Home / Elektronika / Cara Kerja Sistem Pendingin Udara atau Air Cooler

Cara Kerja Sistem Pendingin Udara atau Air Cooler

Pendingin udara di mana rata-rata disebut dengan istilah air ( dalam bahasa Indonesia adalah udara) serta pendingin yang di dalam bahasa Inggris disebut dengan istilah ular adalah sebuah alat yang bisa menghasilkan udara serta masuk ke dalam perangkat yang mampu untuk menyejukkan udara.

Cara Kerja Sistem Pendingin Udara atau Air Cooler

Sementara itu, pendingin udara sendiri berasal dari bangsa Romawi di mana ketika itu air dialirkan lewat terowongan untuk menyejukkan udara pada setiap dinding rumah pemiliknya. Setelah itu lah baru berkembang di negara persia di abad pertengahan dengan cara membuat alat berupa menara angin guna mendinginkan udara.

Pada saat sekarang ini air cooler disediakan dengan sejumlah varian dari sisi ukuran sehingga lebih mempermudah pemakainya karena bisa dipindahkan sesuai dengan keinginan sang pemilik nya. Akan tetapi, secara praktek masih ada beberapa orang yang belum bisa membedakan antara air conditioner atau AC dengan air cooler. Walaupun sebenarnya 2 perangkat tersebut memiliki fungsi yang sama, yaitu untuk mendinginkan ruangan.

Perbedaan antara air cooler dengan air conditioner atau AC

Air cooler memiliki sistem kerja dengan cara mendinginkan udara di sekelilingnya lewat penguapan yang terjadi. Sementara itu air conditioner atau AC bekerja dengan cara hukum fisika di mana pada saat cairan berubah menjadi gas, maka terjadi pendinginan suhu udara yang akan terjadi pada AC di mana mempunyai sejumlah bagian yang lebih mekanis dibandingkan dengan pendingin udara dan tentunya AC memerlukan Lebih banyak energi listrik untuk bisa beroperasi. Sedangkan air cooler cukup hemat listrik.

Baca Juga:   Cara Memperbaiki Freezer Yang Tidak Dingin

Air cooler hanya bisa terasa efeknya apabila dipakai pada suhu yang cukup panas. Namun tentunya suhu yang bisa diturunkan juga tidaklah serendah AC. AC bisa dipakai di sejumlah tempat dimana suhunya bisa didinginkan sampai dengan benar-benar dingin. Air cooler menggunakan bantuan air sementara AC memakai refrigerant guna membuat udara menjadi lebih dingin.

Akan tetapi, teknologi yang semakin maju sekarang ini Membuat sistem pendingin tidak hanya berfungsi untuk menyejukkan sebuah ruangan saja, namun juga mampu menjaga suhu mesin bekerja tetap stabil yang mana mesin-mesin pada pendingin ruangan tidak cepat mengalami kerusakan.

Cara Kerja Sistem Pendingin Udara Atau Air Cooler

  1. Udara yang berasal dari keluar akan ditarik ke dalam pendingin udara dan masuk ke dalam bantalan udara yang ada di dalam air cooler.
  2. Air yang ada di pangkalan udara akan menguap serta menurunkan suhu udara yang ada di sekelilingnya
  3. Setelah itu, udara yang berada pada bantalan akan dikeluarkan oleh blower air cooler
  4. Sebagian air cooler bekerja dengan cara menguapkan air guna menghasilkan udara sejuk, di mana proses tersebut dikenal dengan evaporasi. Oleh karena itulah, sejumlah pendingin udara atau air cooler memerlukan bantuan air guna bisa beroperasi. Bahkan, sebagian lagi memerlukan es batu supaya bisa beroperasi secara maksimal.
  5. Akan tetapi, yang menjadi pertanyaan berikutnya adalah Apa yang akan terjadi ketika proses evaporasi berlangsung di dalam ruangan dengan jendela tertutup? Bisa diasumsikan bahwa udara yang berada pada ruangan tentunya mempunyai kelembaban relatif yang mana air cooler akan melaksanakan tugasnya dengan cara mengeluarkan udara dingin untuk beberapa waktu.
  6. Akan tetapi, pada saat kelembaban udara pada tahap cukup jenuh atau mulai menurun, maka kinerja dari air cooler akan segera padam. Dengan demikian, makan kondisi udara yang ada di dalam ruangan akan berubah menjadi hangat serta lengket. Hal tersebut disebabkan karena adanya kenaikan suhu pada ruangan.
Baca Juga:   Bunyi Hukum Medan Magnet dan Kelistrikan

Akan tetapi, kasus dari pendinginan udara yang menggunakan bantuan air adalah sebagai berikut:

  1. Cairan yang ada di dalam air cooler akan mengeluarkan uap
  2. Bagian panas yang dibutuhkan guna penguapan tersebut akan ditarik oleh aliran udara yang lewat Dan oleh sebab itulah maka udara akan berubah menjadi dingin.
  3. Proses pendinginan secara manual akan terus-menerus penguapan air, maka tentunya secara alami akan memerlukan pasokan air. Oleh sebab itulah, maka tentunya Anda harus selalu memantau stok air dan mengisinya kembali apabila sudah tinggal sedikit

Demikianlah penjabaran singkat mengenai cara kerja sistem pendingin udara atau air cooler yang berfungsi untuk menurunkan suhu ruangan sehingga menjadi lebih sejuk dan membuat penghuni didalamnya lebih nyaman untuk beraktivitas. Mudah-mudahan, dengan adanya artikel ini maka pengetahuan anda akan lebih meningkat baik pengetahuan tentang air conditioner atau AC, air cooler maupun kipas angin. Terima kasih dan semoga bermanfaat.

Tentang Admin

Menulis merupakan bagian dari aktivitas Admin InaneSia.com disamping beberapa pekerjaan utama harian sebagai IT Networking, Programming, Graphich Design, Content Writer, Teknisi Elektronika, Teknisi Komputer dan Pengajar bidang Multimedia pada salah satu SMK. Hobi Otomotif dan Bertani adalah bagian penghilang kejenuhan dari rutinitas sehari-hari. Admin berkomitmen untuk bisa memberikan yang terbaik bagi pembaca. Salam hangat dari saya, Admin InaneSia.com

Artikel menarik lainnya

Fungsi Utama Kapasitor

Fungsi Utama Kapasitor Secara Lengkap

Apakah anda memahami fungsi utama kapasitor? Bagi Anda yang terjun di dunia elektronika baik sebagai …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *