Home / Elektronika / Cara Mengukur Tegangan Listrik DC Dan AC

Cara Mengukur Tegangan Listrik DC Dan AC

Pada kesempatan kali ini saya akan mencoba untuk membahas tentang cara mengukur tegangan listrik DC dan AC. Kegiatan pengukuran tegangan listrik memakai multimeter tentunya bisa dikerjakan dengan cara memilih fungsi voltmeter pada alat ukur multimeter. Tentunya, jenis tegangan listrik yang sekarang ini cukup populer dibagi menjadi dua macam, yaitu tegangan listrik DC atau direct current atau tegangan listrik searah dan tegangan listrik AC atau alternating Current atau tegangan listrik bolak-balik.

Cara Mengukur Tegangan Listrik DC Dan AC

Proses pengukuran baik tegangan listrik AC maupun tegangan listrik DC, peralatan multimeter telah menyediakan fungsi yang berbeda yaitu fungsi voltmeter AC atau DC guna mengukur tegangan listrik AC dan voltmeter DC atau VDC guna mengukur tegangan listrik DC.

Cara Mengukur Tegangan Listrik Memakai Multimeter

Pada peralatan alat ukur multimeter analog, proses pengukuran dari tegangan listrik bisa dibaca pada papan berskala tegangan baik itu ACV maupun DCV. Kemampuan untuk mengukur tegangan listrik dari multimeter tentunya sangat tergantung pada spesifikasi multimeter serta range atau batas ukur yang ada pada saklar selector jangkauan pada alat ukur. Pada multimeter analog jenis cx506 yang bermerek sanwa mempunyai batas ukur tegangan untuk (ACV-DCV); 3V/12V/30V/120V/300V/1200V/30kv. Sementara itu, khusus pada pengukuran tegangan sebesar 30 kilo volt, maka wajib untuk memakai kabel probes atau penyidik “HV 50”

Baca Juga:   Sistem Kerja Kontaktor Untuk Mendapatkan Magnet

Di multimeter analog jenis cx506, range atau batas ukur paling rendah yaitu 3 volt. Artinya adalah apabila range atau batas ukur dipilih pada posisi 3 DCV, maka multimeter tersebut memiliki kemampuan untuk mengukur tegangan yang berasal dari Brazil atau baterai kering yang memiliki tegangan dengan tinggi 1,5 volt, dan tentunya hasil yang didapat akan lebih akurat dibandingkan menggunakan range atau batas ukur 10 DCV. Sementara itu, multimeter analog jenis SP 10D merk sanwa ataupun yang sekelasnya, mempunyai range atau batas ukur untuk tegangan jenis (ACV-DC); 10V/50V/250V/500V/1000V.

Cara Mengukur Tegangan Listrik DC Memakai Multimeter

Pada proses pengukuran DCV, silakan Anda memposisikan kabel probe yang berwarna merah atau Plus diletakkan pada titik positif atau Plus dari sumber tegangan yang hendak diukur, kemudian kabel probe yang memiliki warna hitam atau negatif disambungkan pada titik negatif pada sumber tegangan listrik.

Supaya lebih jelas, Anda bisa melihat skema serta penempatan dari saklar selektor di batas ukur multimeter guna mengukur tegangan jenis DC seperti pada gambar dibawah ini

Baca Juga:   Cara Menyolder Kabel Fleksibel Pada Laptop

Cara Mengukur Tegangan Listrik DC Memakai Multimeter

Proses pembacaan tegangan DC hasil dari pengukuran, yang perlu dilihat terlebih dahulu adalah batas ukur yang dipakai, lalu dilanjutkan dengan pembacaan penunjuk jarum multimeter berdasarkan dengan batas ukur yang dipakai.

Cara Mengukur Tegangan Listrik AC Memakai Multimeter

Proses pengukuran tegangan listrik arus bolak-balik atau ACV dilakukan dengan cara memposisikan kabel Probe yang boleh dipasang secara bolak-balik. Hal tersebut disebabkan karena pada tegangan listrik ACV akan terjadi 50 kali proses perubahan kutub negatif menjadi kutub positif untuk setiap detiknya.

Adapun teknik pengukuran dari tegangan listrik AC memakai multimeter bisa dilihat sesuai pada gambar dibawah ini

Cara Mengukur Tegangan Listrik AC Memakai Multimeter

Adapun beberapa hal yang wajib mendapat perhatian pada saat melakukan pengukuran tegangan listrik yaitu posisi pada saklar selektor jangkauan ukur serta batas ukur atau range. Saklar selector jangkauan ukur wajib berada pada posisi ACV serta range atau batas ukur pada posisi 250 ACV. Kondisi yang sama juga harus diperlakukan pada proses pengukuran tegangan DC atau DCV.

Baca Juga:   Cara Membuat Speaker Suara Moge

Disamping itu, anda juga harus memperhatikan faktor keselamatan pada saat mengukur tegangan listrik AC memakai multimeter. Wajib untuk diperhatikan Apakah kondisi isolasi dari pembungkus kabel Probe dalam kondisi baik atau tidak. Sebab, kerap kali ditemukan bahwa kabel probe mengalami luka akibat terkena solder sehingga ketika dipakai untuk mengukur tegangan listrik AC kondisi tersebut dapat membahayakan keselamatan pengguna pada saat mengukur tegangan AC memakai multimeter.

Sekian sedikit penjelasan tentang cara mengukur tegangan listrik DC dan AC yang bisa anda jadikan sebagai bekal dasar di bidang elektronika Sehingga anda memiliki kemampuan dasar untuk mengetahui besaran tegangan listrik dan mampu menggunakannya untuk keperluan sehari-hari. Terima kasih dan semoga bermanfaat.

Tentang Admin

Menulis merupakan bagian dari aktivitas Admin InaneSia.com disamping beberapa pekerjaan utama harian sebagai IT Networking, Programming, Graphich Design, Content Writer, Teknisi Elektronika, Teknisi Komputer dan Pengajar bidang Multimedia pada salah satu SMK. Hobi Otomotif dan Bertani adalah bagian penghilang kejenuhan dari rutinitas sehari-hari. Admin berkomitmen untuk bisa memberikan yang terbaik bagi pembaca. Salam hangat dari saya, Admin InaneSia.com

Artikel menarik lainnya

Cara Menghitung Biaya Listrik

Cara Menghitung Biaya Listrik Untuk Semua Golongan

Untuk para pemakai listrik jenis pascabayar, maka tentunya wajib untuk anda memahami cara mengetahui dan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *