Home / Pendidikan / Cara Menentukan Elektron Valensi Dengan Konfigurasi Elektron

Cara Menentukan Elektron Valensi Dengan Konfigurasi Elektron

Sebagai seorang Fisikawan atau guru fisika, Apakah anda telah memahami cara menentukan elektron valensi dengan konfigurasi elektron tersebut? Apabila belum, maka Mari kita bahas bersama-sama tentang permasalahan elektron valensi tersebut.

Cara Menentukan Elektron Valensi Dengan Konfigurasi Elektron

Seperti yang kita ketahui bersama bahwa adanya elektron valensi merupakan elektron yang bisa lepas sehingga bisa dipakai guna membentuk ikatan kimia. Pada sejumlah unsur golongan utama, elektron valensi adalah elektron yang letaknya di bagian kulit paling luar. Elektron valensi mempunyai tingkatan energi yang sangat tinggi, sebab letaknya adalah lebih jauh dari bagian inti atom.

Elektron valensi adalah salah satu faktor yang berguna untuk menentukan sifat kimia dari sebuah atom. Pada sejumlah unsur-unsur transisi, penentuan elektron valensi tentunya sedikit berlainan Apabila dibandingkan dengan unsur-unsur pada golongan utama.

Guna menentukan elektron valensi pada sebuah atom h p terdapat dua langkah yang sangat umum dipakai, Yakni dengan memakai konfigurasi elektron atau dengan memakai tabel periodik unsur. Di kesempatan kali ini, penulis akan mencoba membahas cara menentukan elektron valensi dengan konfigurasi elektron di tabel periodik unsur.

Elektron valensi berdasarkan pada konfigurasi elektron

Konfigurasi elektron adalah suatu susunan elektron yang berada pada sebuah atom. Proses penyebaran elektron bisa dinyatakan dengan langkah per kulit maupun per subkulit. Elektron yang berada di dalam atom tersusun berdasarkan pada tingkatan energinya. Tentunya, semakin jauh letak dari inti atom, maka akan menjadikan semakin besar tingkat energi yang dimilikinya.

Berdasarkan konfigurasi elektron, tentunya kita bisa menentukan elektron valensi pada sebuah atom. Sebab, konfigurasi elektron bisa dinyatakan didalam dua cara yakni cara subkulit spdf dan cara kulit klmn. Untuk menentukan elektron tentunya juga dapat memakai kedua langkah tersebut. Di kesempatan kali ini, penulis akan mencoba untuk memakai langkah klmn, sebab memiliki kecenderungan yang cukup sederhana.

Baca Juga:   Cara Menghitung Log Pada Mata Pelajaran Matematika

Ketika menuliskan suatu konfigurasi elektron dari sebuah atom yang memakai cara kulit, maka kita bisa Memperoleh jumlah elektron di kulit paling luar nya. Pada unsur golongan utama, jumlah dari elektron di kulit paling luar tersebutlah yang disebut dengan istilah elektron valensi.

Guna mengetahui elektron valensi dengan memakai konfigurasi elektron, tentunya konsep wajib untuk dikuasai oleh setiap siswa maupun guru fisika, yakni Bagaimanakah langkah menentukan konfigurasi elektron pada sebuah atom. Apabila siswa tidak bisa menuliskan konfigurasi dari elektron pada sebuah atom, maka tentunya mereka akan kesulitan di dalam menentukan elektron valensi nya.

Di bawah ini merupakan beberapa contoh konfigurasi elektron serta elektron valensi pada sejumlah atom:

  1. Unsur 😯 : 2 6 memiliki elektron valensi sebanyak 6
  2. Unsur 13Al : 2 8 3 memiliki elektron valensi sebanyak 3
  3. Unsur 20Ca : 2 8 8 2 memiliki elektron valensi sebanyak 2
  4. Unsur 35Br : 2 8 18 7 memiliki elektron valensi sebanyak 7
  5. Unsur 38Sr : 2 8 18 8 2 memiliki elektron valensi sebanyak 2

Elektron valensi yang memakai tabel periodik unsur

Di samping berdasarkan pada nomor atom beserta penyusun konfigurasi elektron, anda juga bisa menentukan nilai elektron valensi pada sebuah atom dengan menggunakan data yang tercantum di tabel periodik unsur. Pada kondisi tersebut, anda wajib mempunyai pemahaman mengenai konfigurasi elektron dengan cara spdf maupun subkulit.

Baca Juga:   Cara Menghitung 10 Persen Dan Nilai Persen Yang Lain

Di tabel periodik unsur, ada data struktur atom maupun struktur elektron. Pada data tersebut, anda bisa menemukan informasi subkulit, nomor kulit, serta jumlah elektron. Disebabkan struktur elektron yang menggunakan spdf cukuplah rumit, tahap menentukan elektron valensi menggunakan metode tersebut juga tergantung kepada bentuk penulisan dari struktur elektron pada tabel periodik.

1. Unsur golongan utama

Pada sejumlah unsur golongan utama, proses penulisan dari struktur elektron menggunakan sistem spdf di tabel periodik unsur terbilang cukup mudah guna dipahami, sebab secara prinsip masih sama dengan konfigurasi elektron pada sistem kulit. Elektron valensi merupakan elektron di kulit paling luar yang ditandai menggunakan nomor kulit paling besar.

Agar lebih jelas, Silakan anda perhatikan sejumlah contoh di bawah ini:

  • Unsur 😯 : 1s2 2s2 2p4 mempunyai EVAl = 2 + 4 = 6
  • Unsur 13Al : (Ne) 3s2 3p1 mempunyai EVAl = 2 + 1 = 3
  • Unsur 20Ca : (Ar) 4s2 mempunyai EVAl = 2
  • Unsur 35Br : (Ar) 3d10 4s2 4p5 mempunyai EVAl = 2 + 5 = 7
  • Unsur 38Sr : (Kr) 5s2 mempunyai EVAl = 2

Catatan:

Guna menentukan elektron valensi pada unsur golongan utama, silahkan Perhatikan bagian kulit paling luar nya atau pada nomor kulit paling besar. Contohnya yakni nomor 1, di mana kulit paling luar nya yaitu kulit kedua (2s2 2p4). Selanjutnya, silakan jumlahkan elektron dikulit tersebut sehingga didapat 2 + 4 = 6.

Pada contoh di nomor 2 sampai dengan nomor 5, proses penulisannya sudah menggunakan bentuk singkat yang dikaitkan pada golongan unsur gas mulia atau golongan VIIIA. Silakan Perhatikan bagian kulit paling luar, yakni nomor kulit paling besar. Di contoh nomor 4, kulit paling luar yaitu kulit keempat, selanjutnya jumlahkan bagian elektronnya, sehingga didapat 2 + 5 = 7.

Baca Juga:   2 Aplikasi Jadwal Pelajaran Madrasah Aliyah Gratis

2. Unsur Golongan Transisi

Pada unsur untuk gelombang transisi, terdapat perbedaan pada proses menentukan elektron valensinya, di mana sebagian besar pada elektron valensinya terdapat di kulit yang berlainan maupun tidak pada kulit paling luar. Proses untuk menentukan elektron valensi tentunya memperhatikan apakah bagian kulit sudah penuh atau belum.

Di bawah ini merupakan contoh penentuan elektron valensi pada unsur golongan transisi

  • Unsur 23V : (Ar) 3d3 4s2 mempunyai EVAl = 3 + 2 = 5
  • Unsur 23Zn : (Ar) 3d10 4s2 mempunyai EVAl = 2

Dicontoh nomor 1, bagian elektron di kulit yang ketiga juga masuk ke dalam elektron valensi, sehingga elektron valensi pada vanadium atau V yakni 5. Sementara itu, pada contoh nomor 2, disebabkan pada 3d telah terisi penuh elektron, maka bagian elektron pada 3d sudah tidak dihitung lagi sebagai elektron valensi, sehingga EVAl dari seng atau Zn yakni 2.

Sekian Uraian singkat tentang cara menentukan elektron valensi dengan konfigurasi elektron yang bisa saya Uraikan di kesempatan kali ini. Semoga saja, informasi di bidang kimia yang telah saya Uraikan pada artikel diatas bisa memberikan wawasan baru bagi pengunjung sekalian. Terima kasih dan selamat belajar, Semoga berhasil.

Tentang Admin

Menulis merupakan bagian dari aktivitas Admin InaneSia.com disamping beberapa pekerjaan utama harian sebagai IT Networking, Programming, Graphich Design, Content Writer, Teknisi Elektronika, Teknisi Komputer dan Pengajar bidang Multimedia pada salah satu SMK. Hobi Otomotif dan Bertani adalah bagian penghilang kejenuhan dari rutinitas sehari-hari. Admin berkomitmen untuk bisa memberikan yang terbaik bagi pembaca. Salam hangat dari saya, Admin InaneSia.com

Artikel menarik lainnya

Cara Menghitung Diameter Lingkaran

Cara Menghitung Diameter Lingkaran Dengan Cepat

Pada kesempatan kali ini, penulis akan mencoba untuk menjabarkan cara menghitung diameter lingkaran. Hal tersebut …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *