Home / Otomotif / Mobil / Cara Mengendarai Mobil Di Tanjakan Dengan Baik dan Benar

Cara Mengendarai Mobil Di Tanjakan Dengan Baik dan Benar

Apakah anda seorang pemula di dalam mengendarai mobil dan Anda bingung bagaimana cara mengendarai mobil di tanjakan dengan baik dan benar? Memang, tanjakan merupakan salah satu bagian yang cukup ditakuti oleh pemula, apalagi jika mobil yang digunakan adalah mobil manual. Tentunya, berbagai macam perasaan akan muncul ketika seorang pemula hendak berkendara di tanjakan, mulai dari telapak tangan sampai bahasa, merasa tegang yang berlebihan, sampai dengan munculnya berbagai macam perasaan negatif.

Cara Mengendarai Mobil Di Tanjakan

Tentunya, mengendarai mobil manual di tanjakan cukuplah berbeda dan tidak semudah mengendarai mobil matic. Banyak diantara mereka yang lebih baik memilih untuk mengendarai mobil matic dibandingkan mobil manual karena memang cukup membutuhkan energi di dalam berkonsentrasi sekaligus teknik-teknik yang memang harus dikuasai. Mengendarai mobil di tanjakan menuntut kita untuk lebih masih di dalam mengoperasikan tiga pedal pada mobil sekaligus bisa mengoperasikannya dengan lebih cepat. Jangan sampai mobil yang kita kendarai Justru malah mundur yang akan mengakibatkan kecelakaan dengan mobil di belakangnya.

Walaupun sulit, tentunya beberapa keunggulan tetap dimiliki oleh mobil manual dibandingkan dengan mobil matic, termasuk pada saat mobil sedang berhenti di tanjakan. Tentunya pada kondisi jalan yang cukup curam, mobil manual lebih cepat melaju. Ditambah lagi ketika hendak mendahului kendaraan lain, mobil jenis manual tentunya lebih sikap. Selain itu, hemat bahan bakar juga merupakan ciri khas dari mobil manual. Oleh sebab itulah tentunya tidak salah ketika kita belajar bagaimana cara mengendarai mobil di tanjakan walaupun menggunakan jenis mobil manual.

Menghilangkan rasa panik merupakan salah satu faktor yang cukup penting di dalam mengendarai mobil pada jalan yang menanjak. Apabila anda di dalam berkendara di jalan menanjak, maka tentunya konsentrasi anda di dalam menginjak pedal gas atau melepas pedal kopling akan hilang sehingga bisa jadi mesin cuma berbunyi Meraung kencang namun mobil justru akan meluncur ke belakang karena kombinasi antara melepas kopling dengan menginjak pedal rem tidaklah sinkron.

Untuk mulai berjalan pada tanjakan dari posisi mobil berhenti bisa dilakukan dengan dua langkah, yaitu dengan memakai rem tangan dan dengan memakai rem kaki. Kita tentunya akan membahas cara mengendarai mobil di tanjakan tersebut dengan 2 metode serta lengkap dengan kelemahan dan kelebihannya. Mari kita ulas bersama-sama.

Baca Juga:   Cara Memperbaiki TV Mobil Yang Mengalami Mati Total

Cara mengendarai mobil di tanjakan menggunakan rem kaki

Beberapa langkah yang perlu kita lakukan ketika kita memakai rem kaki untuk mulai melaju pada tanjakan adalah sebagai berikut:

  1. Kaki kanan digunakan untuk menginjak pedal rem kaki, kaki kiri digunakan untuk menginjak pedal kopling sampai dalam. Tuas persneling harus dipastikan masuk di posisi gigi 1.
  2. Melakukan pemindahan posisi kaki dari pedal rem ke Pegas dengan cepat. Sementara itu, lepaskan kopling dari kaki kiri secara perlahan
  3. Anda tentunya tidak perlu menekan gas terlalu dalam, Anda harus memiliki pola pikir bahwa sedikit saja menginjak pedal gas akan membuat mobil bisa melaju ke depan.

Pada tahapan ini, anda juga perlu memperhatikan kondisi dari pedal kopling. Setiap mobil tentunya mempunyai setting pedal kopling yang berbeda-beda, ada beberapa mobil manual yang sudah bisa berjalan setelah dilepaskan setengah injakan, ada juga mobil manual yang baru bisa berjalan setelah kopling dilepas penuh. Bahkan, ada juga mobil manual yang sudah mampu berjalan ketika kopling sudah dilepas seperempat bagian. Untuk itulah Anda yang harus memperhatikan dan memahami karakteristik dari mobil yang digunakan. Selalu ingat terus kondisi tersebut.

Dengan memahami kondisi kopling tersebut, maka pada saat kaki kanan sudah mengangkat badan rem, maka tentunya kaki kiri akan segera mengurangi injakan daripada kopling sesuai dengan karakteristik mobil yang Anda gunakan. Setelah itu, injakan gas yang dilakukan kaki kanan bisa ditambah sedikit demi sedikit. Oleh sebab itulah, Sekali lagi anda harus selalu mengingat proses menginjak pedal gas yang dilakukan tidak perlu langsung pesan, namun cukup dilakukan sedikit demi sedikit.

Yang sering terjadi ketika kita Panik di dalam memulai berjalan di tanjakan adalah kita merasa bingung karena mobil yang kita kendarai ternyata tidak melaju. Yang dilakukan seringkali hanyalah menginjak lebih dalam pedal gas, namun kita lupa melepas pedal kopling. Efeknya bentuk adalah suara mesin yang meraung-raung namun Laju kendaraan tidak ada. Resikonya adalah, mobil bisa saja loncat yang disebabkan karena gas terlalu besar begitu kita sadar bahwa pedal kopling belum dilepas.So, selalu ingat bahwa pedal gas harus diinjak secara perlahan dan sedikit demi sedikit diikuti dengan pengangkatan bagian pedal kopling sampai dengan mobil terasa bergerak.

Baca Juga:   Cara Mengendarai Mobil Matic Honda Freed

Salah satu kekurangan memakai rem kaki ketika berkendara di tanjakan adalah respon yang harus cepat di dalam mengoperasikan pedal, dari pedal rem pedal gas. Apabila respon kaki terlalu lambat, yang terjadi adalah mobil akan mundur.

Cara mengendarai mobil di tanjakan menggunakan rem tangan

Memakai rem tangan adalah salah satu cara alternatif yang bisa dikatakan lebih mudah dilakukan oleh pengemudi awal yang baru belajar mengendarai mobil di tanjakan. Rem tangan ini bisa berfungsi sebagai pengganti dari rem kaki. Urutan-urutan yang bisa dilakukan dalam menggunakan rem tangan adalah sebagai berikut.

  1. Kaki sebelah kanan selalu siap sedia DIY pedal gas, sementara kaki sebelah kiri dalam kondisi menginjak pedal kopling dalam-dalam. Pastikan tuas perseneleng ada pada gigi 1, lalu tangan sebelah kiri dalam kondisi standby melepas hand rem atau rem tangan yang sedang aktif.
  2. Untuk memulai berjalan, injak pedal gas secara perlahan dan sedikit demi sedikit, diikuti dengan mengurangi injakan pada pedal kopling. Ikuti juga dengan menurunkan bagian hand rem secara sedikit demi sedikit.
  3. Pada saat mobil sudah mulai berjalan, rem tangan atau hand rem dipastikan sudah dalam kondisi tidak aktif.

Dengan memakai rem tangan, tentunya akan menjadikan mobil tidak menyentak pada saat mulai berjalan pada tanjakan. Hal ini Tentunya dikarenakan posisi kaki sebelah kanan anda lebih mudah di dalam mengontrol injakan pedal gas karena sudah bersiap dari posisi sebelumnya. Selain itu, kemungkinan mundur mobil juga lebih diminimalisir karena terbantu dengan adanya hand rem atau rem tangan.

Hal penting yang harus dilakukan pada saat anda belajar mengendarai mobil di tanjakan menggunakan rem tangan adalah kemampuan sinkronisasi antara melepas pedal kopling dengan melepas rem tangan serta menginjak gas. Anda harus memastikan seberapa dalam injakan kopling sampai mobil bisa berjalan. Langkah ini Tentunya lebih mudah dilakukan bagi pemula yang sedang belajar cara mengendarai mobil di tanjakan.

Baca Juga:   Cara memperbaiki mobil lecet tergores

Rasa panik tentunya bisa diminimalisir menggunakan teknik ini karena mobil tidak akan mundur karena proses melepas rem tangan dilakukan secara perlahan-lahan. Kekurangan yang dimiliki menggunakan teknik ini adalah kondisi rem tangan pada mobil anda haruslah Pakem. Perlu diketahui bahwa rintangan hanya bekerja pada dua roda, yaitu roda belakang sehingga tentu kemampuan di dalam pengereman tidak sebaik menggunakan rem kaki yang mengandalkan empat roda sekaligus. Pada kondisi tertentu, misalnya pada tanjakan yang cukup terjal atau muatan yang banyak, rem tangan tidak bisa bekerja secara maksimal di dalam mengerem mobil.

Tentunya Anda harus berlatih secara rutin, di luar dari teknik apa yang akan anda pakai di dalam mengendarai mobil di tanjakan. Belajar dalam waktu 1 minggu belum tentu kita bisa Mahir di dalam Mengendarai mobil di tanjakan karena praktek tersebut tidaklah hanya mengandalkan teori saja, namun harus selalu diiringi dengan latihan dan latihan. Feeling adalah salah satu hal terpenting yang mempengaruhi kemampuan anda di dalam menguasai mobil di tanjakan. Ketika feeling kita cukup bagus di dalam mengoperasikan 3 pedal yang ada di mobil serta hand rem, maka teori-teori yang sudah anda miliki nantinya bisa sedikit demi sedikit dilupakan.

Latihan secara terus-menerus adalah salah satu hal terpenting supaya Anda lebih terbiasa di dalam menghadapi tanjakan pada saat berkendara menggunakan mobil. Akan lebih bagus lagi apabila Ketika anda sudah sedikit Mahir di dalam Mengendarai mobil di tanjakan, maka anda bisa membawa mobil untuk berkendara menunjang aktivitas sehari-hari anda yang kadangkala melewati tanjakan. Terapkan beberapa teori yang sudah anda dapatkan supaya lama-kelamaan teori tersebut akan menjadi sebuah pembiasaan Sehingga lama-kelamaan anda sudah memiliki reflek yang bagus di dalam berkendara di tanjakan. Terimakasih dan selamat mencoba, semoga sukses.

Artikel menarik lainnya

Sistem Kerja Blower Pada AC Mobil

Sistem Kerja Blower Pada AC Mobil

Pada sebuah sistem AC atau air conditioner pada mobil, letak dari Blower adalah di bagian …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *