Home / Elektronika / Cara Kerja Genset Yang Wajib Anda Pahami

Cara Kerja Genset Yang Wajib Anda Pahami

Anda sudah memahami tentang cara kerja genset atau generator set? Apabila anda sekarang sedang fokus mempelajari tentang cara kerja mesin genset, maka pada kesempatan yang baik ini saya akan mencoba mengulasnya untuk anda. Tentunya, diharapkan nantinya anda akan lebih paham lagi Bagaimana cara kerja sebuah mesin genset sehingga Anda akan memiliki pengetahuan tambahan tentang peralatan tersebut.

Cara Kerja Genset Yang Wajib Anda Pahami

Genset merupakan salah satu alat yang prinsip kerjanya memakai prinsip percobaan Faraday. Prinsip ini diawali dengan proses memutar sebuah magnet di dalam sebuah kumparan ataupun sebaliknya. Pada saat magnet bergerak di dalam sebuah kumparan, maka perubahan fluks gaya magnet atau sebuah perubahan arah pada proses penyebaran medan magnet akan terjadi. Proses ini terjadi pada kumparan dan tentunya akan bergerak menembus secara tegak lurus terhadap bagian kumparan yang mana hal tersebut akan menimbulkan perbedaan potensial pada ujung-ujung bagian kumparan sehingga akan menimbulkan adanya listrik.

Supaya generator bisa menghasilkan listrik, maka dibutuhkan sebuah syarat utama. Syarat utama tersebut adalah harus terjadi sebuah perubahan fluks magnetik. Apabila tidak ada perubahan tersebut, maka tidak akan muncul adanya listrik. Proses merubah fluks magnetik dilakukan dengan cara membuat gerakan pada magnet di dalam bagian kumparan ataupun sebaliknya dengan memanfaatkan energi yang berasal dari sumber lain, misalnya air dan angin yang digunakan untuk memutar bagian baling-baling turbin sehingga bagian magnet di dalam generator akan bergerak.

Jika sebuah konduktor digerakkan dengan arah memotong medan magnet, proses tersebut akan menyebabkan terjadinya perbedaan tegangan pada bagian ujung konduktor tersebut. Besarnya tegangan akan naik pada saat mendekati bagian medan magnet dan akan menurun pada saat menjauhi medan magnet. Proses tersebut akan menimbulkan listrik di dalam siklus positif-0-negatif-0 atau nantinya akan menimbulkan arus listrik bolak-balik atau alternating current (AC). Sebaliknya, generator DC akan membalik arah arus ketika tegangan negatif dengan teknik memakai mekanisme cincin belah, yang mana hal tersebut akan menghasilkan sebuah siklus positif-0-positif-0 atau sering disebut dengan istilah listrik direct current (DC)

Lalu, Dimana letak perbedaan dari generator listrik AC dan generator listrik DC? Generator listrik AC adalah generator yang mampu menghasilkan arus listrik bolak-balik. Sistem generator listrik AC Ini menggunakan metode “slip ring”. Sementara itu, generator listrik DC adalah generator yang mampu menghasilkan arus listrik searah. Sistem kerja dari generator listrik DC ini adalah memakai metode “comutator”.

Baca Juga:   Cara Membuat Rangkaian Amplifier Sederhana

Di jaman dahulu, pembangkit listrik atau generator dengan sistem yang sangat sederhana bisa kita temukan pada sepeda ontel. Pada sebuah sepeda ontel, untuk menyalakan lampu rata-rata memakai dinamo. Proses kerjanya adalah da bagian atas dari dinamo yaitu pada bagian yang bisa berputar ditempelkan pada bagian roda sepeda. Pada saat sepeda berjalan, maka akan terjadi sebuah perubahan energi dari energi gerak menjadi energi listrik. Dinamo atau generator adalah sebuah alat yang memiliki prinsip kerja dengan berdasar pada induksi elektromagnetik. Michael Faraday lah yang pertama kali menemukan alat generator ini.

Sistem kerja dari generator listrik berkebalikan dengan sistem kerja motor listrik.Pada sebuah generator, terjadi sebuah perubahan dari energi kinetik menjadi energi listrik. Proses untuk mendapatkan energi kinetik pada sebuah generator bisa didapat dari air hujan ataupun angin. Selanjutnya, apabila dilihat dari arus listrik yang dihasilkan, maka sebuah generator bisa dibedakan ke dalam dua jenis, yaitu generator listrik DC dan generator listrik AC. Letak perbedaannya adalah pada generator listrik DC, listrik yang bisa dibangkitkan adalah listrik dengan arus searah. Sementara itu, pada generator listrik AC, listrik yang dihasilkan memiliki arus bolak-balik. Tentunya ke dua macam genset tersebut bisa digunakan untuk keperluan menyalakan alat alat pemanas ataupun alat penerangan.

Cara Kerja Genset Secara Umum

Secara umum, untuk mendapatkan energi kinetik pada sebuah genset menggunakan bahan bakar minyak atau BBM. Metode ini adalah metode yang paling mudah untuk bisa mendapatkan energi kinetik yang nantinya diubah menjadi energi listrik.BBM atau bahan bakar minyak yang paling banyak digunakan untuk menghidupkan mesin genset adalah bensin dan Solar. Untuk mesin genset yang menggunakan bahan bakar solar sering disebut dengan istilah mesin diesel genset. Cara kerja mesin diesel genset dan cara kerja mesin genset bensin sangatlah mirip. Letak perbedaan dari keduanya hanyalah pada sistem pembakaran yang digunakan untuk proses menggerakan mesin genset tersebut.

Baca Juga:   Skema Rangkaian Amplifier Mini Berkualitas

Suatu hal spesial dari mesin diesel genset adalah bahwa rata-rata mesin diesel genset ini memiliki fungsi yang cukup beragam. Biasanya mesin dengan bagian dinamo listrik dibuat terpisah. Jadi satu mesin diesel bisa digunakan untuk membuat genset listrik dan juga bisa digunakan untuk memutar peralatan lainnya. Namun, apabila kita kembalikan ke fungsi dasar sebuah mesin genset akan didapat bahwa cara kerja mesin genset diesel dengan cara kerja mesin genset bensin adalah sama.

Apabila kita perdalam lebih lanjut bahwa sebuah generator sehat atau genset adalah mesin yang bisa digunakan untuk melakukan perubahan dari tenaga mekanik menjadi energi listrik. Proses tersebut dilakukan melalui proses induksi elektromagnetik.Genset mendapatkan gerakan energi mekanik yang berasal dari Prime mover. Sebutan untuk alternator adalah sebutan yang diperuntukan pada generator pembangkit arus listrik bolak-balik atau AC.Sebuah generator listrik atau genset tentunya dibuat supaya dapat memberikan arus listrik pada saat terjadi gangguan listrik pada sumber listrik utama. Selanjutnya, arus listrik yang disuplai dari genset akan dimanfaatkan untuk menyalakan beban beban utama pada peralatan listrik.sistem kerja dari genset adalah sama dengan sistem kerja dari generator listrik secara umum.

Generator set atau genset dapat dimanfaatkan sebagai sebuah sistem cadangan listrik yang tentunya pemanfaatan disesuaikan dengan kebutuhan dari penggunanya. Genset bisa digunakan pada industri ataupun rumah sakit serta rumah biasa yang tentunya mengharapkan sebuah sumber listrik cadangan dengan kapasitas besar namun memiliki kestabilan yang cukup baik.

Sebuah generator bisa terpasang pada satu poros mesin diesel. Model ini rata-rata menggunakan jenis generator sinkron atau alternator pada proses pembangkitan energi listrik. Pada generator sinkron, biasanya memiliki dua bagian inti yaitu jangkar dan sistem medan magnet. Pada jenis generator ini biasanya memiliki kapasitas pembangkit listrik yang cukup besar dan pada bagian Medan magnetnya berputar dikarenakan letaknya berada pada rotor.

Apakah anda pernah mendengar genset otomatis? Genset otomatis adalah sebuah genset yang mampu menyala otomatis ketika listrik utama dari PLN padam. Cara kerja genset otomatis ini adalah menyala setelah listrik padam kurang lebih dalam waktu 10 detik. Kemudian, setelah 10 detik genset menyala, listrik akan di pindahkan ke genset sehingga peralatan peralatan listrik bisa menyala kembali. Selain itu, agar mendapatkan listrik stabil dari genset digunakan sebuah alat pendukung yang namanya automatic voltage reguler atau sering disingkat dengan istilah AVR.

Baca Juga:   Cara Membuat Rangkaian Lampu Led Sederhana

Pada sebuah Avenger, terdapat mutual reaktor  atau MT dimana alat tersebut merupakan sejenis trafo CT atau current Transformers yang bisa membangkitkan energi listrik dengan besaran arus listrik sesuai dengan beban yang lewat dan dirangkai secara seri. Energi listrik yang didapat akan dimanfaatkan guna memperkuat medan magnet yang ada pada lilitan bagian rotor. Sehingga, bisa disimpulkan untuk sebuah beban listrik yang besar, arus listrik yang didapat juga akan naik dan berlaku rumus V=ixr dengan ketentuan Vp/Vs=Ip/Vp dan P=ixv.

Akan tetapi, untuk mendapatkan kestabilan listrik, sebuah genset tidak bisa hanya mengandalkan bagian AVR saja. Sebuah genset juga haruslah memiliki sistem governor. Sistem inidigunakan untuk menjaga supaya RPM pada mesin diesel tetap stabil. Dengan demikian, maka frekuensi putaran yang dihasilkan oleh mesin genset juga tetap stabil baik pada saat adanya beban berat ataupun tidak. Proses ini juga bisa dilakukan dengan cara melakukan pengaturan supply BBM pada genset yang menggunakan bahan bakar solar atau pada mesin diesel.

Ketika listrik dari PLN kembali menyala,  maka saklar ATS atau automatic transfer switch secara otomatis akan mengalihkan aliran listrik yang semula dari genset ke PLN. Proses ini dikerjakan tanpa perlu melakukan pemadaman lampu sama sekali. Dengan demikian tentunya tidak akan mengganggu kenyamanan dari pengguna listrik. Setelah itu, dalam hitungan kurang lebih 5 detik maka genset secara otomatis akan mati.

Demikianlah penjabaran mengenai cara kerja genset secara umum yang wajib Anda ketahui Sehingga anda benar-benar memahami prinsip kerja dari sebuah alat yang mampu membangkitkan energi listrik yang berasal dari energi mekanik. Mudah-mudahan, artikel ini bisa bermanfaat untuk anda sekalian yang sedang memperdalam pengetahuan pada mesin genset. Terima kasih.

Artikel menarik lainnya

Skema Rangkaian Amplifier

Skema Rangkaian Amplifier Mini Berkualitas

Pada kesempatan kali ini, saya akan mencoba untuk membahas tentang skema rangkaian amplifier.Tentunya, skema rangkaian amplifier yang …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *