Home / Umum / Usaha / Cara Perhitungan Gaji Karyawan Bulanan

Cara Perhitungan Gaji Karyawan Bulanan

Gaji adalah suatu hak yang harus diterima oleh setiap karyawan di sebuah tempat kerja. Tugas bendahara lah yang harus menentukan Berapa besar gaji yang musti dibayar kepada setiap karyawannya pada periode tertentu di setiap bulannya. Tentunya ada cara perhitungan gaji karyawan bulanan yang perlu dipelajari dan diketahui oleh setiap bendahara supaya hak dari karyawan yang bekerja di sebuah tempat bisa terpenuhi.

Cara Perhitungan Gaji Karyawan Bulanan

Begitu juga dengan para karyawan dimana seharusnya mereka tidak hanya sekedar bisa menerima gaji setiap bulan namun juga mereka harusnya paham rincian dari gaji yang mereka terima tersebut. Untuk itulah, Pada kesempatan kali ini ijinkan saya untuk membahas Bagaimana cara perhitungan gaji karyawan setiap bulan sehingga masing-masing dari anda yang membutuhkan informasi tersebut bisa terbantu.

Secara inti, bahwa gaji yang diterima setiap bulan terdiri dari gaji pokok disertai dengan sejumlah tunjangan tetap. Besarnya gaji pokok yang harus diterima minimal adalah 75% dari total jumlah gaji yang diterima berdasarkan pasal 94 UU nomor 13 tahun 2003.

Baiklah, Berikut ini adalah penjabaran mengenai sejumlah komponen penyusun dari gaji bulanan yang wajib diterima oleh setiap karyawan di sebuah tempat kerja:

Baca Juga:   Perhitungan Gaji Dan Upah karyawan

1. Gaji pokok

Gaji pokok adalah Gaji inti yang besarnya disesuaikan dengan posisi dan jabatan serta tugas yang diembannya. Tentunya, jabatan bisa digunakan sebagai cerminan tingkat kesulitan serta tanggung jawab pada sebuah pekerjaan yang digelutinya. Semakin tinggi jabatan yang dipikul oleh seseorang, maka semakin berat pula tanggung jawab yang diembannya. Kompetensi yang dimilikinya pun kadangkala bisa dipakai sebagai salah satu acuan di dalam memberikan dan menyerahkan sebuah jabatan kepada seorang karyawan.

2. Tunjangan

Bisa dikatakan, tunjangan adalah bagian pelengkap dari gaji pokok. Tunjangan bisa berfungsi sebagai fungsi sosial dan juga bisa sebagai fungsi insentif. Ada banyak tunjangan yang tentunya dapat diberikan kepada setiap karyawan, beberapa contohnya adalah tunjangan transport, Tunjangan jabatan, tunjangan makan, serta beberapa tunjangan yang lainnya. Selain itu, tunjangan yang diberikan kepada karyawan juga bisa bersifat tetap yang akan diberikan setiap bulan, bisa pula berupa tunjangan tidak tetap dimana untuk mendapatkan tunjangan tersebut dibutuhkan persyaratan khusus supaya seorang karyawan dapat memperolehnya.

3. Potongan

Potongan secara umum bisa dilakukan karena adanya sejumlah hal yang berkaitan dengan karyawan. Beberapa contoh jenis potongan yang paling Umum dilakukan pada sebuah tempat kerja diantaranya adalah potongan iuran kesehatan, potongan pajak penghasilan, orang BPJS, potongan iuran hari tua dan beberapa potongan lainnya.

Baca Juga:   Apa Yang Dimaksud Dengan Pekerjaan

4. Uang lembur

Uang lembur juga dapat ditambahkan guna melengkapi besaran gaji total yang bisa didapatkan oleh setiap karyawan. Jenis tambahan Uang lembur tersebut tentunya diberikan apabila karyawan mampu bekerja melebihi batas standar jam kerja secara umum.

Itulah sejumlah komponen yang secara umum digunakan oleh setiap tempat kerja di dalam menyusun gaji Setiap karyawan nya. Selanjutnya, marilah kita bahas beberapa contoh proses perhitungan gaji karyawan. Sebagai contoh, untuk bisa melakukan penghitungan Jumlah penghasilan dari karyawan yang nantinya bisa diterima tentunya harus dimulai dari proses penghitungan gaji pokok, tunjangan transport, Uang lembur, penggantian biaya pengobatan Apabila ada, potongan PPH Sesuai dengan pasal 21, dan potongan BPJS.

Sebagai contoh, misalnya Pak Ahmad bekerja di sebuah PT Sutra yang memiliki jam kerja dalam satu bulan adalah 194 jam. Selanjutnya, gaji pokok yang diterima oleh Pak Ahmad adalah Rp. 1.730.000. Sementara itu, Uang lembur yang diterima oleh Pak Ahmad adalah Rp. 375.000. Selama pekerja, Pak Ahmad mendapatkan penggantian biaya pengobatan sebesar Rp. 250.000. Tunjangan transport yang diberikan untuk Pak Ahmad dalam satu bulan adalah Rp. 500.000. Apabila kita akumulasikan maka tentunya jumlah gaji yang diterima oleh Pak Ahmad adalah Rp. 2.855.000.

Baca Juga:   Bagaimana Perhitungan Gaji 13 yang benar?

Namun demikian, tentunya gaji sebesar itu haruslah dikurangi dengan sejumlah potongan, yaitu meliputi iuran untuk BPJS sebesar Rp. 17.300 serta PPH berdasarkan pasal 21 sebesar RP. 79.450. Apabila ditotal, maka jumlah potongan yang nantinya digunakan untuk mengurangi gaji total adalah Rp. 96.750. Total akhir dari gaji yang diterima oleh Pak Ahmad adalah Rp. 2.855.000 dikurangi Rp. 96.750 sehingga hasilnya adalah Rp. 2.758.250.

Demikianlah penjabaran singkat mengenai cara perhitungan gaji yang bisa diterapkan pada sebuah tempat kerja. Mudah-mudahan, setelah anda membaca ulasan diatas mengenai cara perhitungan gaji karyawan bulanan, maka siapapun Anda yang memiliki pekerjaan di sebuah perusahaan maupun instansi yang lainnya mampu untuk menganalisa gaji yang diterima setiap bulannya. Terima kasih dan semoga bermanfaat.

Artikel menarik lainnya

Arti Dari Reservasi Pada Beberapa Konteks

Arti Dari Reservasi Pada Beberapa Konteks

Apakah anda mengetahui apa arti dari reservasi? Mungkin saja, sebagian dari Anda yang sedang membaca …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *