Home / Elektronika / Cara Memperbaiki Genset Tidak Keluar Tegangan

Cara Memperbaiki Genset Tidak Keluar Tegangan

Genset adalah salah satu solusi alternatif sumber daya listrik manakala sumber listrik utama dari PLN mengalami masalah. Namun, karena keterbatasan arus listrik dari genset membuat kita harus lebih berhemat di dalam memanfaatkan mesin listrik genset yang satu ini. Apabila kita tidak mampu melakukan penghematan dari arus listrik yang sudah disediakan oleh mesin genset, maka tentunya akan menyebabkan mesin genset tersebut mengalami kerusakan. Salah satu jenis kerusakan yang sering melanda mesin genset adalah tidak keluarnya tegangan dan arus listrik sehingga kita tentunya akan mengalami kesulitan di dalam mendapatkan sumber listrik cadangan. Padahal, dengan adanya mesin genset maka berbagai macam jenis pekerjaan kita yang membutuhkan listrik bisa tertangani.

Cara Memperbaiki Genset Tidak Keluar Tegangan

Karena fungsinya yang sangat penting, maka keberadaan genset tentunya harus kita rawat dan kita jaga dengan sebaik-baiknya. Seperti yang sudah di singgung di atas bahwa proses perawatan dan pemakaian yang tidak tepat pada genset akan membuat mesin genset tersebut mengalami kerusakan. Dengan tidak adanya output arus dan tegangan dari genset, maka mesin genset tidak salah berguna sama sekali bagi kita. Untuk itulah pada kesempatan yang baik ini saya akan mencoba membahas bagaimana cara memperbaiki genset tidak keluar tegangan dan arus listrik.

Secara umum, langkah dan cara memperbaiki genset tidak keluar tegangan dan arus listriknya bisa kita coba terlebih dahulu sebelum kita membawanya ke tempat reparasi elektronika. Tahapan demi tahapan Bagaimana cara memperbaiki genset yang tidak keluar tegangan serta arus listriknya bisa dilakukan dengan cukup mudah. Syaratnya adalah kerusakan genset tersebut tidak diakibatkan karena beban yang terlalu besar atau sering dikenal dengan istilah overload.Kerusakan genset yang disebabkan karena overload tentunya cukup rumit untuk diperbaiki sendiri. Prosesnya harus dilakukan oleh teknisi yang benar-benar mahir di dalam dunia kelistrikan dan elektronika. Rata-rata, letak kerusakan genset akibat dari overload pemakaian tegangan dan arus listrikpada bukan yang terhubung terletak di bagian stator atau motornya.

Baca Juga:   Cara Menyambung TV Kabel Paralel

Apabila letak kerusakan genset terletak pada dinamo utamanya, maka tentunya proses perbaikan yang bisa dilakukan adalah dengan cara melakukan penggulungan ulang pada dinamo yang mengalami kerusakan tersebut. Oleh sebab itulah dikatakan bahwa proses ataupun cara perbaikan genset tidak keluar tegangan dan arus listrik akibat dari overload cukuplah sulit.

Cara memperbaiki genset tidak keluar tegangan dan arus listrik

Beberapa cara yang bisa anda tempuh di dalam usaha memperbaiki genset yang tidak keluar tegangan listriknya adalah sebagai berikut:

  1. Silakan lakukan pemeriksaan pada bagian kabel yang yang berfungsi sebagai penghubung arus dan tegangan listrik apa yang pastikan bahwa Kondisinya masih bagus dan tidak putus.
  2. Kadangkala, karena panas yang berlebihan membuat bagian steker pada dinamo meleleh. Silahkan anda cek tempat stiker tersebut dan pastikan dalam kondisi baik.
  3. Lakukan pemeriksaan pada bagian dalam dinamo. Caranya adalah dengan membuka bagian penutup dinamo, lalu melakukan pengukuran arus listrik menggunakan alat tester seperti multitester.
  4. Lakukan proses pemeriksaan pada bagian karbon brush. Caranya adalah dengan melepas karbon brush dari tempatnya, lalu melakukan pengukuran dengan multitester pada bagian Min dan plus nya dan pastikan masih terkoneksi dengan baik ke bagian konektor rotor.Lakukan pengecekan juga mengenai ukuran panjang dari bagian karbon brush tersebut, apakah masih layak digunakan atau harus diganti.
  5. Lakukan pemeriksaan pada bagian AVR. Perhatikan secara fisik Apakah AVR masih dalam kondisi normal atau sudah retak dan menggelembung dikarenakan hawa panas yang berlebihan. Apabila kondisi fisik dari AVR sudah tidak normal lagi, silahkan anda ganti bagian AVR dengan yang baru. Tentunya berbeda ketika genset yang Anda gunakan menggunakan sejenis kapasitor sebagai penstabil tegangan nya. Apabila genset tersebut menggunakan kapasitor, maka genset tersebut tidak memakai karbon brush pada bagian dinamonya. Proses pengecekannya tentu diperlakukan sama dengan pengecekkan kapasitor, apabila kapasitor tersebut sudah melemah maka silahkan anda ganti dengan kapasitor yang baru.
Baca Juga:   Cara Menyambung Kabel LAN Dengan USB

Perawatan genset yang baik tentunya akan membuat genset lebih awet digunakan. Ketika sebuah genset awet digunakan maka proses pengeluaran dana untuk kegiatan perbaikan genset bisa diminimalisir. Untuk itulah pada kesempatan yang baik ini saya akan menambahkan tutorial Bagaimana cara merawat genset dengan baik dan benar supaya dan zat yang anda miliki akan lebih awal dan bisa bekerja secara maksimal.

Berbagai macam perawatan bisa dilakukan setiap periode. Masing-masing periode tersebut tentunya membutuhkan perlakuan yang berbeda. Berikut ini adalah penjelasannya:

1. Proses perawatan rutin setiap hari ini:

  • Lakukan pengecekan pada bagian Bahan bakar apa yang baik bensin maupun Solar. Usahakan kapasitas Dari mesin genset selalu dalam kondisi penuh
  • Lakukan pengecekan pada oli mesin genset. Mereka juga untuk bagian volume dari oli mesin genset tersebut
  • Lakukan pengecekan pada level air aki. Apabila sudah pada bagian lower level, maka segera tambahkan dengan air aki isi ulang.
  • Lakukan pengecekan pada bagian air radiator. Tambahkan apabila diperlukan
  • Lakukan pengecekan juga pada semua bagian dan pastikan berfungsi dengan baik dan benar

2. Proses perawatan setiap 50 jam penggunaan:

  • Lakukan pengecekan pada bagian separator solar
  • Lakukan pengecekan pada bagian Filter Solar
  • Lakukan penggantian saringan oli apabila zat-zat sudah beroperasi selama 50 jam penggunaan
  • Lakukan pengecekan pada bagian fan belt
  • Lakukan pengecekan pada bagian selang atau pipa radiator
  • Lakukan pengecekan pada bagian RPM atau governor

3. Proses perawatan setiap 200 jam penggunaan:

  • Lakukan pengecekan serta lakukan pengurusan bagian tangki bahan bakar baik solar maupun bensin
  • Silakan Anda ganti bagian filter atau Saringan oli
  • Lakukan penggantian saringan bahan bakar solar ataupun bensin
  • Lakukan pembersihan pada bagian saringan udara
  • Lakukan pengecekan pada bagian fan belt
  • Lakukan pengecekan pada bagian RPM atau governor
Baca Juga:   Materi Fisika Medan Magnet

4. Proses perawatan setiap 400 jam penggunaan

  • Lakukan pengecekan dan penggantian bagian saringan udara
  • Lakukan pengecekan seluruh fungsi alarm serta bagian-bagian pengukur lainnya

5. Proses perawatan setiap 1000 jam penggunaan:

  • Lakukan penggantian pada air radiator
  • Lakukan pembersihan pada bagian radiator
  • Lakukan proses pengecekan dan penyetelan ulang bagian kerenggangan katup klep mesin genset
  • Lakukan pengecekan serta pembersihan bagian injector nozzle
  • Lakukan pengecekan pada bagian pengabutan nosel

6. Proses perawatan setiap 2000 jam penggunaan:

  • Gantilah selang atau pipa bahan bakar baik solar ataupun bensin
  • Gantilah bagian selang atau pipa air radiator atau pendingin
  • Lakukan pengecekan pada bagian governor serta lakukan penyettingan ulang apabila diperlukan
    lakukan pengecekan pada setiap baut mesin dan pastikan masih terpasang dengan kencang. Apabila ada yang longgar Silahkan ganti dengan yang baru.
  • Melakukan pengecekan serta kalibrasi ulang pada bagian awal injector pump

Apabila anda rutin melakukan proses perawatan di atas pada mesin genset Anda, maka tentunya genset yang anda miliki akan bisa bekerja secara maksimal. Dengan demikian, anda bisa meminimalisir berbagai macam kerusakan yang bisa terjadi pada mesin genset, salah satunya adatidak keluarnya tegangan dan arus listrik pada genset tersebut. Demikianlah tutorial singkat mengenai cara memperbaiki genset tidak keluar tegangan dan arus nya yang bisa saya posting Pada kesempatan kali ini. Mudah-mudahan artikel ini bisa bermanfaat untuk pengunjung sekalian. Selamat mencoba dan semoga berhasil.

Tentang Admin

Menulis merupakan bagian dari aktivitas Admin InaneSia.com disamping beberapa pekerjaan utama harian sebagai IT Networking, Programming, Graphich Design, Content Writer, Teknisi Elektronika, Teknisi Komputer dan Pengajar bidang Multimedia pada salah satu SMK. Hobi Otomotif dan Bertani adalah bagian penghilang kejenuhan dari rutinitas sehari-hari. Admin berkomitmen untuk bisa memberikan yang terbaik bagi pembaca. Salam hangat dari saya, Admin InaneSia.com

Artikel menarik lainnya

Cara Mengukur Trafo Menggunakan Multimeter

Cara Mengukur Trafo Menggunakan Multimeter

Kesempatan yang baik ini, saya akan mencoba untuk Sharing Bagaimana cara mengukur trafo menggunakan multimeter. …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *