Home / Elektronika / Cara Menyolder Yang Baik

Cara Menyolder Yang Baik

Tentunya, anda sudah memahami secara gamblang tentang berbagai macam komponen elektronika serta Bagaimana cara melakukan pengujian pada komponen elektronika tersebut. Lalu, tahapan berikutnya yang perlu kita pahami adalah bagaimana cara menyolder yang baik Sehingga nantinya komponen-komponen elektronika tersebut bisa diletakkan pada printed circuit board atau PCB dengan benar dan kuat.

Cara Menyolder Yang Baik

Untuk itulah, maka Mari kita belajar bagaimana cara menyolder yang benar di mana tutorialnya akan saya coba ulas Pada kesempatan kali ini. Pembahasan yang akan saya angkat pada artikel kali ini adalah tentang peralatan apa saja yang dibutuhkan untuk menyolder yang baik dan benar, Bagaimana cara menjaga keselamatan kerja, apa saja persiapan di dalam kegiatan penyolderan, serta langkah atau proses penyolderan yang benar,

Peralatan untuk menyolder

Berikut ini adalah sejumlah peralatan yang diperlukan pada saat kita menyolder, diantaranya adalah:

  1. Tinol atau timah solder, yakni sebuah metal yang memiliki titik cair yang rendah sehingga mudah sekali untuk mencair
  2. Multimeter atau multitester, yakni Sebuah alat yang dipakai guna Memeriksa komponen elektronika sebelum disolder
  3. Tang atau penjepit, yakni Sebuah alat yang dipakai guna menjepit kaki pada komponen elektronika yang hendak disolder sehingga komponen elektronika tersebut cukup mudah untuk dipasang serta suhunya tidak terlalu panas yang disebabkan karena sebagian dari panas akan disalurkan ke alat penjepit atau tang tersebut.
  4. Penghisap solder, yakni Sebuah alat yang dipakai guna membersihkan tinol Yang melekat di PCB ataupun juga pada komponen, juga dipakai guna memudahkan pada saat kita melepas komponen dari PCB
  5. Dudukan solder, yakni Sebuah alat yang dipakai guna menyimpan solder dalam kondisi panas pada saat sedang tidak dipakai
Baca Juga:   Alat Dan Bahan Untuk Menyolder

Keselamatan kerja pada saat menyolder

Guna selalu menjaga keselamatan kerja pada saat kegiatan menyolder, maka ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dan dilaksanakan, diantaranya adalah:

  1. Pakailah kacamata jenis polycarbonate ataupun kacamata yang sejenis guna memberikan perlindungan kepada mata dari asap solder
  2. Dilarang untuk menyentuh bagian elemen pemanas maupun bagian ujung dari solder
  3. Kembalikanlah Soldier kepada stand Soldier sesaat setelah anda pakai maupun pada saat tidak anda pakai
  4. Pilihlah ruangan yang memiliki ventilasi cukup pada saat menyolder
  5. Setelah kegiatan menyolder selesai, cucilah tangan sampai bersih.

Persiapan di dalam kegiatan menyolder

Solder yang beredar di pasaran memiliki rentang daya yang cukup bervariasi, yakni di antara 15 watt sampai dengan 40 watt. Semakin besar dayanya, maka solder tersebut akan memiliki suhu panas yang semakin tinggi. Pada proses pemilihan Soldier, maka kita wajib untuk memperhatikan benda yang hendak disolder. Untuk proses penyolderan komponen elektronika, sangat disarankan untuk memakai solder yang memiliki daya 30 watt. Tujuannya adalah agar tidak terlalu panas sehingga bisa menimbulkan kerusakan pada komponen elektronika yang disolder.

Lakukan pemeriksaan juga pada komponen elektronika yang hendak disolder dan papan PCB nya. Karena harus memastikan bahwa sejumlah komponen elektronika yang hendak dipasang dapat berfungsi dengan baik dan sesuai apa yang diharapkan.

Kegiatan penyolderan

Apabila keseluruhan bagian di atas sudah dipahami serta dipersiapkan, maka Mari kita lanjutkan pada proses kegiatan penyolderan. Anda harus memperhatikan sejumlah tahapan dibawah ini Supaya hasil dari penyolderan bisa lebih maksimal dan tentunya Anda juga bisa terhindar dari beberapa hal yang tidak diinginkan.

Baca Juga:   Cara Menyolder Kabel Dengan Baik dan Benar

1. Lakukan pembersihan pada kaki komponen dan papan PCB

Cara menyolder yang benar untuk bagian yang pertama adalah membersihkan sejumlah bagian yang hendak di solder baik itu pada kaki komponen elektronika maupun pada PCB dengan menggunakan pisau maupun amplas halus sehingga sejumlah lapisan mulai dari oksida, gemuk, cat bisa dihilangkan. Jika memakai kawat jenis montase berisolasi, misalnya adalah kawat email, silahkan anda kelupas terlebih dahulu bagian isolasinya kurang lebih 6 mm sampai 7 mm, lalu berilah lapisan timah pada ujung kawat tersebut dengan tipis.

2. Masukkan kaki komponen elektronika kepada PCB

Sejumlah kawat pada kaki komponen elektronika tersebut silahkan Anda masukkan ke dalam lubang PCB, lalu silakan bengkokan menggunakan tank sehingga ada bagian pengait mekanis guna menjaga posisi dari komponen elektronika. Pada ujung kawat yang memiliki diameter cukup besar, maka wajib untuk dipasang sedemikian rupa dimana nantinya proses penyolderan bisa dikerjakan dengan baik.

3. Mengatur lokasi atau posisi papan PCB

Silakan Anda atur posisi dari papan PCB serta titik solderan sehingga cairan dari timah bisa mengalir dengan sendirinya ke masing-masing titik yang diharapkan dengan cukup mengandalkan bantuan gravitasi bumi.

4. Proses memanaskan kaki komponen dan PCB

Silakan Anda Letakkan bagian datar pada ujung solder ke Sisi yang cukup lebar di PCB sehingga proses penyaluran panas bisa terjadi melewati permukaan yang paling luas.

5. Kegiatan menambahkan timah pada bagian titik solderan

Silakan Anda berikan timah pada setiap titik solderan serta usahakan berikan lapisan colophonium terlebih dahulu, baru dilanjutkan dengan timah. Adapun jumlah Timah yang dileburkan pada masing-masing titik solderan tidaklah wajib memenuhi lingkaran pada PCB.

Baca Juga:   Cara Menyambung Kabel Parabola

6. Menarik timah solderan

Apabila jumlah Timah yang mencair dirasa sudah cukup, maka silakan singkirkan timah tersebut dari titik solderan. Anda bisa melakukan dengan cara menahan bagian ujung solderan pada setiap titik solderan sampai dengan 5 tersebut meresap pada keseluruhan bagian solderan. Setelah itu, silakan Anda tarik ujung solderan dari bagian titik solderan, lalu silakan biarkan beberapa detik guna menunggu proses pendinginan.

7. Proses mendinginkan titik solderan

Selama proses pendinginan, tentunya titik solderan tidak boleh kena guncangan maupun adanya benturan. Penyolderan yang sudah dingin bisa terlihat dari tampilan permukaan timah maupun titik solderan yang berubah menjadi buram

Hal yang perlu diperhatikan

Pada proses penyolderan komponen jenis semikonduktor, pakailah solder yang cukup panas dan lakukan dengan cukup cepat. Hindarilah untuk memakai solder yang dingin, karena hal tersebut akan membuat proses penyolderan berlangsung lebih lama,nya kecuali pada kondisi tertentu yang memang mewajibkan untuk memakai solder yang lebih dingin.

Demikianlah tutorial singkat mengenai cara menyolder yang baik dan benar yang bisa saya ulas pada posting kali ini. Mudah-mudahan, artikel singkat Pada kesempatan kali ini bisa berguna dan bermanfaat untuk pengunjung sekalian, terutama bagi para penghobi Elektronika yang masih belajar pada kegiatan menyolder. Terima kasih dan selamat beraktivitas, Salam sukses untuk anda sekalian.

Tentang Admin

Menulis merupakan bagian dari aktivitas Admin InaneSia.com disamping beberapa pekerjaan utama harian sebagai IT Networking, Programming, Graphich Design, Content Writer, Teknisi Elektronika, Teknisi Komputer dan Pengajar bidang Multimedia pada salah satu SMK. Hobi Otomotif dan Bertani adalah bagian penghilang kejenuhan dari rutinitas sehari-hari. Admin berkomitmen untuk bisa memberikan yang terbaik bagi pembaca. Salam hangat dari saya, Admin InaneSia.com

Artikel menarik lainnya

Skema Rangkaian Inverter Sederhana Berdaya Besar

Skema Rangkaian Inverter Sederhana Berdaya Besar

Skema rangkaian inverter sederhana berdaya besar dari tegangan DC ke AC yang akan saya berikan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *