Home / Umum / Kode Etik / Pahami Kode Etik Akuntan Yang Belum Banyak diKetahui

Pahami Kode Etik Akuntan Yang Belum Banyak diKetahui

Seorang akuntan mempunyai peranan yang cukup besar didalam peningkatan kualitas dan transparasi dari sistem informasi keuangan. Hal tersebut tentunya dilakukan dalam rangka mewujudkan kondisi perekonomian yang efisien dan sehat. Tentunya semua proses distribusi dan akumulasi pada sumber daya ekonomi membutuhkan peran serta dari profesi akuntan. Akuntan memiliki peran pada semua sektor, mulai dari privat, nirlaba sampai publik.

Pahami Kode Etik Akuntan Yang Belum Banyak diKetahui

Pekerjaan akuntan tersebar tidak hanya di sektor pemerintah, namun juga pada sektor swasta.in sementara itu, pada sektor publik, seorang akuntan tentunya bisa meningkatkan proses pengelolaan pada bidang keuangan negara supaya bisa berjalan lebih accountable, lebih transparan, lebih jelas dan juga lebih tertib. Sementara itu, di sektor swasta, seorang akuntan mampu untuk membuat laporan keuangan yang tentunya dapat diandalkan dan terpercaya.

Keberadaan akuntan memang cukup strategis dan penting di dalam proses pembangunan bisnis yang kuat, kultur birokrasi, visioner, fokus terhadap nilai tambah, Memegang teguh pada nilai-nilai estetika yang ada. Di dalam proses perjalanan dari pekerjaan akuntan secara profesional, maka seorang akuntan tentunya harus mampu untuk memenuhi berbagai macam kode etik akuntan.

Kode etik profesi akuntan merupakan sejumlah kaidah yang digunakan untuk dijadikan sebagai landasan supaya eksistensi pada profesi akuntan dan sebagai dasar terbentuknya proses kepercayaan oleh masyarakat yang disebabkan karena masuknya terhadap kode etik. Ke depan, seorang akuntan tentunya diharapkan bisa mempunyai kualitas kerja yang unggul dan baik bagi masyarakat secara umum.

Kode etik akuntan

Kode etik akuntan atau kode etik ikatan akuntan indonesia dan disingkat IAI merupakan sebuah aturanpada sebuah perilaku etika seorang akuntan di dalam kegiatan memenuhi tanggung jawab profesionalismenya. Lalu, apa saja kode etik akuntan yang sekarang ini masih digunakan? Berikut ini adalah beberapa kode etik akuntan yang mungkin saja belum banyak diketahui.

Baca Juga:   Inilah Beberapa Kode Etik Humas Yang Perlu Anda Pahami

1. Seorang akuntan harus memiliki tanggung jawab pada profesi yang dimilikinya

Pada kegiatan pelaksanaan tanggung jawab sebagai seorang akuntan yang profesional, maka seluruh anggota akuntan wajib untuk senantiasa memakai profesionalisme dan pertimbangan moral pada seluruh kegiatan yang dikerjakannya. Semua anggota akuntan juga tentunya wajib untuk selalu bertanggung jawab dan selalu bisa bekerja sama dengan seluruh anggota akuntan yang lain di dalam proses pengembangan profesi akuntansi, menjalankan tanggung jawab profesi, memelihara kepercayaan masyarakat.

2. Seorang angkutan harus mementingkan kepentingan publik

Seluruh anggota akuntan memiliki kewajiban untuk selalu bertindak pada kerangka pelayanan yang mementingkan kepentingan publik, menunjukkan profesionalisme dan komitmen, menghormati kepercayaan publik. Selain itu, Salah satu ciri utama yang harus dimiliki oleh seorang akuntan pada profesi yang dimilikinya yaitu penerimaan seluruh tanggung jawab yang diberikan kepada publik.

3. Seorang akuntan harus memiliki integritas yang baik

Integritas merupakan sebuah bagian elemen karakter yang sangat mendasari Pengakuan dari tingkat keprofesionalan seseorang. Integritas adalah sebuah kualitas yang sangat mendasari supaya masyarakat mampu memberikan kepercayaan dan hal tersebut adalah sebuah patokan bagi setiap anggota angkutan di dalam melakukan ujicoba keputusan yang dimilikinya.

Baca Juga:   Kode Etik Periklanan Secara Umum

Tentunya, integritas mewajibkan semua anggota akuntan untuk berterus terang tanpa merugikan pihak menerima jasa bon bersifat jujur. Integritas tentunya bisa pula menerima sejumlah kesalahan yang dilakukan tanpa sengaja serta timbul adanya perbedaan pendapat yang dilakukan secara jujur, namun tentunya tidak bisa menerima peniadaan prinsip dan kecurangan.

4. Seorang akuntan harus memiliki objektivitas yang baik.

Seluruh anggota akuntan tentunya memiliki kewajiban di dalam menjaga objektivitas serta bebas dari adanya benturan pada pemenuhan kewajiban profesionalnya dan kepentingan yang dimilikinya. Prinsip-prinsip objektivitas tentunya mewajibkan setiap anggota angkutan untuk selalu tidak memihak kepada Salah satu bagian, Bersikap Adil, serta jujur secara intelektual dan tentunya tidak memiliki prasangka yang buruk serta bias dan juga bebas dari adanya benturan dari kepentingan-kepentingan yang ada di bawah pengaruh bagian lainnya.

5. Seorang akuntan harus memiliki kompetensi dan wajib hati-hati

Semua anggota akuntan tentunya wajib untuk melaksanakan jasa profesional yang dimilikinya dengan hati-hati,, sesuai dengan kompetensinya, serta memiliki kewajiban di dalam mempertahankan keterampilan dan pengetahuan profesional pada bagian tingkat yang dibutuhkan guna memastikan bahwa setiap klien ataupun pemberi kerja bisa mendapatkan manfaat dari jasa profesional yang ditawarkannya.

6. Seorang akuntan harus mampu menjaga kerahasiaan

Seluruh anggota akuntan tentunya wajib untuk bisa menghormati rahasia-rahasia informasi yang didapat di dalam melakukan ataupun memberikan pelayanan secara profesional kepada klien serta tidak diperkenankan untuk mengungkapkan ataupun memakai informasi yang dimilikinya tanpa persetujuan dari klien. Terkecuali, apabila ada kewajiban ataupun hak secara profesional di dalam proses mengungkapkan kerahasiaan tersebut.

Baca Juga:   Kumpulan Kode Etik Perusahaan

7. Seorang akuntan harus profesional

Seluruh anggota akuntan tentunya wajib memiliki perilaku yang tetap dan konsisten pada reputasi pekerjaan yang dimilikinya serta mampu untuk menjauhi sejumlah tindakan yang bisa mendiskreditkan profesi yang dimilikinya. Kewajiban-kewajiban di dalam menjauhi tingkah laku yang bisa mendiskreditkan pekerjaan yang dimilikinya wajib untuk dilaksanakan oleh setiap anggota akuntansi sebagai salah satu bagian perwujudan dari tanggung jawab yang dimilikinya kepada pihak ketiga, pihak penerima jasa, staff, anggota yang lainnya, serta pemberi kerja dan juga masyarakat umum.

8. Seorang akuntan harus memiliki standar teknis

Seluruh anggota akuntan tentunya wajib untuk melaksanakan jasa profesional yang dimilikinya berdasarkan standar profesional yang relevan dan standar teknis yang dimilikinya. Standar profesional dan standar teknis yang wajib untuk ditaati oleh seluruh anggota yaitu standar yang sudah dikeluarkan oleh ikatan akuntan indonesia, badan pengatur, International Federation of accountant, serta sejumlah peraturan perundang-undangan yang berlaku dan relevan untuk saat ini.

Demikianlah penjabaran singkat mengenai sejumlah kode etik akuntan indonesia dan juga kode etik akuntan publik yang perlu kita pahami bersama sehingga sejumlah pekerjaan yang berkaitan dengan akuntan bisa dipahami dengan lebih baik lagi dan tentunya mampu memberikan pelayanan yang lebih baik kepada klien, pihak ketiga atau masyarakat secara umum. Mudah-mudahan, informasi singkat mengenai kode etik akuntan indonesia diatas bisa bermanfaat dan berguna untuk pengunjung sekalian. Terima kasih dan selamat beraktivitas.

Tentang Admin

Menulis merupakan bagian dari aktivitas Admin InaneSia.com disamping beberapa pekerjaan utama harian sebagai IT Networking, Programming, Graphich Design, Content Writer, Teknisi Elektronika, Teknisi Komputer dan Pengajar bidang Multimedia pada salah satu SMK. Hobi Otomotif dan Bertani adalah bagian penghilang kejenuhan dari rutinitas sehari-hari. Admin berkomitmen untuk bisa memberikan yang terbaik bagi pembaca. Salam hangat dari saya, Admin InaneSia.com

Artikel menarik lainnya

Sejumlah Sanksi Pelanggaran Kode Etik

Sejumlah Sanksi Pelanggaran Kode Etik

Sanksi pelanggaran kode etik wajib untuk diperlakukan manakala terjadi pelanggaran kode etik. Hal tersebut memiliki …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *