Home / Pertanian / Budidaya / Cara Budidaya Tanaman Pisang Hanya Dengan Beberapa Langkah

Cara Budidaya Tanaman Pisang Hanya Dengan Beberapa Langkah

Salah satu manfaat yang dimiliki oleh buah pisang adalah tingginya nutrisi baik vitamin serta karbohidrat sehingga dengan mengkonsumsi buah pisang secara teratur akan sangat menyehatkan tubuh kita. Untuk membantu anda di dalam memenuhi kebutuhan buah pisang, maka tentunya anda bisa mencoba untuk membudidaya tanaman pisang sendiri sehingga sebab dari buah pisang di rumah anda akan selalu tercukupi. Hanya saja, bagi sejumlah orang teknik membudidaya tanaman pisang bukanlah perkara yang mudah. Untuk membantu anda di dalam memahami bagaimana cara budidaya tanaman pisang, maka pada artikel kali ini saya akan mencoba untuk sharing bagaimana cara budidaya tanaman pisang hanya dengan beberapa langkah saja.

Cara Budidaya Tanaman Pisang

Memang, untuk bisa mendapatkan buah pisang di pasaran tidaklah terlalu sulit. Hanya saja, dengan membeli buah pisang di pasaran maka tentunya kita harus mengeluarkan sejumlah uang. Berbeda ketika kita membudidaya tanaman pisang sendiri, maka tentunya kita tidak perlu mengeluarkan sejumlah uang untuk membayar buah pisang. Bahkan, apabila kita bisa mengembangkan budidaya tanaman pisang lebih luas maka tentunya kita bisa menjual sehingga kita bisa mendapatkan penghasilan tambahan dari sisi tersebut.

Sebelum kita mempraktekkan bagaimana cara budidaya tanaman pisang, maka alangkah baiknya kita memahami secara umum syarat-syarat yang harus dipenuhi pada lahan yang nantinya digunakan untuk menanam pohon pisang.

Syarat-syarat lahan untuk penanaman pohon pisang:

  1. Wilayah yang dipilih untuk penanaman pohon pisang adalah wilayah tropis. Yang dimaksud dengan wilayah tropis adalah wilayah di mana curah hujan dan sinar matahari bisa selalu ada di sepanjang tahun.
  2. Tingginya curah hujan pada wilayah tersebut harus di antara 1500mm/ tahun sampai dengan 3000/ tahun.
  3. Area yang cocok untuk budidaya tanaman pisang adalah area dengan ketinggian maksimal adalah 2600 meter di atas permukaan laut
  4. Kondisi tanah harus memiliki PH netral
  5. Sangat disarankan lahan yang digunakan untuk budidaya tanaman pisang adalah lahan gambut serta terdapat banyak unsur humus

Setelah anda mempersiapkan lahan untuk budidaya tanaman pisang seperti yang sudah di syaratkan di atas, maka kita lanjutkan bagaimana proses penanaman dari tanaman pisang itu sendiri. Pada dasarnya, proses penanaman pohon pisang bukanlah perkara yang sulit dimana pada pekerjaan ini unsur yang terpenting adalah tenaga yang cukup untuk melaksanakan beberapa kegiatan.

Langkah-langkah di dalam menanam pohon pisang adalah sebagai berikut:

Berikut ini adalah langkah-langkah didalam budidaya tanaman pohon pisang:

1. Tahapan pertama

Bagian pertama dan terpenting pada awalan budidaya tanaman pisang adalah memilih serta menentukan bibit pohon pisang. Dengan memilih bibit pohon pisang yang berkualitas tinggi, maka akan sangat mempengaruhi hasil panen yang nantinya didapat. Disamping itu, apabila anda ingin membudidaya tanaman pisang dengan orientasi bisnis maka tentunya bibit pohon pisang yang anda pilih haruslah sesuai dengan kriteria permintaan pasar.

Baca Juga:   Cara Budidaya Tanaman Palawija Jagung Manis

Secara umum, proses pembibitan tanaman pisang menggunakan metode vegetatif yaitu metode tunas. Alangkah baiknya jika anda bisa mendapatkan pipit tunas pohon pisang yang berasal dari petani yang sudah terbiasa di dalam membudidaya tanaman pisang. Sorry rabbit pohon pisang dari indukan pohon pisang yang sehat dan berkualitas sehingga nantinya pertumbuhan dari pohon pisang tersebut bisa lebih maksimal.

Ciri-ciri dan tahapan pemilihan bibit pisang yang berkualitas:

  1. Bibit pohon pisang memiliki tinggi tunas sekitar 100 sampai dengan 150 cm
  2. Umbi pada tunas bibit pisang memiliki potongan dengan garis tengah sekitar 15 sampai dengan 20 cm
  3. Daun yang dimiliki oleh tunas bibit pohon pisang adalah membentuk seperti daun selain sampit
  4. Anda bisa melakukan pembersihan bagian tanah yang biasanya banyak menempel pada bagian umbi bibit tunas pohon pisang

2. Tahapan kedua

Tahapan kedua yang perlu anda lakukan adalah proses menyiapkan lahan tanam untuk pohon pisang. Tentunya persiapan dari lahan tanam untuk budidaya tanaman pisang bisa anda kerjakan setelah anda mendapatkan bibit tunas pohon pisang sesuai dengan kriteria di atas. Agar kita bisa mendapatkan hasil panen yang benar-benar melimpah dan berkualitas, maka tentunya kita harus mempersiapkan bahan tanam untuk pohon pisang dengan sebaik-baiknya.

Dibawah ini adalah langkah-langkah proses untuk mempersiapkan lahan tanam budidaya tanaman pisang:

  1. Langkah pertama, silahkan anda bersihkan berbagai macam rumput liar serta gulma yang tumbuh pada area maupun lahan yang direncanakan untuk menanam pohon pisang.
  2. Anda bisa memanfaatkan mesin traktor maupun cangkul untuk menggemburkan lahan tanam. Lahan tanam yang gembur tentunya akan sangat baik digunakan untuk menanam dan membudidaya tanaman pisang yang nantinya akan mendapatkan hasil panen yang maksimal.
  3. Anda bisa menambahkan pupuk kandang serta unsur hara lainnya guna menambah kesuburan dari lahan tanam pohon pisang. Setelah anda menambahkan pupuk kompos atau pupuk kandang, maka silahkan anda biarkan lahan tersebut kurang lebih sekitar 1 minggu. Tujuannya adalah agar pupuk kompos dengan tanah bisa bercampur dengan rata.
  4. Nama berikutnya, silakan anda membuat lubang untuk menanam pohon pisang. Ukuran yang perlu disediakan untuk penanaman tersebut sekitar 30 cm kali 30 cm kali 40 cm dan berilah jarak antara lubang yang satu dengan lubang yang lain sekitar 3 meter kali 3 meter.
  5. Untuk memperbaiki proses drainase air pada jahat hujan datang sehingga tidak terjadi genangan, maka silakan anda buat parit yang berlokasi di sekitar tanaman pohon pisang. Genangan air yang terjadi secara terus-menerus bisa membuat tanaman pisang menjadi layu dan pada akhirnya mati.

3. Tahapan ketiga

Tahapan berikutnya yang akan kita bahas adalah proses bagaimana cara kita menanam tanaman pohon pisang. Tentunya kegiatan ini dilakukan pada saat proses pengolahan lahan dan persiapan bibit pohon pisang sudah dilakukan. Tahapan ini juga bisa dikatakan sebagai tahapan pemindahan bibit tunas pohon pisang yang sudah tersedia untuk dimasukkan ke lubang tanam pohon pisang.

Baca Juga:   Cara Budidaya Tanaman Seledri Sendiri Di Kebun

Sangat disarankan untuk bisa menanam pohon pisang di saat awal musim penghujan. Biasanya awal musim penghujan terjadi di bulan september. Tujuan dari pemilihan penanaman bibit pohon pisang di musim penghujan supaya bibit dari tanaman pohon pisang bisa memperoleh air sesuai dengan kebutuhan.

Proses dari penanaman bibit pohon pisang adalah silahkan anda tanam bibit atau tunas pohon pisang di dalam lubang tanam. Selanjutnya silakan anda lakukan pengurugan lubang tersebut dengan menggunakan tanah yang mana tanah tersebut sudah dicampurkan dengan pupuk kandang sebelumnya. Tujuannya adalah supaya tunas pohon pisang bisa mendapatkan nutrisi yang cukup. Anda harus memastikan bahwa tunas pohon pisang berada pada posisi yang tegak dan kokoh sehingga tidak mudah roboh walaupun terkena angin kencang maupun air hujan.

4. Tahapan ke empat

Tahapan ini adalah masuk ke dalam tahapan pemeliharaan dari tanaman pohon pisang. Tentunya proses pemeliharaan pohon pisang ini dilakukan setelah anda melakukan penanaman bibit pohon pisang sampai dengan proses pemanenan buah pisang.faktor pemeliharaan ini tentunya sangat mempengaruhi hasil dari pemanenan buah pisang nantinya. Untuk itulah anda harus mengetahui bagaimana tahapan demi tahapan di dalam pemeliharaan tanaman pohon pisang.

Sangat disarankan, pada setiap rumpun pohon pisang paling banyak terdapat tempat pohon pisang. Hal tersebut tentunya bertujuan supaya berbagai macam zat yang ada pada tanah bisa untuk mencukupi kebutuhan nutrisi untuk tanaman pohon pisang itu sendiri. Terlalu banyak pohon pisang pada setiap rumpun akan membuat nutrisi pada tanah cepat habis sehingga pada akhirnya kebutuhan unsur hara dari tanaman pohon pisang akan mengalami kekurangan.

Proses penyiangan ataupun pembersihan rumput-rumput liar pada area di sekitar tanaman pohon pisang juga perlu dilakukan secara rutin. Anda bisa melakukan proses pembersihan rumput-rumput di area tanaman pohon pisang satu bulan sekali atau menyesuaikan pada saat rumput-rumput liar sudah tumbuh di area tanam pohon pisang.

Anda bisa menggunakan cangkul untuk mempermudah proses penyiangan rumput atau langsung mencabutnya menggunakan tangan. Rumput-rumput liar yang dibiarkan tumbuh di sekitar tanaman pohon pisang tentu akan membuat pertumbuhan dari tanaman pohon pisang terganggu.

Tahapan selanjutnya adalah proses pemupukan susulan sebagai tahapan untuk memenuhi kebutuhan nutrisi tanaman pohon pisang yang ada pada tanah. Paling lambat, anda bisa menambahkan pemupukan susulan menggunakan pupuk kompos setelah 6 bulan terhitung dari penanaman tunas pohon pisang. Gunakan pupuk kompos supaya kegemburan tanah selalu tetap terjaga.

Baca Juga:   Cara Budidaya Tanaman Organik Jenis Sayuran

Pada saat cuaca masuk ke musim kemarau, makan proses pengairan juga perlu dilakukan. Anda bisa mengairi tanaman pohon pisang secara rutin pada sore hari dan pagi hari. Tujuannya agar kebutuhan air dari tanaman pohon pisang bisa terpenuhi. Apalagi, tanaman pohon pisang merupakan salah satu tanaman yang membutuhkan pasokan air cukup tinggi.

Supaya kita bisa mendapatkan hasil maksimal dari pemanenan buah pisang, maka ada beberapa hal dan beberapa tips bagaimana cara merawat pohon pisang, yaitu:

Proses pemotongan jantung pisang perlu dilakukan pada saat pohon pisang sudah berbuah dan jumlah tandan pohon pisang sudah mencapai maksimal, yaitu ada di kisaran 5 sampai dengan 7 sisir.

Untuk menjaga adanya serangan hama dan penyakit pada buah pisang, maka anda bisa melindungi buah pisang dengan cara membungkusnya dengan menggunakan plastik maupun karung

Untuk mendapatkan buah pisang yang besar dan maksimal, maka anda bisa memberikan pupuk asupan untuk buah pisang yaitu jenis pupuk perangsang buah.

Proses pemanenan atau pemetikan buah pisang dilakukan pada saat buah pisang sudah berubah warna menjadi hijau tua. Buah pisang yang sudah berwarna hijau tua menandakan bahwa buah pisang tersebut sudah tua dan siap untuk dipetik.

5. Tahapan kelima

Tahapan terakhir dari proses budidaya tanaman pisang adalah proses pemanenan. Tahapan ini silahkan anda lakukan dengan cara memotong tandan buah pisang menggunakan alat yang tajam. Silakan anda letakkan tandan buah pisang pada posisi terbalik. Tujuannya supaya getah dari tandan buah pisang tidak masuk di sela-sela buah pisang sehingga buah pisang tidak kotor.

Setelah anda memanen buah pisang, maka silahkan anda robohkan batang pohon pisang sampai dengan bagian umbinya. Setelah itu, anda bisa mengganti pohon pisang tersebut dengan tunas yang baru apabila pohon pisang tersebut belum memiliki tunas baru. Namun, apabila pohon pisang tersebut sudah bertunas, maka anda bisa melanjutkan proses perawatan pada tunas pohon pisang yang tumbuh secara otomatis tersebut. Anda bisa mengganti tunas yang baru pada setiap pohon pisang apabila sudah mencapai umur 5 tahun. Tujuannya adalah untuk menjaga kondisi dari tanaman pohon pisang agar tetap maksimal.

Demikianlah tutorial lengkap bagaimana cara budidaya tanaman pisang yang tentunya bisa anda jadikan sebagai bahan rujukan dan bahan referensi untuk belajar bagaimana membudidaya tanaman pohon pisang baik dalam skala kecil maupun sekala besar. Apabila anda baru ingin melakukan uji coba budidaya tanaman pisang, maka anda bisa melakukannya pada kebun di area sekitar rumah. Setelah anda mahir dan anda paham bagaimana teknik serta langkah budidaya tanaman pisang, maka anda bisa mengembangkannya di area perkebunan dengan luas yang cukup. Terima kasih dan selamat mencoba.

Artikel menarik lainnya

Cara budidaya tanaman hidroponik sawi

Cara budidaya tanaman hidroponik sawi menggunakan botol bekas

Bagi anda pastinya sudah tidak asing lagi dengan sayuran sawi ini, terlebih bagi para pecinta …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *