleksi buah juga perlu dilakukan guna mendapatkan dan memperoleh buah melon yang berkualitas. Tunas tunas baru juga tentunya perlu dipangkas, yaitu pada tunas 1-8. Apabila tanaman melon sudah mulai berbuah, maka anda bisa melanjutkan ke proses pemisahan dan proses seleksi pada buah melon tersebut.

6. Proses pemupukan tanaman melon

Tanaman melon bisa diberikan jenis pupuk anorganik setelah berumur 5 hari setelah penanaman. Pemupukan yang dilakukan pada umur 5 hari setelah tanam diberikan jenis pupuk urea yang sudah dilarutkan dengan takaran 3 kg untuk setiap 300 liter air. Setelah tanaman melon menginjak umur 17 hari setelah tanam diberikan pupuk jenis ZA dan NPK.

Begitu juga setelah tanaman melon menginjak umur 50 hari setelah tanam diberikan pupuk ZA sebanyak 2 kg dan pupuk NPK sebanyak 1 kg dengan konsentrasi 3 sampai 4 kg untuk setiap 200 liter air. Untuk memacu pertumbuhan daun, anda bisa memberikan pupuk daun setelah 7 hari penanaman dengan jarak 7 sampai dengan 15 hari sekali. Konsentrasi larutan nya adalah 1 cc sampai 2 cc untuk 1 liter air.

Baca Juga:   Inilah Cara Budidaya Tanaman Hidroponik Hanya Dengan Air Saja

7. Proses pengendalian berbagai macam hama dan penyakit pada tanaman melon

Tanaman melon tentunya rawan sekali terserang hama dan penyakit seperti lalat buah, aphids, tungau, ulat daun, oteng-oteng, thrips dan juga cacing tanah.berbagai macam hama tersebut bisa dibasmi dengan menggunakan insektisida. Khusus untuk tungau bisa dikendalikan dan dibasmi memakai akarisida.

Beberapa jenis penyakit yang sering menyerang tanaman melon adalah phytoptora molonis, layu bakteri, gummy stemblight, layu fusarium, embun tepung, busuk daun, dan virus dan cendawan tanah.jenis penyakit tersebut bisa dikendalikan dengan memakai fungisida.

8. Proses pemanenan buah melon

Setelah anda melakukan proses perawatan secara teratur pada tanaman melon, maka setelah menginjak umur 65 hari sampai dengan 70 hari setelah tanam, anda sudah bisa memetik hasilnya. Metode yang digunakan untuk proses pemanenan buah melon adalah dengan memotong pada bagian tangkai buah melon dengan jarak sekitar 3 cm dari pangkalnya. Anda bisa memakai pisau yang tajam atau pun gunting pangkas untuk melakukannya.

Demikianlah tutorial singkat mengenai cara mudah budidaya tanaman melon supaya hasil yang didapat bisa lebih maksimal dan melimpah. Buah melon adalah buah yang sangat kaya akan vitamin c sehingga bisa dipastikan setiap masyarakat gemar mengkonsumsi buah yang satu ini. Buah melon juga merupakan salah satu buah yang memiliki umur cukup pendek sehingga setelah anda memanen buah melon maka sebisa mungkin secepatnya untuk di pasarkan supaya tidak mengalami kelayuan ataupun pembusukan. Terima kasih dan selamat mencoba, semoga berhasil.

Artikel menarik lainnya

Cara budidaya tanaman hidroponik sawi

Cara budidaya tanaman hidroponik sawi menggunakan botol bekas

Bagi anda pastinya sudah tidak asing lagi dengan sayuran sawi ini, terlebih bagi para pecinta …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *