Home / Umum / Usaha / Cara Menghitung Bunga Deposito Paling Baru

Cara Menghitung Bunga Deposito Paling Baru

Deposito adalah salah satu jenis produk yang berasal dari perbankan atau lembaga keuangan yang memberikan suatu layanan penyimpanan dana tanpa bisa ditarik pada jangka waktu tertentu, lalu sebagai imbalannya adalah akan disediakan suku bunga yang nilainya lebih tinggi dibandingkan dengan suku bunga jenis tabungan biasa. Perbedaan di antara tabungan dan deposito yaitu di sifat fleksibilitas pada penarikan dananya. Dana yang disimpan pada tabungan biasa dapat diambil kapan saja, sementara itu deposito tidak memiliki kebebasan seperti itu.

Cara Menghitung Bunga Deposito

Sistem dari deposito adalah tabungan dengan jangka waktu atau tenor tertentu di mana selama tenor, dana milik anda yang ada di deposito tidak dapat diambil atau anda nantinya akan menanggung resiko akibat finalti. Tabungan deposito juga terkenal sebagai salah satu alternatif tabungan yang cukup aman dari berbagai macam godaan penarikan secara tunai. Kondisi tersebut tentunya sangat membantu untuk masing-masing nasabah di dalam mengatur keuangan, utamanya pada keperluan jangka panjang.

Rata-rata, jenis penyimpanan di dalam deposito akan diberikan suku bunga yang lebih tinggi Apabila dibandingkan dengan suku bunga untuk tabungan biasa. Tentunya, suku bunga tinggi pada deposito tidak dapat diambil sewaktu-waktu sehingga deposito masuk ke dalam golongan investasi, sangat mirip dengan obligasi, Reksadana dan juga saham. Adapun keuntungan yang didapat dari deposito relatif lebih baik, sebab sangat minim resiko kerugian yang dimungkinkan diterima oleh nasabah. Oleh karena itulah, maka sangat wajar apabila deposito dipakai sebagai portofolio investasi.

Kebijakan deposito

Pada umumnya, dana terkecil yang dibutuhkan untuk disimpan sebagai deposito ada di Kisaran 8 juta sampai dengan 10 juta. Akan tetapi, kebijakan dari masing-masing perbankan tentunya berlainan. Bahkan, terdapat Bank yang mempunyai kebijakan dana terkecil untuk membuat deposito hanyalah senilai 1 juta saja. Sementara itu, dari sisi jangka waktu atau tenor yang diberlakukan pada deposito yakni antara 1 bulan, 3 bulan, 6 bulan serta 12 bulan. Tentunya, semakin lama jangka waktu yang diambil, suku bunga yang akan didapat oleh nasabah juga relatif lebih tinggi namun masih proporsional. Tabungan deposito termasuk salah satu investasi yang sangat aman dan juga minim kerugian.

Di samping minimnya resiko kehilangan atau kerugian, tingkat keamanan dari Deposito yang disediakan oleh pihak perbankan juga dijamin oleh LPS atau lembaga penjamin simpanan. Akan tetapi, guna memperoleh Deposito yang berada di bawah naungan LPS, ada sejumlah syarat yang harus dipenuhi, diantaranya adalah total nilai uang maksimum yang tersimpan pada tabungan serta deposito di sebuah bank tidak diperbolehkan melampaui batas jaminan dari LPS, yakni 2 miliar serta bunga dari deposito tidak diperkenankan melampaui suku bunga penjaminan.

Baca Juga:   Cara Menghitung GNP Paling Baru

Terdapat dua macam Deposito yang cukup terkenal, yakni sertifikat deposito dan deposito berjangka. Deposito berjangka adalah sebuah deposito di mana Dana simpanan yang proses penarikannya cuma dapat dikerjakan oleh nasabah atau penyimpanan dengan nama yang sama. Tentunya, jenis deposito berjangka tidak dapat diperjual belikan, dipindahtangankan, serta cuma dapat Dilakukan penarikan ketika waktu jatuh tempo. Sementara itu, sertifikat deposito adalah suatu surat berharga yang diterbitkan oleh bank yang dapat ditarik oleh siapapun yang mempunyai sertifikat tersebut. Tentunya, sertifikat deposito dapat diperjualbelikan atau dipindahtangankan.

Cara menghitung bunga deposito

Sebelum kita memutuskan untuk membuka tabungan jenis deposito, alangkah baiknya jika anda memahami cara menghitung bunga deposito yang nantinya akan Anda terima dari rekening deposito milik anda. Perlu diketahui bahwasanya meskipun semakin tinggi dana yang hendak anda depositokan akan menghasilkan suku bunga yang tinggi juga, akan tetapi tentunya anda akan terkena potongan pajak pada nominal dana tertentu.

Rata-rata, nominal dari pembatas yang bisa menjadikan bunga deposito kena potongan pajak yakni di atas 7,5 juta dengan besarnya potongan pajak yakni 20%. Selanjutnya, Bagaimanakah cara untuk memahami keuntungan yang nantinya bisa kita peroleh dari tabungan deposito? Sebagai ilustrasinya, Berikut ini akan saya berikan contoh suatu kasus.

Ahmad dan Joko merupakan saudara kembar yang keduanya mempunyai kelebihan dana serta sama-sama hendak menyimpan kelebihan dana masing-masing di rekening deposito. Akan tetapi, kelebihan dana yang dimiliki oleh Ahmad dan Joko memiliki nilai yang berbeda. Ahmad mempunyai kelebihan dana 5 juta, sementara Joko mempunyai kelebihan dana senilai 10 juta.

Mereka berdua hendak melakukan penyimpanan dengan jangka waktu 3 bulan. Sementara itu, suku bunga yang ditetapkan oleh pihak bank untuk jenis deposito Adalah 7,5% untuk jangka waktu 3 bulan. Namun, sebelum tabungan deposito mereka genap 3 bulan, mereka menginginkan untuk mengkalkulasikan bunga yang diperoleh dari penyimpanan dana mereka. Cara menghitung bunga deposito untuk kasus di atas bisa memakai rumus sebagai berikut:

Baca Juga:   Cara Menghitung Bunga Pinjaman Paling Terbaru

Suku bunga deposito pada pinjaman kurang dari 7,5 juta ( masa pinjaman dalam bulan) adalah

Suku bunga deposito= nilai uang yang disimpan * bunga setiap tahun * tenor/12

Suku bunga deposito pada pinjaman sama dengan atau lebih dari 7,5 juta ( masa pinjaman dalam bulan) adalah

Suku Bunga deposito= jumlah uang simpanan * bunga per tahun * 80% * Tenor/12

Catatan:

Angka 80% yang ada pada rumus di atas pada simpanan deposito yang melebihi dari 7,5 juta merupakan nilai persentase dari keuntungan yang telah dikurangi dengan persentase pajak sebesar 20%. Contohnya adalah bunga deposito pada jangka waktu 12 bulan yakni 7,5%, maka suku bunga deposito di mana Dana simpanan nya melebihi dari 7,5 juta maka secara riil wajib untuk dikurangi dengan 20% dari 7,5%, yakni sebesar 1,5%. Dengan demikian, bunga asli yang nantinya akan diterima oleh nasabah dengan jangka waktu 12 bulan dengan jumlah dana simpanan lebih dari 7,5 juta yakni 6%.

Cara perhitungan bunga deposito milik Ahmad

Suku bunga deposito setiap bulan adalah Rp. 5.000.000 * 7,5% * 3/12, didapat angka Rp. 93.750

Cara perhitungan bunga deposito milik Joko

Suku bunga deposito setiap bulan adalah Rp. 10.000.000 * 6% * 3/12 Didapat angka Rp. 150.000

Dari perhitungan di atas, maka bisa terlihat bahwa pengumpulan bunga deposito setiap bulan yang hendak diterima oleh Ahmad serta Joko pada masing-masing bulannya selama tenor 3 bulan. Ahmad akan memperoleh bunga deposito dalam waktu 3 bulan yakni Rp. 93.750. Sementara itu Joko akan memperoleh bunga deposito setiap bulannya adalah Rp. 150.000.

Proses dari perhitungan bunga di atas juga tentunya dapat diperoleh di dalam perhitungan waktu harian. Rumus yang digunakan pun sangat mirip dengan bunga deposito dalam jangka waktu bulanan, bisa anda perhatikan pada bagian berikut ini.

Suku bunga deposito pada pinjaman kurang dari 7,5 juta ( masa pinjaman dalam bulan) adalah

Baca Juga:   Perhitungan Gaji Karyawan Masuk Tengah Bulan

Suku bunga deposito= nilai uang yang disimpan * bunga setiap tahun * jumlah hari/365

Suku bunga deposito pada pinjaman sama dengan atau lebih dari 7,5 juta ( masa pinjaman dalam bulan) adalah

Suku Bunga deposito= jumlah uang simpanan * bunga per tahun * 80% * jumlah hari : 365

Dengan melihat contoh soal yang sama dengan di atas, Jika Ahmad dan Joko memiliki kesamaan ingin mengetahui bunga yang hendak mereka peroleh pada setiap harinya, dengan perhitungan dalam satu bulan terdapat 30 hari serta dalam satu tahun terdapat 365 hari, maka nantinya akan kita peroleh kalkulasi bunga deposito untuk masing-masing menggunakan rumus seperti di bawah ini.

Perhitungan suku bunga deposito milik ahmad:

Bunga deposito (setiap hari) = Rp. 5.000.000 * 7,5% * 90 / 365 = Rp. 92.465,75

Perhitungan Perhitungan bunga deposito milik Joko:

Bunga deposito (setiap hari) = Rp. 10.000.000 * 6% * 90 / 365 = Rp. 147.945,21

Banyak kelebihan dari deposito

Demikianlah sedikit informasi yang berhubungan dengan deposito serta cara menghitung bunga deposito. Perlu diketahui bahwasanya deposito adalah alternatif dari investasi yang cukup minim resiko, sebab hampir tidak terdapat kemungkinan mengalami kerugian seperti halnya yang dapat muncul pada sejumlah investasi yang lainnya seperti obligasi dan saham. Disamping itu, perhitungan dari bunga deposito juga cukup mudah guna membantu Nasabah di dalam menghitung serta memantau bunga yang nantinya akan diperoleh.

Disamping itu, deposito juga tentunya mempunyai kelebihan yang lainnya, misalnya dapat dijadikan sebagai jaminan, tidak terdapat biaya administrasi, bisa diperpanjang, terdapat tenor yang cukup beragam dan dapat disesuaikan dengan keperluan nasabah, sekaligus bisa dijadikan sebagai investasi yang cukup aman untuk Anda yang tidak begitu menyenangi keuntungan ataupun return tinggi yang tentunya memiliki resiko tinggi pula.

Namun, walaupun kelihatannya sangat menguntungkan, namun deposito juga memiliki sejumlah sisi negatif yang harus diketahui oleh anda, misalnya adalah tingkat return yang cukup kecil jika dibandingkan dengan return saham, suku bunga langsung berhadapan dengan inflasi, serta tidak terdapat peningkatan nilai investasi pada deposito. Alasan yang paling akhir tentunya tidak terdapat kesempatan untuk pemilik langsung terjun dan terlibat pada proses pengelolaan dana deposito milik mereka sendiri. Terima kasih.

Tentang Admin

Menulis merupakan bagian dari aktivitas Admin InaneSia.com disamping beberapa pekerjaan utama harian sebagai IT Networking, Programming, Graphich Design, Content Writer, Teknisi Elektronika, Teknisi Komputer dan Pengajar bidang Multimedia pada salah satu SMK. Hobi Otomotif dan Bertani adalah bagian penghilang kejenuhan dari rutinitas sehari-hari. Admin berkomitmen untuk bisa memberikan yang terbaik bagi pembaca. Salam hangat dari saya, Admin InaneSia.com

Artikel menarik lainnya

Cara Menghitung EVA

Cara Menghitung EVA Paling Valid

Sebelum kita mempelajari cara menghitung EVA, alangkah baiknya kita mempelajari Apa itu EVA sendiri. EVA …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *