Home / Tips dan Trik / Cara Mempercepat Booting Windows 7 Dalam 3 Langkah

Cara Mempercepat Booting Windows 7 Dalam 3 Langkah

Pernahkah anda mengalami masalah dimana komputer yang sedang anda gunakan booting dengan sangat pelan? Kondisi komputer di mana putih dengan sangat pelan kerap dijumpai pada komputer dengan sistem operasi Windows yang jarang dilakukan maintenance. Kadangkala, walaupun spesifikasi komputer yang kita gunakan sudah cukup bagus, namun tetap saja komputer Windows 7 yang kita miliki membutuhkan waktu yang cukup lama untuk menyelesaikan proses booting. Dari latar belakang itulah kita mencoba cara mempercepat booting Windows 7 sehingga nantinya anda bisa menghemat waktu di dalam proses menunggu komputer booting.

Cara Mempercepat Booting Windows 7

Di dalam sistem operasi Windows 7 sudah diberikan berbagai macam fitur yang nantinya bisa digunakan untuk mempercepat booting Windows 7. Bahkan dalam tiga langkah saja kita sudah bisa melakukan pemangkasan waktu booting sehingga proses penyalaan komputer berbasis sistem operasi Windows 7 tidak terlalu lama. Perlu digarisbawahi juga bahwa spesifikasi komputer juga nantinya turut mempengaruhi lama tidaknya proses booting komputer Windows 7. Tentunya, Processor, RAM dan juga Harddisk adalah bagian penting yang sangat menentukan cepat tidaknya proses booting Windows 7.

Baiklah, di bawah ini adalah 3 langkah cara mempercepat booting Windows 7 yang perlu anda coba praktekkan. Sebisa mungkin, sebelum anda menerapkan 3 langkah dibawah ini, anda melakukan proses penghitungan waktu booting terlebih dahulu, sehingga nantinya anda bisa membedakan waktu booting Windows 7 setelah di maintenance dan sebelum di maintenance.

Cara pertama yaitu dengan mengatur startup program dan service.

Secara default, beberapa program yang sudah terinstal pada komputer Windows 7 akan dijalankan secara otomatis ketika komputer dinyalakan. Kondisi seperti ini tentunya akan menjadikan komputer booting lebih lambat karena harus melalui beberapa software sekaligus pada saat mulai nyala. Untuk itulah kita perlu melakukan pengaturan program-program mana saja yang boleh langsung dihidupkan pada saat komputer dinyalakan.biasanya, program antivirus lah yang telah diijinkan untuk langsung dinyalakan pada saat komputer hidup. Proses pengaturan program dan service startup bisa dilakukan dengan menggunakan fitur system configuration.

Baca Juga:   Cara Membuat Status BBM Mendengarkan

Untuk memanggil jendela system configuration yang bisa digunakan untuk mengatur proses statup program bisa dilakukan dengan cara menekan kombinasi tombol “Windows + R” untuk menampilkan jendela Run. Lalu silahkan anda ketik perintah “msconfig” dilanjutkan dengan menekan tombol Enter pada keyboard.

startup system configuration

Dari jendela system configuration yang muncul, maka anda bisa mengatur beberapa program startup dan service yang tidak diperlukan. Berdasarkan pengalaman yang sudah dicoba, dengan menonaktifkan seluruh program yang ada ada pada bagian startup sangat membantu untuk mempercepat proses booting Windows 7. Biasanya, bagian yang tidak dinonaktifkan pada tab startup adalah program antivirus saja.

Semakin banyak program atau software yang dinonaktifkan pada tab startup makan membuat komputer booting dengan lebih cepat.cara menonaktifkan software software yang tidak diperlukan pada bagian startup program adalah dengan menghilangkan ceklist, selalu klik tombol “Apply”.

Demikian juga halnya pada bagian service. Silahkan anda klik tab “Service”,lalu silahkan anda ceklis bagian “hide all microsoft service”. Tujuan dari proses memberikan opsi “hide all microsoft service” adalah untuk memastikan bahwa bagian yang kita disable bukanlah service penting bawaan dari software Windows 7.

service pada system configuration

Setelah anda melakukan checklist pada option “hide all microsoft service”, maka service yang ditampilkan adalah service yang berasal dari software yang anda install pada komputer. Silahkan anda hilangkan checklist seluruh ceklist yang ada, dengan tetap mengaktifkan beberapa service antivirus atau service yang anda inginkan.akhiri proses mengatur startup program dan service inidengan mengklik tombol “Apply” dan “OK” biasanya setelah anda melakukan konfigurasi pada system configuration ini, komputer akan meminta restart. Silahkan anda restart komputer supaya perubahan yang anda lakukan bisa segera diaplikasikan.

Baca Juga:   Cara Menampilkan Subtitle Di Android

Cara yang kedua adalah dengan mendisable driver hardware yang tidak diperlukan.

Menonaktifkan driver hardware yang tidak diperlukan memang tidak sering kita dengar. Namun, mendisable driver hardware yang tidak diperlukan cukup berpengaruh di dalam memangkas waktu booting Windows 7. Oleh sebab itu, tentunya kita perlu mencoba melakukan penonaktifan beberapa driver yang sekiranya tidak dibutuhkan oleh komputer.

Cara yang bisa kita lakukan untuk menonaktifkan server hardware adalah dengan masuk ke control panel, lalu pilih menu “device manager”. Dari menu device manager tersebut, silahkan anda pilih driver yang tidak diperlukan guna segera dinonaktifkan. Contoh driver yang bisa kita nonaktifkan sementara misalnya adalah driver CD atau DVD ROM drive, driver Network Adapter apabila komputer kita tidak terhubung jaringan dan beberapa driver lainnya. Cara mendisablenya adalah dengan klik kanan drivernya, lalu pilih menu disable.

cara mendisable driver windows

Di dalam proses memilih driver hardware tersebut, anda juga harus hati-hati, lantaran kesalahan dalam menonaktifkan driver hardware tertentu akan membuat kinerja komputer Windows 7 menjadi terganggu. Jadi, pastikan bahwa anda benar-benar menonaktifkan driver hardware yang sudah tepat.

Cara yang ketiga adalah dengan melakukan delay pada saat startup dan service

Secara tidak kasat mata, Windows 7 juga meloading beberapa service pada saat komputer dinyalakan. Service yang dijalankan ini maksudnya adalah service bawaan Windows dan service program aplikasi yang sebenarnya bisa dinonaktifkan ketika kita tidak memerlukannya. Dengan jalan menonaktifkan beberapa service bawaan Windows dan beberapa software aplikasi, maka dimungkinkan komputer Windows 7 anda akan semakin ngebut. Cara untuk menonaktifkan beberapa service Windows yang tidak diperlukan adalah dengan memanggil jendela RUN dengan kombinasi tombol “Windows + R”.

Baca Juga:   Cara Membuat Suara Kenari Panjang

Setelah jendela RUN terbuka, silahkan anda ketik perintah “services.msc”, lalu tekan Enter. Silahkan anda pilih beberapa service yang tidak diperlukan, lalu klik 2 kali pada service tersebut untuk membuka menu properties. Setelah jendela properties terbuka, silahkan ganti menjadi automatic (delayed start).

mendisable service windows

Disamping tiga cara mempercepat booting Windows 7 di atas, sebenarnya masih ada satu lagi opsi yang bisa anda coba terapkan pada komputer Windows 7 anda supaya bisa menjadi lebih cepat lagi dalam proses booting terhenti cara tersebut adalah mengganti hardisk biasa menjadi hardisk SSD. Berdasarkan beberapa pengalaman, penggunaan hardisk SSD akan sangat memangkas waktu booting. Secara normal, waktu booting komputer Windows 7 bisa memakan waktu sampai dengan 30 detik pada kondisi normal. Pada pemakaian hardisk SSD, proses booting bisa dipangkas hanya sampai 10 detik saja.

Demikianlah tutorial mengenai cara mempercepat booting Windows 7 dalam tiga langkah. Mudah-mudahan setelah anda menerapkan beberapa pengaturan di atas, terjadi perubahan kecepatan booting pada komputer Windows 7 anda, dan tentunya anda bisa bekerja lebih cepat dan lebih efisien. Terima kasih dan selamat mencoba.

Artikel menarik lainnya

Cara Menampilkan Subtitle Di Android

Cara Menampilkan Subtitle Di Android

Sekarang ini, smartphone yang sangat digandrungi dan diminati oleh para pengguna gadget adalah smartphone yang …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *