Home / Umum / Usaha / Cara Menghitung Gaji Karyawan Paling Baru

Cara Menghitung Gaji Karyawan Paling Baru

Setiap orang yang bekerja pada sebuah perusahaan yang mana perusahaan tersebut mampu menghasilkan keuntungan sudah pasti akan memperoleh gaji berdasarkan pada ketentuan yang berlaku. Hal tersebut disebabkan gaji adalah hak dari masing-masing pegawai atau pekerja setelah berhasil merampungkan tanggung jawab dan tugasnya.

Cara Menghitung Gaji Karyawan

Sementara itu, untuk pengusaha, gaji adalah salah satu kewajiban protein yang wajib dibayarkan pada setiap periode, baik seminggu sekali maupun sebulan sekali. Semuanya tentu bergantung kepada kebijakan pada setiap perusahaan. Sebelum kita mempelajari cara menghitung gaji karyawan, marilah kita terlebih dahulu memahami apa saja komponen-komponen yang ada pada gaji.

Komponen-komponen yang ada pada gaji

  • Uang gaji pokok
  • Uang lembur
  • Uang potongan
  • Uang tunjangan

Komponen tunjangan adalah merupakan komponen pelengkap gaji, jenisnya diantaranya adalah tunjangan jabatan, tunjangan makan, tunjangan transport dan tunjangan yang lainnya. Setiap pengusaha tentunya wajib untuk memberikan tunjangan setiap karyawannya sebagai salah satu bentuk kepedulian dan juga supaya karyawan memiliki semangat yang lebih tinggi di dalam bekerja.

Tentu berbeda dengan potongan dimana pihak perusahaan akan melakukan potongan yang disebabkan oleh hubungan pada pribadi karyawan, contohnya adalah untuk kebutuhan iuran pajak, iuran kesehatan dan kepentingan yang lainnya.

Baca Juga:   Apa Yang Dimaksud Dengan Hukum

Sementara itu, uang lembur rata-rata akan diberikan oleh perusahaan setelah setiap pegawai atau karyawan mengerjakan kerja ekstra yang dilakukan diluar kerja jam reguler. Akan tetapi, ada pula perusahaan yang tidak memberikan ketetapan akan adanya uang lembur. Seluruhnya tentu sangat bergantung kepada kebijakan di perusahaan masing-masing.

Pada bagian gaji pokok, terdapat ketentuan yang wajib untuk diikuti oleh seluruh perusahaan. Contohnya adalah pada undang-undang nomor 13 tahun 2003 serta pada bagian upah minimum provinsi atau ump yang nilainya akan berbeda pada masing-masing wilayah serta bisa berubah di setiap tahunnya. Disamping itu, adanya faktor pengalaman kerja dan keahlian juga tentunya dijadikan sebagai pertimbangan pada saat menentukan nilai dari gaji karyawan.

Berikutnya, untuk proses penghitungan gaji karyawan bisa dikerjakan menggunakan metode yang telah umum dipakai, yakni metode prorata. Pada metode pro rata tersebut terdapat dua langkah yang bisa digunakan.

2 jenis metode penghitungan gaji pegawai atau karyawan

1. Metode pertama

Menghitung jumlah hari kerja dalam durasi 1 bulan, contohnya dimulai dari bulan januari 2018, hari kerja dari hari senin sampai dengan hari jumat sehingga terdapat 23 hari kerja. Dalam 23 hari kerja tersebut, contohnya karyawan hanya bisa masuk kerja selama 10 hari kerja saja.

Baca Juga:   Perhitungan Gaji Karyawan Koperasi

Silakan dihitung gaji pokok serta tunjangan yang sudah ditetapkan oleh perusahaan, misalnya adalah Rp. 8.000.000 dalam 1 bulan.

Silahkan lakukan perhitungan juga gaji setiap jam yang dibagi dengan angka 173 jam kerja, sehingga akan didapat angka Rp. 8.000.000:173 = Rp. 46.242

Selanjutnya, silakan anda masukkan ke dalam rumus sebagai berikut:

= jumlah hari kerja dalam sebulan dikalikan dengan jumlah jam kerja dalam sehari dikalikan dengan upah setiap jam

= 10 * 8 * Rp. 46.242

Sehingga didapat Rp. 3.699.360

Total angka Rp. 3.699.360 merupakan angka yang belum mendapatkan potongan pajak dan juga potongan yang lainnya.

2. Metode kedua

Silakan anda bagi gaji karyawan yang bekerja secara full time dengan durasi 52 jam kerja, contohnya adalah gaji bulanan Rp. 6.000.000, sehingga gaji tahunan yang diperoleh setiap karyawan atau pegawai adalah Rp. 6.000.000 x 12 = Rp. 72.000.000 / 52 = Rp. 1.384.615

Selanjutnya, hitung pula tarif setiap jam karyawan dengan langkah membagi hasil perolehan dari perhitungan dibagian nomor pertama, yakni Rp. 1.384.615 dengan jumlah jam secara penuh dalam 1 bulan atau 40 jam, sehingga akan diperoleh angka Rp. 1.384.615 / 40 = Rp. 34.615

Baca Juga:   Cara Mengukur Badan Untuk Menjahit Baju Wanita Dewasa

Lakukan perhitungan pola pada gaji setiap minggu karyawan dengan langkah mengalikan tarif setiap jam karyawan dengan angka 28 jam kerja setiap minggunya, sehingga didapat angka Rp. 34.615 x 28 = Rp. 969.220

Lanjutkan dengan menghitung gaji bulanan setiap karyawan dengan langkah mengalihkan gaji mingguan, yakni Rp. 807.692 dengan jumlah minggu selama sebulan, yakni 52 minggu sehingga didapat angka Rp. 969.220 x 52 = Rp. 50.399.440

Selanjutnya, silakan anda bagi gaji tahunan karyawan tersebut dengan 12 bulan gaji, sehingga akan didapat angka Rp. 50.399.440 / 12 = Rp. 4.199.953

Kesimpulan

Kedua metode tersebut di atas memiliki tingkat validasi yang sama-sama benar, sehingga anda bisa memilih salah satunya. Selanjutnya, di samping memahami cara menghitung gaji karyawan secara manual, tentunya anda juga bisa memanfaatkan berbagai macam software aplikasi penghitung gaji yang sekarang ini sudah banyak beredar di internet. Tentunya, anda cukup memilih dan memilah software-software tersebut dan menentukan menggunakan software yang terbaik setelah anda mempelajarinya.

Itulah penjelasan singkat tentang cara menghitung gaji karyawan secara manual yang bisa saya uraikan di kesempatan kali ini. Semoga saja berguna dan bermanfaat untuk pengunjung sekalian. Terima kasih dan selamat belajar, semoga sukses.

Tentang Admin

Menulis merupakan bagian dari aktivitas Admin InaneSia.com disamping beberapa pekerjaan utama harian sebagai IT Networking, Programming, Graphich Design, Content Writer, Teknisi Elektronika, Teknisi Komputer dan Pengajar bidang Multimedia pada salah satu SMK. Hobi Otomotif dan Bertani adalah bagian penghilang kejenuhan dari rutinitas sehari-hari. Admin berkomitmen untuk bisa memberikan yang terbaik bagi pembaca. Salam hangat dari saya, Admin InaneSia.com

Artikel menarik lainnya

Cara Menghitung EVA

Cara Menghitung EVA Paling Valid

Sebelum kita mempelajari cara menghitung EVA, alangkah baiknya kita mempelajari Apa itu EVA sendiri. EVA …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *