Home / Umum / Kesehatan / Fungsi Utama Darah Pada Tubuh Manusia

Fungsi Utama Darah Pada Tubuh Manusia

Kata darah merupakan kata yang tidak asing lagi. Namun, Apakah anda memahami fungsi utama darah pada tubuh manusia? Darah merupakan salah satu komponen yang sangat penting pada tubuh manusia, dimana darah mempunyai banyak sekali manfaat dan fungsi guna menjaga kondisi tubuh. Oleh sebab itulah, maka sangat dibutuhkan bagi kita semuanya untuk memahami apa saja fungsi darah pada tubuh manusia. Namun, sebelum kita membahas tentang fungsi dari darah, supaya kita lebih memahami serta lebih mengerti Alangkah baiknya jika kita memahami terlebih dahulu tentang jenis-jenis sel pada darah.

Fungsi Utama Darah

Berdasarkan dari Wikipedia, darah merupakan suatu cairan yang mana cairan tersebut berbentuk seperti air dan cairan itu sendiri memiliki fungsi guna menyalurkan oksigen lewat sejumlah sel darah ke semua bagian tubuh serta dijadikan sebagai kebutuhan pada setiap makhluk hidup. Artinya, dengan adanya darah maka kehidupan makhluk hidup akan tertolong.

Jika manusia mengalami kekurangan darah, maka manusia tersebut akan menjadi lemas, sebab cairan yang berfungsi untuk menyalurkan sari makanan maupun oksigen ke seluruh bagian tubuh tidak tercukupi. Kondisi kekurangan darah juga nantinya akan memudahkan untuk terkena penyakit. Sebab pada darah Ada sejumlah jenis sel yang sangat membantu fungsi dari darah itu sendiri.

Fungsi Utama Darah Pada Tubuh Manusia

Baiklah, sesuai dengan tema yang diangkat pada artikel kali ini yaitu tentang fungsi dari darah manusia, Mari anda Simak sejumlah pembahasan berikut ini.

1. Mengedarkan dan menyalurkan sari-sari makanan

Seperti yang telah dibahas pada Bagian atas, bahwasanya darah adalah suatu cairan yang akan selalu mengalir pada tubuh manusia lewat sejumlah alat pernafasan, lewat nadi yang ada di dalam tubuh dan tentunya adalah akan secara terus-menerus mengalir serta mengangkut berbagai macam sari-sari makanan yang dibawahnya dari hasil serapan oksigen maupun dari sejumlah vitamin, karbohidrat dan protein yang kita peroleh lewat makanan yang kita makan. Pada kondisi seperti itu, maka tubuh manusia akan mendapatkan sari makanan yang dibutuhkan.

Baca Juga:   Sistem Kerja Saraf Pada Manusia

2. Mengangkut atau mengedarkan oksigen

Oksigen yang diperoleh dari aktivitas bernafas tentunya bisa didapat secara bebas di udara luar, lalu akan ditangkap menggunakan hidung dan selanjutnya dengan melalui proses kerja dari hidung akan disaring menggunakan bulu hidung, selanjutnya akan masuk ke setiap pembuluh darah. Melewati pembuluh darah, darah tersebut akan mengalir ke seluruh bagian tubuh, dimulai dari proses menghirup udara sampai dengan ke bagian jantung dan setelah itu dari bagian jantung akan didistribusikan ke seluruh bagian tubuh.

3. Mengedarkan atau mendistribusikan hormon

Di samping mengedarkan darah ke bagian jantung dan nantinya akan diedarkan lagi ke seluruh tubuh, ternyata darah juga memiliki fungsi untuk mengedarkan hormon yang masuk ke dalam tubuh. Hormon tersebut didapat karena adanya sejumlah stimulus atau rangsangan yang berasal dari dalam maupun dari luar tubuh manusia, selanjutnya darah akan bertugas untuk mengedarkan hormon Hormon tersebut, pada bagian kelenjar eksokrin akan mengambil sejumlah hormon yang tidak memiliki manfaat serta akan membuangnya melewati saluran khusus, hormon yang dibuang tersebut dihasilkan dari proses sekresi, sementara itu darah akan membawa sejumlah hormon tersebut melewati saluran biasa, maksudnya adalah tidak Melewati saluran khusus seperti yang dibutuhkan pada kelenjar eksokrin.

4. Mengangkut sisa oksidasi pada sel tubuh

Fungsi berikutnya dari darah yaitu membawa sejumlah sisa zat yang tidak digunakan lagi keluar dari dalam tubuh manusia. Kondisi tersebut dapat dilihat pada saat anda melakukan aktivitas pernafasan, yang mana pada proses tersebut akan terjadi pengangkutan oksigen lewat darah sampai dengan ke bagian jantung, dan berikutnya dari jantung diproses ke seluruh bagian tubuh. Selanjutnya, Setelah dari bagian jantung maka karbondioksida akhirnya akan dibuang. Pembuangan tersebut akan dilakukan melewati darah dan diembuskan bersamaan pada saat kita membuang nafas.

5. Menyerang bakteri maupun kuman yang masuk

Ternyata, darah juga memiliki fungsi sebagai pengaktif proses metabolisme tubuh. Di bagian atas telah kita Jelaskan bahwasanya terdapat sejumlah jenis sel pada tubuh manusia. Sel-sel itulah yang nantinya akan menjaga kondisi metabolisme di dalam tubuh kita. Terdapat sel darah putih dan sel darah merah. Sel-sel di sini bertugas untuk menyerang benda asing dan juga kuman yang masuk ke dalam aliran darah pada tubuh manusia. Jika sel darah tersebut berhasil menyerang benda asing yang masuk, maka kita akan terhindar dari serangan penyakit. Begitu juga sebaliknya, Apabila sel darah tidak sanggup pada saat melawan benda asing yang masuk, maka tubuh kita bisa dipastikan akan terserang penyakit.

Baca Juga:   Cara Menghitung IMT Anak Dan Balita

6. Menyembuhkan luka

Ada salah satu Bagian darah yang dikenal dengan istilah trombosit dimana bagian darah tersebut memiliki peranan di dalam menyembuhkan luka yang terdapat pada kulit ari manusia. Bagian trombosit akan mengeluarkan zat khusus serta bergabung dengan vitamin K Guna menjadikan darah supaya membeku. Setelah darah membeku, maka bagian trombosit dengan secara perlahan-lahan akan berusaha untuk Menutup luka yang ada pada kulit tersebut.

Itulah mengapa, bagian kulit hari yang luka bisa sembuh kembali seperti semula, sebab terdapat peranan darah, lebih pasnya adalah peranan trombosit pada darah manusia. Apabila jumlah kepingan trombosit yang ada di darah manusia mengalami pengurangan, maka Ada kemungkinan sejumlah luka yang terjadi pada kulit manusia akan susah untuk diobati, sebab tidak terdapat zat yang mampu untuk menutup luka serta membekukan darah.

7. Mengangkut zat karbondioksida

Zat karbondioksida adalah zat yang tidak lagi diperlukan di dalam tubuh sehingga darah nantinya akan mengeluarkan lewat paru-paru dan akan dihembuskan keluar lewat hidung. Kondisi tersebut adalah sama dengan sistem pengangkutan oksidasi yang sudah dijabarkan di bagian depan.

8. Membuang sejumlah zat sisa ke ginjal dan juga ke kulit

Berbagai macam zat yang diangkut oleh bagian darah tidaklah zat yang keseluruhannya digunakan oleh tubuh, dalam aktivitas maupun pada sistem sekresi. Pada bagian ini, darah akan memiliki fungsi untuk memisahkan mana saja zat yang berguna untuk tubuh dan mana saja zat yang tidak dibutuhkan oleh tubuh. Apabila zat tidak dibutuhkan oleh tubuh, maka zat tersebut akan dialirkan ke bagian sistem pembuangan atau ekskresi. Pembuangan tersebut termasuk ke bagian kulit dan juga ginjal.

Baca Juga:   Cara Mengukur Tekanan Darah Yang Bisa Dilakukan Oleh Siapa Saja

9. Berfungsi untuk mengatur suhu tubuh

Hasil dari proses oksidasi pada darah akan memproduksi suhu panas di dalam tubuh. Apabila oksidasi tersebut baik, maka temperatur dari tubuh akan membaik pula.

10. Memendam bibit penyakit

Sejumlah kepingan pada darah memiliki fungsi guna memendam berbagai macam bibit penyakit supaya bibit penyakit tersebut tidak menyebar ke seluruh bagian tubuh lewat darah, namun bibit penyakit tersebut akan dimusnahkan oleh kepingan darah tersebut. Tentunya, tubuh akan menjadi sehat dan bisa terhindar dari sejumlah penyakit.

Fungsi utama darah berdasarkan kategorinya

Selanjutnya, Mari kita bahas mengenai fungsi utama darah pada tubuh manusia berdasarkan kategorinya. Silahkan disimak.

1. Fungsi darah sebagai transportasi

Darah memiliki fungsi untuk dijadikan sebagai alat transportasi bagi apa saja yang sudah masuk ke dalam tubuh manusia

2. Fungsi darah sebagai homeostasis

Homeostasis adalah salah satu fungsi darah yang berguna untuk memelihara tubuh. Intinya, darah memiliki fungsi untuk melindungi tubuh manusia, di samping itu sejumlah aktivitas di luar darah juga tentunya diperlukan guna melancarkan proses penjagaan darah terhadap tubuh manusia itu sendiri, misalnya adalah makanan yang sehat, olahraga dan lain-lain.

3. Fungsi darah sebagai kekebalan

Nyatanya, daerah itu sendiri masuk kedalam fungsi kekebalan darah. Maksudnya adalah sejumlah kepingan kepingan darah yang ada akan membantu untuk menjaga kondisi darah supaya tetap stabil.

Demikianlah ulasan tentang fungsi utama darah pada tubuh manusia. Dengan memahami berbagai macam fungsi darah pada tubuh manusia, maka diharapkan kita mampu untuk menjaga kondisi darah agar tetap sehat dan pada akhirnya akan berimbas pada tubuh kita yang akan selalu sehat pula. Terima kasih dan semoga bermanfaat.

Tentang Admin

Menulis merupakan bagian dari aktivitas Admin InaneSia.com disamping beberapa pekerjaan utama harian sebagai IT Networking, Programming, Graphich Design, Content Writer, Teknisi Elektronika, Teknisi Komputer dan Pengajar bidang Multimedia pada salah satu SMK. Hobi Otomotif dan Bertani adalah bagian penghilang kejenuhan dari rutinitas sehari-hari. Admin berkomitmen untuk bisa memberikan yang terbaik bagi pembaca. Salam hangat dari saya, Admin InaneSia.com

Artikel menarik lainnya

Cara Menghitung Dosis Obat

Cara Menghitung Dosis Obat Dengan Benar

Pada kesempatan yang baik ini, saya akan mencoba untuk mengolah cara menghitung dosis obat. Tentunya, …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *