Home / Umum / Kesehatan / Cara Menghitung HPHT Pada Wanita

Cara Menghitung HPHT Pada Wanita

Selamat datang kembali, di kesempatan yang baik ini penulis akan mencoba sharing mengenai cara menghitung HPHT. HPHT memiliki kepanjangan hari pertama haid terakhir di mana pengetahuan tersebut tentu sangat dibutuhkan oleh para wanita.

Cara Menghitung HPHT

Sebelum kita membahas lebih jauh tentang cara mengetahui HPHT, perlu dipahami bersama bahwasanya kehamilan di dalam istilah trimester 1 yakni sebuah masa kehamilan dengan umur kandungan antara 0 sampai dengan 12 minggu yang mulai dihitung dari hari pertama haid paling akhir serta dapat diketahui tanggal taksiran Kapan proses persalinan dengan menggunakan rumus naegele, yakni sebagai berikut:

  • Tanggal HPHT ditambahkan dengan angka 7
  • Bulan dikurangi dengan angka 3
  • Tahun ditambah dengan angka satu

Contohnya adalah, semisal tanggal dari HPHT yakni tanggal 1 bulan 4 tahun 2011. Dengan demikian, maka TP nya yaitu tanggal (1+7=8) / bulan (4-3=1) / tahun (2011+1=2012). Perhitungan tersebut berdasarkan perhitungan untuk umur kehamilan selama 40 minggu.

Selanjutnya, yang kerap kali menjadi pertanyaan yaitu:

Banyak yang cukup Bingung tentang kondisi tersebut, sebab apabila di hitung waktu kehamilannya berumur 40 minggu atau 10 bulan, apabila dihitung dari hari HPHT. Sementara itu, proses pembuahan biasanya baru terjadi sekitar 2 Pekan setelah kondisi haid.

Baca Juga:   Cara Menghitung Kehamilan Pada Seorang Wanita

Akan tetapi, pada kenyataannya, umur kehamilan sesungguhnya berdasarkan rumus dari naegele yakni 9 bulan 10 hari. Proses persalinan akan berlangsung dari 38 sampai dengan 42 pekan maupun lebih cepat sekitar 2 Pekan dari ketetapan tanggal TP.

Lantas, Bagaimana bisa Ketika seorang wanita sekarang telah hamil selama 10 pekan, sementara umur pernikahan mereka baru 2 bulan?

Kondisi tersebut kerap kali terjadi setelah pernikahan di mana Seorang Istri belum mengalami haid kembali disebabkan langsung terjadi proses pembuahan sehingga tanggal HPHT yang dipakai yakni sebelum menikah. Kondisi tersebut bukanlah berarti bahwa proses kehamilan terjadi sebelum proses pernikahan.

Pada trimester pertama akan terjadi adanya perubahan fisik yang dikarenakan oleh perubahan hormonal, di samping itu kondisi psikis dari calon ibu tentunya ikut mengalami perubahan, sehingga cukup sering menjadikan berat badan Mengalami penurunan di fase tersebut.

Pada proses selanjutnya, pembentukan dari organ vital janin juga akan mengalami perubahan serta disarankan supaya ibu hamil tetap selalu mengkonsumsi berbagai macam makanan bergizi walaupun kondisinya sedang mual disebabkan hal tersebut sangatlah penting untuk kondisi janin.

Baca Juga:   Fungsi Utama Protein Bagi Tubuh Manusia

Sekian Uraian singkat tentang cara mengetahui HPHT yang bisa saya ulas di kesempatan kali ini. Mudah-mudahan, setelah anda memahami tentang langkah mengetahui HPHT, Maka sebagai seorang wanita anda akan mampu memprediksi kapan Waktunya akan melahirkan.

Tentang Admin

Menulis merupakan bagian dari aktivitas Admin InaneSia.com disamping beberapa pekerjaan utama harian sebagai IT Networking, Programming, Graphich Design, Content Writer, Teknisi Elektronika, Teknisi Komputer dan Pengajar bidang Multimedia pada salah satu SMK. Hobi Otomotif dan Bertani adalah bagian penghilang kejenuhan dari rutinitas sehari-hari. Admin berkomitmen untuk bisa memberikan yang terbaik bagi pembaca. Salam hangat dari saya, Admin InaneSia.com

Artikel menarik lainnya

Cara Menghitung BMI

Cara Menghitung BMI Agar Berat Badan Dan Kesehatan Tetap Terjaga

BMI memiliki kepanjangan body Mass index atau merupakan salah satu langkah yang dipakai guna mengukur …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *