Home / Pertanian / Budidaya / Cara Budidaya Tanaman Pangan Secara Sederhana

Cara Budidaya Tanaman Pangan Secara Sederhana

Di dunia pertanian, cara budidaya tanaman pangan adalah salah satu hal yang perlu kita ketahui bersama. Dengan mengetahui urutan demi urutan bagaimana membudidaya tanaman pangan, maka kita bisa mencoba untuk menanam berbagai macam jenis tanaman pangan yang sering dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia. Apabila kita bisa mengembangkan teknik membudidaya tanaman pangan lebih luas, tentunya kita bisa menciptakan sebuah peluang bisnis dimana hasil dari bisnis membudidaya tanaman pangan untuk saat ini sangatlah bagus dikembangkan.

Cara Budidaya Tanaman Pangan

Ada beberapa tahapan di dalam cara budidaya tanaman pangan secara sederhana. Tahapan-tahapan tersebutlah yang nantinya perlu kita kerjakan dan kita lakukan guna mendapatkan hasil yang maksimal di dalam melakukan budidaya tanaman pangan secara umum. Beberapa jenis tanaman pangan yang bisa kita kembangkan dan kita budidayakan diantaranya adalah padi, jagung hp ketela hp dan berbagai macam jenis tanaman pangan lainnya.

Baiklah, pada langkah pertama yang perlu kita lakukan di dalam belajar budidaya tanaman pangan secara sederhana adalah tahapan perencanaan. Tahapan ini adalah tahapan permulaan yang perlu kita kerjakan guna mengawali di dalam mempraktekkan tutorial cara budidaya tanaman pangan.

Beberapa tahapan perencanaan budidaya tanaman pangan yang perlu dilakukan adalah sebagai berikut:

  1. Tahapan pertama kita harus memastikan terlebih dahulu jenis-jenis tanaman yang hendak kita budidayakan. Dalam hal ini, saya bisa memberikan contoh misalnya adalah tanaman jenis kacang hijau ataupun kedelai yang mana jenis tanaman tersebut bisa anda tanam pada area lahan yang sering.
  2. Setelah anda menentukan jenis tanaman pangan yang hendak dibudidaya, maka tahapan berikutnya adalah menentukan varietas jenis tanaman yang hendak di budidaya. Jenis varietas ini tentunya harus disesuaikan dengan kondisi lingkungan sekitar.
  3. Melakukan penjadwalan kegiatan dari proses budidaya tanam yang hendak dilakukan.
  4. Merancang apa saja yang dibutuhkan di dalam budidaya tanaman pangan, baik dari segi alat maupun sarana
  5. Apabila anda bekerja dalam sebuah kelompok, maka anda harus membagi tugas dari masing-masing anggota kelompok
Baca Juga:   Cara Budidaya Tanaman Lada Atau Mrica

Tahapan mempersiapkan berbagai macam sarana produksi

  1. Ada beberapa bahan yang perlu dipersiapkan di dalam budidaya tanaman pangan, yaitu:
  2. Bibit atau benih tanaman pangan
  3. Pupuk jenis kompos apabila memungkinkan
  4. Obat, insektisida maupun pestisida

Sedangkan berbagai macam alat yang perlu dipersiapkan di dalam membudidaya tanaman pangan adalah sebagai berikut:

  1. Alat cangkul
  2. Alat kored
  3. Alat tugal
  4. Alat gembor

Langkah demi langkah bagaimana membudidaya tanaman jenis kedelai di lahan yang kering:

1. Tahapan pengolahan lahan

Langkah pertama, anda bisa melakukan pencangkulan pada tanah yang masih keras sampai kondisi tanah menjadi gembur. Anda tentunya perlu melakukan proses pengaturan saluran air supaya anda bisa melakukan pengairan. Pada setiap bagian area tanam, anda perlu memastikan tersedia saluran air dengan lebar 25 cm dan kedalaman 30 cm. Berikan area tanam untuk kedelai saluran air setiap 4 meter.

2. Tahapan penanaman bibit kedelai

Apabila dimungkinkan, lebih bagus anda menggunakan benih tanaman pangan yang akan ditanam dengan cara membelinya. Tentunya bibit tanaman pangan yang anda beli sudah diuji kelayakannya dan juga sudah bersertifikat.  Proses penanaman benih tanaman pangan adalah dengan cara ditugal.  Jarak antara tanaman yang satu dengan tanaman yang lain adalah 40 x 10 cm atau 40 x 15 cm. Jarak tersebut tentunya disesuaikan dengan tingkat kesuburan tanah.

Pada masing-masing lobang diisi bibit biji kedelai sebanyak 2 butir, kemudian lubang yang sudah diisi dengan bibit kedelai ditutup menggunakan tanah secara tipis. Tahapan selanjutnya adalah proses pemberian insektisida furadan dengan cara dimasukkan pada lobang sebanyak 5 sampai dengan 6 butir.

3. Tahapan pemupukan tanaman kedelai

Sama halnya dengan pemilihan bibit kedelai, pupuk yang akan anda gunakan dianjurkan untuk menggunakan pupuk kompos. Apabila terpaksa anda akan menggunakan pupuk buatan, maka disarankan anda memakai jenis pupuk urea SP-36 dan KCL sebanyak 50 kg untuk setiap hektar. Apapun jenis pupuk yang anda gunakan, sangat disarankan untuk diberikan bersamaan pada saat anda selesai melakukan penanaman bibit kedelai. Cara memberikan pupuk pada tanaman kedelai juga cukup mudah untuk dilakukan, yaitu cukup disebarkan secara merata pada bagian atas lahan tanam.

Baca Juga:   Cara Budidaya Tanaman Pisang Hanya Dengan Beberapa Langkah

4. Tahapan penyulaman pada bibit tanaman kedelai yang tidak tumbuh.

Ada kalanya, bibit tanaman kedelai yang anda tanam tidak tumbuh. Apabila hal tersebut terjadi, maka anda perlu melakukan penyulaman ataupun penggantian bibit tanaman kedelai yang tidak tumbuh. Tentunya, bibit tanaman kedelai yang digunakan sebagai pengganti adalah bibit tanaman kedelai yang sama pada saat awal anda lakukan proses penanaman. Anda perlu melakukan penyulaman bibit tanaman kedelai yang tidak tumbuh pada saat umur tanaman kedelai kurang lebih sekitar 1 minggu setelah proses penanaman.

5. Proses penyiangan area tanam kedelai

Pada saat musim penghujan, anda bisa melakukan penyiangan ataupun pembersihan rumput-rumput liar yang tumbuh disekitar tanaman kedelai paling tidak dua kali dalam sebulan. Biasanya, di saat tanaman kedelai memiliki umur 2 minggu proses penyiangan dilakukan.  Anda bisa melakukan pembersihan rumput atau penyiangan dengan memanfaatkan alat cangkul maupun kored. Pada saat tanaman kedelai sudah menginjak umur 7 minggu, maka proses penyiangan bisa dilakukan menggunakan cangkul atau langsung dicabut menggunakan tangan.

6. Proses pengendalian penyakit dan hama pengganggu

Tentunya, proses pengendalian terhadap berbagai macam hama beserta penyakit pengganggu pada tanaman kedelai dilakukan ketika terjadi serangan.adanya serangan hama dan penyakit pada tanaman kedelai tentunya sangat merugikan terhadap hasil panen dari tanaman kedelai itu sendiri. Untuk itulah dibutuhkan insektisida yang mampu untuk membasmi penyakit serta hama pengganggu.

Baca Juga:   Cara Budidaya Tanaman Air Pada Akuarium

Beberapa macam jenis insektisida yang bisa anda manfaatkan untuk membasmi berbagai macam hama dan penyakit pada tanaman kedelai adalah marshall 200 ec, azodrin 15 wsc, surecide 25 sc, huslation 40 sc, kharpos 50 sc, dursban 20 sc, agrothion 50 sc, serta agrifos 400 sl.harap untuk diperhatikan bahwa proses pemberian insektisida serta fungisida pada tanaman kedelai harus sesuai aturan yang ada pada kemasan insektisida tersebut

7. Tahapan pemanenan pada tanaman kedelai.

Tanaman kedelai tentunya bisa dipanen ketika bentuk dan warna pada biji kedelai sudah berubah. Pada pemanenan tanaman kedelai yang dilakukan lebih awal tentunya akan membuat biji kedelai menjadi keriput. Begitu juga sebaliknya, apabila memanen kedelai dilakukan terlalu akhir akan bisa menyebabkan pengurangan pada hasil panen karena banyak biji kedelai yang rontok.

Adapun beberapa tanda maupun ciri tanaman kedelai siap untuk dipanen adalah:

  1. Daun tanaman kedelai telah berubah berwarna kuning dan mudah lepas dari tangkainya
  2. Pada bagian polong biji, berubah menjadi mengering dan memiliki warna coklat.
  3. Tahap pemanenan yang menara dengan cara memotong bagian batang tanaman kedelai memakai alat sabit yang tajam. Pemanenan tidak dianjurkan menggunakan tangan dengan cara dicabut sampai dengan akar tanaman kedelai. Ketika kita memanen tanaman kedelai dengan cara mencabut batangnya, maka akan membuat biji kedelai menjadi kotor. Di samping itu kesuburan dari tanah juga akan berkurang.

Itulah tutorial mengenai cara budidaya tanaman pangan secara sederhana. Dalam artikel ini saya ambil contoh adalah tanaman kedelai yang mudah untuk dibudidayakan di setiap tempat dan wilayah di negara indonesia, walaupun dalam kondisi sering. Mudah-mudahan tutorial diatas bisa anda kembangkan, sehingga anda bisa membuka prospek bisnis budidaya tanaman kedelai dan bisa menghasilkan keuntungan yang cukup besar. Terima kasih selamat mencoba dan semoga berhasil.

Tentang Admin

Menulis merupakan bagian dari aktivitas Admin InaneSia.com disamping beberapa pekerjaan utama harian sebagai IT Networking, Programming, Graphich Design, Content Writer, Teknisi Elektronika, Teknisi Komputer dan Pengajar bidang Multimedia pada salah satu SMK. Hobi Otomotif dan Bertani adalah bagian penghilang kejenuhan dari rutinitas sehari-hari. Admin berkomitmen untuk bisa memberikan yang terbaik bagi pembaca. Salam hangat dari saya, Admin InaneSia.com

Artikel menarik lainnya

Cara budidaya tanaman hidroponik sawi

Cara budidaya tanaman hidroponik sawi menggunakan botol bekas

Bagi anda pastinya sudah tidak asing lagi dengan sayuran sawi ini, terlebih bagi para pecinta …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *