Home / Elektronika / Cara Membuat Rangkaian Stavolt Lengkap

Cara Membuat Rangkaian Stavolt Lengkap

Apakah tegangan atau voltage listrik dirumah anda sering naik turun? Biasanya permasalahan sering naik turunnya tegangan listrik dirumah dikarenakan adanya peralatan listrik dengan daya yang cukup besar dinyalakan. Pada beberapa kasus, ketika peralatan listrik dengan daya besar dinyalakan, maka akan terjadi penurunan tegangan yang cukup signifikan. Hal tersebut bisa terlihat jelas pada nyala lampu penerangan dirumah yang berkedip meredup pada saat peralatan listrik bedaya besar dinyalakan. Untuk mengatasi permasalah tersebut, kita bisa menggunakan stavolt. Hanya saja peralatan ini perlu kita beli dan memiliki harga yang lumayan tinggi untuk stavolt berkualitas. Oleh sebab itu, untuk menghemat pengeluaran anda, pada kesempatan kali ini saya akan berbagi cara membuat rangkaian stavolt atau stabilizer yang murah meriah namun memiliki fungsi yang cukup baik didalam menstabilkan tegangan listrik dirumah.

Cara Membuat Rangkaian Stavolt Lengkap

Akibat dari tegangan listrik yang sering naik turun

Dalam jangka waktu dekat, permasalah tegangan listrik yang tidak stabil naik dan turun tidak akan menimbulkan masalah pada peralatan elektronika. Namun, apabila permasalahan tegangan listrik dibiarkan, maka akan membuat peralatan listrik mengalami kerusakan, terutama pada bagian power supply. Banyak komponen tranfo maupun elco yang bermasalah ketika tegangan listrik dirumah sering naik dan turun.

Baca Juga:   Kelebihan Dan Kekurangan Lampu Pijar Pada Kendaraan

Peralatan listrik yang sering mengalami masalah apabila tegangan listrik sering turun dan naik diantaranya adalah komputer, LED TV, dan berbagai macam peralatan elektronika lainnya yang system kerjanya menggunakan adaptor atau power supply. Untuk mengamankan peralatan elektronika dari kerusakan akibat tegangan listrik yang tidak stabil, maka anda bisa menggunakan stabilizer yang akan dibahas pada bagian dibawah ini.

Unit komputer adalah salah satu peralatan yang mudah rusak ketika sering terjadi gangguan listrik. Untuk menjaga agar kondisi tegangan listrik selalu dalam kondisi prima, maka komputer wajib menggunakan stabilizer. Tidak perlu menggunakan stavolt yang bermerek terkenal dan berharga tinggi, namun stavolt yang baik harus memiliki output tegangan yang benar-benar stabil.

Untuk membantu anda mendapatkan stavolt dengan keluaran tegangan yang cukup stabil dan bagus, maka pada bagian kali ini saya akan membahas Cara Membuat Rangkaian Stavolt Lengkap dimana anda bisa mencoba menerapkan pada komputer anda sehingga kondisi konputer semakin terjaga. Biaya yang perlu dikeluarkan untuk membuat rangkaian stavolt ini juga tergolong murah karena komponen-komponen elektronika yang perlu dikeluarkan memiliki harga yang cukup murah.

Baca Juga:   Cara Membuat ATS Genset Paling Lengkap

Berikut ini adalah skema elektronika dari rangkaian stavolt sederhana Cara Membuat Rangkaian Stavolt Lengkap

Daftar nilai komponen yang perlu disediakan:

R1 dengan nilai 0,2 R2 K Ohm, Nilai R2 dengan nilai Uo-Ur K Ohm, C1 dengan nilai 150 pF, C2 dengan nilai 10 uF dengan tegangan kerja 40 volt, Transistor 1 dengan tipe BC161, IC1 dengan tipe CA 3130. Sementara itu, Uo merupakan bagian output voltage. Untuk nilai Ur adalah sama dengan U D1.

Sebagai contoh, apabila kita membutuhkan output voltage dengan stabil diangka 8 Volt, maka bisa menggunakan data seperti berikut ini:

Dengan nilai Ur adalah 6.8, maka nilai resistor 1 adalah 220 Ohm, resistor 2 adalah 1,2 K Ohm dan resistor 3 dengan nilai 6,8 K Ohm.

Karena kondisi listrik di beberapa wilayah Indonesia masih kurang baik, maka keberadaan stavolt untuk mengamankan peralatan listrik sangat diperlukan. Terlebih bagi wilayah yang kondisi tegangan listriknya masih mudah naik turunnya. Dengan menggunakan stavolt, maka diharapkan beberapa peralatan yang terpasang akan bisa lebih awet dan bisa bekerja dengan lebih baik. Anda bisa mencoba menerapkan rangkaian stavolt sederhana namun lengkap diatas untuk menyalakan kulkas, televisi bahkan komputer.

Baca Juga:   Cara Menampilkan Subtitle Di TV

Namun, perlu diingat juga, rangkaian stavolt diatas memiliki keterbatasan, dimana stavolt tidak akan mempu menjaga tegangan listrik yang naik turun dengan range angka yang terlalu tinggi, misalnya tegangan turun sampai angka dibawah 200 volt, maka tentunya stavolt diatas tidak akan mampu menanganinya. Walaupun mungkin saja terjadi hal seperti itu, anda tidak perlu khawatir, karena bagian yang akan mengalami kerusakan manakala tegangan listrik naik atau turun secara ekstrim adalah stavolt nya, bukan peralatan yang tersambung pada stavolt tersebut.

Sekian penjabaran singkat mengenai Cara Membuat Rangkaian Stavolt Lengkap yang bisa saya ulas pada postingan kali ini. Semoga artikel ini bisa berguna dan bermanfaat bagi pengunjung sekalian yang hobi dengan dunia elektronika. Selamat berkarya dan semoga anda sukses.

Artikel menarik lainnya

Apa Yang Dimaksud Dengan Elektromagnet dan Contoh Penerapannya

Apa Yang Dimaksud Dengan Elektromagnet dan Contoh Penerapannya

Di dunia elektronika, istilah elektromagnet bukanlah merupakan hal baru. Akan tetapi, bagi masyarakat umum tentunya …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *