Home / Elektronika / Cara Kerja AVR Genset Dan Cara Mengatasi Kerusakannya

Cara Kerja AVR Genset Dan Cara Mengatasi Kerusakannya

Apakah anda mengenal AVR? Apakah anda mengetahui bagaimana cara kerja AVR genset dan bagaimana cara mengatasi AVR genset apabila mengalami kerusakan? Apabila pertanyaan-pertanyaan tersebut ada di dalam pikiran anda dan anda menginginkan penjelasan mengenai beberapa hal tersebut, maka pada artikel ini saya akan mencoba membahas apa itu sebenarnya AVR genset, bagaimana cara kerja AVR genset dan bagaimana cara mengatasi apabila AVR genset mengalami kerusakan.

Cara Kerja AVR Genset Dan Cara Mengatasi Kerusakannya

Apa itu sebenarnya AVR genset?

Apakah anda sudah mengenal apa itu AVR genset? AVR memiliki kepanjangan automatic voltage regulator. Bisa dikatakan, AVR pada genset adalah sebuah blok yang mana bagian tersebut berfungsi sebagai stabilizer yang tentunya digunakan untuk menstabilkan arus dan tegangan listrik yang nantinya digunakan untuk mensuplai listrik untuk seluruh peralatan-peralatan elektronika yang dibebankan ke genset seperti kulkas, komputer, televisi serta berbagai macam peralatan lainnya baik di rumah maupun di kantor.

AVR sering dikenal pula dengan sebutan stabilizer voltage ataupun stavolt. Lalu, yang sering menjadi pertanyaan adalah kenapa genset selalu memakai avg? Hal tersebut dikarenakan ketika genset menggunakan stavolt ataupun AVR maka seluruh beban dan peralatan yang terhubung pada genset tersebut akan lebih aman dari kerusakan akibat adanya perubahan tegangan listrik. Seperti yang kita ketahui bersama bahwa listrik yang dihasilkan oleh kumparan janja tidaklah stabil. Untuk itulah bagian AVR genset dibutuhkan.

Dalam kasus lain, misalnya di rumah kita menggunakan komputer yang pada saat dihidupkan membutuhkan tegangan 220 volt. Apabila ternyata output dari genset kurang dari 220 volt maka ada beberapa komponen di dalam power supply yang akan mengalami kerusakan karena overloadkekurangan tegangan yang pastinya akan membuat regulator dari power supply cepat mengalami kerusakan. Komponen yang biasanya mengalami overload adalah triac ataupun transistor. Ketika sebuah genset memiliki AVR maka kondisi ini bisa diminimalisir sehingga komputer bisa berjalan dengan lebih aman.

Baca Juga:   Fungsi Tombol Kalkulator Untuk MC, MR, MS, M+ dan M-

Tidak semua genset memiliki bagian AVR. Biasanya gensetang memiliki bagian AVR adalah genset yang berada pada kelas menengah ke atas. Lalu bagaimana kita mengetahui apakah genset yang kita gunakan sudah memiliki AVR atau belum? Solusi paling mudah untuk menjawab pertanyaan itu adalah dengan mengetahui berbagai macam gejala yang diakibatkan dari penggunaan genset di rumah kita. Beberapa hal yang mengindikasikan bahwa ketika rumah kita menggunakan genset namun terjadi beberapa hal berikut, hal tersebut mengindikasikan bahwa kemungkinan genset yang kita gunakan tidak memiliki AVR.

  1. Kurang dinginnya air conditioner
  2. Berbagai macam peralatan tidak bekerja secara maksimal
  3. Alat-alat elektronika di rumah ataupun di kantor lebih cepat mengalami kerusakan
  4. Peralatan elektronika terlihat kekurangan listrik pada saat beroperasi

Prinsip kerja dari AVR genset

Sebuah AVR atau stavolt pada genset berguna untuk mempertahankan tegangan output dari genset tetap stabil dan tentunya tidak akan terpengaruh oleh adanya penambahan ataupun pengurangan beban yang terpasang pada genset itu sendiri. Dengan demikian, peralatan yang satu dengan peralatan yang lain tidak akan terpengaruh ketika adanya penambahan ataupun pengurangan beban pada output genset. Prinsip kerja dari AVR genset yaitu untuk melakukan pengaturan bagian arus penguatan atau sering disebut dengan istilah excitacy pada bagian exciter.

Baca Juga:   Cara Memasang Genset Ke Instalasi Rumah

Jika kondisi tegangan keluaran dari genset berada di bagian bawah tegangan minimal, maka bagian stavolt atau AVR genset akan menaikkan besaran tegangan output dari genset sesuai kebutuhan. Begitu juga sebaliknya, apabila output tegangan dari genset terlalu tinggi, maka bagian sel volta atau atr akan menurunkannya. Dengan demikian, bisa disimpulkan bahwa perubahan perubahan tegangan yang berasal dari output genset akan selalu distabilkan oleh bagian stavolt atau AVR genset secara otomatis tanpa anda melakukan settingan apapun secara manual.

Beberapa jenis kerusakan pada AVR genset dan cara mengatasinya.

Komponen yang sering mengalami kerusakan pada bagian AVR genset atau stavolt adalah sekring ataupun fuse. Dengan putusnya bagian fuse atau sekring, maka bisa dipastikan akan membuat outputtegangan dan arus dari genset tidak keluar sama sekali. Rata-rata, putusnya fuse atau sekring genset dikarenakan adanya kelebihan beban ataupun overload dari berbagai macam beban yang terpasang pada genset itu sendiri.

Sebagai contoh, apabila daya maksimal genset tertulis 900 watt, maka seharusnya anda memasang beban di bawah angka itu. Apabila anda memaksakan untuk memasang peralatan listrik yang memiliki beban diatas 900 watt, maka akan sangat membuat kinerja genset menjadi berat dan akhirnya bagian fuse atau sekring putus.

Selain overload atau kelebihan beban, kerusakan AVR genset juga bisa disebabkan karena konslet atau arus pendek yang terjadi pada peralatan peralatan listrik yang dipasang pada genset. Penyebab lain dari kerusakan AVR genset adalah akibat komponen komponen yang mengalami keausan. Sebagai contoh, komponen batu arang atau carbonbrush yang sudah aus dimana dapat menimbulkan terputusnya tegangan listrik yang mengalir ke beban serta menimbulkan adanya percikan-percikan api yang terjadi di dalam kumparan atau gulungan genset. Hal tersebut tentunya sangat membahayakan karena berpotensi memicu kebakaran pada dan genset atau AVR genset.

Baca Juga:   Sistem Kerja Pompa Air

Lalu, bagaimana cara mengatasi kerusakan tersebut? Untuk mengatasi kerusakan tersebut adalah dengan cara melakukan proses pembersihan bagian kumparan trafo yang ada pada bagian AVR yang mana bagian tersebut dilewati carbonbrush menggunakan alat berubah kuas yang masih bersih. Selanjutnya, silahkan bersihkan juga bagian kawat tembaga memakai cutter sampai dengan kawat tersebut bersih serta mengkilat.

Langkah berikutnya, silahkan anda longgarkan bagian baut pengunci lengan yang digunakan untuk mengatur tegangan lalu tekan menuju kearah kumparan trafo, lalu kencangkan. Akan tetapi, jika kondisi carbonbrush sudah cukup alus dan tidak bisa lagi menyentuh bagian kumparan trafo, maka anda harus melakukan penggantian carbonbrush dengan yang baru.

Demikianlah pembahasan singkat mengenai cara kerja AVR genset dan langkah-langkah mengatasi apabila AVR genset tersebut mengalami kerusakan. Mudah-mudahan, tutorial singkat pada kesempatan kali ini bisa berguna bagi pengunjung sekalian yang sekarang ini sedang memperdalam pengetahuan mengenai genset. Terimakasih atas kunjungan anda, jangan lupa tinggalkan komentar apabila ada hal-hal yang hendak disampaikan.

Artikel menarik lainnya

Sistem Kerja AC Portable Yang Mudah Dipindah

Sistem Kerja AC Portable Yang Mudah Dipindah

Belakangan ini, suhu udara dan cuaca panas memang kerap terjadi sehingga pada akhirnya aktivitas di …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *