Home / Umum / Kode Etik / Kode Etik Periklanan Secara Umum

Kode Etik Periklanan Secara Umum

Bidang periklanan tentunya sama dengan bidang-bidang lain pada umumnya di mana untuk bisa berjalan dengan baik dan Selaras tentunya membutuhkan kode etik periklanan tersendiri. Sejumlah poin dari kode etik periklanan tentunya didasari dari sejumlah pekerjaan di mana pekerjaan tersebut membutuhkan pedoman-pedoman khusus.

Kode Etik Periklanan Secara Umum

Kode etik periklanan juga bisa dijadikan sebagai patokan untuk setiap agen periklanan maupun biro periklanan supaya bisa menentukan sebuah iklan yang tidak layak tayang dan yang layak tayang. Untuk itulah pada kesempatan yang baik ini saya akan mencoba mengulas mengenai kode etik periklanan secara umum Sebagai panduan dan dasar bagi setiap media dan agen iklan karena ada beberapa yang tidak memperhatikan mengenai kode etik periklanan tersebut.

Kode Etik Periklanan Secara Umum

Seperti yang kita ketahui bersama bahwa sejumlah media besar seperti koran Tempo, koran Kompas, stasiun televisi swasta tentunya sangat ketat di dalam menjaga dan melaksanakan kode etik periklanan. Ketika ada sebuah iklan yang tidak memenuhi syarat dasar dari periklanan dan juga tidak dilengkapi dengan dokumen-dokumen yang sesuai maka tentunya media tersebut akan segera meminta kelengkapannya supaya iklan tersebut bisa tampil. Apabila segala macam kebutuhan untuk syarat tayang periklanan tersebut tidak dilengkapi, maka iklan yang bersangkutan tidak akan ditayangkan.

Baca Juga:   Pengertian Kode Etik Menurut Para Ahli

Salah satu contohnya adalah iklan di bidang kesehatan seperti iklan obat, iklan klinik dan beberapa iklan lainnya di mana untuk bisa dipasang pada media majalah, koran, televisi, radio, wajib untuk mempunyai izin usaha dari Menteri Kesehatan maupun dinas kesehatan, izin dari BPOM untuk obat serta izin dari beberapa pihak lainnya.

Selain sejumlah izin dari beberapa pihak yang harus dipenuhi, isi materi dari iklan yang hendak ditampilkan juga harus memenuhi kaidah dan kode etik periklanan yang ada, yaitu:

  1. Isi iklan harus sesuatu yang memberikan jaminan. Salah satu contohnya adalah obat “A” sangat efektif di dalam menyembuhkan penyakit “B”, kalimat yang tepat seharusnya adalah obat “A” efektif di dalam membantu menyembuhkan penyakit jenis “B”.
  2. Iklan tidak dibenarkan berisi sejumlah kata-kata diantaranya adalah paling hebat, teratas, nomor satu, satu satunya, dan lain-lain di mana kata-kata tersebut memiliki arti Superior atau nomor satu
  3. Isi iklan secara umum juga tidak boleh mengandung konten pornografi, SARA, tindakan mencemarkan nama baik pihak tertentu, dan lain sebagainya.
Baca Juga:   Kode Etik Teknologi Informasi Terbaru

Secara umum,Pihak media penayang iklan merupakan bagian terakhir yang berfungsi sebagai filtering iklan Apakah iklan tersebut sesuai berdasarkan kode etik periklanan atau belum. Ketika pihak media melakukan penolakan terhadap iklan, maka bisa dipastikan bahwa iklan bersangkutan tidak akan ditayangkan atau disiarkan dan juga diterbitkan. Bisa dikatakan bahwa media merupakan pintu paling akhir di dalam menjaga dan melaksanakan kode etik periklanan.

Demikianlah ulasan singkat mengenai kode etik periklanan secara umum yang bisa saya pulas pada posting kali ini. Mudah-mudahan, dengan adanya ulasan kode etik periklanan di atas, maka media akan lebih selektif dalam menentukan apakah iklan tersebut layak tayang atau tidak. Terima kasih dan semoga bermanfaat.

Artikel menarik lainnya

Kode Etik Kesehatan Masyarakat Secara Umum

Kode Etik Kesehatan Masyarakat Secara Umum

Kode etik yaitu sebuah pernyataan standar profesional yang dipakai untuk dijadikan sebagai pedoman berperilaku dan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *