Home / Umum / Alam / Cara Menanggulangi Efek Rumah Kaca

Cara Menanggulangi Efek Rumah Kaca

Pada kesempatan kali ini saya akan mencoba membahas Bagaimana cara menanggulangi efek rumah kaca. Efek rumah kaca adalah sebuah peristiwa pemanasan dimana hal tersebut terjadi di bagian permukaan sebuah benda langit. Efek rumah kaca muncul disebabkan karena keadaan maupun komposisi dari atmosfer di sebuah benda langit yang berfungsi untuk menahan adanya pantulan Energi dari matahari di permukaan bumi yang berupa radiasi inframerah.

Cara Menanggulangi Efek Rumah Kaca

Berbagai macam jenis gas pada atmosfer bumi yang bisa menyebabkan efek rumah kaca yaitu nitrogen monoksida atau NO, karbon dioksida atau CO2, nitrogen dioksida atau NO2, belerang dioksida, serta sejumlah senyawa yang memiliki sifat organik layaknya klorofluorokarbon atau CFC serta metana.Efek rumah kaca nantinya bisa menyebabkan kondisi pemanasan global, dimana kondisi tersebut akan menaikkan suhu di bagian permukaan bumi yang mana hal tersebut akan mengakibatkan adanya perubahan cuaca serta iklim yang cukup ekstrim.

Kondisi perubahan cuaca serta iklim yang cukup ekstrim ini tentunya akan menyebabkan gangguan pada keseimbangan ekosistem serta hutan di bumi. Oleh sebab itulah cara menanggulangi efek rumah kaca perlu kita pelajari bersama dan kita praktekkan secepat mungkin.

Dibawah ini ada sejumlah cara menanggulangi efek rumah kaca yang cukup ampuh sehingga pemanasan global di atas permukaan bumi juga bisa dikurangi.

Cara menanggulangi efek rumah kaca atau pemanasan global:

1. Melakukan penghematan listrik

Listrik merupakan sebuah bentuk energi yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat Indonesia. Walaupun seluruh masyarakat tidak selalu menggunakan listrik, akan tetapi listrik merupakan energi yang diperlukan serta dipakai oleh kebanyakan masyarakat Indonesia guna menjalani serta memenuhi kebutuhan hidup modern. Akan tetapi, listrik yang bersumber dari pembangkit listrik sekarang ini rata-rata memakai bahan bakar fosil yang tentunya menghasilkan gas karbondioksida.

Penggunaan listrik yang semakin banyak tentunya akan membuat gas buangan karbondioksida juga semakin banyak sehingga efek rumah kaca akan semakin naik dan memburuk.

Ada cara lain yang bisa kita terapkan untuk mengurangi efek rumah kaca selain melakukan penghematan pada penggunaan listrik, yaitu dengan memakai energi alam di dalam memproduksi listrik. Salah satu penerapan dan penggunaan energi alam untuk membangkitkan serta memproduksi listrik adalah dengan memanfaatkan aliran air dan angin sehingga tidak ada gas buang berupa karbondioksida.

Baca Juga:   Kelebihan Dan Kekurangan Energi Air

2. Menjaga hutan serta melakukan penanaman pohon sebanyak-banyaknya

Salah satu alat yang bisa digunakan untuk membersihkan udara adalah dengan memanfaatkan berbagai macam jenis pohon yang berklorofil. Tanaman berklorofil juga mempunyai fungsi guna melakukan pengolahan karbondioksida, sinar matahari, air, serta berbagai macam unsur hara menjadi oksigen dan bahan organik.

Salah satu bagian penentu bagi kehidupan makhluk hidup diatas permukaan bumi adalah oksigen. Oleh sebab itulah keberadaan oksigen tentunya amat sangat dibutuhkan. Ketika tidak ada oksigen di atas permukaan bumi, maka makhluk hidup termasuk manusia tidak akan bisa bernafas dan tidak akan bisa hidup. Untuk itulah, supaya kondisi udara semakin mudah dibersihkan dari berbagai macam pencemaran, maka kita harus melakukan penanaman pohon sebanyak mungkin di atas permukaan bumi.

Menjaga hutan juga merupakan salah satu solusi jitu di dalam mengaplikasikan cara menanggulangi efek rumah kaca selain menanam pohon sebanyak mungkin. Kita harus melakukan pencegahan terhadap berbagai macam proses penebangan pohon secara liar dan sembarangan. Kondisi ini Tentunya amat sangat penting. Hal tersebut disebabkan karena hutan memiliki fungsi sebagai paru-paru dunia dan juga sebagai penyeimbang ekosistem. Jenis hutan yang belum pernah terjamah oleh tangan manusia tentunya mempunyai keseimbangan ekosistem yang cukup baik yang mana hal tersebut akan membuat habitat tumbuhan serta hewan bisa bertahan hidup.

3. Meminimalisir pemakaian kendaraan yang menggunakan bahan bakar minyak

Seperti yang kita ketahui bersama bahwa proses pembakaran pada kendaraan berbahan bakar minyak akan menghasilkan gas karbondioksida. Jadi, yang menyebabkan munculnya gas karbon dioksida bukan hanya terjadi pada pembakaran bahan bakar fosil, namun juga hasil dari pembakaran bahan bakar layaknya bensin maupun Solar. Ketika banyak kendaraan yang menggunakan bahan bakar minyak, maka konsentrasi gas karbondioksida di udara juga akan semakin meningkat.

Kondisi inilah yang akan membuat pemanasan global serta efek rumah kaca menjadi semakin memburuk. Oleh sebab itulah berbagai macam alat transportasi yang menggunakan bahan bakar jenis minyak alangkah baiknya dikurangi pemakaiannya. Kita bisa mengurangi pemakaian kendaraan pribadi dan berpindah memakai kendaraan umum guna mengurangi produksi dari gas karbondioksida di atmosfer.

Baca Juga:   Apa Yang Dimaksud Dengan Atom

Selain berpindah ke transportasi umum, Kita juga bisa mengganti kendaraan berbahan bakar minyak dengan kendaraan yang menggunakan energi alternatif, misalnya adalah mobil menggunakan bahan bakar hidrogen, sepeda dan beberapa kendaraan alternatif lainnya.

4. Melakukan pengolahan sampah dengan baik

Bisa dikatakan, Salah satu masalah manusia dimanapun mereka berada adalah sampah. Salah satu jenis sampah yang cukup sulit terurai adalah sampah plastik. Keindahan lingkungan serta kebersihannya juga tentunya akan sangat terganggu ketika berbagai macam jenis sampah baik plastik maupun sampah lainnya semakin menumpuk. Kadangkala, dengan semakin menumpuknya sampah akan membuat masyarakat segera membakar sampah walaupun sebenarnya proses pembakaran sampah tersebut akan menyebabkan masalah baru.

Seperti yang kita ketahui bersama bahwa ada beberapa sampah yang tidak harus dibakar, namun sampah tersebut bisa didaur ulang. Hal tersebut dikarenakan proses pembakaran sampah akan membuat kadar gas karbondioksida di atmosfer semakin meningkat yang mana kondisi ini akan membuat pemanasan global atau efek rumah kaca semakin memburuk. Oleh sebab itulah alangkah baiknya sampah-sampah yang ada di sekitar kita dipilih dan dipilih terlebih dahulu sebelum kita masuk ke tindak lanjut berikutnya.

Jenis-jenis sampah yang bisa didaur ulang, maka sebaiknya didaur ulang. Beberapa jenis sampah yang bisa terdekomposisi juga lengkap baiknya dijadikan pupuk kompos sehingga kadar karbondioksida akibat dari proses pembakaran sampah semakin diminimalisir. Solusi ini Tentunya cukup efektif di dalam menanggulangi efek rumah kaca yang diakibatkan akibat dari asap hasil pembakaran sampah yang tentunya akan sangat mencemari udara dan juga bisa mengganggu sistem pernafasan.

5. Menggunakan secara bijak peralatan yang memakai CFC

CFC atau chlorofluorocarbon merupakan sebuah senyawa yang pada umumnya dipakai pada peralatan rumah tangga seperti kulkas dan AC atau pendingin ruangan. Penerapan teknologi ini memang sangat bermanfaat untuk manusia, namun juga perlu adanya perhatian akan Dampak yang diakibatkan dari pemanfaatan teknologi ini.

Jersey adalah salah satu jenis senyawa yang ikut berperan serta didalam mengakibatkan pemanasan global serta efek rumah kaca. Oleh sebab itulah mengurangi pemakaian alat yang memakai CFC adalah solusi jitu di dalam mengurangi pemanasan global serta efek rumah kaca yang cukup efektif.

Baca Juga:   Apa Yang Dimaksud Dengan Galaxy dan Jenis-Jenisnya

Sebagai contoh, Misalnya Anda bisa merancang dan membuat layout sebuah rumah yang mempunyai banyak lubang ventilasi udara sehingga Anda tentunya tidak perlu memakai AC atau pendingin ruangan. Namun, apabila kebetulan anda sudah mempunyai bangunan atau rumah dengan jumlah ventilasi yang cukup sedikit, maka anda juga bisa memanfaatkan AC namun yang memakai non CFC sehingga ramah lingkungan.

Termasuk penggunaan kulkas, alangkah baiknya memakai jenis kulkas non CFC guna melakukan pencegahan dari pemanasan global serta efek rumah kaca sehingga kondisinya tidak semakin memburuk serta merugikan manusia.

6. Melakukan budidaya peternakan dan pertanian yang baik

Proses budidaya di peternakan dan pertanian yang memakai berbagai macam bahan kimia sintetik seperti pupuk serta pestisida tentu akan mengakibatkan adanya pencemaran dan kerusakan di lingkungan. Oleh sebab itulah, sistem pertanian jenis organik yang tidak mencemari serta merusak lingkungan sudah mulai diterapkan hampir diseluruh dunia.

Akan tetapi, pemakaian berbagai macam jenis bahan organik yang tidak pas juga ternyata memiliki efek cukup buruk di lingkungan pertanian. Pemakaian jenis pupuk organik seperti kotoran ternak yang belum matang ikut berkontribusi didalam menyebabkan efek rumah kaca. Hal tersebut tentunya dilatarbelakangi karena kotoran ternak yang belum matang adalah salah satu sumber gas metana yang mana Gas tersebut adalah salah satu hal yang menyebabkan efek rumah kaca.

Salah satu solusi terbaik untuk mengatasi efek rumah kaca dari penggunaan berbagai macam jenis bahan kimia sintetik serta jenis pupuk buatan adalah dengan memanfaatkan Pupuk kandang yang sudah matang, yaitu Pupuk kandang yang sudah didekomposisi. Secara umum, jenis pupuk kandang yang sudah matang berwarna lebih gelap dibandingkan dengan pupuk kandang yang masih segar. Gas metana yang dilepas di udara tentunya bisa dikurangi manakala kita menggunakan pupuk kandang secara benar dan tepat.

Demikianlah penjabaran singkat mengenai cara menanggulangi efek rumah kaca atau pemanasan global yang bisa saya bahas pada ulasan kali ini. Mudah-mudahan, setelah anda memahami berbagai macam langkah cara menanggulangi efek rumah kaca, maka anda bisa menerapkannya di dalam kehidupan sehari hari. Terima kasih atas kunjungan anda, selamat bekerja, Salam sukses untuk anda.

Artikel menarik lainnya

Apa Yang Dimaksud Dengan Planet

Apa Yang Dimaksud Dengan Planet

Pada saat kita masih belajar di bangku sekolah, khususnya di mata pelajaran IPA Kita pernah …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *