Home / Otomotif / Sepeda Motor / Sistem Kerja Piston Pada Sepeda Motor

Sistem Kerja Piston Pada Sepeda Motor

Tentunya, sistem kerja piston pada sepeda motor wajib untuk dipahami oleh setiap penghobi sepeda motor. Dahulu kala, bagian atas dari piston sengaja dibuat rata. Akan tetapi, guna meningkatkan nilai efisiensi motor utamanya adalah pada mesin sepeda motor 2 langkah atau 2 tak, maka bagian permukaan pistonlebih cembung simetris serta cembung namun tidak simetris.

Sistem Kerja Piston Pada Sepeda Motor

Bentuk yang cenderung cembung berguna untuk lebih menyempurnakan proses pembilasan dari campuran udara dengan bahan bakar. Disamping itu, bagian permukaan atas piston juga sudah dirancang supaya bisa melancarkan proses pembuangan gas dari sisa pembakaran.

Bagian piston diciptakan daricampuran aluminium. Hal tersebut disebabkan karena bahan aluminium dianggap cukup ringan namun mampu memenuhi sejumlah syarat berikut ini:

  1. Aluminium sangat tahan terhadap suhu tinggi
  2. alumunium mampu untuk menahan tekanan yang tinggi ketika sedang bekerja
  3. Aluminium lebih mudah di dalam menghantarkan panas di bagian sekitarnya
  4. aluminium merupakan bahan yang kuat dan ringan

Penjelasan tentang ring piston

piston tidak bisa dipisahkan dari ring piston serta batang piston. Tentunya, setiap piston selalu dilengkapi ring piston dengan jumlah lebih dari satu. Bagian ring piston dipasang secara longgar di bagian alur ring. Sementara itu, ring piston itu sendiri dibedakan menjadi dua jenis, yakni:

Ring kompresi di mana ring kompresi memiliki jumlah 1, atau 2 untuk sepeda motor yang memiliki lebih besar. Manfaat dari ring piston kompresi adalah untuk merapatkan antara dinding silinder dengan piston supaya tidak ada kebocoran di saat proses kompresi

Ring oli merupakan ring yang dipasang pada bagian daratan paling bawah serta berbentuk sedemikian rupa sehingga bisa dengan mudah untuk membawa bahan minyak pelumas guna melumasi bagian dinding silinder.

Secara umum, ring piston pada mesin dua langkah memiliki sedikit perbedaan dengan bagian ring piston mesin 4 langkah. Pada ring piston mesin dua langkah rata-rata hanya terdiri dari dua buah yang mana keduanya memiliki fungsi sebagai ring kompresi. Proses pemasangan dari ring piston bisa dikerjakan tanpa adanya alat bantu, namun wajib untuk sangat hati-hati karena ring piston sangat mudah untuk patah.
Sejumlah kerusakan yang rata-rata terjadi pada ring piston 2 langkah bisa mengakibatkan:

  1. Bagian dinding dari silinder akan cepat mengalami keausan
  2. Putaran mesin tidak lagi stasioner
  3. Suara mesin terdengar pincang
  4. Tenaga mesin banyak berkurang
  5. Mesin sangat sulit untuk dihidupkan
  6. Kompresi mesin menjadi sangat lemah

Di dalam sepeda motor 2 langkah, proses pemasangan dari ring piston wajib sangat tepat pada spi yang ada di alur ring piston. Spi yang berada pada ring piston wajib untuk masuk di dalam lekukan pada alur pistonnya. Spi ataupun memiliki fungsi guna mengunci ring piston supaya tidak mudah bergeser ke kanan maupun ke kiri.

Tentunya, hal tersebut berbeda pada ring piston mesin empat langkah yang mana bagian ring piston tidak dikunci dengan komponen spi. Adanya pergeseran pada ring piston di mesin 4 langkah tentunya tidak terlalu berbahaya, namun pada mesin 2 langkah, ring bisa menyangkut pada lubang bilas maupun lubang buang sehingga pada akhirnya ring piston bisa patah.

Sebelum bagian piston dipasang di bagian silinder, ring piston wajib untuk dipasang dahulu. Proses pemasangan ring piston yang benar dan baik yaitu dengan cara memperhatikan sejumlah tanda yang sudah disediakan. Bagian ring piston pertama kali harus dipasang pada bagian paling atas. Rata-rata, di bagian permukaan ring piston sudah terdapat nomor. Tulisan dan juga angka pada bagian permukaan ring piston wajib ada di bagian atas maupun dapat dibaca dari bagian atas.

Baca Juga:   Penyebab Lampu Indikator Vixion Menyala Atau Berkedip

Hal berikutnya yang wajib untuk diperhatikan yaitu proses penempatan sambungan komponen ring piston. Bagian sambungan ring piston atau celah dilarang untuk segaris, maksudnya adalah apabila terdapat 3 ring piston, maka jarak sambungan antar ring piston wajib sama, yakni 120°.
Apabila terdapat dua ring piston maka jarak sambungannya yaitu 180°.

Selain itu, sambungan dari ring piston dilarang untuk segaris dengan bagian pena pistonnya. Keseluruhan dari hal tersebut adalah guna mencegah adanya kebocoran kompresi. Pada proses pemasangan ring piston sepeda motor 2 langkah, bagian spi di ring piston wajib untuk masuk di dalam melakukan pada bagian dalam alur pistonnya.

Komponen ring piston dipasang di bagian piston guna menyekat gas pada bagian atas piston supaya proses kompresi serta ekspansi pisang berlangsung dengan sempurna, hal tersebut disebabkan ketika proses tersebut terjadi, bagian ruang silinder di atas piston wajib untuk dalam kondisi tertutup rapat, sehingga bagian ring piston juga turut serta membantu di dalam mendinginkan piston dengan proses penyaluran sejumlah panas yang berasal dari piston ke bagian dinding silinder.

Fungsi lain dari ring piston yaitu guna mempertahankan tingkat kerapatan antara dinding silinder dengan piston supaya tidak terjadi kebocoran gas yang berasal dari bagian ruang bakar kedalam bagian mesin. Oleh sebab itulah maka bagian ring piston wajib memiliki kebebasan yang sangat kuat pada proses penekanan ke dalam dinding silinder.

Fungsi piston dengan ring piston

Adapun beberapa fungsi piston bersama-sama dengan bagian ring piston adalah sebagai berikut:

  1. Melakukan penghisapan serta pengkompresian muatan segar pada bagian dalam silinder
  2. melakukan perubahan dari tenaga gas di saat ekspansi menjadi tenaga mekanis
  3. Menyekat hubungan dari gas di bagian atas serta di bagian bawah piston

Pada kegiatan pemasangan komponen pc, kita wajib untuk mengetahui komponen pena piston. Komponen pena piston memiliki kegunaan untuk mengikat bagian piston kepada batang piston. Di samping itu, pena piston juga memiliki fungsi sebagai bagian pemindah tenaga yang berasal dari piston ke bagian batang piston supaya proses gerak bolak-balik dari komponen piston bisa diubah menjadi gerak berputar di bagian poros engkol nya. Walaupun ringan, pena piston tetap dibuat dengan bahan baja yang bermutu tinggi supaya lebih tahan terhadap adanya beban yang cukup besar.

Penjelasan tentang batang piston

komponen lain dari piston adalah batang piston yang sering disebut dengan istilah stang piston. Batang piston memiliki kegunaan yaitu untuk menyambungkan bagian piston dengan bagian poros engkol. Jadi, bagian batang piston nantinya akan meneruskan gerakan yang berasal dari piston kebagian poros engkol.

Gerakan yang bolak-balik pada bagian piston di dalam ruang silinder nantinya akan diteruskan oleh bagian batang piston menjadi gerakan rotary atau gerakan putaran yang tetap pada poros engkol nya. Kondisi tersebut memiliki arti bahwa piston memiliki gerak naik-turun, sementara itu poros engkol memiliki gerak berputar.

Baca Juga:   Komponen Mesin Motor 4 Tak Dan Fungsinya

Bagian ujung sebelah atas pada posisi pena piston dinamakan dengan ujung kecil batang piston serta ujung bagian bawahnya sering disebut dengan ujung besar. Pada bagian ujung kecil batang piston terdapat bantalan peluru yang mana dilengkapi dengan logam perunggu ataupun bush boaring yang merupakan nama familier untuk istilah di toko penjualan spare part sepeda motor. Sementara itu, bagian ujung besarnya disambungkan dengan bagian penyeimbang poros engkol lewat king pin dan bantalan peluru.

Secara umum, ukuran panjang dari batang penggerak rata-rata adalah dua kali langkah gerak torak. Batang piston itu sendiri dibuat dari bahan baja maupun besi tuang. Komponen piston pada sepeda motor dibedakan menjadi dua macam, yaitu piston untuk sepeda motor dua langkah dan piston untuk sepeda motor empat langkah.apabila dilihat secara umum, kedua piston tersebut tentunya cukup berbeda.

Pada piston sepeda motor dengan mesin 4 langkah memiliki alur untuk bagian ring oli sehingga memiliki jumlah alur sebanyak 3 buah ataupun lebih. Pada bagian alur ring piston sepeda motor 4 langkah tersebut tidak terdapat lekukan.

Sementara itu, bagian piston pada sepeda motor dengan mesin dua langkah rata-rata tidak memiliki alur untuk ring oli sehingga banyaknya alur yang berada pada komponen piston sepeda motor mesin dua langkah rata-rata cuma dua. Pada bagian sisi piston di dalam alurnya terdiri dari lekukan guna bisa menjamin supaya ring piston tidak mengalami pergeseran memutar setelah berhasil dipasang. Sementara itu, piston pada mesin dua langkah memiliki lubang pada bagian sisinya. Kegunaan dari lubang tersebut yaitu guna mengalirkan gas baru ke dalam bagian ruang engkol.

Komponen piston yang dipakai untuk sepeda motor tentunya tidak sama dengan yang dipakai untuk kendaraan beroda empat, misalnya adalah mobil. Komponen piston pada sepeda motor memiliki ukuran khusus yang telah ditentukan, di mana ukuran piston standar adalah ukuran yang pokok di mana berasal dari pabrik pembuatannya dan merupakan ukuran yang standar serta asli dan belum pernah mengalami adanya perubahan.

Komponen piston standar dipakai di dalam silinder mesin standar, sementara itu komponen piston oversize dipakai pada silinder yang sudah mengalami over size bola. Pengertian dari over size yaitu proses perluasan diameter silinder. Proses perluasan dari diameter silinder dilakukan karena adanya keausan di bagian dinding silinder. Sejumlah ukuran dari piston pada sepeda motor adalah sebagai berikut:

  1. +STD merupakan komponen piston yang masih baru atau asli
  2. Ukuran + 0,2 milimeter merupakan ukuran piston oversize 25
  3. Ukuran piston 0,25 mm
  4. Ukuran piston 0,50 mm
  5. Ukuran piston 0,75 mm
  6. Ukuran piston 1,0 mm

Adapun kegiatan pemasangan piston ke bagian silinder wajib untuk sangat memperhatikan sejumlah tanda yang sudah ada. Rata-rata, tanda yang disediakan berupa anak panah. Tanda anak panah yang ada wajib untuk menghadap ke bagian saluran buang atau knalpot. Apabila proses pemasangan piston terbalik, maka tentunya akan menyebabkan hal yang cukup fatal, yakni keausan yang ada di antara dinding silinder sertabagian sisi piston menjadi sangat besar.

Tanda-tanda lain yang wajib untuk mendapat perhatian yakni ketika kita hendak melakukan penggantian piston, apabila pada bagian permukaan kepala piston sudah tertulis angka tertentu, maka angka tersebut menunjukkan diameter silinder dari sepeda motor sudah pernah di over size. Komponen piston pengganti wajib harus sesuaisilinder maupun sama dengan ukuran piston yang akan diganti.

Baca Juga:   Kelebihan Dan Kekurangan Motor Byson

Tahap perlakuan pada proses perawatan piston

Berikut ini adalah tahap-tahap perlakuan yang bisa dilakukan pada proses perawatan piston ketika di service, yaitu:

  1. Komponen piston wajib untuk dilepaskan dari tempat dudukannya
  2. rendamlah komponen piston pada cairan pembersih bersamaan dengan batang piston, kemudian melakukan pengeringan
  3. Lakukan pembersihan kotoran arang pada bagian alur ring piston
  4. lakukanpada alur ring piston terhadap kemungkinan adanya keausan. Keausan yang paling besar rata-rata terjadi pada bagian alur ring kompresi
  5. Lakukan proses pemeriksaan kebebasan bagian alur ring piston dengan feeler gauge. Alur pada ring piston bisa dilakukan perbaikan dengan cara memotong alur menjadi lebih besar serta memasang ring baja pada bagian atasnya.
  6. Lakukan proses pemeriksaan apakah terjadi bagian yang retak pada piston. Piston yang retak sekecil apapun tentunya wajib untuk diganti

Lepaskan komponen pen piston. Namun, sebelum bagian pen piston dilepas, maka berilah tanda terlebih dahulu sehingga nantinya anda akan lebih mudah di dalam memasangnya kembali
jika komponen pistol menggunakan tipe apungan, maka silakan anda lepas bagian ring pengunci sehingga bagian pen piston lebih mudah untuk dilepaskan. Hati-hatilah pada saat melepaskan ring piston, jangan sampai anda merusak bagian tersebut. Rata-rata, mesin sepeda motor pada saat ini memakai pen yang bisa bergerak dengan piston serta dipress di bagian batang piston.

Ketika proses pemeriksaan terhadap komponen sudah selesai maka silakan anda lakukan pemasangan kembali seperti awal sediakala. Disebabkan karena kebebasan pen piston terhadap pistonnya teramat sangat kecil, yakni kisaran antara 0,005 sampai dengan 0,0127 mm pada piston yang dibuat menggunakan alumunium, maka proses pemasangannya haruslah sangat teliti. Angka atau bebasan di komponen batang piston yang memakai bantalan cukup lebar, yakni kisaran 0,0127mm.

Penjelasan tentang gerakan langkah piston

mesin kendaraan tetap bisa beroperasi, maka piston wajib untuk bisa selalu bergerak dengan cara berkesinambungan, dimana gerakan piston akan. Pada bagian titik mati atas atau tma maupun di bagian titik mati bawah atau tmb. Pada kedua bagian titik tersebut lebih dikenal dengan istilah dead center. Pada saat posisi piston bergerak keatas, dari bagian tmb menuju ke tma, maupun bergerak turun dari komponen tma kebagian tbm, sekali gerakan tunggal dari piston disebut dengan langkah. Sementara itu, jarak pergerakan komponen piston diukur dengan menggunakan satuan mm.

Guna mendapatkan tenaga yang lebih kuat, maka dikerjakan sebuah penelitian tentang hubungan antara panjang langkah dan ukuran pada diameter piston. Sebuah susunan yang berasal dari panjang langka serta diameter piston. Sementara itu, pada mesin yang menggunakan siklus 4 langkah, maka satu siklus pada piston terdiri atas empat kali langkah piston, baik itu 2 kebawah maupun 2 keatas. Tentunya, siklus tersebut terjadi dua putaran pada poros engkol. Sementara itu, di dalam mesin dua langkah, satu siklus terdapat 2 langkah komponen piston, 1 kebawah dan 1 keatas. Bagian siklus tersebut terjadi pada saat satu putaran di poros engkol.

Demikianlah penjabaran singkat tentang sistem kerja piston pada sepeda motor lengkap dengan penjabaran berbagai macam hal tentang komponen piston pada sepeda motor tersebut. Semoga bermanfaat dan berguna bagi pengunjung sekalian.

Tentang Admin

Menulis merupakan bagian dari aktivitas Admin InaneSia.com disamping beberapa pekerjaan utama harian sebagai IT Networking, Programming, Graphich Design, Content Writer, Teknisi Elektronika, Teknisi Komputer dan Pengajar bidang Multimedia pada salah satu SMK. Hobi Otomotif dan Bertani adalah bagian penghilang kejenuhan dari rutinitas sehari-hari. Admin berkomitmen untuk bisa memberikan yang terbaik bagi pembaca. Salam hangat dari saya, Admin InaneSia.com

Artikel menarik lainnya

Penyebab Lampu Vario 110 Mati

Penyebab Lampu Vario 110 Mati Dan Proses Jitu Perbaikannya

Lampu merupakan perangkat penerangan yang amat vital di kendaraan roda dua maupun roda empat. Khususnya …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *