Home / Otomotif / Mobil / Penyebab Lampu Check Engine Menyala Yang Perlu Diketahui Bersama

Penyebab Lampu Check Engine Menyala Yang Perlu Diketahui Bersama

Ketika kita menemukan lampu indikator untuk check engine mobil yang terus menyala, maka dapat mengganggu kondisi ketenangan kita pada saat berkendara, bahkan bisa membuat kita merasa frustasi. Lampu indikator dengan besaran yang tidak seberapa tersebut tentunya dapat amat mengganggu apabila kita tidak memahami letak permasalahan yang sedang terjadi tersebut. Pada sebuah tempat yang ada di mesin, hal kecil maupun hal besar sedang terjadi sehingga membuat lampu indikator check engine tersebut menyala.

Penyebab Lampu Check Engine Menyala

Tentunya, kita dapat langsung segera pergi ke bengkel guna mengetahui apakah sebenarnya yang sedang terjadi pada kendaraan kita. Namun tentunya bukan saja mengenai masalah waktu, namun juga biaya yang harus dikeluarkan cukuplah banyak. Jadi, sebelum kita menuju ke bengkel untuk berurusan dengan para montir, silakan anda membaca beberapa uraian berikut ini guna melakukan pemeriksaan lampu indikator check engine guna mengetahui penyebab lampu check engine menyala terus.

Lampu Indikator Yang Tidak Selalu Urgent

Secara umum, beberapa masyarakat hanya akan menyikapi untuk lampu indikator mesin mobil hanya dengan melakukan servis maupun perawatan ringan saja. Secara umum, lampu indikator menyala berdasarkan tingkat urgensinya.

Untuk yang pertama, ada kemungkinan lampu indikator akan menyala berwarna kuning. Hal tersebut mengartikan telah terjadi permasalahan pada bagian mesin mobil anda, namun kondisinya tidak berat. Akan tetapi, apabila dibiarkan maka lampu akan berubah warna menjadi merah ataupun berkedap-kedip seiring dengan bertambahnya tingkat dari urgensi masalah tersebut.

Baca Juga:   Cara Mengendarai Mobil Kopling Di Tanjakan

Letak permasalahan yang biasanya kerap terjadi yaitu pada bagian gas buang. Bisa pula berada pada bagian catalytic converter dimana bagian tersebut meminta untuk diganti dengan yang baru.

Memang benar, pada proses pemeriksaan sejumlah montir bengkel tentunya membutuhkan waktu yang cukup lama. Namun, ujung-ujungnya para montir tersebut tetap memerlukan waktu yang lebih lama serta biaya yang lebih banyak pada proses perbaikan nya.

1. Lakukan pemeriksaan bagian tutup tangki bensin

Kekeliruan maupun ketika kita lupa menutup lubang tangki bensin atau bahan bakar dengan benar juga dapat menjadi biang penyebab menyalanya lampu check engine atau indikator mesin pada kendaraan anda. Kondisi tekanan yang ada pada tangki secara perlahan tentunya akan terbuang secara sia-sia.

2. Silahkan tutup tangki bahan bakar kendaraan anda

Di dalam keadaan seperti itu, tentunya mobil anda akan menangkap sebagai suatu kelainan di bagian sistem emisi gas buang. Adanya perubahan tekanan tentu akan mengidentifikasi suatu kebocoran. Oleh sebab itulah, janganlah terlalu terburu-buru menuju ke bengkel hanya untuk memperoleh kondisi tutup tangki bahan bakar yang tertutup dengan longgar. Apabila kondisi mesin masih menyala, silakan didiamkan saja kurang lebih selama 1 minggu dengan catatan lampu check engine hanya menyala berwarna kuning, selanjutnya anda bisa menuju ke bengkel terdekat.

3. Lakukan pemeriksaan pada ruang mesin

Silakan anda buka bagian kap mesin serta lakukan pemeriksaan apakah didalamnya terdapat kebocoran maupun kabel yang terbakar. Kerusakan tersebut memang kerap kali terjadi serta bisa menjadikan lampu check engine pada mobil menyala, utamanya adalah pada kabel busi.

Baca Juga:   Cara Memperbaiki Booster Rem Mobil

Apabila pada bagian tersebut tidak nampak adanya tanda-tanda kerusakan atau keretakan yang lainnya, maka bisa dikatakan busi tersebut harus diganti. Proses perbaikan yang paling sederhana yaitu dengan mengganti busi dengan yang baru.

Apabila anda tidak bisa menyelesaikannya sendiri, janganlah lalu membiarkan begitu saja tanpa ada proses perbaikan. Tentunya, gangguan pada mesin tidak akan secara langsung muncul, namun apabila dibiarkan terlalu lama nantinya akan memerlukan biaya perbaikan yang cukup besar.

4. Sejumlah komponen yang sering bermasalah

Dibawah ini merupakan sejumlah komponen yang memiliki kemungkinan bermasalah dan bisa membuat lampu indikator mesin atau check engine menyala:

  • Sensor mass air flow/maf atau sensor aliran massa udara, yaitu sebuah sensor yang memiliki kegunaan untuk menghitung jumlah udara yang masuk ke dalam mesin. Dalam kondisi tersebut tentunya komputer akan segera menaikkan maupun menurunkan jumlah dari konsumsi bahan bakar dengan cukup cepat. Apabila kondisi tersebut dibiarkan maka maf bisa menimbulkan gangguan pada konsumsi bahan bakar serta gas buang menjadi lebih banyak diatas normal. Usahakan untuk menghindari permasalahan tersebut dengan cara rutin mengganti filter udara pada waktu yang tepat.
  • Sensor oksigen pada masing-masing mobil, rata-rata terdapat 2 sampai dengan 4. Sensor tersebut memiliki fungsi guna menganalisa jumlah dari oksigen di dalam knalpot kendaraan. Dengan jumlah oksigen tertentu, sensor tentunya akan menentukan banyaknya bahan bakar yang nantinya bisa terbakar. Fungsinya hampir mirip dengan maf, yang mana bisa berakibat konsumsi dari bahan bakar serta gas buang meningkat dengan tajam. Apabila kerusakan tersebut dibiarkan, tentunya bisa mengganggu kinerja serta bisa merusak catalytic converter pada kendaraan.
  • Catalytic converter memiliki fungsi guna mengubah karbon monoksida serta senyawa yang lainnya menjadi senyawa yang cukup aman untuk lingkungan. Apabila komponen tersebut tidak berfungsi, maka imbasnya adalah pada jumlah gas buang yang semakin tidak stabil. Di samping adanya masalah pada gas buang, tentunya tarikan mobil akan menjadi lebih berat.
  • Kabel dan busi juga kerap kali menjadi sumber permasalahan. Apabila anda mendapati bahwa lampu check engine menyala bersamaan pada saat terdapat sedikit goncangan ketika kendaraan sedang berjalan, maka dapat disimpulkan letak kerusakan ada pada komponen busi. Guna menghindari permasalahan tersebut, silakan anda mengganti busi mobil pada saat menempuh jarak sampai dengan 40.000 km atau 60.000 km.
Baca Juga:   Cara Memperbaiki Pelampung Bensin Mobil

Demikianlah penjabaran singkat tentang penyebab lampu check engine menyala yang bisa saya bahas pada kesempatan kali ini. Semoga saja, ketika kendaraan anda mengalami kerusakan di mana lampu cek engine menyala, maka anda mampu untuk menganalisa letak kerusakan sekaligus memperbaikinya sendiri tanpa harus berhubungan dengan para montir di bengkel. Terima kasih dan semoga bermanfaat.

Tentang Admin

Menulis merupakan bagian dari aktivitas Admin InaneSia.com disamping beberapa pekerjaan utama harian sebagai IT Networking, Programming, Graphich Design, Content Writer, Teknisi Elektronika, Teknisi Komputer dan Pengajar bidang Multimedia pada salah satu SMK. Hobi Otomotif dan Bertani adalah bagian penghilang kejenuhan dari rutinitas sehari-hari. Admin berkomitmen untuk bisa memberikan yang terbaik bagi pembaca. Salam hangat dari saya, Admin InaneSia.com

Artikel menarik lainnya

Penyebab Lampu Depan Mobil Mati

Penyebab Lampu Depan Mobil Mati Dan Langkah Mengatasinya

Dapat dikatakan bahwa Lampu merupakan komponen yang sangat vital di dalam mobil, terutama pada saat …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *