Home / Elektronika / Cara Menyolder Aluminium Menggunakan Timah Solder

Cara Menyolder Aluminium Menggunakan Timah Solder

Topik di dalam menyolder aluminium tentunya jarang terangkat. Namun, cara menyolder aluminium tentunya cukup dibutuhkan di kehidupan sehari-hari, terutama bagi mereka yang kerap bersinggungan dengan peralatan berbahan alumunium seperti panci, evaporator, radiator, serta heat exchanger pada mesin pendingin. Tujuan dari menyolder aluminium tentunya berguna supaya biaya produksi bisa semakin ditekan.

Cara Menyolder Aluminium Menggunakan Timah Solder

Seperti yang kita ketahui bersama bahwa menyolder aluminium bukanlah perkara yang mudah untuk dilakukan. Hal tersebut dikarenakan sifat dari bahan aluminium yang cenderung memiliki karakteristik alis terhadap berbagai macam bahan, termasuk adalah bahan solder. Namun demikian, tetap saja dengan teknik tertentu maka kita bisa menyolder aluminium tersebut.

Sebagai contohnya adalah Pada komponen evaporator apabila memakai bahan dasar tembaga, maka tentunya proses atau kegiatan menambal menjadi lebih mudah Apabila dibandingkan apabila evaporator berbahan dasar memakai bahan alumunium. Hal tersebut tentunya disebabkan karena perbedaan sifat dari bahan antara tembaga dan aluminium. Tidak semua jenis timah bisa dengan mudah melekat ke bagian aluminium, sementara timah merupakan salah satu bahan utama pada kegiatan menyolder.

Tentunya, banyak dari konsumen yang cukup keberatan apabila teknisi dari mesin pendingin meminta untuk mengganti seluruh bagian dari evaporator dengan unit evaporator yang baru. Hal tersebut dikarenakan komponen evaporator memiliki harga yang cukup tinggi, cukup sulit untuk mendapatkannya serta biaya kerja yang cukup mahal pula.

Baca Juga:   Cara Menyambung Kabel Antena TV Yang Benar

Lantas, Bagaimana cara menyolder aluminium dengan memakai timah solder? Agar bisa diperbaiki, maka dibutuhkan Bahan timah spesial yang nantinya bisa digunakan untuk memperbaiki atau menyolder evaporator yang menggunakan bahan aluminium. Berikut ini adalah beberapa cara menyolder aluminium menggunakan timah solder.

Supaya kita bisa memperbaiki aluminium yang mengalami kerusakan dengan sempurna, maka ada sejumlah hal yang wajib untuk mendapat perhatian sebelum kita memulai proses perbaikan pada aluminium tersebut.

  1. Bahan yang dibutuhkan wajib berasal dari jenis spesial yang memang diperuntukan guna menyolder aluminium. Adapun jenis timah yang bisa dipakai contohnya adalah memakai timah aluminium MKD.
  2. Bersihkan terlebih dahulu bagian dari aluminium yang mengalami kebocoran dan akan ditambal.
  3. Alangkah baiknya memakai strip tembaga guna menambal. Hal tersebut disebabkan karena akan bisa menghemat sejumlah pekerjaan
  4. Apabila komponen yang ditambal adalah evaporator, alangkah baiknya hasil dari proses penambalan dikuatkan kembali dengan memakai epoxy.

Perlu kita ketahui bahwa ketika melakukan penambalan pada bagian yang bocor dengan memakai epoxy secara langsung bukanlah solusi yang tepat. Hal tersebut disebabkan karena epoxy memang tidak diperuntukkan untuk sejumlah peralatan yang bekerja pada tekanan tinggi serta suhu yang dingin. Apabila kita hanya melakukan penambalan terhadap kebocoran dengan memakai epoxy, maka rata-rata kualitas tambalan pada evaporator Hanya bisa bertahan beberapa hari saja.

Baca Juga:   Cara Membuat Rangkaian Stavolt Lengkap

Selanjutnya, cara menyolder aluminium pada evaporator yang terdapat di kulkas aluminium yang mengalami kebocoran dengan memakai solder aluminium juga memiliki perbedaan cara dengan metode menyolder pada komponen elektronika.

Bagian permukaan pada komponen yang berukuran kecil tentunya akan jauh lebih mudah dikerjakan. Hal tersebut disebabkan peralatan solder kecil hanya akan mampu memanaskan bahan timah aluminium hingga sampai pada titik lebur optimal. Sementara itu, pada peralatan evaporator, tentunya panas yang dihasilkan oleh solder tidak akan memiliki kemampuan guna memanaskan keseluruhan dari bagian yang disolder.

Untuk itulah, guna mencapai suhu maksimal, maka rata-rata wajib untuk memakai solder spesial yang mempunyai suhu tinggi seperti yang seringkali dipakai oleh para tukang panci pada saat memperbaiki atau menambal panci dan juga berguna sebagai las api maupun las busur.

Adapun suhu maksimum dari timah aluminium tentunya tidak membutuhkan proses pengukuran dengan menggunakan alat termometer maupun alat yang lainnya. Hal tersebut disebabkan karena proses pengukuran suhu pada timah aluminium sangatlah sulit untuk dilakukan.

Baca Juga:   Cara Membuat Suara Bass Dengan Memodifikasi Amplifier

Lantas Bagaimana cara untuk mengukur suhu maksimal dari timah aluminium? Tekniknya adalah Padang daerah yang hendak disolder, anda bisa mencoba untuk melelehkan timah aluminium sedikit saja pada lokasi berdekatan dengan bagian yang hendak disolder. Apabila bagian permukaan yang hendak disolder sudah cukup panas guna melumerkan timah aluminium dengan cukup mudah, maka hal tersebut menunjukkan bahwa temperatur nya sudah maksimal.

Demikianlah ulasan singkat tentang cara menyolder aluminium dengan memakai timah solder yang tentunya bisa dilakukan dengan beberapa langkah serta trik khusus. Menyolder komponen elektronika yang berukuran kecil tentunya jauh lebih mudah dibandingkan dengan menyolder peralatan dengan dasar aluminium. Terima kasih dan semoga bermanfaat.

Tentang Admin

Menulis merupakan bagian dari aktivitas Admin InaneSia.com disamping beberapa pekerjaan utama harian sebagai IT Networking, Programming, Graphich Design, Content Writer, Teknisi Elektronika, Teknisi Komputer dan Pengajar bidang Multimedia pada salah satu SMK. Hobi Otomotif dan Bertani adalah bagian penghilang kejenuhan dari rutinitas sehari-hari. Admin berkomitmen untuk bisa memberikan yang terbaik bagi pembaca. Salam hangat dari saya, Admin InaneSia.com

Artikel menarik lainnya

Cara Mengukur Trafo Menggunakan Multimeter

Cara Mengukur Trafo Menggunakan Multimeter

Kesempatan yang baik ini, saya akan mencoba untuk Sharing Bagaimana cara mengukur trafo menggunakan multimeter. …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *