Home / Elektronika / Komponen Motor AC beserta Fungsinya

Komponen Motor AC beserta Fungsinya

Di dunia elektronika mempelajari komponen motor AC beserta fungsinya adalah salah satu hal yang cukup penting untuk dilakukan. Hal tersebut mengingat karena motorace merupakan salah satu jenis motor listrik yang mana sistem kerjanya memakai tegangan alternating current atau tegangan AC. Motor AC mempunyai dua buah bagian inti yaitu bagian Rotor dan bagian stator.

Komponen Motor AC beserta Fungsinya

Bagian stator adalah bagian ataupun komponen motor AC yang sifatnya adalah statis. Rotor adalah komponen pada motor AC yang bergerak atau berputar. Motor AC bisa dilengkapi dengan alat penggerak frekuensi variabel guna mengendalikan tingkat kecepatan sekaligus bisa mereduksi konsumsi dari daya yang digunakannya.

Beberapa jenis motor AC

1. Motor sinkron atau motor AC sinkron

Motor AC sinkron bekerja di kecepatan yang kontinyu dan tetap pada sebuah sistem frekuensi tertentu. Motor AC sinkron tersebut membutuhkan tegangan dan arus searah DC guna membangkitkan daya serta mempunyai torque awal yang cukup rendah. Oleh sebab itu, motor sinkron cocok apabila digunakan pada pemakaian beban yang rendah, contohnya adalah kompresor udara, generator motor dan perubahan frekuensi. Motor sinkron memiliki kemampuan guna memperbaiki adanya faktor daya sistem sehingga kerapkali dipakai pada sebuah sistem yang memakai banyak listrik.

Komponen inti dari motor AC sinkron

  • Komponen rotor merupakan komponen yang menjadi pembeda utama di antara motor induksi dengan motor sinkron. Bagian rotor pada mesin Motor sinkron berjalan di kecepatan yang sama dengan putaran dari medan magnet. Hal tersebut tentu akan menjadikan medan magnet dari rotor tidak lagi bisa terinduksi. Komponen rotor mempunyai sifat magnet permanen atau arus listrik DC excited, dimana dipaksa guna bisa mengunci pada pola dan posisi tertentu jika dihadapkan dengan medan magnet yang lainnya.
  • Pada bagian stator, akan menghasilkan medan magnet yang berputar di mana sebanding dengan frekuensi yang dipasok ke dalam motor tersebut. Motor tersebut tentu berputar pada kecepatan yang sinkron atau sama serta akan menggunakan sebuah persamaan sebagai berikut:
Baca Juga:   Cara Kerja Sistem Refrigerasi Atau Sistem Pendingin

Ns = 120 F / P

Dimana F merupakan frekuensi dari pasokan frekuensi yang dimasukkan, sementara P adalah Jumlah dari kutubnya.

2. Motor induksi atau motor AC induksi

Motor induksi adalah motor yang sangat umum dipakai pada sejumlah peralatan di dunia industri. Banyak industri yang menggunakan motor AC induksi disebabkan karena popularitas dari motor AC induksi cukuplah sederhana dari sisi rancangannya, mudah dan murah Harganya serta bisa langsung dihubungkan dengan sumber daya AC.

Komponen inti pada motor AC induksi

Secara umum, motor AC induksi memiliki dua komponen utama, yaitu

Rotor

Pada motor AC induksi, memakai dua jenis rotor yaitu:

  • Rotor kandang tupai dimana terdiri atas batang penghantar tebal yang diletakkan pada peta peta Kelod secara paralel. Sejumlah batang tersebut diberikan hubungan pendek pada kedua bagian ujungnya dengan menggunakan peralatan cincin hubung pendek.
  • Lingkaran rotor yang mempunyai gulungan tiga fase, lapisan terdistribusi dan ganda. Modelnya dibuat secara melingkar sebanyak kutub stator yang digunakan. Tiga fase yang ada di Gunung yg dengan kawat pada bagian didalamnya dan bagian ujung yang lainnya akan dihubungkan ke bagian cincin kecil yang sudah dipasang pada bagian batang as dengan bagian sikap yang sudah tertempel.
Baca Juga:   Cara Menyolder Kabel Fleksibel Pada Laptop

Stator

Pembuatan stator adalah dari sejumlah stamping dengan slot guna membawa golongan sebanyak tiga fase. Golongan tersebut akan dilingkarkan untuk beberapa kutub tertentu. Gulungan-gulungan tersebut akan diberikan jarak geometri sebanyak 120 derajat.

Macam-macam motor induksi

Secara umum, motor induksi bisa dibedakan menjadi dua buah kelompok utama, yaitu:

Motor induksi 1 fasa, di mana jenis motor induksi tersebut hanya mempunyai satu buah gulungan stator, bisa beroperasi dengan menggunakan pasokan daya 1 fasa, mempunyai 1 buah rotor kandang tupai, serta membutuhkan sebuah peralatan guna menghidupkan motornya. Selama ini, jenis motor induksi 1 fasa adalah jenis motor yang sangat umum dipakai pada sejumlah peralatan di rumah tangga, seperti mesin pengering pakaian, mesin cuci, fan kipas angin, dan untuk pemakaian hingga 3 sampai dengan 4 Horse power.

Motor induksi 3 fasa, di mana jenis motor induksi tersebut bagian medan magnet yang berputar dihasilkan dari pasokan tiga fase yang cukup seimbang. Jenis motor tersebut mempunyai kemampuan daya yang sangat tinggi, bisa mempunyai kandang tupai maupun gulungan rotor Yang cukup banyak serta memiliki kemampuan penyalaan sendiri. Pada sebuah perkiraan bahwa kurang lebih 70% motor di sejumlah industri sudah memakai motor listrik jenis ini, contohnya adalah Grinder, jaringan listrik, belt conveyor, kompresor dan pompa. Untuk ukuran kekuatannya, tersedia sepertiga sampai dengan ratusan horsepower.

Baca Juga:   Cara Ganti Oli Genset Dengan Baik Dan Benar

Kecepatan dari motor AC induksi

Sistem kerja dari motor induksi Bisa dijelaskan sebagai berikut. Arus listrik akan dipasok ke bagian stator yang nantinya akan memproduksi medan magnet. Medan magnet tersebut akan bergerak dengan kecepatan yang cukup sinkron di sekitar komponen rotor. Selanjutnya, arus listrik akan memproduksi medan magnet yang kedua dimana akan memiliki usaha guna melawan medan magnet dari stator yang nantinya akan menimbulkan bagian rotor berputar.

Meskipun demikian, pada prakteknya bagian motor tidak akan pernah bekerja di kecepatan yang cukup sinkron, akan tetapi bekerja pada kecepatan dasar yang jauh lebih rendah. Adanya sejumlah perbedaan antara dua kecepatan tersebut dikarenakan adanya gesekan atau sleep yang selalu meningkat seiring dengan naiknya beban yang tersedia. Kondisi sleep hanya akan terjadi pada jenis motor induksi. Guna menghindari terjadinya slip bisa dipasang sebuah slip ring atau cincin geser sehingga motor tersebut bisa dinamakan motor slip ring ataupun motor cincin geser.

Demikianlah penjabaran singkat tentang komponen motor AC beserta dengan fungsinya yang bisa saya ulas pada posting di kesempatan kali ini. Mudah-mudahan, informasi sederhana pada kesempatan kali ini tetap mampu memberikan tambahan ilmu serta wawasan baru bagi pengunjung sekalian. Terima kasih dan selamat beraktivitas.

Artikel menarik lainnya

Cara Menyambung Kabel Speaker Secara Seri dan Paralel

Cara Menyambung Kabel Speaker Secara Seri dan Paralel

Apakah Anda masih bingung bagaimana cara menyambung kabel speaker secara seri dan paralel? Bahkan, Sampai …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *