Home / Umum / Usaha / Cara Mengukur Baju Pria Dengan Benar Dan Cepat

Cara Mengukur Baju Pria Dengan Benar Dan Cepat

Anda memiliki cita-cita menjadi penjahit profesional dan sekarang ini sedang mempelajari cara mengukur baju pria dengan baik dan benar? Tentu, sebagai seorang pemula bukanlah hal yang mudah untuk mempelajari bagaimana cara membuat baju pria. Oleh sebab itu dibutuhkan berbagai macam latihan di dalam proses pembuatan atau menjahit baju pria Sehingga nantinya memperoleh hasil yang lebih baik.

Cara Mengukur Baju Pria Dengan Benar Dan Cepat

Tingkat keberhasilan di dalam menjahit baju pria sangat dipengaruhi oleh cara mengukur baju pria tersebut. Apabila di dalam proses pengukuran baju pria sudah sesuai dan pas, maka nantinya hasil finishing dari menjahit baju tersebut juga akan baik. Begitu pula sebaliknya, apabila di proses pengukuran baju pria sudah mengalami kekeliruan atau kesalahan, maka finishing dari proses menjahit juga tidak akan pas sesuai dengan keinginan pelanggan.

Oleh sebab itulah, Anda harus benar-benar memahami dan mengetahui cara mengukur baju pria dengan baik dan benar sehingga berbagai macam kesalahan dan kekeliruan di dalam melakukan pengukuran badan untuk membuat baju pria semakin diminimalisir. Lalu, Bagaimanakah langkah mengukur baju pria dengan baik dan benar? Berikut ini adalah ulasannya. Silahkan disimak.

Baca Juga:   Arti Dari Reservasi Pada Beberapa Konteks

Cara mengukur baju pria dengan benar

  1. Pengukuran bagian lingkar leher, proses pengukurannya adalah mengelilingi bagian pangkal leher yang mana bagian jari telunjuk akan ikut di dalam belitan meteran, proses pengukuran dilakukan secara pas, disesuaikan dengan angka yang ditunjukkan pada meteran.
  2. Proses pengukuran panjang punggung, proses pengukuran dimulai dari pangkal tulang leher sampai dengan bagian punggung ataupun pada bagian garis dada atau sedikit di bagian bawah ketiak, dilakukan pengukuran secara pas sesuai dengan angka yang ditunjukkan di meteran
  3. Pengukuran pada kontrol kemiringan baju, proses pengukuran diawali dari bagian tepi bahu ke arah bawah sampai dengan pada bagian garis dada bagian belakang, proses pengukuran dilakukan secara pas sesuai dengan angka yang ada di meteran.
  4. Pengukuran panjang pinggang, Proses pengukuran diawali dari bagian pangkal tulang leher sampai dengan bagian pinggul atau pada garis pinggul, yaitu sedikit di bagian atas pantat, proses pengukuran dilakukan secara pas sesuai dengan angka yang ditunjukkan pada meteran
  5. Pengukuran panjang baju, proses pengukuran diawali dari bagian pangkal tulang leher sampai bagian atas bawah baju, yakni sedikit di bagian bawah pantat. Proses pengukuran dilakukan secara pas berdasarkan angka yang ditunjukkan di meteran
  6. Pengukuran lebar punggung atau lebar badan, proses pengukuran diawali dari bagian bahu kiri menuju bagian bahu kanan, sementara itu, pada bagian posisi di bawah leher, meteran sedikit dinaikkan, proses tersebut dilakukan secara pas berdasarkan angka yang tertera pada meteran
  7. Pengukuran lingkar dada, prosesnya adalah diukur mengelilingi dada dengan sedikit di bawah bagian ketiak. Dari ukuran bagian lingkar dada, ditambahkan angka 4 cm sampai dengan 6 cm.
  8. Pengukuran lingkar pinggang, prosesnya dilakukan dengan mengelilingi bagian pinggang di posisi melewati bagian pusar. Dari bagian lingkar pinggang yang asli, ukurannya ditambah sekitar 4 cm sampai dengan 6 cm.
  9. Pengukuran lingkar pinggul, prosesnya dilakukan dengan cara mengelilingi pinggul, kemudian melewati bagian pinggul yang memiliki ukuran terbesar. Dari ukuran lingkar pinggul yang asli ditambahkan angka 4 cm sampai dengan 6 cm
  10. Pengukuran panjang lengan, prosesnya diawali dari ujung bahu. Apabila baju yang hendak dijahit memiliki lengan panjang, maka proses pengukuran dilakukan sampai dengan pangkal ibu jari. Namun, jika baju yang hendak dijahit berlengan pendek, maka proses pengukuran sampai dengan 2 cm sebelum siku, diukur secara pas berdasarkan angka yang tertera di meteran.
  11. Pengukuran lingkar Lengan, prosesnya dilakukan mengelilingi bagian lengan yang paling besar, Kemudian ditambahkan angka 4 cm sampai 6 cm.
  12. Pengukuran lingkar pergelangan tangan, proses pengukuran dilakukan mengelilingi pergelangan bagian tangan, Kemudian ditambahkan angka 2 cm sampai 4 cm
Baca Juga:   Cara Perhitungan Gaji Prorata

Pada saat Anda masih di tahap berlatih, alangkah baiknya apabila ukuran lingkar pinggang, lingkar dada, lingkar Lengan, dan lingkar pinggul ditambahkan 6 cm dari ukuran yang sebenarnya. Sementara itu, untuk ukuran lingkar pergelangan tangan cukup ditambahkan 4 cm saja. Tujuannya yaitu agar tersedia kelonggaran. Jika terjadi kekeliruan pada proses latihan tersebut, maka tentunya bahan yang sudah ada masih dapat terselamatkan, sebab terdapat abstain kelonggaran pada pengukuran.

Mudah-mudahan, urutan demi urutan Bagaimana cara mengukur baju pria dengan baik dan benar di atas bisa bermanfaat untuk Anda, terutama yang masih dalam tahap belajar menjahit baju. Seringlah berlatih agar aktivitas anda di dalam menjahit baju semakin terampil dan profesional sehingga pada akhirnya Anda bisa menjahit berbagai macam jenis baju dan memperoleh hasil yang sesuai dengan harapan. Terima kasih dan selamat beraktifitas.

Tentang Admin

Menulis merupakan bagian dari aktivitas Admin InaneSia.com disamping beberapa pekerjaan utama harian sebagai IT Networking, Programming, Graphich Design, Content Writer, Teknisi Elektronika, Teknisi Komputer dan Pengajar bidang Multimedia pada salah satu SMK. Hobi Otomotif dan Bertani adalah bagian penghilang kejenuhan dari rutinitas sehari-hari. Admin berkomitmen untuk bisa memberikan yang terbaik bagi pembaca. Salam hangat dari saya, Admin InaneSia.com

Artikel menarik lainnya

Cara Menghitung EOQ

Cara Menghitung EOQ Paling Benar

Istilah EOQ atau Economic order quantity merupakan sebuah istilah yang sering kita dengar pada proses …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *