Home / Umum / Usaha / Perhitungan Gaji Karyawan Resign

Perhitungan Gaji Karyawan Resign

Karyawan bisa resign atau mengundurkan diri kapan saja. Bisa dilakukan di awal bulan, di tengah bulan, bahkan di akhir bulan. Tentunya, karyawan yang melakukan resign dari tempat kerja tidak akan mendapat full gaji dalam satu bulan, namun akan mendapatkan perhitungan gaji karyawan resign secara khusus.

Perhitungan Gaji Karyawan Resign

Terdapat banyak kategori dari PHK atau pemutusan hubungan kerja yang diambil. Salah satunya disebut dengan istilah PHK sukarela di mana pemutusan hubungan kerja tersebut diambil atas inisiatif sendiri dari karyawan tersebut. Lalu, apa saja hak yang bisa didapatkan oleh karyawan yang resign tersebut?

Sebelum kita membahas sejumlah hak yang bisa diterima oleh Karyawan resign dari sebuah perusahaan, maka kita wajib untuk memahami terlebih dahulu tentang hukum-hukum perundangan yang berlaku terkait dengan Karyawan resign. Berdasarkan undang-undang Ketenagakerjaan pasal 162 ayat 1 nomor 13 tahun 2003 berbunyi bahwa buruh atau pekerja yang resign atau mengundurkan diri atas dasar kemauannya sendiri akan mendapatkan uang penggantian hak yang disesuaikan dengan ketentuan pada pasal 156 ayat 4.

Baca Juga:   Perhitungan Gaji Karyawan Masuk Tengah Bulan

Marilah kita simak isi sejumlah materi berkaitan dengan adanya Dasar atau referensi undang-undang pasal 156 ayat 4 nomor 13 tahun 2003. Besarnya gaji karyawan resign sebagai hak yang bisa diterima meliputi hal sebagai berikut:

  1. Gaji untuk cuti tahunan yang belum gugur atau belum diambil
  2. Ongkos atau Biaya Pulang untuk buruh atau pekerja serta keluarganya dengan tujuan ke tempat dimana buruh atau pekerja tersebut diterima bekerja
  3. Biaya untuk penggantian perawatan dan pengobatan serta Perumahan ditetapkan dengan besar 15% dari total uang pesangon maupun uang penghargaan pada masa kerja, tentunya bagian syaratnya terpenuhi
  4. Kondisi-kondisi lainnya yang sudah ditetapkan sebagai peraturan perusahaan, perjanjian kerjasama dan juga perjanjian kerja.

Setelah kita berhasil memahami secara umum dasar-dasar hukum yang berkaitan dengan perhitungan gaji karyawan resign, maka langkah berikutnya adalah bagaimana melakukan perhitungan gaji karyawan yang resign tersebut sehingga hak dari karyawan yang mengajukan pengunduran diri bisa terpenuhi. Apabila kita tengok di dalam undang-undang, bahwa uang yang dimiliki oleh karyawan terdapat dua jenis yaitu uang pesangon dan uang penghargaan.

Baca Juga:   Sistem Kerja Marketing Executive

Perhitungan Gaji Karyawan Resign

Sebagai contoh, Apabila ada karyawan yang resign beserta dia sudah mempunyai masa kerja cukup lama, sekitar 6 tahun maka apabila kita lihat sesuai dengan yang tertera di pasal 156 ayat 3 pada butir B di mana berbunyi bahwa masa kerja selama 6 tahun maupun lebih namun kurang dari 9 tahun, maka akan dibayar gaji sebesar 3 bulan upah. Dengan demikian, maka Untuk membayar uang penghargaan sebagai hak dari karyawan yang resign tersebut adalah wajib untuk diberikan dengan besaran 3 kali gaji yang diterima oleh karyawan tersebut sebelum dia resign.

Disamping uang penghargaan, sebuah perasaan tentunya memiliki kewajiban untuk memberikan uang pesangon. Hal tersebut didasarkan pada undang-undang pasal 156 ayat 2 butir yang mengatakan bahwa karyawan yang memiliki masa kerja selama 6 tahun maupun lebih namun kurang dari 7 tahun, maka harus mendapatkan pesangon sebesar 7 bulan upah. Jadi, bisa disimpulkan bahwa uang hak pesangon untuk karyawan tersebut memiliki nilai sebesar 7 Kali gaji setiap bulan yang diterima oleh karyawan selama dia bekerja pada perusahaan tersebut.

Baca Juga:   Sistem Kerja Reksadana Yang Menguntungkan dan Bebas Rugi

Apabila ada karyawan yang mundur atau keluar dari pekerjaan serta mempunyai masa kerja selama 2 tahun, maka berdasarkan undang-undang pasal 156 ayat 2 butir C maka tentunya karyawan tersebut bisa memperoleh pesangon dengan besar 3 kali upah gaji setiap bulan. Disamping itu, bagi karyawan yang resign, namun belum memiliki masa kerja di atas 2 tahun maka tentunya karyawan tersebut belum bisa memperoleh tunjangan.

Sekian penjabaran singkat mengenai proses perhitungan gaji karyawan resign atau mengundurkan diri yang mudah-mudahan bisa bermanfaat bagi anda untuk membantu di dalam mengenali proses penggajian karyawan yang mengundurkan diri di tengah bulan. Mudah-mudahan, ilustrasi diatas bisa berguna dan bermanfaat bagi pengunjung sekalian. Terima kasih dan selamat beraktivitas.

Tentang Admin

Menulis merupakan bagian dari aktivitas Admin InaneSia.com disamping beberapa pekerjaan utama harian sebagai IT Networking, Programming, Graphich Design, Content Writer, Teknisi Elektronika, Teknisi Komputer dan Pengajar bidang Multimedia pada salah satu SMK. Hobi Otomotif dan Bertani adalah bagian penghilang kejenuhan dari rutinitas sehari-hari. Admin berkomitmen untuk bisa memberikan yang terbaik bagi pembaca. Salam hangat dari saya, Admin InaneSia.com

Artikel menarik lainnya

Cara Menghitung EOQ

Cara Menghitung EOQ Paling Benar

Istilah EOQ atau Economic order quantity merupakan sebuah istilah yang sering kita dengar pada proses …

One comment

  1. apakah dengan adanya karyawan yang resign bisa menyebabkan perubahan data dalamperusahaan?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *