Home / Elektronika / Cara Membuat Rangkaian Paralel Sederhana

Cara Membuat Rangkaian Paralel Sederhana

Salah satu aplikasi dari rangkaian paralel sedernaha adalah pada penggunaan lampu lalu lintas yang biasa anda anda temukan pada perempatan jalan raya. Pada aplikasi lampu pengatur lalu lintas, lampu-lampu dengan cara bergantian akan menyala dan mati. Masih banyak lagi contoh dari penerapan rangkaian paralel pada lampu. Namun, walaupun sederhana, kadangkala ditemukan kesulitan didalam membuat rangkaian paralel pada lampu, sehingga pada postingan kali ini saya akan mencoba untuk membahas mengenai cara membuat rangkaian paralel sederhana yang semoga saja bisa bermanfaat untuk anda.

Seperti apa sebenarnya bentuk rangkaian paralel sederhana

Cara Membuat Rangkaian Paralel

Rangkaian paralel adalah sebuah rangkaian kelistrikan dimana posisi antara sumber tegangan dengan beban terpasang dengan cara bersusun. Istilah lain dari rangkaian sederhana biasa disebut juga dengan rangkain bercabang, hal tersebut dikarenakan pada rangkaian paralel ini, hubungan antara sumber listrik dengan beban disusun secara bercabang. Pada rangkaian paralel, arus listrik yang diterima oleh masing-masing beban adalah sama, sehingga apabila rangkaian paralel diterapkan pada rangkaian lampu dengan daya yang sama, maka nyala lampu juga akan sama. Berbeda dengan rangkaian seri pada lampu, dimana walaupun lampu memiliki daya yang sama, tetap saja nyala lampu akan berbeda.

Rangkaian paralel sederhana pada lampu banyak digunakan pada rangkaian yang didalamnya membutuhkan proses pembagian besaran arus listrik. Secara sederhana, cara kerja dari rangkaian paralel sederhana pada lampu adalah dengan membagi arus listrik secara seimbang dan sama pada setiap cabang beban. Oleh sebab itulah maka setiap beban akan mendapatkan besaran arus listrik yang sama. Contoh dari aplikasi penerapan rangkaian paralel tersebut adalah pada lampu pengaturan lalu lintas yang pastinya akan terlihat proses pembagian besarnya arus listrik yang sama untuk masing-masing lampu.

Baca Juga:   Cara Meredam Suara Genset Portable

Bagaimana cara membuat rangkaian paralel sederhana menggunakan lampu

Cara Membuat Rangkaian Paralel 1Untuk mencoba mengaplikasikan rangkaian paralel sederhana pada lampu, maka pada tutorial kali ini saya akan mencoba membuat contoh penerapannya. Penerapan yang akan saya ambil adalah pada lampu pengatur lalu lintas yang biasa anda temukan pada setiap perempatan jalan di kota-kota besar.

Sebelum mempraktekan cara membuat rangkaian paralel, kita persiapkan terlebih dahulu bahan dan alatnya, yaitu :

  1. Baterai dengan ukuran besar sejumlah 3 buah
  2. Lampu jenis LED ataupu bohlam kecil dengan tegangan kerja 3 Volt sebanyak 3 buah
  3. Soket untuk memasang baterai (bisa dibuat sendiri sesuai dengan kreatifitas masing-masing)
  4. Saklar standar sebanyak 3 buah
  5. Vitting lampu untuk LED atau bohlam kecil sebanyak 3 buah
  6. Plastik dengan warna masing-masing hijau, merah dan kuning
  7. Kertas tebal atau bisa diganti dengan kertas kardus yang sudah bekas namun masih bagus kondisinya.
  8. Kabel listrik standart dengan warna merah dan warna hitam
  9. Gunting 1 buah
  10. Pisau kecil/cutter sebanyak 1 buah
  11. Isolasi listrik atau lakban

Cara Membuat Rangkaian Paralel

  1. Sediakan jenis kertas kardus dengan ketebalan sedang, karena dengan kardus yang tidak terlalu tebal akan membuat proses pemotongan kardus akan semakin mudah.
  2. Buatlah beberapa lingkaran yang berurutan dan mirip dengan posisi lampu pengatur lalu lintas. Setelah itu, silahkan anda lanjutkan dengan memotong bagian yang sudah dilingkari tersebut dengan menggunakan gunting maupun cutter hingga menjadi berlubang.
  3. Untuk memasang lampu, anda bisa menggunakan bagian belakang kardus.
  4. Langkah berikutnya, gunakan plastik warna untuk menutup bagian kardus yang sudah dikasih lubang pada langkah didepan. Gunakan urutan yang tepat sesuai dengan urutan lampu pengatur lalu lintas. Untuk mempermudah menempelkan plastik ke kardus, anda bisa menggunakan isolasi atau lakban.
  5. Untuk mengawali didalam membuat rangkaian paralel pada lampu, silahkan anda susun baterai pada soket atau tempat baterai.
  6. Hubungkan satu konektor untuk seluruh lampu dengan menggunakan satu kabel, lalu hubungkan kabel tersebut ke salah satu kutub baterai, misalnya adalah kutub negatif.
  7. Pada konektor lampu yang lain, silahkan anda sambungkan masing-masing konektor ke saklar, lalu hubungkan 3 kabel dari saklar tersebut kekutub posistif baterai.
  8. Pada langkah berikutnya, silahkan anda pasang lampu yang sudah dirangkai secara paralel tersebut pada kardus bagian belakang. Untuk mempermudah proses pemasangan lampu, anda bisa menggunakan isolasi atau lakban untuk menguatkan pemasangan.
  9. Setelah anda selesai memasang lampu pada kardus, silahkan anda lakukan pengujian dengan cara menyalakan lampu dengan menekan saklar yang sudah terpasang sebelumnya. Silahkan uji coba secara bergantian untuk lampu hijau, kuning dan merah.
Baca Juga:   Cara Memperbaiki Motor Kipas Angin Yang Berputar Pelan

Apa saja kelebihan dari rangkaian paralel

Menggunakan rangkaian paralel pada lampu atau beban yang lain tentunya memiliki beberapa kelebihan. Dengan kelebihan itulah maka banyak aplikasi yang bisa dibuat menggunakan model rangkaian paralel.

Beberapa kelebihan dari rangkaian paralel:

  1. Mati dan nyalanya lampu tidak terpengaruh oleh saklar lampu lain. Jadi apabila satu saklar dimatikan, maka lampu yang padam hanya yang terhubung pada saklar tersebut, sedangkan lampu yang lain tetap menyala.
  2. Karena kabel untuk masing-masing lampu menggunakan model cabang, maka apabila ada cabang kabel yang rusak, cabang yang lain tidak akan terpengaruh. Hal tersebut dikarenakan masing-masing cabang dari rangkaian paralel langsung mengambil arus listrik langsung pada sumbernya.

Demikianlah penjabaran singkat mengenai cara membuat rangkaian paralel sederhana yang bisa anda aplikasikan pada lampu maupun jenis beban yang lain. Dengan memasang beban lampu pada rangkaian paralel, maka beban satu dengan beban yang lain tidak akan saling berpengaruh, misalnya apabila ada beban yang bermasalah, beban yang lain akan tetap lancar. Mudah -mudahan informasi mengenai rangkaian paralel diatas bisa bermanfaat.

Baca Juga:   Cara Membuat Suara Bass Dengan Memodifikasi Amplifier

Artikel menarik lainnya

Apa Yang Dimaksud Dengan Elektromagnet dan Contoh Penerapannya

Apa Yang Dimaksud Dengan Elektromagnet dan Contoh Penerapannya

Di dunia elektronika, istilah elektromagnet bukanlah merupakan hal baru. Akan tetapi, bagi masyarakat umum tentunya …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *