Home / Umum / Kode Etik / Kode Etik Engineer Yang Penting Anda Ketahui

Kode Etik Engineer Yang Penting Anda Ketahui

Bagi seorang Enginer tentunya harus memahami sejumlah kode etik Insinyur supaya bisa bekerja sesuai dengan koridor yang sudah ditentukan. Bisa dikatakan seorang engineer adalah seseorang yang memiliki keahlian yang cukup terpelajar dan penting. Bagi mereka yang memiliki profesi sebagai seorang Enginer wajib untuk dapat bertanggung jawab terhadap segala hal yang dikerjakannya, terutama yang berkaitan pada bidang pekerjaan dan kompetensi tentang engineering.

Kode Etik Engineer Yang Penting Anda Ketahui

Dikarenakan segala macam aktivitas harus dapat dipertanggungjawabkan, maka profesi Engineering wajib untuk bisa benar-benar mengerjakan tugas engineering dengan cermat, baik serta bisa terhindar dari kecerobohan dan keteledoran. Profesi sebagai seorang engineering adalah profesi yang sangat vital karena memerlukan keahlian dan keterampilan khusus pada bidang tersebut. Dampak dari hasil pekerjaan seorang enginering tentunya bisa mengakibatkan kerugian terhadap pihak lain apabila tidak dikuasai.

Kode etik engineering yang perlu Anda ketahui

Berbagai macam dampak negatif apabila seorang enginering tidak memahami kompetensi dan menguasai keterampilan pada bidang engineering maka tentunya bisa mengakibatkan banyak kerugian di sisi material, bahkan bisa pulang mengakibatkan nyawa menghilang. Untuk itulah, pada proses pelaksanaan tugas dan pekerjaan seorang engineering wajib untuk selalu berpatokan pada 3 hal penting yang disebut sebagai kode etik Engineering.

Baca Juga:   Inilah Fungsi Kode Etik Profesi Paling Tersembunyi

1. Setiap engineering wajib untuk mengutamakan kesejahteraan umum, kesehatan dan keselamatan

Hidup ataupun merupakan salah satu hak yang dimiliki oleh orang lain. Oleh sebab itulah maka seorang enginering wajib Segera menginformasikan kepada klien atau perusahaan serta otoritas yang memiliki kewenangan cukup tinggi. Seorang enginering hanya diperbolehkan untuk melakukan persetujuan pada dokumen Engineering yang standar berdasarkan dengan standar yang sudah berlaku.

Seorang enginering tentunya tidak diperbolehkan untuk memberikan data, fakta dan juga sejumlah informasi tanpa sepengetahuan dan juga persetujuan dari perusahaan maupun klien, terkecuali Apabila ada perintah yang diwajibkan oleh kode etik maupun hukum yang berlaku

Seorang engineering juga tidak diperkenankan untuk memberikan izin terhadap pemakaian asosiasi ataupun namanya selama kerjasama dengan perusahaan lain ataupun orang lain, apa lagi jika diyakini kerjasama tersebut bisa menimbulkan proses ketidakjujuran ataupun penipuan.

Ketika seorang enginering mengetahui terjadinya sebuah pelanggaran terhadap kode etik Engineering maka tentunya harus segera melakukan pelaporan pelanggaran kepada badan profesional yang memiliki kewenangan. Apabila ada relevansi, maka seorang enginering juga bisa menginformasikan kepada pihak yang berwenang sekaligus melakukan kerjasama yang baik dengan pihak berwenang tersebut di dalam memberikan bantuan ataupun informasi yang dibutuhkan.

Baca Juga:   Pengertian Kode Etik Guru Indonesia

2. Setiap engineering hanya diperbolehkan memberikan pelayanan sesuai dengan bidang kompetensi yang dimilikinya

Seorang enginering tentunya wajib mengerjakan tugas-tugas Hanya apabila dia memiliki kualifikasi yang diperoleh dari pendidikan maupun pengalaman pada bidang engineering yang sedang dikerjakan tersebut. Seorang enginering tentunya tidak diperkenankan membubuhkan paraf dan juga tanda tangan pada sejumlah rencana maupun dokumen yang berkaitan dengan subjek yang tidak sesuai dengan Konvensi dan tidak dikuasainya, atau juga pada sebuah rencana maupun dokumen yang belum disiapkan di dalam pengawasan dan pendirinya.

Seorang Engineering hanya diperbolehkan mendapatkan dan mengerjakan tugas berdasarkan tanggung jawab untuk berkoordinasi dengan seluruh proyek serta menandatangani dan juga melakukan penyegelan pada dokumen engineering pada keseluruhan proyek serta memastikan bahwa setiap Bagian engineering hanya ditandatangani serta disegel oleh pihak engineering yang sudah memenuhi kualifikasi pada proses penyiapan bagian tersebut.

3. Seorang engineering pada saat membuat pernyataan kepada publik wajib dengan cara yang benar dan objektif

Engineering wajib untuk memiliki kepercayaan yang tinggi dan objektivitas pada proses pelaporan pernyataan, maupun pada saat membuat kesaksian. Seorang Engineering tentunya wajib untuk memberikan pernyataan terhadap keseluruhan informasi yang berkaitan dan relevan dengan pernyataan yang dibuat, atau pada sejumlah kesaksian peserta wajib untuk mencantumkan tanggal yang bisa menunjukkan waktu terjadinya sesuatu.

Baca Juga:   Kode Etik Teknologi Informasi Terbaru

Seorang engineering juga tentunya diperbolehkan memberikan opini engineering kepada masyarakat umum, dengan catatan pernyataan-pernyataan yang dibuat didasari atas sejumlah pengetahuan mengenai kompetensi dan fakta yang ada pada masalah yang hendak dibahas.

Seorang enginering tentunya tidak diperkenankan mengeluarkan kritik, pernyataan serta pendapat mengenai sejumlah masalah engineering yang diperintahkan dan diinspirasi oleh pihak yang memiliki kepentingan, kecuali apabila enginering dalam komentar memberikan penjelasan dengan cara eksplisit terhadap identitas dari pihak yang memiliki kepentingan yang diwakilinya tersebut serta dengan membuat pernyataan akan kepentingan enginering pada masalah tersebut.

Demikianlah Uraian singkat mengenai kode etik engineering yang penting untuk diketahui bersama sehingga kita bisa melaksanakan sejumlah tugas dan kewajiban berdasarkan profesi engineering tersebut. Mudah-mudahan bermanfaat dan terima kasih atas kunjungan anda

Artikel menarik lainnya

Fungsi dan Manfaat Kode Etik Guru

Fungsi dan Manfaat Kode Etik Guru

Manfaat kode etik guru sangatlah baik apabila diterapkan dengan serius dan sungguh-sungguh. Seorang guru di …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *