Home / Umum / Kesehatan / Cara Mengukur Denyut Jantung, Denyut Nadi atau Detak Jantung

Cara Mengukur Denyut Jantung, Denyut Nadi atau Detak Jantung

Apakah anda sudah memahami Bagaimana cara mengukur denyut jantung yang sebenarnya? Pada angka berapakah denyut jantung seseorang dianggap normal? Apakah semua orang memiliki detak jantung yang sama? Bagaimana pula detak jantung pada balita atau anak-anak? Untuk menjawab seluruh pertanyaan di atas, maka pada kesempatan kali ini saya akan mencoba untuk membahas tentang cara mengukur detak jantung seseorang.

Cara Mengukur Denyut Jantung, Denyut Nadi atau Detak Jantung

Cara mengukur denyut nadi

Denyut nadi adalah sama dengan denyut jantung atau detak jantung. Adapun cara mengetahui jumlah dari detak jantung yaitu dengan cara menghitung jumlah dari denyut nadi, dimana jumlah dari denyut nadi tersebut dihitung dalam waktu 1 menit. Tentunya, denyut nadi seseorang bisa diukur pada sejumlah bagian tubuh, misalnya adalah pada bagian paha dalam, pada bagian belakang lutut, pada pergelangan tangan, pada pelipis, pada bagian leher dan sejumlah bagian tubuh yang lainnya. Di bagian-bagian tubuh tersebut, terdapat pembuluh darah arteri yang letaknya sangat berdekatan dengan kulit sehingga sangat mudah untuk Merasakan hanyutnya.

Dari sejumlah bagian tubuh untuk mengukur detak jantung yang sudah disebutkan di atas, terdapat dua bagian yang sangat sering dipakai untuk keperluan menghitung denyut nadi, yaitu di bagian leher dan bagian pergelangan tangan. Berikut ini adalah caranya.

1. Pergelangan tangan

Cara mengukur denyut jantung di pergelangan tangan adalah dengan meletakkan dua jari yakni jari tengah dan jari telunjuk di pergelangan tangan, tepatnya adalah pada bagian bawah jari jempol, kemudian Tekanlah secara perlahan sampai Denyut Nadi mulai terasa.

Baca Juga:   Cara Menanggulangi Merokok Yang digalakan Pemerintah

2. Bagian leher

Cara mengukur detak jantung pada bagian leher adalah memakai dua jari yakni jari tengah dan jari telunjuk, Kemudian letakkanlah pada bagian leher, tepatnya yaitu di bagian akhir rahang. Di bagian itulah terdapat area yang cukup lembut dan rasanya ‘bolong’. Silahkan tekan secara perlahan Sampai Denyut Nadi cukup terasa.

Apabila anda sudah merasakan denyut nadi pada area di atas, silakan Anda Lanjutkan ke proses perhitungannya. Sambil terus menahan jari di bagian pembuluh arteri, silakan Anda hitung jumlah denyut nadi tersebut kurang lebih 15 detik. Selanjutnya, jumlah dari denyut tersebut dikalikan dengan 4 supaya memperoleh angka total denyut nadi untuk 1 menit. Ada pula yang memberikan saran yakni melakukan perhitungan selama 30 menit dan nantinya hasil yang didapat dikalikan dengan 2.

Tips di dalam menghitung denyut Nadi

Apabila Anda ingin tahu jumlah dari denyut nadi normal, berusahalah orang yang hendak diukur tersebut sudah beristirahat kurang lebih 10 menit. Hindari pula untuk memakai jari jempol ketika menghitung, sebab secara umum terdapat pula denyut yang ada pada bagian jari jempol yang bisa mengganggu hasil perhitungan yang kita lakukan.

Detak jantung sama dengan denyut nadi

Denyut pada pembuluh arteri mampu memberikan gambaran detak jantung itu sendiri. Setiap kali berdetaknya jantung, Hal tersebut berarti bahwa jantung sedang memompa darah ke semua bagian tubuh. Oleh sebab itu, Setelah kita tahu jumlah dari denyut nadi tersebut, kita bisa membandingkan dengan jumlah detak jantung atau denyut nadi pada orang dewasa, anak-anak maupun bayi yang baru lahir.

Baca Juga:   Cara Mengukur Berat Badan Yang Ideal

Jumlah dari detak jantung normal sesuai dengan umur

Adapun jumlah detak normal berikut ini diperoleh Ketika seseorang sedang dalam kondisi beristirahat atau kondisi santai

  1. Umur 0 sampai dengan 1 bulan memiliki denyut nadi 70 sampai dengan 190 setiap menit
  2. Umur 1 sampai dengan 11 bulan memiliki denyut nadi 80 sampai 160 setiap menit
  3. Umur 1 sampai 2 tahun memiliki denyut nadi 80 sampai 130 setiap menit
  4. Umur 3 sampai 4 tahun memiliki denyut nadi 80-120 setiap menit
  5. Umur 5 sampai 6 tahun memiliki denyut nadi 75 sampai dengan 115 setiap menit
  6. Umur 7 sampai 9 tahun memiliki denyut nadi 70 sampai dengan 110 setiap menit
  7. Umur lebih dari 10 tahun memiliki denyut nadi antara 60 sampai dengan 100 setiap menit

Jumlah dari detak jantung maksimal

Pada saat setelah berolahraga atau kondisi terkejut, sangat dirasakan bahwa jantung bisa berdetak dengan sangat cepat. Pada kondisi tersebut, tentunya jantung bekerja pada kecepatan maksimal dan kondisi tersebut cukuplah wajar. Akan tetapi, guna memastikan Kadangkala kita juga perlu untuk melakukan perhitungan. Rata-rata, perhitungan tersebut kerap kali dikerjakan oleh mereka yang sedang berolahraga atau beraktivitas dengan cukup berat.

Adapun rumus yang bisa digunakan untuk melakukan perhitungan denyut nadi paling tinggi atau maksimal yaitu 220 dikurangi usia atau umur anda. Sebagai contoh, misalnya umur anda sekarang ini adalah 30 tahun, artinya adalah 220 dikurangi 30, didapat hasil 190 menit nadi maksimal untuk setiap menitnya.

Baca Juga:   Cara Menghitung IMT Terbaru Paling Valid

Jumlah terbaik untuk denyut nadi atau detak jantung

Berikutnya, Mari kita bahas rumus untuk memahami atau mengetahui jumlah detak jantung terbaik yang ada pada diri kita. Jumlahnya yaitu 60% sampai dengan 80% dari denyut jantung maksimal berdasarkan rumus diatas. Dengan melihat contoh di atas, maka denyut nadi yang ideal untuk usia 30 tahun yaitu berkisar antara 114 sampai dengan 152.

Setelah kita memahami jumlah dari detak jantung atau denyut nadi, yang wajib untuk memperoleh perhatian yakni kualitas dari denyut nadi pada diri kita. Dalam kondisi normal, tentunya denyut nadi akan terasa cukup stabil dan jumlahnya juga cukup teratur. Apabila denyut nadi terasa cukup Lemah atau tidak beraturan, maka cukup disarankan untuk segera memeriksakan kondisi kesehatan ke dokter atau ke rumah sakit.

Sekian penjabaran singkat tentang cara mengukur denyut jantung atau denyut nadi atau detak jantung. Semoga saja, setelah anda memahami Bagaimana mengetahui detak jantung dan kriteria detak jantung yang baik untuk masing-masing umur, maka anda bisa selalu menjaga kondisi kesehatan sehingga detak jantung yang anda miliki selalu dalam kondisi normal. Terima kasih dan semoga bermanfaat.

Tentang Admin

Menulis merupakan bagian dari aktivitas Admin InaneSia.com disamping beberapa pekerjaan utama harian sebagai IT Networking, Programming, Graphich Design, Content Writer, Teknisi Elektronika, Teknisi Komputer dan Pengajar bidang Multimedia pada salah satu SMK. Hobi Otomotif dan Bertani adalah bagian penghilang kejenuhan dari rutinitas sehari-hari. Admin berkomitmen untuk bisa memberikan yang terbaik bagi pembaca. Salam hangat dari saya, Admin InaneSia.com

Artikel menarik lainnya

Cara Mengukur Tinggi Badan Anak

Cara Mengukur Tinggi Badan Anak Dengan Paling Mudah Dan Cepat

Ada sebuah iklan yang berbunyi ” tumbuh itu keatas bukan kesamping”, dimana slogan dari perkembangan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *