Home / Otomotif / Sepeda Motor / Komponen Sepeda Motor Listrik dan Fungsinya

Komponen Sepeda Motor Listrik dan Fungsinya

Apakah anda pernah membayangkan untuk belajar tentang komponen sepeda motor listrik dan fungsinya? Sebenarnya penjabaran tentang komponen sepeda motor listrik hampir lah sama dengan penjabaran tentang peralatan lain yang menggunakan motor listrik sebagai komponen utama di dalamnya. Oleh sebab itulah maka pada kesempatan yang baik ini saya akan mencoba untuk membahas tentang komponen utama motor listrik yang nantinya bisa diaplikasikan pada sejumlah peralatan.

Komponen Sepeda Motor Listrik dan Fungsinya

Komponen utama motor listrik dan fungsinya

Motor listrik tentu sangat erat kaitan nya dengan dunia otomotif dan dunia elektronika. Pemakaian dari motor listrik juga sangat beraneka ragam, contohnya adalah pada penggunaan cooling fan cpu, baling-baling pesawat drone, sistem setarter dan masih banyak yang lainnya lagi.

Sementara itu, secara awam bisa disebutkan bahwa motor listrik juga bisa dengan mudah ditemukan pada penggunaan alat sehari-hari misalnya adalah pompa air, mesin cuci maupun kipas angin. Sebelum kita membahas lebih lanjut tentang komponen utama motor listrik dan fungsinya, maka Mari kita bahas terlebih dahulu Apa yang dimaksud dengan motor listrik.

Pengertian motor listrik

Berdasarkan informasi dari Wikipedia bahwa motor listrik diartikan sebagai peralatan yang memiliki kemampuan untuk mengubah bentuk dari energi listrik menjadi energi gerak.

Kondisi tersebut tentunya sangat berbanding terbalik dengan pengertian dari generator yang mana alat tersebut digunakan untuk mengubah bentuk energi gerak menjadi energi listrik. Jika anda sekarang ini cukup merasa penasaran, maka Berikut ini adalah penjabaran tentang komponen utama motor listrik dan fungsinya.

1. Stator

Stator adalah komponen pada motor listrik yang sangat mempengaruhi kinerja dari motor listrik itu sendiri. Oleh sebab itulah maka komponen stator bisa dikatakan merupakan komponen inti pada motor listrik. Adapun fungsi dari bagian stator yaitu guna menghasilkan medan listrik yang ada disekitar bagian rotor. Apabila anda perhatikan, maka bisa dilihat bahwa setator merupakan bagian Lilitan tembaga yang mengelilingi wilayah pada bagian poros utama.

Baca Juga:   Kelebihan Dan Kekurangan Motor Suzuki

Stator merupakan bagian dari motor listrik yang diam atau statis alias tidak bergerak. Adapun besarnya kemagnetan dan besarnya kinerja yang diproduksi oleh bagian stator amatlah bergantung kepada banyaknya kumparan yang dililitkan di bagian stator. Tentunya, semakin banyak jumlah kumparan yang ada di dalamnya akan membuat medan magnet yang diproduksi semakin besar.

Rata-rata, komponen starter dengan magnet seperti itu disebut dengan istilah elektro magnet yang hanya dipakai pada jenis motor listrik yang menggunakan daya besar, contohnya adalah pada pompa air. Hal tersebut tentunya disebabkan karena elektromagnet bisa memproduksi putaran motor dalam RPM yang cenderung lebih besar Apabila dibandingkan jika kita memakai magnet tetap. Sementara itu, setator pada jenis motor listrik mini, contohnya adalah motor DC yang berada pada kipas itu tentu cukup hanya dengan memakai magnet tetap saja. Hal tersebut dikarenakan putaran yang diperlukan Tidaklah terlalu besar.

2. Rotor

Rotor sangatlah mirip dengan bagian stator. Rotor adalah salah satu bagian dari motor listrik yang dililit dengan memakai kawat tembaga. Akan tetapi, apabila stator merupakan bagian motor listrik yang sifatnya statis atau diam, maka bagian rotor adalah bagian motor listrik yang dinamis atau bergerak.

Oleh sebab itu, maka pada bagian rotor Akan terdapat bagian poros yang memiliki fungsi sebagai keluaran tenaga penggeraknya.

Baca Juga:   Komponen Silinder Head Motor 4 Tak

Adapun kecepatan yang dihasilkan pada bagian tertentu sebanding dengan jumlah lilitan kawat yang digunakannya. Semakin banyak jumlah lilitan yang ada, maka akan membuat semakin besar pula putaran yang dihasilkan oleh motor listrik secara keseluruhan. Di samping itu, dipakai pula kawat email kecil yang bertujuan guna memperoleh panjang kawat semaksimal mungkin agar putaran yang dihasilkan akan semakin cepat.

3. Brush

Brush merupakan komponen dari motor listrik yang selanjutnya. Brush adalah salah satu bagian dari motor listrik Yang berbentuk seperti sikat tembaga dan memiliki fungsi guna menghubungkan arus listrik dengan bagian rotor. Bagian rotor utama kecil yang posisinya ada di bagian ujung rotor utama akan selalu menempel pada bagian Brush atau sikap tersebut. Sejumlah gesekan yang disebabkan akan menghantarkan arus listrik dengan arah yang sama secara kontinyu sehingga pada akhirnya akan menimbulkan putaran motor menjadi lebih sinkron.

Pada motor listrik rata-rata sudah dilengkapi dengan 2 buah sikat yang berfungsi untuk menyuplai arus listrik dan massa pada bagian rotor coil. Apabila bagian Brush tidak dilakukan pembersihan secara berkala, maka dapat muncul kerak yang bisa menjadikan arus listrik terhambat. Hal tersebut akan menjadikan motor listrik tidak bisa bekerja.

4. Main Shaft

Main Shaft Adalah komponen utama yang ada pada motor listrik yang memiliki fungsi sebagai asas atau poros tempat menempelnya sejumlah peralatan yang akan digerakkan. Contohnya apabila anda hendak menggerakkan baling-baling kipas angin, maka baling-baling kipas angin tersebut haruslah dihubungkan dengan bagian poros atau Main Shaft pada motor listrik tersebut. Bagian poros utama haruslah terbuat dari bahan yang kuat dan anti karat serta konsisten terhadap putaran dan suhu yang tinggi. Contohnya adalah aluminium.

Baca Juga:   Kelebihan Dan Kekurangan Motor Yamaha Dan Honda

5. Bearing

Komponen bearing dipakai sebagai bantalan yang berada di antara motor housing dan permukaan poros. Adapun tujuan dipakainya bearing yaitu supaya putaran yang nantinya diproduksi oleh bagian motor listrik akan berlangsung secara lancar dan mulus. Bearing di motor listrik harus terbuat dari bahan yang mempunyai gaya gesek cukup kecil sehingga tidak akan menghambat putaran dari motor listrik itu sendiri.

6. Drive pulley

Drive pulley berfungsi untuk menggerakan sejumlah alat tertentu dengan memakai motor listrik. Fungsi dari drive pulley adalah untuk mentransfer putaran dari motor listrik ke komponen yang lain, contohnya Adalah kipas angin. Rata-rata, komponen dari drive pulley memiliki bentuk seperti pulley atau gear. Contoh lain dari pemakaian drive pulley ada pada mobil mainan Tamiya dan alat-alat mainan lainnya.

7. Motor housing

Bagian motor housing merupakan plat besi yang secara umum berbentuk tipis serta memiliki fungsi sebagai pelindung dari luar untuk sejumlah komponen yang ada pada motor listrik.Disamping itu, motor housing juga memiliki tujuan guna menghindarkan kita sebagai pemakai dari adanya bahaya putaran motor yang cukup tinggi tersebut.

Itulah sejumlah penjabaran dan penjelasan tentang komponen utama motor listrik serta fungsinya yang bisa saya bahas Pada kesempatan kali ini. Walaupun artikel ini cukup sederhana, namun penulis sangat mengharapkan bisa membantu anda di dalam memahami sejumlah komponen utama pada motor listrik sekaligus memahami fungsi dari masing-masing komponen tersebut. Terima kasih dan selamat belajar, semoga sukses.

Artikel menarik lainnya

Komponen Motor Bensin Lengkap Dengan Penjelasannya

Komponen Motor Bensin Lengkap Dengan Penjelasannya

Mari kita mempelajari tentang komponen motor bensin lengkap dengan penjelasannya. Seperti yang kita ketahui bersama …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *