Home / Elektronika / Cara Mengukur Baterai Dari Sisi Tegangan

Cara Mengukur Baterai Dari Sisi Tegangan

Apakah anda belum memahami cara mengetahui tegangan suatu baterai? Pada kesempatan yang baik ini, saya akan mencoba untuk mengulas cara mengukur baterai dari sisi tegangan. Memang, mengukur tegangan baterai terkesan sangatlah simpel dan sederhana. Namun, hal tersebut hanyalah berlaku untuk yang sudah memahami dasar-dasar dari kelistrikan atau elektronika. Bagi yang masih sangat awam di dunia kelistrikan atau elektronika, maka cara mengukur tegangan pada baterai adalah hal yang perlu untuk dipelajari.

Cara Mengukur Baterai Dari Sisi Tegangan

Tentunya, jenis baterai yang bisa diukur tegangannya sangatlah beragam, misalnya adalah baterai kering ABC, AA, baterai laptop, Sampai dengan aki pada mobil atau motor. Seluruhnya tentu mempunyai tegangan yang dapat diukur. Untuk mengerjakan pengukuran tegangan pada suatu baterai, maka kita membutuhkan multimeter, baik multimeter digital maupun multimeter analog.

Baterai mempunyai jenis tegangan DC atau direct current atau tegangan searah. Pengukuran pada tegangan searah tentunya tidak boleh bolak-balik pemasangannya. Hal tersebut disebabkan karena pada baterai terdapat kutub negatif dan kutub positif. Rata-rata, baterai yang dijual di pasaran mempunyai tegangan kerja 1,5 volt. Sementara itu, pada baterai ponsel memiliki tegangan kerja 3,7 volt. Untuk memastikan besarnya tegangan pada baterai tersebut, maka kita bisa melakukan pengukuran tegangan baterai dengan langkah-langkah sebagai berikut.

Baca Juga:   Cara Mengukur Ampere Dengan Multimeter Digital

Cara mengukur baterai dari sisi tegangan

Cara mengukur baterai dari sisi tegangan

  1. Langkah pertama, silakan Anda putar saklar selektor ke posisi x10 VDC, sebab kita sudah mengetahui bahwa tegangan dari batu baterai tidak lebih besar dari 10 volt. Oleh karena itu, kita posisikan saklar selektor ke X10
  2. Langkah berikutnya, silakan Anda hubungkan probe warna merah multimeter di kutub positif baterai dan probe warna hitam di posisi kutub negatif baterai.
  3. Silahkan anda amati jarum yang ada pada multimeter bergerak ke angka berapa. Supaya lebih mudah membacanya, kita bisa melihat di skala 0-10. Sebab, nantinya proses perhitungan nilai tegangan pada baterai juga akan lebih mudah.
  4. Dari hasil perhitungan, maka tegangan batu baterai adalah sesuai dengan yang ditunjukkan pada jarum multimeter, contohnya apabila jarum multimeter menunjukkan angka 1,5, maka hal tersebut menunjukkan bahwa tegangan pada batu baterai yang diukur yaitu 1,5 vlot

Cara mengukur tegangan pada aki

Cara mengukur tegangan pada aki

Tegangan listrik pada aki sepeda motor maupun pada mobil secara umum yaitu 12volt. Untuk melakukan pengukuran tegangan pada aki, menggunakan teknik yang sama seperti yang sudah dijelaskan di bagian atas. Letak perbedaannya hanyalah pada posisi saklar selektor pada multimeter yang harus kita geser ke posisi x50 VDC. Sebab, tegangan listrik pada aki normal bisa dipastikan melebihi angka 10. Tujuannya supaya multimeter tidak cepat mengalami kerusakan, maka kita wajib untuk meletakkan posisi saklar selector diatas 10 volt.

Baca Juga:   Sistem Kerja Mesin Pendingin AC

Bisa disimpulkan bahwa menempatkan saklar selektor multimeter merupakan hal yang sangat penting pada proses pengukuran, sebab kita tentunya harus dapat membuat prediksi berapakah tegangan maksimal dari beban yang hendak diukur. Sebagai tambahan wawasan saja bahwasanya baterai yang disusun secara seri maka akan membuat tegangan yang dimilikinya akan bertambah. Sementara itu, baterai yang disusun secara paralel maka tegangan yang dimilikinya akan tetap atau mengikuti tegangan paling tinggi pada salah satu baterai yang disusun tersebut.

Demikianlah sekelumit informasi mengenai cara mengukur baterai dari sisi tegangan yang bisa saya bahas pada kesempatan yang baik ini. Semoga saja, tutorial sederhana ini bisa berguna dan bermanfaat untuk Anda, terutama untuk Anda yang masih awam di bidang dasar kelistrikan atau elektronika sehingga pada akhirnya anda mampu untuk mengetahui nilai tegangan pada suatu media penyimpan listrik. Terima kasih dan selamat mencoba, Semoga berhasil.

Tentang Admin

Menulis merupakan bagian dari aktivitas Admin InaneSia.com disamping beberapa pekerjaan utama harian sebagai IT Networking, Programming, Graphich Design, Content Writer, Teknisi Elektronika, Teknisi Komputer dan Pengajar bidang Multimedia pada salah satu SMK. Hobi Otomotif dan Bertani adalah bagian penghilang kejenuhan dari rutinitas sehari-hari. Admin berkomitmen untuk bisa memberikan yang terbaik bagi pembaca. Salam hangat dari saya, Admin InaneSia.com

Artikel menarik lainnya

Cara Menghitung Biaya Listrik

Cara Menghitung Biaya Listrik Untuk Semua Golongan

Untuk para pemakai listrik jenis pascabayar, maka tentunya wajib untuk anda memahami cara mengetahui dan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *