Home / Otomotif / Mobil / Cara Memperbaiki Transmisi Mobil Matic Yang Rusak Atau Macet

Cara Memperbaiki Transmisi Mobil Matic Yang Rusak Atau Macet

Salah satu alasan dipilihnya mobil matic sebagai kendaraan pribadi adalah kemudahan dan kepraktisan dalam penggunaan. Namun ternyata ada hal yang menjadi kendala yang sering dialami oleh mobil matic yaitu pada bagian transmisi nya. Secara umum, bagian transmisi pada mobil matic sering sekali mengalami masalah yang mana akan membuat pengendara menjadi kurang nyaman di dalam berkendara memakai mobil matic. Berdasarkan pengalaman dan survei didapat angka 85% tingkat kerusakan pada mobil matic terjadi pada bagian transmisi. Kerusakan transmisi pada mobil matic juga kadangkala diakibatkan dari penggantian pelumas atau oli yang telat. Selain penyebab kerusakan transmisi mobil matic tersebut apa ada lagi penyebab kerusakan dari transmisi mobil matic, yaitu karena pengoperasian yang keliru atau salah. Usia penggunaan dari mobil matic juga kerap menjadi salah satu penyebab dari rusaknya bagian transmisi mobil matic. Lalu, Bagaimana cara memperbaiki transmisi mobil matic yang rusak atau macet tersebut? Pada kesempatan yang baik ini saya akan mencoba mengulasnya untuk anda.

Cara Memperbaiki Transmisi Mobil Matic Yang Rusak Atau Macet

Beberapa hal yang menyebabkan rusaknya bagian transmisi mobil matic

Tentunya anda perlu mengetahui terlebih dahulu berbagai macam penyebab yang bisa menimbulkan bagian transmisi mobil matic mengalami kerusakan atau macet. Tentunya berbagai macam penyebab kerusakan dari transmisi mobil matic perlu Anda pahami terlebih dahulu sebelum anda mencoba untuk melakukan perbaikan pada transmisi mobil matic yang rusak tersebut.

Baca Juga:   Cara Mengendarai Mobil CVT atau Mobil Matic
  • Penyebab pertama dari kerusakan transmisi mobil matic adalah kelalaian di dalam pemindahan transmisi posisi Netral pada saat mobil. Dalam jangka waktu yang cukup lama. Hal tersebut tentu diakibatkan karena mengoperasikan mobil matic cukuplah muda sehingga kerap membuat pengemudi menjadi lupa untuk menetralkan transmisi ketika. Di perempatan yang ada traffic light nya. Padahal, apabila transmisi tidak dipindahkan ke posisi N akan membuat bagian transmisi mobil matic bekerja ekstra keras.
  • Penyebab kerusakan yang kedua pada transmisi mobil matic adalah pengemudi segera tekanan gas begitu selesai memindahkan tuas transmisi ke posisi D. Padahal sebenarnya pada saat pengemudi memindahkan tuas ke posisi D, sistem transmisi tetap membutuhkan waktu untuk sistem engange di dalam proses pemindahan tekanan fluida ke bagian torque converter. Kebiasaan tancap gas setelah proses pemindahan transmisi ke posisi D akan membuat gampang rusak nya bagian katup solenoid.
  • Penyebab kerusakan yang ketiga pada transmisi mobil matic dikarenakan pengguna sering menggunakan engine break dengan porsi terlalu berlebihan. Secara umum, pada mobil matic proses engine break terjadi di saat posisi gigi masih rendah. Sebenarnya, sangat disarankan untuk melakukan perpindahan transmisi di saat putaran Gigi masih berada dibawah angka 3000 rpm. Apabila proses pemindahan dilakukan diatas angka 3000 RPM akan menyebabkan hard friction dimana kondisi tersebut akan mengakibatkan usia penggunaan dari kopling gesek matic semakin berkurang. Kondisi mesin yang berputar cukup tinggi tentunya akan bisa berakselerasi secara maksimal, tentunya dengan posisi transmisi yang sesuai. Kebiasaan di dalam memindahkan transmisi pada kondisi RPM tinggi akan membuat kondisi mesin menjadi mudah selip.
  • Penyebab kerusakan yang keempat dari transmisi mobil matic adalah karena dilakukannya proses pemindahan transmisi dari posisi D ke posisi R di saat mobil sedang melaju atau berjalan. Apabila kondisi tersebut dilakukan dengan terburu-buru maka tentu akan menyebabkan rusaknya bagian sistem transmisi. Kondisi dimana kita menahan posisi transmisi di gigi 1 secara terus-menerus juga tentunya akan membuat bagian transmisi mudah mengalami kerusakan. Pada kondisi berkendara yang normal, sangat disarankan untuk menghindari kebiasaan tersebut. Dengan memahami berbagai macam penyebab yang bisa menimbulkan transmisi mobil matic mengalami kerusakan atau macet, maka tentunya Anda bisa melakukan pencegahan dengan tidak mengerjakan berbagai macam hal yang berpotensi menyebabkan kerusakan pada bagian transmisi mobil matic.
Baca Juga:   Cara Mengendarai Mobil Kopling Di Tanjakan

Cara memperbaiki transmisi mobil matic yang rusak atau macet

Adapun pertolongan pertama yang bisa anda lakukan di dalam proses perbaikan transmisi mobil matic yang mengalami macet atau rusak adalah sebagai berikut:

  1. Pertama silakan Anda lakukan reset pada bagian ECU
  2. Apabila tahapan di atas tidak berhasil, maka anda bisa melakukan pembersihan bagian body valve yang dilanjutkan dengan mengganti oli mesin mobil matic.
  3. Gunakan jenis oli yang sudah direkomendasikan oleh produsen mobil matic tersebut dan sesuaikan dengan spesifikasi yang diminta.
  4. Apabila tahapan diatas belum juga membuahkan hasil, maka tahapan berikutnya Bisa Anda coba dengan melakukan pengurasan oli transmisi matic.
  5. Lakukan proses pembersihan kotoran-kotoran yang biasanya mengendap pada bagian transmisi. Lakukan pembersihan juga kemungkinan kotoran yang menyumbat pada komponen transmisi.

Apabila Anda mengalami kesulitan di dalam memperbaiki transmisi mobil matic yang rusak atau macet, maka alangkah baiknya anda membawa mobil tersebut ke bengkel. Namun, sebenarnya cara memperbaiki transmisi mobil matic yang saya bahas Pada kesempatan kali ini cukup mudah untuk dipahami dan dipraktekkan oleh siapapun. Oleh sebab itulah Alangkah baiknya apabila anda mencoba terlebih dahulu tutorial pada artikel ini sebelum anda membawa mobil ke bengkel. Terima kasih dan selamat mencoba, Semoga anda bersahasil di dalam memperbaiki transmisi mobil matic anda.

Baca Juga:   Cara Memperbaiki Dasbor Mobil Secara Umum

Artikel menarik lainnya

Cara Mengendarai Mobil Matic Terios

Cara Mengendarai Mobil Matic Terios

Mobil matic Terios adalah salah satu mobil andalan dari pabrikan Daihatsu. Mobil Terios diproduksi dalam …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *