Home / Umum / Usaha / Perhitungan Gaji Dan Upah karyawan

Perhitungan Gaji Dan Upah karyawan

Pada saat usaha atau bisnis yang kita jalani sudah mulai adanya peningkatan yang signifikan dari sisi omzet, maka Sudah Selayaknya Anda mulai beRp. ikir untuk menyiapkan tenaga pegawai yang bisa membantu untuk mengelola usaha yang anda jalani. Bekerja sebagai single Fighter pada pengelolaan usaha yang sudah cukup berkembang hanya akan membuat pelaku usaha tersebut menjadi kurang fokus. Hal tersebut tentunya disebabkan karena pelaku usaha haruslah menangani banyak kegiatan pada saat yang bersamaan. Apabila hal tersebut terjadi, maka mempekerjakan pegawai atau merekrut karyawan merupakan salah satu solusi jitu.

Perhitungan Gaji Dan Upah karyawan

Hanya saja, mempekerjakan atau merekrut karyawan tentunya tidaklah semudah yang kita bayangkan. Merekrut pegawai haruslah mencari seseorang yang amanah, terampil serta memiliki passion yang hendak dilakukan seperti halnya kita mencari jarum yang jatuh pada tumbukan jerami. Selain itu kita juga harus memikirkan proses penggajian atau upah karyawan secara layak untuk pisang diterima oleh mereka.

Bagian yang terakhir itulah yang cukup sensitif dan tentunya menjadi pertimbangan khusus untuk setiap pengusaha di dalam melakukan perekrutan karyawan. Pengusaha sangat menjaga supaya jangan sampai terjadi di mana memberikan gaji karyawan yang tidak sesuai dengan pengalaman dan skill yang dimiliki oleh karyawan tersebut. Apabila hal tersebut terjadi, maka dimungkinkan akan mengakibatkan pegawai tersebut merasa kurang dihargai dan tentunya memilih untuk keluar dari tempat kerja Anda tersebut.

Cara perhitungan gaji dan upah karyawan

Ada sejumlah dasar yang bisa digunakan untuk proses menentukan seberapa besar upah dari karyawan. Di bawah ini adalah tiga teori yang bisa anda gunakan sebagai referensi dan dasar di dalam menentukan upah seorang karyawan.

Baca Juga:   Apa Yang Dimaksud Dengan Hotel

1. Teori pasar

Pemakaian Konsep ini di dalam proses perhitungan upah karyawan merupakan jalan di dalam menentukan upah karyawan berdasarkan hasil dari negosiasi yang dilakukan antara karyawan dengan perusahaan yang bertindak sebagai Pemberi Jasa. Dengan cara seperti itu, maka tentunya besarnya upah yang nantinya diterima oleh karyawan sudah ditentukan berdasarkan bargain power dari calon karyawan.

Sebagai contoh, Misalnya Anda mencari tenaga Finance. Calon karyawan Anda tersebut meminta gaji dengan besar Rp. 3.000.000 setiap bulan. Sementara itu, anggaran yang anda miliki hanyalah sebesar Rp. 2.500.000 per bulan. Setelah anda bernegosiasi dan melakukan tawar menawar dengan calon karyawan tersebut, maka didapat kesepakatan bahwa gaji yang akan diterima oleh calon karyawan tersebut adalah Rp. 2.650.000. Pada proses tersebut, anda sudah menentukan besarnya upah atau gaji karyawan tersebut dengan memakai teori pasar.

2. Teori standar hidup

Apabila menggunakan teori standar hidup, maka tentunya Anda harus memberikan gaji pekerja yang layak untuk Karyawan supaya bisa hidup. Selain memberikan Honor yang layak kepada setiap karyawan, anda juga wajib untuk memberikan sejumlah tunjangan seperti tunjangan pendidikan, asuransi kesehatan, dan juga Tunjangan perumahan. Dengan adanya sejumlah fasilitas tersebut, maka tentunya karyawan bisa dituntut untuk memiliki keterampilan dan skill dengan kategori excellent. Rata-rata, sejumlah perusahaan PMA Yang berskala besar atau raksasa sudah menggunakan teori tersebut. Proses penghitungan gaji Dengan menggunakan teori standar hidup haruslah memperhatikan item-item yang memang digunakan sebagai acuan dalam menentukan hidup calon karyawan.

Sebagai contoh misalnya Anda memiliki sebuah perusahaan mainan anak yang memiliki omset hingga ratusan juta setiap bulan. Pada suatu saat, anda hendak membuat sebuah produk mainan edukasi atau pendidikan yang belum pernah ada di berbagai macam pasar. Selanjutnya, anda memutuskan untuk mencari karyawan lulusan Strata 1 jurusan desain produk yang dapat melakukan desain sesuai dengan yang anda harapkan. Tentunya, Dari sini anda cukup melakukan penghitungan sejumlah komponen berdasarkan kelayakan hidupnya.

Baca Juga:   Cara Perhitungan Gaji Karyawan Bulanan

Contohnya adalah sebagai berikut:

  1. Gaji pokok sebesar Rp. 2.750.000
  2. Tunjangan jabatan sebesar Rp. 300.000
  3. Uang makan sebesar Rp. 390.000 didapat dari 26 hari kerja kali Rp. 15.000 per hari
  4. Uang transport sebesar Rp. 260.000 didapat dari 26 hari kerja kali Rp. 10.000 per hari
  5. Uang pulsa sebesar Rp. 150.000
  6. Tunjangan kesehatan sebesar Rp. 300.000

Apabila keseluruhan komponen diatas digabung, maka anda harus menyiapkan gaji satu orang karyawan setiap bulan adalah Rp. 4.150.000

2. Teori kemampuan untuk membayar

Dengan menerapkan Teori ini, maka besarnya upah atau honor yang akan diberikan kepada karyawan berdasarkan kemampuan usaha yang anda geluti. Tentunya, besar kecilnya Honor didasari dari keuntungan atau laba yang diperoleh pada sebuah perusahaan. Intinya adalah bahwa ketika keuntungan yang didapat semakin besar, maka tentunya Setiap karyawan juga harus menerima tambahan honor dari keuntungan yang didapat tersebut.

Sebagai contoh, anda memiliki 4 pegawai yang didalamnya terdiri dari 1 orang salah satu orang supervisor, satu orang office boy dan satu orang admin. Ketika Anda memperoleh kenaikan dari laba bersih sebesar 40 juta rupiah, maka anda wajib untuk menyisihkan 5% dari total laba tersebut sebagai tambahan untuk honor karyawan. Besarnya adalah 5% dikalikan 40 juta, yaitu Rp. 2.000.000.Sebagai gambaran umum dari besarnya gaji yang diterima oleh setiap karyawan Anda adalah sebagai berikut:

  1. Gaji supervisor sebesar Rp. 3.000.000
  2. Gaji sales sebesar Rp. 2.500.000
  3. Gaji office boy sebesar Rp. 1.200.000
  4. Gaji admin sebesar Rp. 1.500.000
Baca Juga:   Perhitungan Gaji Karyawan Masuk Tengah Bulan

Apabila kita lihat dari proses perhitungan 5% di atas, maka masing-masing dari karyawan anda akan mendapatkan presentase:

  1. Office boy adalah 10%
  2. Admin adalah 20%
  3. Sales adalah 30%
  4. Supervisor adalah 40%

Sehingga, apabila ditotal maka pendapatan dari masing-masing karyawan di perusahaan anda adalah:

  1. Total gaji yang diterima oleh supervisor yaitu Rp. 3.000.000 ditambah 40% dikalikan Rp. 2.000.000 sehingga hasilnya adalah Rp. 3.800.000
  2. Total gaji yang diterima oleh admin adalah Rp. 1.500.000 ditambah 20% dikalikan Rp. 2.000.000 sehingga hasilnya adalah Rp. 1.900.000
  3. Total gaji yang diterima oleh sales adalah Rp. 2.500.000 ditambah 30% dikalikan Rp. 2.000.000 sehingga hasilnya adalah Rp. 3.100.000
  4. Total gaji yang diterima oleh office boy adalah satu juta Rp. 200.000 ditambah 10% dikalikan Rp. 2.000.000 sehingga hasilnya adalah Rp. 1.400.000

Demikianlah tutorial singkat mengenai perhitungan gaji dan upah karyawan yang bisa anda terapkan di perusahaan yang anda Pimpin. Anda bisa menentukan teori mana yang cocok untuk anda gunakan sebagai referensi dasar dalam menentukan besarnya upah dan gaji seorang karyawan. Harap untuk diingat bahwa pemberian upah serta gaji untuk karyawan haruslah win-win Solution di mana tidak ada pihak yang dirugikan dan tidak ada pihak yang diuntungkan terlalu jauh. Terima kasih dan semoga bermanfaat.

Artikel menarik lainnya

Arti Dari Reservasi Pada Beberapa Konteks

Arti Dari Reservasi Pada Beberapa Konteks

Apakah anda mengetahui apa arti dari reservasi? Mungkin saja, sebagian dari Anda yang sedang membaca …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *