Home / Elektronika / Cara Kerja Sistem Pendingin AC Secara Umum

Cara Kerja Sistem Pendingin AC Secara Umum

Apakah anda sudah memahami cara kerja sistem pendingin AC secara umum? Seperti yang kita ketahui bahwa salah satu dambaan dari setiap orang adalah memperoleh udara yang sejuk pada saat di dalam ruangan sehingga aktivitas yang dilakukan sehari-hari bisa lebih nyaman. Di zaman sekarang ini, sejumlah rumah maupun tempat kerja sudah tidak bisa dilepaskan lagi dengan yang namanya air conditioner atau AC atau pendingin ruangan. Apalagi bagi mereka yang tinggal di daerah perkotaan di mana memiliki kecenderungan udara yang lebih panas.

Cara Kerja Sistem Pendingin AC Secara Umum

Bisa dikatakan bahwa AC merupakan peralatan yang cukup berbeda Apabila dibandingkan dengan peralatan kipas angin. Alat yang namanya kipas angin merupakan alat yang hanya mengandalkan adanya gerakan udara dengan putaran kipas, sementara itu Ace memiliki sistem kerja yang lebih kompleks Apabila dibandingkan dengan peralatan kipas angin serta mampu untuk bisa menghasilkan Udara yang sejuk atau dingin.

Dengan melihat kondisi tersebut maka tentunya peralatan elektronika untuk mendinginkan ruangan berupa AC sangat dibutuhkan. Apalagi di musim kemarau di mana suhunya rata-rata cukuplah panas. Disamping memiliki fungsi untuk mendinginkan atau menyejukkan ruangan, Asia juga mempunyai teknologi canggih di mana mampu untuk memfilter kotoran, debu, serta melakukan penetralan terhadap kuman penyakit maupun bakteri.

Pada postingan kali ini, Mari kita belajar bersama-sama bagaimana cara kerja sistem pendingin AC secara umum yang rata-rata belum diketahui oleh kita. Disamping itu, guna memahami lebih lanjut mengenai cara kerja sistem pendingin AC, maka tentunya kita juga perlu untuk mengetahui bagian dari masing-masing AC tersebut.

Baca Juga:   Sistem Kerja GPS Sebenarnya Sederhana

Cara kerja sistem pendingin AC Split

Cara kerja sistem pendingin AC Split memang cukup lah menarik, Kompleks serta masuk ke dalam kategori teknologi yang cukup canggih. Tentunya, kecanggihan tersebut dimulai dari cara menyusun dan komponen komponen utama perangkat AC tersebut. Disamping itu, kita juga perlu untuk memahami beberapa bagian dari mesin AC serta penjelasan dari bagian-bagian tersebut.

Bagian-bagian AC serta fungsinya

Di dalam setidaknya ada 6 komponen utama atau inti. Berikut ini adalah penjelasan untuk Komponen utama dari AC lengkap dengan fungsinya.

1. Bagian kompresor AC

Bagian kompresor AC merupakan sebuah bagian power unit pada sebuah sistem air conditioner atau AC. Di samping itu, bagian kompresor AC juga memiliki kegunaan utama pada proses pengubahan gas yang bertekanan rendah menjadi gas yang memiliki tekanan cukup tinggi.

Sistem kerjanya adalah ketika freon masih di dalam bentuk cas, maka freon tidak memiliki kemampuan di dalam menyerap udara panas. Supaya dapat digunakan untuk menyerap hawa panas, maka orang tersebut wajib untuk dikembalikan ke dalam bentuk cair dengan menggunakan kompresor. Proses tersebutlah yang nantinya akan menghasilkan suhu yang cukup tinggi Dimana suhu tersebut wajib dibuang agar dapat kembali ke wujud cairan. Karena itulah, disamping menempatkan gas freon, kompresor juga tentunya memiliki kegunaan untuk menarik gas freon ke bagian head exchanger lewat pipa kapiler

2. Bagian heat exchanger

Bagian ini adalah salah satu bagian yang merupakan tempat untuk pertukaran panas pada sistem pendingin ruangan atau AC yang menuju ke bagian luar ruangan. Bagian ini merupakan pintu dimana menghadap ke luar ruangan. Pada bagian inilah panas yang berhasil disedot dari dalam ruangan akan dikeluarkan ke udara bebas.

Baca Juga:   Cara Menyolder Baterai Menggunakan Cutter Kertas

3. Bagian strainer

Setelah berhasil mengeluarkan suhu panas yang ada di dalam ruangan dengan mengandalkan bantuan kipas, maka proses selanjutnya akan terjadi pengembunan dari gas freon kembali menjadi bentuk cairan. Tarian tersebut nantinya akan masuk ke dalam bagian strainer guna ditampung secara sementara sebelum nantinya akan masuk kembali ke evaporator. Akan tetapi, AC jaman sekarang ini tidak seluruhnya memakai strainer

4. Bagian evaporator

Freon cair yang dialirkan ke dalam evaporator nantinya akan menimbulkan proses penguapan. Proses penguapan pada evaporator tersebut berfungsi untuk menyerap panas yang menuju ke bagian permukaan evaporator sehingga pada akhirnya akan terasa Hawa dingin. Hawa dingin tersebutlah yang nantinya akan digunakan oleh guna mendinginkan suhu udara yang ada di dalam ruangan. Dengan memanfaatkan bantuan kipas angin serta permukaan yang cukup luas, maka udara yang dihembuskan lewat evaporator akan jauh terasa lebih dingin serta mampu untuk mereduksi suhu ruangan.

5. Bagian Thermostat

Bagian ini memiliki kegunaan guna mengendalikan suhu agar tidak terlalu dingin. Pada saat suhu di dalam ruangan sudah mencapai angka tertentu, maka bagian thermostat yang akan berfungsi untuk memutuskan yang menuju ke bagian kompresor. Dengan begitu, maka proses pendinginan hanya dilakukan oleh bagian kipas dengan mengandalkan sisa-sisa freon yang ada di sekitar evaporator.

Baca Juga:   Cara Menyambung Kabel Tape Mobil

Bagian thermostat juga memiliki kegunaan untuk menyambungkan kembali aliran listrik yang menuju ke kompresor ketika suhu yang ada di dalam ruangan sudah naik kembali dan melampaui batas dari suhu temperatur yang sudah disesuaikan pada bagian thermostat.

Thermostat pada pendingin ruangan atau AC bekerja memakai lempengan-lempengan bimetal yang cukup peka terhadap adanya perubahan suhu pada sebuah ruangan. Lempengan tersebut dibuat menggunakan 2 metal yang memiliki koefisien pemuaian yang berbeda antara satu dengan yang lainnya. Ketika suhu di dalam ruangan naik, maka bagian luar dari metal akan memuai, sehingga akan menyebabkan lempengan tersebut membengkok dan akan menyentuh sirkuit listrik dan menjadikan motor AC menjadi aktif atau menyala.

6. Bagian Kipas atau fan

Fungsi dari kipas atau fan yang berada di luar ruangan atau di balik bagian evaporator maupun Heat charger memiliki kegunaan untuk mempercepat aliran angin atau udara yang menuju kepada dua komponen penting di dalam proses menyerap atau melepas panas.

Demikianlah penjabaran singkat mengenai cara kerja sistem pendingin AC secara umum yang bisa saya ulas Pada kesempatan kali ini. Penjabaran tentang sistem kerja lengkap dengan komponen-komponen AC sekaligus fungsi dari masing-masing komponen tersebut diharapkan bisa membantu anda di dalam meningkatkan wawasan pada bidang pendingin ruangan atau AC. Terima kasih dan selamat beraktivitas, semoga sukses.

Artikel menarik lainnya

Cara Menyambung Kabel Speaker Secara Seri dan Paralel

Cara Menyambung Kabel Speaker Secara Seri dan Paralel

Apakah Anda masih bingung bagaimana cara menyambung kabel speaker secara seri dan paralel? Bahkan, Sampai …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *