Home / Umum / Alam / Proses Terbentuknya Medan Magnet Bumi

Proses Terbentuknya Medan Magnet Bumi

Berbicara mengenai proses terbentuknya medan magnet bumi, Terdapat tiga jenis teori yang sekarang ini cukup terkenal dan masih banyak digunakan. Memang, proses terbentuknya medan magnet bumi merupakan sebuah hal yang cukup alami, namun tentunya perlu dipelajari. Salah satu bidang yang mempelajari tentang bagaimana proses terbentuknya medan magnet bumi adalah pada bidang fisika.

Proses Terbentuknya Medan Magnet Bumi

Guna memperdalam wawasan serta ilmu pengetahuan mengenai Bagaimana terbentuknya medan magnet bumi, maka Mari kita bahas bersama-sama tentang ketiga teori tersebut. Intinya, dengan memahami proses terbentuknya medan magnet bumi, maka kita akan semakin yakin bahwa bumi kita memiliki medan magnet yang sangat kuat dan memiliki kegunaan yang cukup banyak.

Proses terbentuknya medan magnet bumi

Berikut ini adalah beberapa teori yang membahas mengenai proses terbentuknya medan magnet bumi. Silakan disimak dan dipelajari.

1. Teori geomagnet

Terdapat ahli Fisikawan yang berasal dari Inggris yang bernama Sir William Gilbert yang memberikan analogi tentang bumi sebagai sebuah dipole magnetik yang berukuran raksasa. Analogi tersebut dituangkan pada buku yang memiliki judul “de magnete”. Tentunya, pernyataan tersebut menjadi bakal dari sebuah teori dengan nama kemagnetan bumi atau geomagnet. Berikutnya, Sir William Gilbert menyampaikan bahwasanya bumi merupakan magnet yang berbentuk raksasa dengan sebuah kutub magnet Selatan dan sebuah kutub magnet utara.

Adapun penjabaran tentang kemagnetan bumi atau biomagnetisme muncul disebabkan adanya arus listrik yang ada pada inti bumi yang memiliki Bentuk cair serta mudah untuk bergerak. Proses pergerakan bumi tersebut mengakibatkan pergerakan relatif pada ion-ion pada sebuah materi. Sejumlah ion yang bergerak tersebut akan mengakibatkan arus listrik pada inti bumi serta arus yang berputar sehingga menyebabkan medan magnet di sekelilingnya.

Sementara itu, bumi itu sendiri terbagi menjadi beberapa lapis inti dalam yang cukup padat. Di bagian atasnya merupakan lapisan inti luar yang berbentuk cairan. Dari sisi kandungan kimia, Adapun kandungan pada bagian inti bumi yaitu paduan antara besi dengan nikel. Sementara itu, struktur bumi bisa dijelaskan dari adanya faktor tekanan dan suhu.

Baca Juga:   Apa Yang Dimaksud Dengan Atom

Pada bagian inti atom, suhu panas diakibatkan oleh adanya peluruhan radioaktif yang akan membuat batuan meleleh. Sementara itu apa tekanan tinggi yang ada akan membuat batuan menjadi padat. Oleh sebab itulah, meskipun pada bagian inti dalam Suhunya sangat tinggi, yakni bisa mencapai angka 3000 derajat Celcius, tekanan pada lapisan di bagian atasnya sangat kuat sehingga bagian inti dalam tetap berwujud padat. Pada lapisan inti luar, adanya tekanan lapisan batuan di bagian atasnya tidaklah cukup tinggi guna mengimbangi adanya kekuatan faktor suhu yang panas sehingga akan membuat wujud tetap cair.

Berdasarkan pendapat Sir William Gilbert, Adapun sifat dari kemagnetan bumi diakibatkan karena terdapat arus listrik pada bagian lapisan inti luar. Kayaknya pernyataan di atas bahwa lapisan inti luar tersebut memiliki wujud cair. Temperatur pada permukaan cairan inti luar yang bersinggungan dengan bagian inti dalam tentunya jauh lebih tinggi dibandingkan dengan bagian lapisan cairan inti luar yang langsung bersinggungan dengan mantel.

Dari hal tersebut akan menimbulkan air yang memanas, akan muncul arus konveksi cairan pada bagian inti luar serta arus konveksi Tersebut akan mengakibatkan arus listrik. Arus listrik tersebut yang nantinya akan menyebabkan munculnya sifat magnet bumi.

2. Teori dinamo

Teori dinamo merupakan sebuah teori yang pertama kali disampaikan oleh Joseph larmor di tahun 1919. Teori dinamo tersebut menerangkan bahwasanya pada bagian dalam perut bumi berisi besi yang memiliki wujud cair dan memiliki kegunaan sebagai objek yang sangat konduktif dan dikenal dengan sebutan dinamo. Cairan panas tersebut akan mengalir bagian dalam bumi disebabkan karena bumi yang berputar semenjak terbentuknya tata surya.

Baca Juga:   Apa Yang Dimaksud Dengan Banjir Secara Umum

Pada teori tersebut, medan magnet yang ini dihasilkan dari adanya peristiwa konveksi besi cair tersebut yang berada pada bagian dalam cairan inti bagian luar, sejalan dengan munculnya efek coriolis. Efek coriolis itu sendiri diakibatkan adanya rotasi planet yang posisinya mengarahkan arus bergulung secara sejajar dengan bagian kutub selatan dan Utara. Ketika bagian cairan konduktif tersebut mengalir, maka arus listrik akan terinduksi kan, sehingga akan kembali memproduksi medan magnet yang lainnya. Ketika medan magnet tersebut akan membuat kuat medan magnet yang sebelumnya, memakai dinamo akan terbentuk dan menjadi lebih stabil.

3. Teori analogi dengan teori efek thermo listrik

Munculnya peristiwa dari medan magnet bumi yang berasal dari dalam inti bumi yang panas diterangkan dengan menggunakan teori efek thermo listrik. Adapun gejala dari thermo listrik yaitu sebuah gejala pendinginan dan pemanasan dikarenakan oleh adanya aliran arus listrik pada bagian dalam melewati sebuah beda potensial dan bukan berasal dari sumber daya luar, akan tetapi berasal dari bahan itu sendiri. Kondisi tersebut terjadi akibat ketidak merataan kerapatan pada muatan pada bahan, sementara itu sumber daya bagian luar yang dikenakan berfungsi guna memaksa aliran arus listrik pada bahan.

Contohnya adalah Apabila sebuah ujung kawat diberikan suhu panas, sementara itu bagian ujung yang lainnya didinginkan, maka akan terjadi sebuah gradien suhu di sepanjang kawat dan akan terdapat gradien kerapatan pada elektron bebas pada kawat tersebut. Munculnya gradien kerapatan pada elektron tersebut akan mengakibatkan gradien kerapatan muatan serta akan menimbulkan terjadinya gradien potensi di sepanjang kawat.

Baca Juga:   Apa Yang Dimaksud Dengan Planet

Pendapat yang menggunakan teori tersebut menerangkan bahwa inti bumi terdiri atas lapisan inti dalam yang memiliki bentuk padatan serta lapisan inti luar yang memiliki bentuk cairan dan memiliki suhu yang berlainan. Tentunya, pada bumi berisi aliran fluida yang berasal dari cairan material di dalam bumi serta terdapat material Yang berupa padatan dan memiliki konduktivitas yang berlainan.

Berdasarkan Adanya prinsip thermo listrik tersebut, Apabila ada dua buah lempeng yang memiliki konduktivitas berlainan saling didekatkan dan diantara kedua bagian lempeng tersebut bertemu dengan suhu yang berlainan Tampilkan munculnya arus elektron. Oleh sebab itu ngapain maka muncul tenaga kelistrikan yang asalnya dari gerakan arah yang bermuatan listrik, yaitu sejumlah elektron yang melewati sebuah beda potensial sehingga pada bagian di sekitarnya akan muncul medan magnet.

Kesimpulan

Dari beberapa teori di atas, maka tentunya bisa ditarik sebuah kesimpulan bahwa proses terbentuknya medan magnet di bumi tentunya sangat Dipengaruhi adanya komposisi dari inti bumi yang terdiri atas inti dalam serta inti luar yang rata-rata didominasi oleh unsur logam yang memiliki temperatur berbeda, wujud yang berbeda serta konduktivitas yang berbeda. Bagian inti dalam serta inti cair yang saling bertemu akan menimbulkan proses pergerakan elektron serta munculnya arus konveksi dari adanya rotasi bumi sehingga menimbulkan pergerakan pada cairan yang berada pada inti serta akan mengakibatkan arus listrik dan munculnya medan magnet.

Sekian penjabaran singkat mengenai proses terbentuknya medan magnet bumi yang bisa saya ulas Pada kesempatan kali ini. Mudah-mudahan, apa yang saya sampaikan pada kesempatan kali ini mampu memberikan ilmu dan wawasan baru bagi anda sekalian tentang teori terbentuknya medan magnet bumi. Semoga bermanfaat.

Artikel menarik lainnya

Fungsi Medan Magnet Pada Kegiatan Perpindahan Hewan

Fungsi Medan Magnet Pada Kegiatan Perpindahan Hewan

Marilah kita membahas tentang fungsi medan magnet pada berbagai macam kegiatan migrasi ataupun perpindahan hewan. …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *