Home / Umum / Kode Etik / Kumuplan Kode Etik Auditor Eksternal Yang Sangat Penting

Kumuplan Kode Etik Auditor Eksternal Yang Sangat Penting

Ada baiknya kita memahami terlebih dahulu mengenai Apa yang dimaksud dengan audit eksternal berdasarkan sejumlah pengertian yang ada sebelum kita membahas mengenai kumpulan kode etik auditor eksternal yang perlu kita pahami bersama. Ada sejumlah pengertian mengenai kode etik auditor eksternal atau kode etik audit eksternal yang berasal dari beberapa sumber. Berikut ini adalah penjelasan mengenai masing-masing pengertian audit eksternal tersebut

Kode Etik Auditor Eksternal

Pengertian audit eksternal

Pengertian pertama dari audit eksternal yaitu sebuah proses pemeriksaan yang dilakukan secara berkala pada catatan maupun pembukuan pada sebuah entitas yang dikerjakan oleh auditor secara independen yang berperan sebagai pihak ketiga. Kegiatan tersebut bertujuan untuk memastikan bahwa setiap catatan yang sudah diperiksa dalam keadaan akurat, baik serta sesuai dengan prinsip, konsep yang matang, sesuai dengan standar akuntansi, memberikan pandangan yang wajar dan benar, memenuhi persyaratan hukum.

Pengertian audit eksternal yang kedua yaitu merupakan sebuah review pada laporan dari suatu entitas dan laporan keuangan yang dilakukan pada perusahaan bisnis maupun pemerintah. Proses review tersebut dilakukan oleh seseorang yang tidak berafiliasi dengan sebuah lembaga maupun perusahaan. Kegiatan audit eksternal tentunya memiliki peranan utama di dalam proses pengawasan pemerintah maupun keuangan perusahaan. Hal tersebut disebabkan karena mereka akan melakukan pengecekan secara berkelanjutan dan juga kegiatan tersebut memang dibutuhkan dari sisi hukum.

Setelah kita memahami dua pengertian audit eksternal di atas, maka Mari kita lanjutkan untuk memahami kode etik audit eksternal yang menjadi bahasan utama pada posting kali ini. Namun, sebelum kita membahas mengenai apa saja kode etik auditor eksternal, maka Mari kita bahas terlebih dahulu pengertian dari kode etik secara umum.

Baca Juga:   Contoh Pelanggaran Kode Etik Kedokteran

Kode etik merupakan salah satu ilmu yang berisi tentang apa yang buruk dan apa yang baik dan juga tentang kewajiban dan juga hak moral atau akhlak. Akan tetapi, secara prinsip yang namanya kode etik adalah sebuah prinsip-prinsip maupun sistem moral yang diberlakukan pada sebuah kelompok profesi maupun organisasi yang sebelumnya sudah ditetapkan secara bersama-sama. Kode etik pada sebuah profesi tentunya berupa ketentuan-ketentuan yang mengatur perilaku yang wajib untuk dipenuhi oleh seluruh anggota profesi tersebut di dalam bekerja. Beberapa contoh profesi yang memiliki kode etik adalah pengacara, dokter, penilai, akuntan, polisi dan sejumlah profesi lainnya.

Pada saat sebuah profesi tidak memiliki kode etik, makan bisa dipastikan bahwa sebuah komunitas maupun individu akan mempunyai tingkah polah yang berbeda-beda berdasarkan penilaian dari masing-masing anggotanya. Demikian juga pada saat berinteraksi dengan teman sejawat maupun masyarakat, tentunya juga akan memiliki pola yang berbeda. Aturan ataupun kode etik perilaku tentunya dibuat dengan tujuan untuk bisa dijadikan sebagai pedoman di dalam bertingkah laku pada proses pelaksanaan sejumlah tugas Sehingga nantinya bisa menumbuhkan rasa kepercayaan dan bisa memelihara dengan baik Citra organisasi di tengah-tengah masyarakat.

Baca Juga:   Kode Etik Pustakawan Paling Baru

Dari sisi profesionalisme, baik audit eksternal maupun audit internal memiliki sejumlah kode etik dan standar profesional yang sudah dibuat oleh sebuah institusi profesional dimana seluruhnya harus benar-benar dilaksanakan dan dipatuhi, serta memiliki sikap mental yang selalu objektif pada proses kegiatan audit.

Kumpulan kode etik auditor eksternal

Pada kesempatan kali ini saya akan mencoba untuk membahas mengenai beberapa contoh kode etik auditor eksternal. Di lain waktu, saya juga ingin membahas mengenai sejumlah kode etik Auditor internal yang sama-sama memiliki fungsi di dalam mengatur kinerja dan tingkah laku dari profesi yang digelutinya.

  1. Seorang auditor harus mampu menunjukkan objektivitas, kejujuran, serta keseriusan dan kesungguhan di dalam mengerjakan seluruh tugas yang ada serta memiliki tanggung jawab terhadap profesi yang dimilikinya
  2. Seorang auditor Harus Memiliki loyalitas yang tinggi pada organisasinya
  3. Seorang auditor wajib untuk memiliki kompetensi yang baik apa yang maksudnya adalah seorang auditor wajib untuk mempunyai pengalaman, pengetahuan serta keterampilan pada kegiatan auditor.
  4. Seorang auditor wajib untuk bisa menjaga kerahasiaan kliennya

Pada saat terjadi pelanggaran kode etik auditor eksternal, maka tentunya akan diperlakukan sebuah sanksi dimana sanksi tersebut sudah diatur oleh menteri pendayagunaan Aparatur Negara dimana Sudah dicetuskan di tanggal 31 Maret 2008 dengan no.PER/04/M.PAN/2008 dimana isi secara umum adalah penetapan sejumlah kebijakan terhadap adanya pelanggaran kode etik auditor.

Lalu, Apa isi dari sanksi yang sudah diatur oleh menteri pendayagunaan aparatur negara tersebut? Isinya adalah bahwa segala macam tindakan yang sudah tidak sesuai dengan sejumlah kode etik auditor eksternal maka tidak akan diberikan toleransi, walaupun tindakan yang dilakukan tersebut dilaksanakan atas dasar kepentingan organisasi maupun merupakan sebuah perintah yang diberikan oleh pejabat yang memiliki posisi lebih tinggi. Seorang auditor tentunya tidak diperbolehkan untuk memaksa ataupun melakukan sejumlah tindakan yang dapat melawan hukum pada pimpinan APIP atau aparat pengawasan intern pemerintah.

Baca Juga:   Contoh Kode Etik Tenaga Kesehatan

Sejumlah kegiatan investigasi, pemeriksaan dan juga proses pelaporan terhadap sejumlah pelanggaran kode etik auditor eksternal nantinya akan ditangani oleh Badan Kehormatan profesi yang didalamnya terdiri atas unsur anggota serta pimpinan APIP yang jumlahnya ganjil berdasarkan kebutuhan yang ada. Sementara itu, Badan Kehormatan profesi di.kan dan diangkat oleh pimpinan APIP.

Demikianlah sejumlah informasi mengenai kumpulan kode etik auditor eksternal yang bisa saya ulas Pada kesempatan kali ini. Kesimpulannya adalah bahwa apapun pekerjaan yang anda geluti, baik sebagai auditor eksternal maupun Auditor internal wajib untuk mematuhi kode etik auditor yang sudah ada. Apabila pekerjaan Anda adalah sebagai auditor eksternal maka anda wajibmematuhi kode etik auditor eksternal. Begitu juga sebaliknya, manakah yang anda bekerja sebagai Auditor internal, maka anda juga wajib untuk mematuhi kode etik Auditor internal yang sudah dibuat sebelumnya. Terima kasih dan semoga bermanfaat.

Artikel menarik lainnya

Sanksi Terhadap Pelanggaran Kode Etik Jurnalistik

Sanksi Terhadap Pelanggaran Kode Etik Jurnalistik

Setiap pelanggaran kode etik jurnalistik akan membawa dampak yang tidak baik bagi jurnalis itu sendiri. …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *