Home / Otomotif / Sepeda Motor / Komponen Motor Injeksi Dan Fungsinya

Komponen Motor Injeksi Dan Fungsinya

Pembahasan mengenai motor memang tidak ada habisnya. Termasuk pada posting kali ini saya akan mencoba membahas tentang komponen motor injeksi dan fungsinya sebagai pelengkap dari penjabaran tentang komponen motor AC, komponen motor DC, komponen motor bensin dan komponen motor diesel yang sudah pernah saya ulas pada artikel sebelumnya.

Komponen Motor Injeksi Dan Fungsinya

Tentu, sepeda motor di jaman sekarang ini rata-rata sudah memakai sistem injeksi pada mesin. Sentuh, hal tersebut digunakan sebagai bagian untuk menyempurnakan proses pembakaran serta bisa lebih menghemat pemakaian bahan bakar. Dengan memakai mesin model injeksi, maka proses pembakaran yang terjadi di dalam ruang bakar akan lebih sempurna karena telah dilakukan proses setting secara elektronika dengan memakai sejumlah sensor yang cukup pintar serta sudah dilakukan penyetelan oleh pabrik. Pertama kalinya, sistem injeksi diterapkan pada sepeda motor honda dan sekarang ini sudah sangat banyak dipakai oleh sejumlah perusahaan otomotif sepeda motor yang lainnya seperti suzuki dan yamaha.

Komponen Motor Injeksi Dan Fungsinya

Guna bisa memahami struktur dari mesin injeksi, maka sangat dianjurkan untuk memahami sejumlah komponen-komponen di dalam mesin injeksi terlebih dahulu. Disamping itu, selain memahami nama dari komponen di dalam mesin injeksi, kita juga harus memahami fungsi dari komponen-komponen tersebut.

Baca Juga:   Penyebab Lampu Indikator Vixion Menyala Atau Berkedip

1. Electronic control module atau ecm

Electronic control module atau ecm memiliki fungsi guna menerima sinyal yang berasal dari sejumlah sensor. Untuk sensor dari ecm itu sendiri bekerja di sejumlah kendaraan operasional, di mana bagian dari electronic control modul tersebut akan mengolah data serta akan melakukan proses pembandingan dengan sejumlah parameter yang telah ditetapkan. Kemudian, bagian electronic control modul tersebut akan mengeluarkan hasil output guna bisa melayani keperluan pada mesin.

2. Intake air temperature sensor atau iat

Alat dari intake air temperature sensor atau iat memiliki fungsi guna melakukan pendeteksian pada suhu udara yang nantinya akan masuk ke dalam inti manifold. Kondisi tersebut tentu sangat berpengaruh terhadap adanya air fuel ratio correction atau juga dikenal dengan istilah campuran antara udara dengan bahan bakar. Dengan kata lain akan diperoleh pengertian bahwa volume dari bahan bakar yang disemprotkan oleh bagian injektor ke intake manifold tentu sangat dipengaruhi oleh suhu udara yang masuk ke dalam bagian intake manifold tersebut.

Baca Juga:   Cara Memperbaiki Busi Motor Paling Ampuh Dan Dijamin Berhasil

3. Throttle position sensor atau tp

Throttle position memiliki fungsi guna melakukan pendeteksian derajat pada pembukaan throttle valve yang sering dikenal dengan istilah skep gas yang tentunya akan sangat berpengaruh terhadap fuel load atau beban maksimum, declerasi, akselerasi dan air fuel ratio correction.

4. Manifold absolute pressure atau map

Fungsi dari manifold absolute pressure yaitu guna melakukan pendeteksian terhadap kevakuman yang berpotensi terjadi pada bagian intake manifold.

5. Bank angle sensor atau bas

Bank angle sensor memiliki fungsi guna mematikan mesin di saat mesin berada di sudut kemiringan yang melebihi angka 55,5 derajat. Bank angle sensor akan bekerja pada saat anda terjatuh dari sepeda motor sehingga sepeda motor tersebut akan mematikan mesinnya secara otomatis. Kondisi tersebut sebagai salah satu antisipasi dan proses menghindari terjadinya kebakaran pada mesin. Adapun fungsi dari ecm yaitu akan mematikan arus listrik ke bagian fuel pump serta engine elektrikal sistem. Sebagai catatan bahwa mesin akan mengalami off apabila kemiringan lebih dari 55,5 derajat berlangsung sampai dengan 5 detik.

Baca Juga:   Cara Memperbaiki Motor Mio Mogok Kurang dari 30 Menit

6. Engine of temperature

Sesuai dengan namanya bahwa komponen engine of temperatur memiliki kegunaan untuk proses pendeteksian panas oli yang ada di dalam ruang mesin.

7. Injector

Injektor memiliki fungsi yakni guna menyemprotkan bahan bakar ke bagian intake manifold yang membutuhkan pembakaran di dalam ruang silinder.

Demikianlah ulasan singkat tentang sejumlah komponen motor injeksi dan fungsinya yang bisa saya ulas pada kesempatan yang baik ini. Semoga saja, tambahan ilmu serta wawasan baru bisa anda dapatkan setelah anda membaca dan memahami artikel di atas. Terima kasih dan semoga bermanfaat.

Tentang Admin

Menulis merupakan bagian dari aktivitas Admin InaneSia.com disamping beberapa pekerjaan utama harian sebagai IT Networking, Programming, Graphich Design, Content Writer, Teknisi Elektronika, Teknisi Komputer dan Pengajar bidang Multimedia pada salah satu SMK. Hobi Otomotif dan Bertani adalah bagian penghilang kejenuhan dari rutinitas sehari-hari. Admin berkomitmen untuk bisa memberikan yang terbaik bagi pembaca. Salam hangat dari saya, Admin InaneSia.com

Artikel menarik lainnya

Penyebab Lampu Vario 110 Mati

Penyebab Lampu Vario 110 Mati Dan Proses Jitu Perbaikannya

Lampu merupakan perangkat penerangan yang amat vital di kendaraan roda dua maupun roda empat. Khususnya …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *